Monday , August 26 2019
Home / Bali / 1.614 Mahasiswa dari 126 Perguruan tinggi seluruh Indonesia Presentasikan 460 Judul Karya Ilmiah di Universitas Udayana

1.614 Mahasiswa dari 126 Perguruan tinggi seluruh Indonesia Presentasikan 460 Judul Karya Ilmiah di Universitas Udayana

Mangupura, Senin 05 Agustus 2019

 

1.614 Mahasiswa dari 126 Perguruan tinggi seluruh Indonesia Presentasikan 460 Judul Karya Ilmiah di Universitas Udayana

Universitas Udayana (Unud) gelar acara konferensi pers dan peresmian website resmi dan perangkat pendukung, maskot Pimnas ke 32,Senin (5/8/2019) bertempat di Kampus Unud Bukit Jimbaran,Bali.

 

BALI, INDEX – Universitas Udayana (Unud) siap menyambut 1.614 ilmuwan muda dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-32 tahun 2019.

Rektor Unud, Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S (K) mengatakan, ajang bergengsi tingkat nasional ini akan diselenggarakan pada 27-31 Agustus 2019 di Universitas Udayana, Kampus Unud Bukit Jimbaran,Kab.Badung- Bali.

” Sebanyak 1.614 Mahasiswa yang menjadi peserta berasal dari 126 perguruan tinggi seluruh Indonesia di bawah naungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenrsitekdikti), terdiri dari 70 perguruan tinggi negeri, dan 56 perguruan tinggi swasta,” jelas Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S (K) di dampingi Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti, Ainun Na’im, dan Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Ismunandar, di acara Jumpa Pers Pimnas Ke- 32, Senin (5/8/2019) bertempat di Kampus Unud Bukit Jimbaran,Bali.

Lanjutnya, mereka akan mempresentasikan 460 judul karya ilmiah dan dinilai oleh 71 orang juri

Peserta PIMNAS ke-32 berasal dari 126 perguruan tinggi seluruh Indonesia di bawah naungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), terdiri dari 70 perguruan tinggi negeri, dan 56 perguruan tinggi swasta. Mereka akan mempresentasikan 460 judul karya ilmiah dan dinilai oleh 71 orang juri

“Unud sebagai tuan rumah telah mempersiapkan segala kebutuhan dengan maksimal mulai dari infrastruktur IT, ruang kelas presentasi, ruang lomba poster dan gelar produk PKM, akomodasi, penginapan, konsumsi, transportasi, setta hal lainnya yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan. Unud pun siap memfasilitasi para peserta dengan disabilitas,” imbuhnya.

Tema PIMNAS ke-32, yakni “Mewujudkan mahasiswa Indonesia yang kreatif, inovatif, unggul, dan mandiri berlandaskan budaya nasional dalam bingkai kebhinekaan”.

Maskot PIMNAS ke-32 bemama “Garuda Unggul”. Maskot ini bermakna manusia Indonesia yang unggul. Garuda Unggul tersebut terdiri dari beberapa bagian yang menyimbolkan arti tenentu. Topi toga melambangkan perguruan tinggi sebagai ruang lahimya inovasi, 32 helai sayap menyimbolkan PIMNAS sudah terbang mengepakkan sayapnya sampai tahun ke 32, kemben (saput poleng) yang memiliki makna keharmonisan dan keberagaman, kaki dan kuku tajam melambangkan pondasi yang kokoh, kemandirian dan tenaga ketajaman dalam bertindak dan berkarya, kaca mata melambangkan penelitian, jari yang mengacung ke atas melambangkan doa dan kebijaksanaan dalam berkarya, serta paruh garuda yang melambangkan keuletan dan kekuatan dalam berkarya.

“Kami harapkan, seluruh peserta PIMNAS 32 dapat menyerap spirit PIMNAS ini,” ujarnya.

Pembukaan PIMNAS ke-32 akan digelar di Garuda Wisnu Kencana Kencana (GWK) Cultural Park Badung, Bali, pada Selasa (27/8/2019) malam yang akan dibuka oleh Menteri Ristekdikti. Acara pembukaan akan diramaikan dengan pergelaran seni budaya bertajuk “Satu dalam Kebhinekaan”.

Sementara itu, acara penutupan dan pengumuman juara rencananya akan digelar di Taman Budaya Art Centre Denpasar, Jumat (30/8/2019).

Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti, Ainun Na’ im menambahkan, Pimnas merupakan kegiatan yang digelar guna menunjang pembangunan sumber daya manusia, khususnya di bidang Iptek.

“Secara spesifik Pimnas menjadi wahana untuk mendorong kreativitas dan kemampuan mahasiswa ikut mengembangkan Iptek, mencari temuan baru di bidang masing-masing, sehingga tercipta mahasiswa Indonesia yang kreatif, inovatif, unggul, mandiri berlandaskan budaya nasional dalam bingkai kebhinekaan,” imbuh Ainun Na’im.

Selain mengasah kemampuan mahasiswa di bidangnya masing-masing, Pimnas juga mengasah soft kill mahasiswa dalam mempresentasikan hasil penelitian.

“Dalam Pimnas ini kita berupaya membangun sumber daya manusia yang unggul dan utuh secara hard skill dan soft kill. Aspek leadership, komunikasi, kerja sama dan presentasi juga jadi aspek penilaian penting yang turut mengasah hard skill dan soft skill mahasiswa,” tambah Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Ismunandar.

PKM yang akan dipresentasikan terdiri dari PKM Penelitian Eksakta 120 judul, PKM Penelitian Sosial Humaniora 60 judul, PKM Penerapan Teknologi 40 judul, PKM Pengabdian kepada Masyarakat 60 judul, PKM Kewirausahaan 60 judul, PKM Karya Cipta 80 judul, PKM Gagasan Tertulis (PKM-GT) 20 judul dan PKM Gagasan Futuristik Konstruktif (PKM-GFK) 20 judul.

Maskot tersebut diluncurkan bersama-sama oleh Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti, Ainun Na’im, Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Ismunandar, serta Rektor Universitas Udayana, Prof. Dr.dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S (K) di Gedung Rektorat Unud, Bali, pada Senin (5/8/2019).

Dalam konferensi pers ini, diresmikan pula website resmi dan perangkat pendukung seperti maskot Pimnas ke 32.

(014)

Check Also

Ketika Cinta Berhaji : Program Arrum Haji (Gadai Emas)solusinya, mendapat kepastian nomor Porsi Haji

Denpasar,  Minggu  25  Agustus  2019   Ketika Cinta Berhaji : Program Arrum Haji (Gadai Emas)solusinya, …

Renungan  JOGER

Bali,  Minggu  25  Agustus  2019   Renungan  JOGER