Thursday , January 23 2020
Home / Jawa Barat / Polda Jabar Berhasil Ungkap dan Gagalkan Peredaran 83 Kg Ganja Jaringan Aceh

Polda Jabar Berhasil Ungkap dan Gagalkan Peredaran 83 Kg Ganja Jaringan Aceh

Bandung,  Selasa  23  Juli  2019

 

Polda Jabar Berhasil Ungkap dan Gagalkan Peredaran 83 Kg Ganja Jaringan Aceh

 

 

Jawa Barat, INDEX –  Kepolisian Dearah (Polda) Jawa Barat berhasil menggagalkan dan mengungkap kasus peredaran narkoba jenis ganja dengan berat sekitar 83.000 Gram serta menetapkan 3 (tiga) tersangka kurir dan pengedar, sesuai laporan polisi No. LP/697/VII/2019/Jabar, tanggal 11 Juli 2019.

Dir Narkoba Polda Jabar, Kombes Pol Enggar Pareanom, S.IK, didampingi oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, S.IK mengatakan, tersangka berinisial VA Bin As, kedapatan memiliki, menyimpan dan/atau menguasai narkotika golongan 1 jenis tanaman ganja seberat 83.000 (delapan puluh tiga ribu) Gram yang berada di dalam Mobil KIA Picanto, warna putih Nopol. D 1257 ACE, Melalui bekerjasama dengan Pihak Kadivpas Kanwilkumham Provinsi Jabar juga berhasil mengamankan tersangaka berinisial TS Alias Galing dan tersangka YS Alias Opung, sedangkan tersangka inisial M (Aceh) masih DPO, kata Enggar kepada awak media saat konfrensi pers di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta 748 Kota Bandung, Selasa (23/7/2019) sore.

Masih kata Enggar, kronologis kejadian pada hari Kamis tanggal 11 Juli 2019 sekitar pukul 23.00 Wib bertempat di Pinggir Jalan Raya Barat Cicalengka, Kel. Tenjolaya Kec. Cicalengka Kab. Bandung.

Lebih lanjut, Enggar Pareanom menuturkan adapun sejumlah barang bukti (BB) yang telah diamankan adalah sebagai berikut :
1 (Satu) Unit Mobil Merek KIA Picanto, Warna Putih, Nopol D 1257 ACE, 1 (satu) Unit HP Oppo Warna Hitam yang ditemukan di genggam tangan kanan tersangka, 1 (satu) Tas Teh Pucuk Harum Berwarna Merah Berisi 1 (satu) timbangan digital warna hinau muda dan 1 (satu) timbangan digital warna orange, 4 (empat) karung gula merah, berwarna putih berisi kardus terdapat 16 (enam belas) bungkus plastik, warna hitam dibalut lakban warna coklat berisi daun, batang dan bahan yang diduga narkotika jenis ganja dengan ditumpuk dengan gula merah, ungkap Enggar.

“Atas kasus tersebut, para pelaku di jerat dengan pasal 132 ayat (1) dan/atau Pasal 114 (2) dan/atau Pasal 111 (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman seberat beratnya hukuman seumur hidup atau paling rendah 20 (dua puluh) tahun penjara, “pungkasnya.

(A.Hasibuan)

Check Also

Musrenbang Kecamatan Densel Prioritaskan Peningkatan Infrastruktur

Denpasar, Rabu 22  Januari  2020   Musrenbang Kecamatan Densel Prioritaskan Peningkatan Infrastruktur     BALI,  …

Polres Cimahi Ringkus Pelaku Penipuan Dengan Modus Menjanjikan Pekerjaan Melalui Account Facebook Palsu

Bandung, Selasa  21  Januari  2020   Polres Cimahi Ringkus Pelaku Penipuan Dengan Modus Menjanjikan Pekerjaan …