Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Sulit Terapkan Protokol Kesehatan di Pasar Tumpah dan Pedagang Bermobil Rawan Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

Sulit Terapkan Protokol Kesehatan di Pasar Tumpah dan Pedagang Bermobil Rawan Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2020
  • visibility 59
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Kamis  16  Juli  2020

 

 

Sulit Terapkan Protokol Kesehatan di Pasar Tumpah dan Pedagang Bermobil

Rawan Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

 

Suasana pasar tumpah dan pedagang bermobil di wilayah Kota Denpasar

 

BALI,  INDEX  –  Berbagai elemen di seluruh dunia saat ini sedang berjibaku untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19. Berbagai upaya telah dilaksanakan guna memaksimalkan pencegahan. Pun demikian, diperlukan dukungan semua pihak, utamanya masyarakat sehingga pencegahan dapat dimaksimalkan. Langkah sederhananya dengan menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan.

Ahli Epidemiologi Universitas Udayana Prof. Dr. dr. DN Wirawan MPH saat diwawancarai Kamis (16/7) menjelaskan bahwa pengalaman di banyak negara di dunia menunjukkan bahwa protokol kesehatan yang paling susah diatur oleh pemerintah dan diikuti oleh masyarakat adalah kerumunan manusia, hal ini baik kerumuman kegiatan ekonomi, sosial, agama, dan lain sebagainya.

“Kerumunan ekonomi yang agak menonjol di Denpasar, Bali maupun Indonesia adalah kerumunan di pasar tradisional baik kerumunan antar pedagang maupun pembeli, termasuk pasar tumpah dan pedagang bermobil, kondisi ini wajib mendapatkan perhatian serius, karena adaptasi kebiasaan normal era baru bukan berarti normal seperti dahulu sebelum ada Covid-19, ada protokol kesehatan yang harus tetap diterapkan dengan disiplin dan harus menjadi perhatian nersama, tidak bisa seperti dulu lagi,” jelasnya

Lebih lanjut dijelaskan, untuk pasar tradisional, pasar tumpah dan pedagang bermobil hambatan utamanya adalah karena ruang atau tempat yang sangat terbatas sedangkan jumlah pedagang sangat banyak. Ini adalah kendala atau hambatan yang paling pelik dicarikan jalan keluarnya. Dengan demikian protokol kesehatan yang paling sulit adalah mengatur jarak antar pedagang dan juga pembeli.

“Terlebih dengan dinyatakan bahwa virus SARS-CoV-2 bisa menular melalui udara, maka jarak antar pedagang dan juga pembeli harus lebih jauh dari yang ditetapkan selama ini,” ulasnya

Pihaknya mengakui bahwa tidak mudah membuat keseimbangan antara aspek ekonomi dan aspek kesehatan. Bila ruang yang tersedia cukup memadai maka pengaturan jarak antar pedagang akan lebih mudah. Bila tambahan ruang tidak memungkinkan maka satu-satunya jalan keluar adalah dilakukan pengaturan oleh pemerintah, termasuk jika pemerintah menyediakan lokasi yang tidak melanggar aturan yang berlaku, semisal Perda atau aturan hukum lainya.

Di beberapa tempat di Indonesia, jarak antar pedagang diisi pembatas atau partisi. Protokol kesehatan lainnya yang lebih mudah diimplementasikan adalah mengawasi secara terus menerus pemakaian masker dan face shiled (pelindung muka) bagi pedagang maupun pembeli.

“Berbagai kebijakan pasti menimbukan pro dan kontra, tetapi bila tidak diatur maka kerumunan akan tetap terjadi dan wabah Covid-19 tidak akan ada akhirnya dan masalah yang dihadapi seluruh masyarakat Bali akan semakin lama karena matinya sektor pariwisata sebagai tumpuan utama perekonomian Bali hingga saat ini,” jelasnya

Wirawan menyarankan bahwa pengaturan yang bisa dilakukan oleh pemerintah adalah dengan mencarikan tempat bagi pedagang tumpah dan pedagang bermobil dan mengatur mereka secara bergiliran untuk berjualan sehingga jumlah pedagang menjadi lebih sedikit sehingga jarak mereka bisa diatur menjadi lebih renggang.

“Cara kedua adalah dengan melakukan surveilens di pasar-pasar tradisional yaitu melakukan test Covid-19 secara berkala sehingga segera bisa diketahui bila ada pedagang yang terinfeksi virus SARS-CoV-2, selain cara-cara diatas, saya belum melihat solusi lainnya,” pungkasnya.

(Adv).

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sentilan Menkeu Bikin Geger: Rp 3,6 Triliun Dana ‘Nganggur’.

    Sentilan Menkeu Bikin Geger: Rp 3,6 Triliun Dana ‘Nganggur’.

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Bojonegoro, Senin 03 November 2025 Sentilan Menkeu Bikin Geger: Rp 3,6 Triliun Dana ‘Nganggur’ .   Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa   Jawa  Timur,  indonesiaexpose.co.id  — Kritik tajam Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengguncang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. Sorotannya bukan main: dana kas daerah yang menginap di bank mencapai Rp 3,6 triliun, tanpa segera digerakkan […]

  • Dukung Digitalisasi Promosi IKM/UKM Denpasar, Pemkot Gelar Lomba Desain Paket Booth Virtual Deva Bali

    Dukung Digitalisasi Promosi IKM/UKM Denpasar, Pemkot Gelar Lomba Desain Paket Booth Virtual Deva Bali

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 16  Agustus  2021   Dukung Digitalisasi Promosi IKM/UKM Denpasar, Pemkot Gelar Lomba Desain Paket Booth Virtual Deva Bali Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara bersama Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa saat meninjau Rumah Belanja Kota Denpasar beberapa waktu lalu.   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemkot Denpasar terus berinovasi untuk mendukung penguatan […]

  • Wakapolri Jabarkan Tugas Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC PEN)

    Wakapolri Jabarkan Tugas Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC PEN)

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Bandung, Jumat 21  Agustus  2020   Wakapolri Jabarkan Tugas Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC PEN)   JAWA BARAT,  INDEX  – Wakapolri Komjen Pol. Drs. Gatot Eddy Pramono mengunjungi Polda Jabar, Jum’at (21/8/2020), dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 di Jawa Barat dan penjabaran Tugas Komite PC PEN Polri dan Polda jajaran. Hadir dalam […]

  • Tekan Angka Inflasi Akhir Tahun, Pemkot Upayakan CAS, Gelar Beragam Kegiatan Jaga Stabllitas Harga

    Tekan Angka Inflasi Akhir Tahun, Pemkot Upayakan CAS, Gelar Beragam Kegiatan Jaga Stabllitas Harga

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  23  Oktober  2019   Tekan Angka Inflasi Akhir Tahun, Pemkot Upayakan CAS, Gelar Beragam Kegiatan Jaga Stabllitas Harga     BALI,  INDEX   – Setiap menyambut hari besar keagamaan maupun akhir tahun, Kota Besar identik mengalami inflasi, tak terkecuali Kota Denpasar. beberapa bahan pokok yang biasa menyebabkan inflasi yakni pangan seperti cabai, bawang putih […]

  • Konjen Amerika Tertarik Perwali 36 Tahun 2018, Sebut Beri Dampak Lingkungan dan Patut di Contoh

    Konjen Amerika Tertarik Perwali 36 Tahun 2018, Sebut Beri Dampak Lingkungan dan Patut di Contoh

    • calendar_month Selasa, 26 Mar 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa 26 Maret 2019   Konjen Amerika Tertarik Perwali 36 Tahun 2018, Sebut Beri Dampak Lingkungan dan Patut di Contoh   BALI, INDEX  –  Peraturan Wali kota Denpasar (Perwali) No. 36 Tahun 2018 tentang pengurangan kantong plastik mendapat dukungan dan membuat tertarik Konsulat Jenderal (Konsul) Amerika, Mark McGovern. Hal tersebut diungkapkan saat berkunjung ke […]

  • Walikota Jaya Negara : Guru Garda Terdepan Pencegahan Penyebaran Covid-19 saat PTM Terbatas

    Walikota Jaya Negara : Guru Garda Terdepan Pencegahan Penyebaran Covid-19 saat PTM Terbatas

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  25  November 2021   Walikota Jaya Negara : Guru Garda Terdepan Pencegahan Penyebaran Covid-19 saat PTM Terbatas   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Guru Garda terdepan pencegahan penyebaran Covid-19 saat Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Hal ini disampaikan Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara pada Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) […]

expand_less