Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Bali Interfood 2026 : Dari dapur, menuju pasar global!

Bali Interfood 2026 : Dari dapur, menuju pasar global!

  • account_circle 112
  • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
  • visibility 251
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Selasa 01  September  2026

Bali Interfood 2026 : Dari dapur, menuju pasar global!

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  —  Industri makanan dan minuman atau F&B Bali kembali dipanaskan!
Di tengah ekonomi Bali yang tumbuh 5,78 persen secara tahunan, dan melonjak 6,91 persen pada Triwulan II 2026 dibandingkan triwulan sebelumnya, sektor makanan, minuman, hotel, restoran, dan hospitality kembali menjadi mesin penting perekonomian Pulau Dewata.
Kini, Bali Interfood 2026 siap menggebrak Bali Nusa Dua Convention Center atau BNDCC, Nusa Dua, Badung, pada 2 hingga 4 September 2026.

Memasuki penyelenggaraan ke-7, pameran yang digelar Krista Exhibitions Group ini menghadirkan 110 peserta, termasuk 35 UMKM, dengan target sekitar 15 ribu pengunjung selama tiga hari.
Bukan hanya pemain lokal!

Peserta datang dari delapan negara

  1. Indonesia
  2. China
  3. Malaysia
  4. Thailand
  5. Singapura
  6. Vietnam
  7. Jepang
  8.  Prancis.

CEO Krista Exhibitions Daud D. Salim melihat Bali memiliki potensi besar karena pariwisata, hotel, restoran dan usaha makanan-minuman berkembang secara bersamaan.

Daud menegaskan, Bali Interfood diarahkan menjadi tempat bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, bertemu calon mitra bisnis, sekaligus mendapatkan informasi terbaru mengenai perkembangan industri F&B.
Dengan kata lain, targetnya bukan hanya ramai pengunjung.

” Tetapi bagaimana keramaian tersebut berubah menjadi transaksi, networking, investasi dan kontrak bisnis baru,” ungkap  Daud Salim saat konferensi pers, pada Senin (31/8/2026).

Sementara, Ketua PHRI Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace menegaskan, Bali Interfood bukan sekadar tempat memajang produk.

Pameran ini dinilai menjadi ruang strategis untuk memperkuat jejaring bisnis, meningkatkan kreativitas, memperluas jaringan usaha, sekaligus memperkokoh daya saing industri hospitality Bali.

Menurut Cok Ace, kuliner bahkan sudah menjadi bagian dari pengalaman otentik wisatawan.
Artinya, makanan bukan lagi sekadar kebutuhan wisatawan.

Kuliner telah menjadi bagian dari produk pariwisata Bali!

Cita rasa, bahan lokal, kreativitas chef, hingga inovasi penyajian kini menjadi bagian dari pengalaman wisata yang ikut menentukan daya tarik destinasi.

Karena itu, menurut Cok Ace, semakin kuat industri kuliner, semakin kuat pula daya saing pariwisata.

Yang menarik, dari 110 peserta, terdapat 35 UMKM.
Ini menjadi peluang penting bagi pelaku usaha lokal untuk naik kelas.
Selama ini, salah satu persoalan UMKM bukan hanya produksi, tetapi akses terhadap pasar, buyer, distributor, jaringan hotel dan restoran, teknologi, hingga standar internasional.

Bali Interfood 2026 juga tidak bermain di level lokal.
Peserta dari delapan negara membawa produk dan perkembangan teknologi industri.

Bali tidak boleh hanya menjadi tempat wisata.
Bali juga harus menjadi pusat bisnis, inovasi, kreativitas dan perdagangan industri pariwisata.
Ketika wisatawan datang, uang tidak boleh berhenti hanya di hotel dan destinasi wisata.
Harus mengalir ke petani.
Ke nelayan.
Ke UMKM.
Ke produsen makanan.
Ke pengusaha kopi.
Ke bakery.
Ke restoran.
Ke distributor.
Dan seluruh rantai pasok yang menopang industri hospitality.
Dengan demikian, pertumbuhan pariwisata dapat menghasilkan efek ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Bali.

Bali Interfood 2026 juga menghadirkan Gelato World Cup Indonesian Selection.
Kompetisi ini menjadi salah satu magnet internasional dalam pameran tahun ini.
Menariknya, peserta kompetisi diwajibkan menggunakan bahan lokal Indonesia.
Artinya, bahan pangan lokal tidak hanya dipandang sebagai komoditas.
Tetapi bisa menjadi bahan utama untuk menciptakan produk kuliner berkelas dunia.
Nangka, pepaya, durian dan berbagai bahan lokal lainnya dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah tinggi.

Target 15 ribu pengunjung dalam tiga hari tentu menjadi angka yang menarik.

Ketika ekonomi Bali tumbuh 5,78 persen, dan sektor akomodasi serta makan minum menyumbang 21,91 persen, pertanyaannya kini bukan lagi apakah F&B penting bagi Bali.
Tetapi:

Seberapa besar Bali mampu membuat pertumbuhan pariwisata menjadi peluang ekonomi nyata bagi UMKM dan pelaku usaha lokal?

 

(112)

  • Penulis: 112
  • Editor: putri
  • Sumber: tim Index

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Rabu, 20 Sep 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Bali,  Kamis  21  September  2023 Renungan  Joger

    • calendar_month Senin, 26 Jun 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  26  Juni  2023 Ingkatkan Integritas dan Budaya Antikorupsi,  Pemkot Denpasar Gelar Talkshow Dengan KPK RI   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Talkshow bertemakan “Tingkatkan Integritas, Denpasar Maju Tanpa Korupsi” kerjasama Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Inspektorat Kota Denpasar bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia digelar pada Senin (26/6/2023) di Graha Sewaka Dharma (GSD) […]

    • calendar_month Senin, 2 Jan 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Gianyar, Selasa  03  Januari  2022   Cuaca Ekstrem Masih Mengancam Bali, Wagub Cok Ace Minta Warga Tetap Waspada dan Bergotong Royong     Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Wakil Gubernur Bali Prof. Tjok Oka Sukawati sangat prihatin terhadap cuaca ekstrem terutama angin kencang yang terjadi sore hari tadi. Angin kencang yang melanda sebagian besar wilayah pulau Bali […]

  • Atasi Kisruh SNBP, Komisi X DPR RI Siap Panggil Menteri Pendidikan

    Atasi Kisruh SNBP, Komisi X DPR RI Siap Panggil Menteri Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Jakarta, Jumat  07  Pebruari  2025 Atasi Kisruh SNBP, Komisi X DPR RI Siap Panggil Menteri Pendidikan     Jakarta,  indonesiaexpose.co.id   – Proses pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) untuk siswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi melalui jalur prestasi menuai sorotan publik. Sejumlah kendala dan ketidakpuasan dari peserta yang mengalami masalah dalam pendaftaran menjadi perbincangan hangat di […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Bali, Jumat  11  Oktober  2024 Renungan  Joger  

  • Peringati Hari Bulan Bung Karno.Ny. Sagung Antari Jaya Negara Launching Gerakan Cinta Produk Disabilitas “Disability Creativity”

    Peringati Hari Bulan Bung Karno.Ny. Sagung Antari Jaya Negara Launching Gerakan Cinta Produk Disabilitas “Disability Creativity”

    • calendar_month Senin, 20 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  20  Juni  2022   Peringati Hari Bulan Bung Karno.Ny. Sagung Antari Jaya Negara Launching Gerakan Cinta Produk Disabilitas “Disability Creativity” Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Peringati Hari Bulan Bung Karno, Ketua K3S Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara Launching Gerakan Cinta Produk Disabilitas “Disability Creativity” Better Life dan Penyerahan Lomba Peringatan Hari Lanjut Usia […]

expand_less