Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » PLTU PLN DILENGKAPI CONTINOUS EMISSION MONITORING SYSTEM(CEMS)

PLTU PLN DILENGKAPI CONTINOUS EMISSION MONITORING SYSTEM(CEMS)

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 25 Agt 2020
  • visibility 194
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,  Selasa  25  Agustus  2020

 

PLTU PLN DILENGKAPI CONTINOUS EMISSION MONITORING SYSTEM(CEMS)

 

JAKARTA,  INDEX   – PLN berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan dengan cara melengkapi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbahan bakar batubara yang sudah ada dengan continous emission monitoring system (CEMS) yang berfungsi untuk memonitor emisi secara berkelanjutan. CEMS ini dipasang pada semua PLTU kapasitas diatas 25 MW untuk melakukan pengendalian emisi secara real time

Selain itu untuk memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam Permen LHK No P.15 Tahun 2019 tentang tingkat baku mutu emisi, Beberapa upaya yang sudah, sedang dan akan dilakukan oleh PLN, yaitu:
1. Pengendalian Kadar Sulfur Batu Bara. Kegiatan ini sudah dilakukan dengan cara coal mixing dan pemilihan batu bara dengan komposisi campuran sulfur yang dapat memenuhi kualitas baku mutu emisi SO2
2. Pengalihan Bahan Bakar Pembangkit Thermal, kegiatan ini juga telah dilakukan yaitu dengan menggantikan penggunaan HSD maupun MFO ke bahan bakar Gas dan/atau B30 (Biofuel 30%)
3. Penggunaan Teknologi Rendah Karbon, yaitu pembangunan PLTU dengan Teknologi Super Critical (SC) dan Ultra Super Critical (USC). Beberapa PLTU teknologi ini sudah beroperasi dan lainnya masih dalam tahap pembangunan
5. Co-Firing, yaitu pemanfaatan biomass/sampah yang merupakan renewable energi sebagai pencampur batu bara untuk bahan bakar PLTU. Uji coba telah berhasil dilakukan di 9 PLTU dan akan dilanjutkan uji coba di PLTU lainnya secara bertahap.
6. Pengembangan EBT, ini sesuai dengan RUPTL dan juga telah masuk dalam insiatif strategis Rencana Jangka Panjang Perusahaan 2020-2024
7. Pemasangan Pengendali Emisi, ini merupakan upaya yang akan dilakukan oleh PLN dengan memasang peralatan FGD (Flue Gas Desulfurization) maupun SCR (Selective Catalytic Reduction).

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini, dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan komisi VII DPR RI mengungkapkan, PLTU merupakan tulang punggung penyediaan tenaga listrik Nasional yang tersebar di seluruh Indonesia. Sehingga Pengendalian Emisi menjadi sangat penting untuk menjaga kualitas lingkungan.

“PLN telah menjalin kordinasi secara intens dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sehingga dimungkinkan adanya masa transisi pemenuhan Permen LHK No P.15 Tahun 2019 berdasarkan roadmap pemasangan pengendali emisi,” Ungkap Zulkifli Zaini melalui siaran tertulisnya, Selasa (26/8/2020).

Menurnya, saat ini PLN dalam tahap peyusunan Roadmap Pemasangan Pengendali Emisi PLTU eksisting yang disupervisi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan roadmap ditargetkan selesai tahun ini untuk menjadi dasar implementasi dan ketaatan PLTU memenuhi Permen LHK No P.15 Tahun 2019.

(009)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Bandung, Kamis  10  September  2020

  • Rumah Sakit Ibu dan Anak Puri Bunda Denpasar Bali : Pasangan yang memilih program bayi tabung setiap tahun meningkat

    Rumah Sakit Ibu dan Anak Puri Bunda Denpasar Bali : Pasangan yang memilih program bayi tabung setiap tahun meningkat

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Denpasar, Jum’at  14  Pebruari  2020   Rumah Sakit Ibu dan Anak Puri Bunda Denpasar Bali : Pasangan yang memilih program bayi tabung setiap tahun meningkat     BALI,  INDEX  –  Teknologi medis dalam program bayi tabung yang ada di Pulau Dewata Bali kini semakin mutakhir. Calon pasien tak perlu lagi pergi ke luar negeri untuk […]

  • Polres  Metro  Tangerang  Kota  Launcing  Tim  Pemburu  ProkesROKES COVID-19

    Polres  Metro  Tangerang  Kota  Launcing  Tim  Pemburu  ProkesROKES COVID-19

    • calendar_month Sabtu, 5 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Banten, Sabtu  5  Desember  2020   Polres  Metro  Tangerang  Kota  Launcing  Tim  Pemburu  ProkesROKES COVID-19 BANTEN ,  indonesiaexpose.co.id   — Polres Metro Tangerang Kota secara Virtual melaunching Tim Pemburu Protokol Kesehatan Covid-19 (Corona Virus Disease 2019) di lapangan Mapolres. Jum’at (4/12/2020). Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Sugeng Hariyanto mengatakan, nantinya tugas dari Tim Pemburu Covid-19 […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Senin, 3 Jun 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Bali,  Selasa  04  Juni 2024 Renungan  Joger

  • Jelang Galungan dan Kuningan, Distan Denpasar Gencar Periksa Kesehatan Daging

    Jelang Galungan dan Kuningan, Distan Denpasar Gencar Periksa Kesehatan Daging

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  23  Juli  2019   Jelang Galungan dan Kuningan, Distan Denpasar Gencar Periksa Kesehatan Daging Pemeriksaan Daging di Pasar Tradisional se-Kota Denpasar dan RPH Kota Denpasar, Senin (22/7). BALI, INDEX  –  Dalam rangka menyambut Hari Suci Galungan dan Kuningan di Bali, tingkat konsumsi daging mengalami peningkatan. Krenanya, guna memberikan jamninan kesehatan pada daging yang […]

  • Triwulan III 2024, Perekonomian Jateng Tumbuh Positif 4,93 Persen YoY

    Triwulan III 2024, Perekonomian Jateng Tumbuh Positif 4,93 Persen YoY

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Semarang, Rabu  06  November  2024 Triwulan III 2024, Perekonomian Jateng Tumbuh Positif 4,93 Persen YoY     Jawa  Barat,  indonesiaexpose.co.id   – Perekonomian Provinsi Jawa Tengah pada triwulan III 2024, tumbuh positif 4,93 persen Year on Year (YoY). Tercatat, Industri pengolahan mendominasi struktur ekonomi Jateng, dengan kontribusi sebesar 33,31 persen. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Pusat […]

expand_less