Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Hadapi  New  Normal,  SUCOFINDO  Bantu  Pemastian  Industri  Pariwisata dengan   Sertifikasi  Arise

Hadapi  New  Normal,  SUCOFINDO  Bantu  Pemastian  Industri  Pariwisata dengan   Sertifikasi  Arise

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 19 Jun 2020
  • visibility 65
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Jumat  19  Juni  2020

 

Hadapi  New  Normal,  SUCOFINDO  Bantu  Pemastian  Industri  Pariwisata dengan   Sertifikasi  Arise

 

JAKARTA,  INDEX  – Dalam upaya mendukung dan memberikan pemastian bagi pelaku usaha di situasi New Normal, PT sucofindo (Persero) mengadakan Webinar atau Web Seminar dengan tema “Pentingnya kesiapan industri memasuki tatanan normal baru”.

“Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung industri atau pelaku usaha di Indonesia agar tetap beroperasional khususnya paska pandemi dengan standar pengelolaan protokol Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dalam tatanan New Normal,” kata Direktur Utama PT sucofindo (Persero) Bachder Djohan Buddin.

Bachder mengatakan bahwa melalui kegiatan ini para pelaku usaha mengenai pentingnya penerapan standar pengelolaan protokol Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dalam tatanan New Normal, terutama untuk keberlangsungan usaha dan menjaminkan keyakinan para konsumen.

“Komitmen ini kami wujudkan melalui jasa-jasa sucofindo dalam mendukung pelaku industri terutama dalam tatanan New Normal,” kata Bachder di Jakarta melalui siaran resminya, Kamis  (18/06/2020).

Direktur Komersial I PT sucofindo (Persero) Herliana Dewi yang hadir sebagai pembicara dalam Webinar mengatakan bahwa kegiatan ini juga sebagai dukungan terhadap Kementerian Pariwisata terutama dalam menjaminkan kepastian usaha pariwisata dengan tata cara pengelolaan protokol Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dalam tatanan New Normal salah satunya adalah dengan merilis jasa baru sucofindo, yaitu Jasa Sertifikasi ARISE yang juga turut dipaparkan dalam Webinar.

“Sertifikasi ARISE mampu membantu para pelaku usaha mengelola bisnis di masa Covid-19, sesuai dengan kondisi tatanan New Normal,” tambah Herliana Dewi.

Herliana mengatakan bahwa sertifikasi ARISE dapat menjadi pedoman dan panduan para pelaku usaha dalam menjalankan bisnisnya yang disesuaikan dengan kebijakan pemerintah, terutama terkait dengan protokol kesehatan dan tata aturan New Normal.

“ARISE bisa menjadi tolak ukur bagi para pelaku usaha dalam meninjau sejauh mana kesiapan penyesuaian bisnis di tatanan normal baru,” kata Herliana. Selain itu, bagi para pelaku usaha yang menerapkan ARISE mampu memberikan jaminan dan meningkatkan keyakinan para komsumen untuk menggunakan jasa mereka.

Dalam sertifikasi ARISE secara umum yang dilihat adalah bagaimana pola pengendalian risiko sesuai jenis bisnis para pelaku, yaitu eliminasi dengan menghilangkan sumber bahaya dari paparan covid-19 antara lain dengan cara tidak menerima tamu dari daerah atau negara zona merah dan kuning, atau tamu dengan riwayat pernah mengunjungi daerah atau negara zona merah dan kuning dalam 2 minggu ke belakang; Engineering control, menciptakan pembatas berupa kaca atau plastik transparan di petugas front office, meningkatkan nilai tukar udara ruangan untuk meminimalkan terjadinya resirkulasi udara dalam ruangan tempat berkumpul sehingga menimimalkan penularan melalui droplet yang ada di udara; administrative control pengaturan menjaga jarak dengan tamu, tidak bersalaman, pemeriksaan suhu tubuh; serta PPE/APD dalam kelengkapan dan penggunaan masker dan hand sanitizer.

Herliana menambahkan dan menjaminkan bahwa untuk auditor PT SUCOFINDO (Persero) dalam pengerjaan ARISE ini dilaksanakan dengan tenaga profesional.

“Auditor kami memiliki kualifikasi ISO 45001 sehingga terbiasa dengan pendekatan identifikasi bahaya, penilaian dan pengendalian resiko kesehatan dan keselamatan kerja serta konsep hirarki pengendalian resiko. Serta, kami juga dilengkapi dengan Auditor lembaga sertifikasi usaha (LSU) yang sudah terbiasa dengan proses bisnis pariwisata,” imbuh Herliana.

Selanjutnya, Herliana mengatakan dengan ARISE ini, nantinya tidak hanya fokus pada sektor pariwisata tetapi juga dapat digunakan sebagai pedoman untuk sektor pelayanan publik, kesehatan, industri manufaktur, migas, dan konstruksi untuk memasuki tatanan normal baru.

“Namun, untuk saat ini jasa Sertifikasi ARISE SUCOFINDO tengah fokus pada bidang Pariwisata dan Food and Beverage, dan akan meluas sesuai kebutuhan ragam sektor industri,” ucap Herliana.

Dalam acara tersebut sebagai pembicara Deputi Bidang Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian BSN Zakiyah, Direktur Manajemen Industri Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Henky Hotma Parlindungan Manurung, Direktur Pengawasan Norma K3 Kementerian Tenaga Kerja Ghazamahadi, serta dengan moderator Handito Joewono, President & Chief Strategy Consultant Arrbey Group.

Masa pandemi ini Sucofindo tetap mengedepankan kepuasan pelanggan dan memudahkan pelanggan dengan memberikan pelayanan jasa Remote Audit Sertifikasi. Layanan ini dapat mengakomodir secara online beragam sertifikasi ISO mulai dari aspek kegiatan perusahaan seperti lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja, keamanan pangan, dan keamanan sistem informasi serta mutu produk.

Dalam implementasi Physical Distancing, PT SUCOFINDO (Persero) juga mengadakan pelatihan online yang meliputi pelatihan Sistem Manajemen yang berbasis ISO, serta Eco Framework, seperti PROPER (Program Pemeriksa Kinerja Perusahaan) dalam pengelolaan lingkungan hidup dan LCA (Life Cycle Assessment).

Kemudian, SUCOFINDO juga tengah berproses dalam mengimplementasikan penerapan New Normal dengan melakukan langkah-langkah pencegahan Covid-19. Implementasi yang dilakukan dalam upaya terserbut adalah penggunaan teknologi informasi, salah satunya mengutamakan pertemuan atau pelatihan secara daring atau online, menggunakan digital signature untuk penandatangan surat atau laporan dan mengutamakan pembayaran secara cashless.

Di tengah pandemi ini SUCOFINDO mewajibkan bagi pegawai atau pengunjung Graha SUCOFINDO untuk menggunakan masker, cuci tangan, melewati ruang disinfectant spraying, melakukan pengukuran suhu dengan thermo gun, dan penggunaan cairan hand sanitizer.

SUCOFINDO juga telah melakukan penataan ruangan dan lift yang berjarak dan rutin penyemprotan cairan disinfektan selama dua minggu sekali di tiap ruangan Graha Sucofindo. Selain itu terdapat protokol pelaksanaan pekerjaan lapangan (offsite) dengan salah satunya mewajibkan pemakaian APD lengkap sesuai dengan standar operasional industri.

( Hartono/009)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perumda Air Minum Tirta Buana Bojonegoro

    Perumda Air Minum Tirta Buana Bojonegoro

    • calendar_month Minggu, 10 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Jawa Timur, Minggu  10  November  2024 Perumda Air Minum Tirta Buana Bojonegoro  

  • Kasus Meninggal dan Sembuh Nihil di Kota Denpasar, Kasus Positif Covid-19 bertambah 1 Orang

    Kasus Meninggal dan Sembuh Nihil di Kota Denpasar, Kasus Positif Covid-19 bertambah 1 Orang

    • calendar_month Minggu, 16 Jan 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 17  Januari  2022 Kasus Meninggal dan Sembuh Nihil di Kota Denpasar, Kasus Positif Covid-19 bertambah 1 Orang   Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar masih menunjukan penambahan. Berdasarkan data resmi harian penanganan Covid-19 Kota Denpasar pada Minggu (16/1/2022), kasus […]

  • Pedagang Pasar Pasah Pemecutan Terima Bantuan Face Shield, Dari K3S Denpasar

    Pedagang Pasar Pasah Pemecutan Terima Bantuan Face Shield, Dari K3S Denpasar

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu 31 Mei  2020     Pedagang Pasar Pasah Pemecutan Terima Bantuan Face Shield, Dari K3S Denpasar BALI,  INDEX  –  Kelurahan Pemecutan Denpasar melakukan pendistribusian 175 buah Face Shield yang merupakan bantuan dari Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kota Denpasar untuk dibagikan kepada para pedagang di Pasar Pasah Pemecutan. Bantuan Face Shield tersebut diserahkan […]

  • PDAM Tirta Patria Kota Blitar

    PDAM Tirta Patria Kota Blitar

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  29  Oktober  2025 PDAM Tirta Patria Kota Blitar  

  • Hadiri Puncak HUT ke-29 PMI Kota Denpasar, Sekda Alit Wiradana  Apresiasi Dedikasi dan Pengabdian PMI Dalam Kemanusiaan.

    Hadiri Puncak HUT ke-29 PMI Kota Denpasar, Sekda Alit Wiradana  Apresiasi Dedikasi dan Pengabdian PMI Dalam Kemanusiaan.

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Denpasar,  Rabu  25   Juni  2025 Hadiri Puncak HUT ke-29 PMI Kota Denpasar, Sekda Alit Wiradana  Apresiasi Dedikasi dan Pengabdian PMI Dalam Kemanusiaan.   Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana mewakili Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara Puncak Peringatan HUT ke-29 Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Denpasar yang berlangsung sederhana di SMP Negeri 13 Denpasar, […]

  • Renungan JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Kamis, 24 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Bali, Jumat  25  Juni 2021   Renungan JOGER  

expand_less