Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Peran Perempuan Sebagai Delegasi Internasional, Menjadi Agen Perdamaian Dunia

Peran Perempuan Sebagai Delegasi Internasional, Menjadi Agen Perdamaian Dunia

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 9 Okt 2021
  • visibility 222
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Sabtu  09  Oktober  2021

Peran Perempuan Sebagai Delegasi Internasional, Menjadi Agen Perdamaian Dunia

 

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Para perempuan mulai mampu unjuk gigi sebagai delegasi dalam konferensi-konferensi internasional. Hal ini membuktikan perempuan mampu menjadi agen yang berperan aktif sebagai negosiator ulung, bahkan juru damai dalam konflik antar-kelompok maupun antar-negara.

Peran kaum hawa dalam menegakkan perdamaian dan keamanan dunia pernah juga disinggung oleh Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi. Menurutnya, perempuan memiliki kelebihan, yakni insting keibuan yang secara alami dapat menciptakan perdamaian dengan cinta, kepedulian serta harmoni.

Berbekal modal itu sebenarnya perempuan memiliki potensi yang sangat berharga untuk berkontribusi lebih banyak lagi dalam menegakkan perdamaian dan keamanan dunia.

Di satu sisi, perempuan dan anak-anak kerap terlibat konflik dan menjadi kelompok yang paling terdampak. Namun dalam waktu bersamaan, kata Retno, perempuan juga bisa berperan signifikan dan secara konstruktif dalam menciptakan perdamaian

Dia juga menambahkan, perempuan merupakan agen yang menjaga kedamaian dan toleransi. Pasalnya, dua hal ini dimulai dari rumah. Oleh karenanya, perempuan bisa menjadi pertahanan pertama untuk melawan ekstrimisme dan radikalisme.

Sayangnya, peran perempuan dalam perdamaian dan keamanan dunia masih minim. Data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) 2018 menunjukkan baru sekitar 8% perempuan yang menjadi juru runding dan 2% yang jadi mediator di PBB. Padahal, perempuan juga memiliki kemampuan yang sama baiknya dengan laki-laki dalam menghadapi konflik.

Contoh nyata peran tersebut dibuktikan oleh Suster M. Brigitta Renyaan. Dalam sebuah pelatihan bersama Kemenlu tahun 2018, perempuan asal Kei, Maluku, ini menceritakan konflik keagamaan di Ambon tahun 1999.

Kala itu, Brigitta dan beberapa perempuan lain berusaha meredakan konflik tersebut dengan melakukan pendekatan kepada orang yang terlibat. Para perempuan memilih tetap berada di sana dan membuat pelatihan-pelatihan kepada anak-anak, melakukan transformasi perdamaian dari generasi baru.

Perempuan melindungi perempuan

Pada diplomat perempuan ternyata punya peran penting dalam melindungi warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri. Staf Ahli Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia di Luar Negeri, Siti Nugraha Mauludiah, bahkan mengapresiasi secara khusus kinerja diplomat perempuan.

Dia melihat, seluruh diplomat perempuan telah mengambil peran dan tanggung jawab dalam hal perlindungan, menyingsingkan lengan baju, membantu mengayomi dan melindungi lebih dari 11 juta WNI di luar negeri.

Siti menyebutkan bahwa peran diplomat perempuan mutlak dibutuhkan Kemenlu dalam membantu perlindungan WNI. Dia mengisahkan, pengarusutamaan gender yang disahkan dalam UU Nomor 21 tahun 2020 di akhir tahun lalu menjadi pedoman para diplomat perempuan dalam menjalankan tugas mereka.

Lebih dari itu, Indonesia juga mendorong peran perempuan dalam media negosiasi perdamaian di kawasan Asia Tenggara. Indonesia, kata Siti, menjadi pelopor peran perempuan dalam operasi misi perdamaian PBB.

Saat ini, tercatat dari 743 diplomat perempuan di Kemenlu RI, sekitar 305 diplomat ditempatkan di luar negeri. Sebagian dari mereka memegang peran penting sebagai pelaksana fungsi konsuler atau yang bertanggung jawab langsung pada pelayanan dan perlindungan WNI di luar negeri, kata Direktur Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri, Andy Rachmianto

Andy menambahkan, para diplomat perempuan yang terlibat dalam kerja perlindungan WNI di luar negeri memiliki ketangguhan dan dedikasi yang tinggi dan hal ini, menurutnya, telah teruji.

Ia menuturkan, peran diplomat perempuan sangat signifikan dalam pencapaian Kemenlu, terutama di bidang perlindungan WNI. Dia pun menekankan perlunya mengapresiasi peran para diplomat perempuan dalam membantu pekerjaan ini.

Mengubah paradigma

Meski demikian, peran perempuan bisa menjadi lebih maksimal jika para perempuan sendiri mengubah paradigmanya. Menlu Retno pernah berujar agar perempuan ikut melawan paradigma lama.

Menurutnya, perempuan modern saat ini harus maju dan wajib hukumnya mendapatkan kesetaraan hak serta ruang yang sama dengan kaum laki-laki. Mengubah paradigma penting karena perempuan bukan hanya punya hak yang sama, tapi juga peluang yang sama.

Retno mengatakan kesetaraan gender bukan hanya soal keadilan, namun harus dipastikan hak dan kewajibannya sama. Dia meyakini bahwa perubahan paradigma ini mampu berkontribusi besar bagi kemajuan bangsa.

Semua itu, lanjut dia, dilakukan untuk membawa kesejahteraan kepada perempuan yang justru menjadi tumpuan dalam memperkuat ketahanan masyarakat.

Retno menyebut, sekitar 71% tenaga kesehatan dunia di garis depan adalah perempuan, bahkan 60% UMKM yang memproduksi alat-alat kesehatan atau barang yang diperlukan saat pandemi juga adalah perempuan.

Ini menjadi bukti, perempuan juga mampu berkontribusi tak hanya kepada keluarga dan masyarakat, tetapi juga bagi perekonomian bangsa serta perdamaian dunia.

(002)

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Bali, Selasa  28  Juli  2020   Renungan  JOGER  

  • Denpasar Gencarkan Vaksinasi Bagi Disabilitas.Ny. Antari Jaya Negara Ajak Tetap Disiplin Prokes.

    Denpasar Gencarkan Vaksinasi Bagi Disabilitas.Ny. Antari Jaya Negara Ajak Tetap Disiplin Prokes.

    • calendar_month Rabu, 25 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Denpasar,  Rabu  25  Agustus  2021   Denpasar Gencarkan Vaksinasi Bagi Disabilitas.Ny. Antari Jaya Negara Ajak Tetap Disiplin Prokes.   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara pada Rabu (25/8/2021) meninjau pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bagi penyandang Disabilitas di Kelurahan Serangan Kecamatan Denpasar Selatan. Pelaksanaan Vaksinasi kepada Disabilitas ini juga […]

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Bangli,  Jumat  09  September  2022 Wabup Diar Ajak Segenap Komponen Masyarakat terlibat Dalam Bulan Dana PMI Kabupaten Bangli Tahun 2022   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Palang Merah Indonesia (PMI) adalah perhimpunan nasional yang berdiri diatas asas perikemanusiaan dan atas dasar sukarela dengan tidak membeda-bedakan bangsa, golongan, dan paham politik. PMI bertugas memberikan bantuan kepada korban konflik […]

  • Ananda’s Integral Meditative (AIM) Yoga: A Path to Holistic Well-being for Everyone Di One Earth Yoga & Meditation Retreat Centre (Ciawi-Bogor)

    Ananda’s Integral Meditative (AIM) Yoga: A Path to Holistic Well-being for Everyone Di One Earth Yoga & Meditation Retreat Centre (Ciawi-Bogor)

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Bogor, Senin  23  Juni  2025 Ananda’s Integral Meditative (AIM) Yoga: A Path to Holistic Well-being for Everyone Di One Earth Yoga & Meditation Retreat Centre (Ciawi-Bogor)   Jawa  Barat,  indonesiaexpose.co.id  –  Sabtu tanggal 21 Juni 2025 bertempat di One Earth Yoga & Meditation Retreat Centre (Ciawi – Bogor) dilaksanakan kegiatan Yoga dengan tema Ananda’s Integral […]

  • Rai Mantra Resmikan Penataan Taman Lila Ulangun, Dam Oongan Denpasar

    Rai Mantra Resmikan Penataan Taman Lila Ulangun, Dam Oongan Denpasar

    • calendar_month Senin, 16 Des 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Denpasar,  Senin  16  Desember  2019   Rai Mantra Resmikan Penataan Taman Lila Ulangun, Dam Oongan Denpasar   Walikota Rai Mantra didampingi Kadis PUPR Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta sempat meninjau penataan Taman Lila Ulangun, Dam Oongan Denpasar pada upacara Pemelaspasan, Senin (16/12) kemarin   BALI, INDEX – Dam Oongan yang berada di Kelurahan Tonja, Kecamatan Denpasar […]

  • Bappeda dan Desa Adat Gianyar bahas Revitalisasi Pasar Gianyar

    Bappeda dan Desa Adat Gianyar bahas Revitalisasi Pasar Gianyar

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Gianyar, Rabu 2 Oktober 2019 Bappeda dan Desa Adat Gianyar bahas Revitalisasi Pasar Gianyar BALI, INDEX – Bertempat di ruang Kepala BAPPEDA Gianyar, Rabu, 2 Oktober 2019, dilangsungkan pertemuan antara Desa Adat Gianyar dengan Pemkab Gianyar. Dari Desa Adat Gianyar nampak hadir Bendesa adat Gianyar Dewa Made Suardana, Ketut Gde Putrayasa, Anak Agung Gde Mayun, […]

expand_less