Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Barat » Polda Jabar Berhasil Ungkap Motif Pelaku Pembakaran Dua Mayat Dalam Mobil di Sukabumi

Polda Jabar Berhasil Ungkap Motif Pelaku Pembakaran Dua Mayat Dalam Mobil di Sukabumi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 29 Agt 2019
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung,  Kamis  29  Agustus  2019

 

 

Polda Jabar Berhasil Ungkap Motif Pelaku Pembakaran Dua Mayat Dalam Mobil di Sukabumi

 

Jawa Barat,INDEX  –  Kepolisian daerah (Polda) Jawa Barat menggelar pers realese Kasus Pembunuhan Ayah dan Anak yang Mayatnya yang ditemukan dibakar dalam sebuah mobil di Kp. Cipanengah Bondol RT 002 RW 005 Desa Pondokkaso Tengah Kec. Cidahu Kab. Sukabumi.

Korban atas nama Edi dibunuh dan Muhammad Dana yang merupakan Ayah dan Anak adalah warga Lebak Bulus 1 Kav 29 B Blok U 15 RT 03 / RW 05 Lebakbulus Cilandak Jakarta Selatan, Kedua Korban dibunuh di dalam kamarnya masing-masing setelah sebelumnya di beri minuman yang dicampur dengan obat tidur.
Sebelum jenazah kedua korban dibawa oleh tersangka AW dan GK menuju Sukabumi tepatnya di Kp. Cipanengah Bondol Rt 002 / RW 005 Desa Pondokkaso Tengah Kec. Cidahu Kab. Sukabumi, Tersangka merencanakan mayat tersebut dibakar di rumahnya yaitu di tempatkan di garasi, namun pembakaran rumah yang direncanakan gagal, yang terbakar hanya kamarnya saja sehingga tersangka melanjutkan, korban di bawa ke Cidahu Sukabumi dan di bakar bersama dengan Mobilnya pada Hari Minggu 25 Agustus 2019 lalu.

Dalam pembunuhan ini polisi telah menetapkan 6 (enam) orang sebagai tersangka yakni Aulia Kesuma (Ak), Geovanny Kelvin Oktavianus (Gkkov), Kusmawanto Als Agus (Ka), Muhamad Nursahid Als Sugeng (Ms), Alfat (Masih Dpo), Dan Rodi (Masih DPO).

Menurut Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Rudy Sufahriadi didampingi Wadir Reskrimum Polda Jabar dan Kapokres Sukabumi saat konfrensi pers Kamis (29/8/2019) yang berlangsung di depan Gedung Dit Reskrimum Polda Jabar mengungkapkan bahwa modus pelaku (AK) menyewa 4 (empat) pembunuh bayaran untuk melakukan pembunuhan terhadap korban suaminya sendiri A.N Ecp (Edi Chandra Pradana) dan anak tirinya atas nama Mohammad Adi Pradana Als Dana dengan cara pelaku (AK) Aulia Kesuma memasukkan obat tidur kedalam jus yang diminum para korban.

“Setelah korban tertidur pulas kemudian pelaku (AK) Aulia Kesuma bersama dengan 2 (dua) pembunuh bayaran yaitu pelaku (S Als A) Suhat Als Agus dan pelaku (S) Sugeng membekap korban dengan handuk yang sudah di basahi dengan alkohol kemudian setelah kedua korban tidak bernyawa jenazah kedua korban dibawa oleh tersangka AW dan GK menuju ke arah Sukabumi tepatnya di Kp. Cipanengah Bondol RT 002/005 Desa Pondokkaso Tengah Kec. Cidahu Kab. Sukabumi dan selanjutnya di bakar bersama dengan mobilnya pada hari minggu 25 agustus 2019 kemarin,” terang Kapolda Jabar.

Selain itu perkara tindak pidana pembunuhan berencana dan atau pembunuhan yang terjadi berawal di Jl. Lebak Bulus 1 kav 29 B Blok U 15 RT 03/ RW 05 Lebak Bulus Cilandak Jakarta Selatan dan berujung dipembuangan jenazah di Kp. Cipanengah Bondol Rt 002/005 Desa Pondokkaso Tengah Kec. Cidahu Kab. Sukabumi, yang dilakukan oleh tersangka Sdri, Aulia Kesuma, Sdr. Geovanny Kelvin Oktavianus, Sdr. Kusmawanto Als Agus, Sdr. Muhamad Nursahid Als Sugeng, terhadap korban Edi Candra Purnama Dan Korban Muhammad Pradana Als Dana.

Dimana bermula pada saat tersangka Aulia dan korban Edi terlilit hutang ke Bank kurang lebih 10 miliyar, sehingga tersangka Aulia meminta korban Edi untuk menjual aset tanah, namun korban Edi menolak dan memarahi tersangka dengan melempar asbak.

Karena tersangka AK sakit hati maka awal bulan Agustus 2019, tersangka mencari pembunuh bayaran melalui Rodi yang merupakan suami dari Karsini (Mantan Pembantu).Rencana awal korban Edi akan dibunuh dengan cara ditembak, sehingga tersangka AK pernah menyerahkan uang kepada Rodi seluruhnya kurang lebih Rp. 90 Juta untuk membuat peluru dan senjata dan membayar pelaku namun hal tersebut tidak terjadi, terang Kapolda.

Pada pertengahan Agustus 2019 tersangka kembali merencanakan pembunuhan dengan Rodi dan Karsini dengan cara korban Edi akan dibius lalu dibakar dalam rumah korban, sehingga tersangka meminta Rodi mencari eksekutor untuk membunuh korban.

“Sehingga pada tanggal 23 Agustus 2019, Karsini, Rodi, Alpa dan pada jam 14.00 WIB, tersangka Sugeng dan tersangka Agus datang ke Jakarta untuk mematangkan rencana pembunuhan, dan dibahas pada waktu itu tentang cara-cara untuk membunuh para korban,” lanjut Kapolda.

Kapolda Jabar menjabarkan, setelah terjadi eksekusi pembunuhan terhadap korban dana dikamar tidurnya, yang dilakukan oleh tersangka Aulia, Sugeng, Agus dan Kevin dengan peran yaitu dimana tersangka Aulia, memegang kaki korban dana, dan mendudukinya lalu mengikat dengan kain seprei yang sudah disobek lalu Agus, menginjak muka korban dana menandang tubuh korban dana, dan Tersangka Sugeng memegang tubuh korban dana, Sedangkan Kevin, membekap mulut dan wajah korban dana menggunakan kain anduk warna kuning yang sudah diberi alkohol sebelumnya. Setelah para korban dipastikan meninggal dunia lalu dipindah ke garasi mobil dan digeletakan, kemudian rencananya rumah yang jadi TKP akan dibakar dengan cara disiram oleh bensin dan dibakar menggunakan korek api pada obat nyamuk bakar supaya ada jeda waktu, sehingga seolah-olah terlihat telah terjadi kebakaran dan para korban terbakar di garasi rumah. Namun rencana tersebut tidak berjalan mulus dan rumah TKP hanya kebakar sebagian (Kamar Korban MP).

“Karena rencana mereka tidak berjalan mulus maka pada tanggal 25 Agustus 2019, para tersangka kembali ke TKP dan memasukan para korban ke dalam mobil toyota calya B 2983 SZH, dan dibawa ke daerah Cidahu Sukabumi, setibanya di daerah Cdahu mobil yang terdapat jenazah para korban dibakar oleh tersangka Kevin,” ungkap Kapolda Jabar.

Diakhir konfrensi pers itu Kapolda Jabar mengatakan, kasus pembunuhan ini TKP nya terjadi di wilayah hukum Polda Metro, sementara Polres Sukabumi dan Polda Jabar hanya lokasi ditemukan mayat yang sudah terbakar di dalam mobil calya dan selanjutnya akan menyerahkan pelaku (AK) berikut barang bukti untuk dilakukan proses hukumnya ke Reskrimum Polda Metro Jaya.

“Atas perbuatan para tersangka ini dijerat dengan pasal 338, 339, dan 340 KUHP, dengan hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara sementara selama-lamanya dua puluh tahun 20 Tahun,”tandasnya.

(A.Hasibuan)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanggapi Usulan KPU-Bawaslu Jadi Ad Hoc, Zulfikar: Evaluasi Rekrutmen, Bukan Kedudukan Lembaga

    Tanggapi Usulan KPU-Bawaslu Jadi Ad Hoc, Zulfikar: Evaluasi Rekrutmen, Bukan Kedudukan Lembaga

    • calendar_month Minggu, 24 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Jakarta, Senin 25  November  2024 Tanggapi Usulan KPU-Bawaslu Jadi Ad Hoc, Zulfikar: Evaluasi Rekrutmen, Bukan Kedudukan Lembaga   Wakil Ketua Komisi II DPR RI Zulfikar Arse Sadikin (foto/ist)   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  – Wakil Ketua Komisi II DPR RI Zulfikar Arse Sadikin menanggapi adanya usulan agar KPU dan Bawaslu menjadi badan ad hoc atau tidak lagi […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  13  Juni  2020   Renungan  JOGER  

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Bali,  Jumat  02  Juli    2019   Renungan  JOGER

  • Maksimalkan Hasil Budidaya Lele, Pemkot Denpasar Gelar Monitoring Demplot

    Maksimalkan Hasil Budidaya Lele, Pemkot Denpasar Gelar Monitoring Demplot

    • calendar_month Rabu, 7 Jun 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  07  Juni 2023 Maksimalkan Hasil Budidaya Lele, Pemkot Denpasar Gelar Monitoring Demplot     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Pemerintah Kota Denpasar, melalui Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP), menggiatkan Monitoring Demplot Padat Tebar Ideal, sebagai langkah untuk mengetahui idealnya kepadatan ikan yang dibudidayakan. Kegiatan ini dilaksanakan di area Kelompok Pembudidaya Ikan Minadi Lestari, Kelurahan […]

  • Mencicipi Bebek krispi  lembut dan Lezat di Shrida Taste of Ubud

    Mencicipi Bebek krispi  lembut dan Lezat di Shrida Taste of Ubud

    • calendar_month Jumat, 2 Agt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Ubud, Jumat  02  Juli  2019   Mencicipi Bebek krispi  lembut dan Lezat di Shrida Taste of Ubud Executive Chef Shrida Restaurant, Made Suwendra (foto/Ist)   BALI, INDEX  – Apabila anda bertanya, apa saja tempat wisata di Bali yang sangat populer selain pantai pasir putih, baik untuk wisatawan mancanegara dan wisatawan Indonesia? Maka jawabannya adalah tempat wisata […]

  • Perumda Air Minum Tirta Baribis Brebes Raih Perpamsi Award 2024

    Perumda Air Minum Tirta Baribis Brebes Raih Perpamsi Award 2024

    • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    BREBES, Sabtu  31 Agustus 2024 Perumda Air Minum Tirta Baribis Brebes Raih Perpamsi Award 2024     Jawa  Tengah,  indonesiaexpose.co.id  – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Baribis Brebes meraih dua penghargaan dari Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi). Kedua predikat yang disematkan kepada Tirta Baribis adalah Best Performance Water Company for Cluster Small […]

expand_less