Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Bupati Made Gianyar Sebut Bunuh Diri Dan Kecelakaan Penyebab Belum Tingginya Usia Harapan Hidup Di Bangli

Bupati Made Gianyar Sebut Bunuh Diri Dan Kecelakaan Penyebab Belum Tingginya Usia Harapan Hidup Di Bangli

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 12 Mar 2019
  • visibility 295
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bangli, Selasa 12 Maret 2019

 

Bupati Made Gianyar Sebut Bunuh Diri Dan Kecelakaan Penyebab Belum Tingginya Usia Harapan Hidup Di Bangli

Foto/Ist

 

BALI, INDEX – Bupati Bangli I Made Gianyar mengatakan, selain karena kasus kematian ibu dan bayi baru lahir, faktor utama yang menjadi penyebab belum tingginya usia harapan hidup di Kabupaten Bangli karena angka bunuh diri dan kecelakaan yang masih tinggi. Hal ini disampaikan Bupati Made Gianyar saat menghadiri pengukuhan 33 orang Bidan Praktek Mandiri menjadi Bidan Delima (Bidel) di Ruang Pertemuan Utama, RSUD Bangli,belum lama ini.

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua IBI Provinsi Bali Ni Ketut Adi Arini, Kadis Kesehatan Bangli dr. I Nengah Nadi, M.Kes dan pengurus dan anggota IBI Kabupaten Bangli. Lebih lanjut Bupati Made Gianyar mengatakan, yang menjadi permasalahn utama kasus bunuh diri di Kabupaten Bangli selama ini terjadi pada usia produktif dan didominasi oleh Anak Baru Gede (ABG).
“Gara-gara tidak dibeliin HP bunuh diri. Gara-gara ditinggal pacar bunuh diri. Dan ini tentu menjadi permasalahan serius”terangnya.

Oleh karenanya, untuk menekan kasus bunuh diri di Kabupaten Bangli, sehingga berimbas pada meningkatnya usia harapan hidup, Bupati Made Gianyar meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli bisa menggandeng forum keumatan, seperti Parisadha Hindu Darma Indonesia (PHDI) Kabupaten Bangli, maupun instansi terkait lain seperti Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bangli.

Jelas Bupati Made Gianyar, dengan menggadeng PHDI masyarakat bisa diberikan edukasi bahwa mati dengan bunuh diri (ulah pati) tidak baik dan tidak dibenarkan oleh agama. Begitu juga dengan menggadeng Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, ia mengatakan, disana banyak ilmu-ilmu bagus dalam pendampingan anak usia dini, remaja, bahkan sampai lansia.

“ Yang saya tahu, disana (Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) banyak ada program-program bagus. Ada Bina Keluarga Balita (BKB), ada Bina Keluarga Remaja (BKR) dan ada Bina Keluarga Lansia (BKL). Dengan koordinasi yang baik, tentu semua permasalahan akan bisa diatasi,”jelasnya.

Terkait dengan pengukuhan Bidan Delima, Bupati Made Gianyar mengatakan, Bidan adalah salah satu tenaga kesehayan yang ada di garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan, khususnya pelayanan kesehatan ibu dan bayi. Untuk itu Bupati Made Gianyar meminta para Bidan bisa terus meningkatkan kompetensi dan pengetahuannya agar pelayanan kepada masyarakat bisa terus ditingkatkan.

Selain itu, setelah menyimak Hymne IBI yang dinyanyikan saat acara pengukuhan berlangsung, Bupati Made Gianyar mengatakan, setiap kata dalam lirik Hymna IBI sarat dengan makna dan pengabdian yang sangat luar biasa untuk kemanusiaan. Untuk itu Bupati Made Gianyar mengajak seluruh Bidan untuk bisa menghayati dan melaksanakan apa yang ada dalam setiap bait maupun kata dalam lagu Hymna IBI.

“Tadi saya dengarkan Hymnenya IBI sangat luar biasa. Untuk itu saya minta seluruh bidan di Kabupaten Bangli bisa memahami dan melaksanakan semua pesan yang disampaikan Hymna IBI. Paling tidak dari 100, 90 persen bisa dilaksanakan. Syukur-syukur bisa 95 sampai 99,9 persen hymna IBI bisa dilaksanakan,”serunya.

Sementara itu, Ketua IBI Provinsi Bali Ni Ketut Adi Arini mengatakan, Bidan Delima merupakan system standarisasi kualitas pelayanan bidan praktek mandiri, dengan penekanan pada monitoring dan evaluasi serta kegiatan pembinaan ataupun pelatihan yang rutin dan berkesinambungan.

Menurutnya, untuk menjadi Bidan delima, seorang Bidan praktek mandiri harus mengikuti beberapa proses, sehingga bisa dikukuhkan menjadi seorang Bidan Delima.

” Proses seleksi Bidan Delima diawali dengan pendaftaran, prakualifikasi dan verifikasi hasil, dilanjutkan dengan proses belajar melalui kajian mandiri, selanjutnya fasilitator Bidan Delima akan melakukan validasi dan verifikasi sebelum dinyatakan lulus menjadi Bidan Delima,”imbuhnya.

Ia juga menjelaskan, saat ini IBI Cabang Bangli memiliki 330 orang anggota. Dari jumlah tersebut, 63 orang melaksanakan praktek mandiri.

Sambung dia, sebelum disaksanakan pengukuhan hari ini, dari 63 orang bidan praktek mandiri, hanya 30 bidan yang sudah menjadi Bidan Delima. Sedangkan setelah pengukuhan terharap 33 orang bidan praktek mandiri hari ini, artinya seluruh bidan praktek mandiri di Kabupaten Bangli sudah menjadi Bidan Delima.

“Hari ini, dengan dilaksanakan pengukuhan terhadap 33 orang bidan menjadi Bidan Delima, artinya seluruh Bidan Praktek Mandiri di Kabupaten Bangli sudah menjadi Bidan Delima”pungkasnya.(hms/011)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Minggu, 21 Apr 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Bali, Senin 22  April  2024 Renungan  Joger

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Minggu, 20 Feb 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 395
    • 0Komentar

    Bali, Senin  21  Februari 2022   Renungan  JOGER  

  • Walikota Jaya Negara Kukuhkan Paskibraka Kota Denpasar Tahun 2021

    Walikota Jaya Negara Kukuhkan Paskibraka Kota Denpasar Tahun 2021

    • calendar_month Sabtu, 14 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Denpasar,  Sabtu  14  Agustus  2021   Walikota Jaya Negara Kukuhkan Paskibraka Kota Denpasar Tahun 2021   Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengukuhkan Pasukan Pengibar bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Denpasar di Halaman Kantor Walikota Denpasar, Sabtu (14/8/2021).   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) […]

  • OJK Bali Dorong Kinerja  Bank Perkreditan Rakyat (BPR)

    OJK Bali Dorong Kinerja  Bank Perkreditan Rakyat (BPR)

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat 17  Januari  2024 OJK Bali Dorong Kinerja  Bank Perkreditan Rakyat (BPR)   Bali, indonesiaexpose.co.id –  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali terus berupaya memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor perbankan, khususnya Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Langkah ini bertujuan untuk menciptakan industri BPR yang berintegritas, tangguh, dan mampu berkontribusi terhadap perekonomian Bali. Hal […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Rabu, 20 Des 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Bali,  Kamis  21  Desember  2023 Renungan  Joger

  • 1.049 Balita Gizi Buruk dan Kurang Mampu Terima Bantuan Beras

    1.049 Balita Gizi Buruk dan Kurang Mampu Terima Bantuan Beras

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Sukoharjo,  Rabu  06  Oktober  2021 1.049 Balita Gizi Buruk dan Kurang Mampu Terima Bantuan Beras (Foto/Ist)   Jawa  Tengah,  indonesiaexpose.co.id  – Sebanyak 1.049 anak balita dari keluarga kurang mampu yang terdampak Covid-19 menerima bantuan beras dari Pemkab Sukoharjo. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Lobi Kantor Bupati, Selasa (5/10/2021). “Setiap anak mendapatkan beras 15 kilogram. […]

expand_less