Sunday , April 5 2020
Home / Jawa Barat / Wakapolda Jabar Buka Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2019 / 2020

Wakapolda Jabar Buka Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2019 / 2020

Bandung, Selasa  06  Agustus 2019

 

Wakapolda Jabar Buka Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2019 / 2020

Jawa Barat,INDEX –  Wakil kepala kepolisian daerah (Wakapolda) Jawa Barat, Brigjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus, S.lk, M.Si, M.M, mewakili Kapolda Jabar Irjen Pol Drs Rudy Sufahriadi secara resmi membuka Pendidikan Pembentukan (Diktuk) Bintara Polri Tahun Anggara 2019/2020, bertempat di lapangan hitam Sekolah Polisi Negara (SPN) Jalan Kol. Masturi, Cisarua, Kab. Bandung Barat, Selasa (6/8/2019) pagi.

Hadir dalam kegiatan tersebut para pejabat utama Polda Jabar, Kapolrestabes Bandung, Kapolres Cimahi, dan para undangan lainnya.

SPN Cisarua Polda Jabar tahun 2019/2020 mendidik 750 orang siswa, meliputi Polisi Tugas Umum 686 orang, Polisi Teknologi Informasi 45 orang, Polisi Musik 1 orang, Polisi Polair 4 oràng, Polisi Tata Boga 3 orang, Polisi Talent Scouting 11 orang. Lama pendidikan selama 7 bulan.

Kepala SPN Cisarua Polda Jabar Kombes Pol. Drs. Zubair Rasyid dalam laporannya menyampaikan untuk membentuk Bintara Polri yang memiliki kualifikasi Samapta Bhayangkara yang profesional, ada 3 (tiga) tahap dengan pola pendidikan yaitu ; 2 bulan Dasar Bintara, 4,5 bulan Pembekalan Fungsi Teknis Kepolisian dan 0,5 bulan Pembulatan.

” Tantangan tugas Polri terkait erat dengan perkembangan iklim demokrasi di tanah air. Sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, Indonesia menyimpan dinamika kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang sangat lengkap. Mulai dari penyelenggaraan kontestasi politik di berbagai tingkatan, ekspresi kebebasan berserikat dan berkumpul, sampai dengan berbagai aktivitas penyampaian pendapat di muka umum. Seluruhnya menuntut kesiapsiagaan Polri dalam memelihara keamanan dalam negeri,” kata Kapolri Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D., dalam amanatnya yang dibacakan Wakapolda Jabar.

Lanjutnya, dalam era demokrasi, rakyat selaku pemegang kekuasaan tertinggi negara, memiliki peran yang besar dalam menentukan arah kehidupan Bangsa. Oleh karenanya, pemolisian di era demokrasi harus bertumpu kepada upaya untuk meraih kepercayaan publik.

Hal itu diwujudkan dengan penghormatan terhadap supremasi hukum dan HAM, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta optimalisasi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, disertai akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan organisasi kepolisian. Dengan demikian, institusi kepolisian akan tetap survive dalam mengemban tugas-tugas, sebagaimana diamanatkan Undang-Undang.

Berangkat dari uraian tersebut, Kapolri menaruh harapan besar bahwa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktuk) Polri Tahun 2019/2020 ini, akan memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia Polri. Melalui program pendidikan ini, diharapkan akan terbentuk personel yang memiliki pengetahuan dan keterampilan yang unggul, serta menampilkan sikap dan perilaku yang luhur, dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas.

“Pendidikan Pembentukan Bintara Polri, secara serentak dilaksanakan di Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) dan 31 SPN Polda jajaran,” tutupnya.

(A.Hasibuan)

Check Also

Bupati Mahayastra Siapkan Bilik Desinfektan dan Wastafel di seluruh Pasar Umum Di Kabupaten Gianyar.

Gianyar, Sabtu  04  April  2020   Bupati Mahayastra Siapkan Bilik Desinfektan dan Wastafel di seluruh …

BUMDes di Denpasar Bergerak Bersama Cegah Penularan Covid-19 Penuhi Persediaan Kebutuhan Pokok Masyarakat, Terapkan Sistem Belanja Online

Denpasar, Sabtu  04  April  2020     BUMDes di Denpasar Bergerak Bersama Cegah Penularan Covid-19 …