Thursday , August 13 2020
Home / Bali / Festival Pasar Rakyat Siap Digelar. Jaya Negara Harapkan Bisa Berkelanjutan

Festival Pasar Rakyat Siap Digelar. Jaya Negara Harapkan Bisa Berkelanjutan

Denpasar, Selasa  29  Oktober  2019

 

Festival Pasar Rakyat Siap Digelar. Jaya Negara Harapkan Bisa Berkelanjutan

 

BALI,  INDEX  –  Meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan rakyat, Komunitas Enam bersama Yayasan Danamon dan Andira akan menggelar Festival Pasar Rakyat di Pasar Badung pada tanggal 9 hingga 10 Nopember 2019 mendatang dengan mengambil tema ”Harmony in Diversity”. Acara ini juga untuk memberikan contoh bisnis model tentang kemiteraan. Hal ini disampaikan Executive Direktor Yayasan Danamon Peduli Jenik DS Andreas saat beraudensi dengan Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara di Gedung Sewaka Dharma Lumintang Senin (28/10/2019).

Dalam kesempatan itu Jenik mengatakan, segala sesuatu kegiatan jika dilakukan secara bermitra akan mencapai tujuan yang baik. Bahkan jika kegiatan secara berkelanjutan akan tetap bisa dilaksanakan karena sudah ada modal.

“Maka dari itu program mengandung kemitraan antara Pemerintah Daerah, komunitas dan pihak ketiga pihak swasta,’’ jelasnya.

Dalam kegiatan ini pihaknya perannya hanya pemicu sebuah kerjasama yang berdampak kepada masyarakat.

Lebih lanjut ia mengatakan, pogram ini juga sebagai penguatan dan perubahan prilaku pasar jadi sehat, bersih dan terawat sehingga mendatangkan lebih banyak pengunjung sehingga akhirnya dapat meningkatkan omset dan kesejahteraan. Dengan pasar yang terawat maka diharapkan Pasar Badung bisa mendapatkan SNI.

Konseptor Harmony in Diversity I Gede Made Surya Dharma mengatakan, Pasar Rakyat yang mengambil tema Harmony in Diversity sengaja dilaksanakan di Pasar Badung. Karena menurutnya Pasar Badung merupakan bagian dari konsep Catuspatha Kota Denpasar. Catuspatha diartikan sebagai simpang empat yang disepadankan dengan perempatan agung yang memiliki nilai dan makna sakral dalam tradisi Bali. Catuspatha memiliki empat unsur yaitu : Puri/keraton sebagai pusat pemerintah, pasar tradisional sebagai pusat perekonomian, wantilan sebagai pusat budaya, ruang publik. Konsep Catuspatha ini merupakan sistem peninggalan Majapahit dalam menjaga stabilitas dan keamanan kota.

Selain itu aktivitas ekonomi yang tinggi sejalan citra Denpasar sebagai destinasi pariwisata kota budaya yang ramai dikunjungi wisatawan, dan saat ini pula pasar badung dengan adanya sungai Badung yang didandani sedemikian rupa, sebagai ruang publik tempat-tempat berkumpulnya berbagai macam golongan masyarakat mulai dari : pedagang, anak anak, buruh, orang tua, pegawai dan pelajar berbaur dalam berbagai macam etnis, agama, berinteraksi, menyatu di dalam keragaman.

Dalam Festival Rakyat itu pihaknya menagku akan menampilkan karya seni

kontemporer, modern, tradisional dan karya seni dari seniman penyandang

disabilitas, dipadukan dengan kegiatan workshop dan hiburan yang melibatkan komunitas pasar, “kami satukan dalam sebuah kegiatan Festival Pasar Rakyat Denpasar 2019,” ungkapnya.

Kegiatan ini mendapat apresiasi Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara, menurutnya kegiatan ini merupakan bagus karena dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Denpasar sekaligus meratakan perekonomian rakyat.

Dengan dilaksanakan Festival Pasar Rakyat masyarakat Kota Denpasar bisa lebih kreatif sehingga pogram ini bisa bisa dilaksanakan secara berkelanjutan. “Karena pogram ini bagus kami harapkan bisa berkelanjutan,’’ harap Jaya Negara.

(075)

Check Also

Sediakan Akses Internet Gratis untuk Pelajar Ikuti PJJ XL Axiata Pasang Router di Pedesaan Ponorogo

Ponorogo, Kamis  13 Agustus 2020   Sediakan Akses Internet Gratis untuk Pelajar Ikuti PJJ XL …

PERANGI CORONA, PLN TELAH KUCURKAN BANTUAN LEBIH DARI Rp 24 M

Jakarta, Kamis  13  Agustus  2020   PERANGI CORONA, PLN TELAH KUCURKAN BANTUAN LEBIH DARI Rp …