Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Perluasan Jaringan dengan Biaya Lebih Efisien XL Axiata Uji Coba Open RAN di Indonesia Timur

Perluasan Jaringan dengan Biaya Lebih Efisien XL Axiata Uji Coba Open RAN di Indonesia Timur

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 4 Des 2020
  • visibility 253
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,  Jumat  4  Desember  2020

 

Perluasan Jaringan dengan Biaya Lebih Efisien

XL Axiata Uji Coba Open RAN di Indonesia Timur

Teknisi XL Axiata sedang melakukan instalasi perangkat Remote Radio Unit di salah satu BTS XL Axiata yang berada di Kota Ambon, Jumat (4/12/2020). Pemasangan perangkat tersebut bagian dari uji coba implementasi teknologi Open RAN guna perluasan jaringan di daerah terpencil.

 

JAKARTA,  indonesiaexpose.co.id –   PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) akan terus memperluas jaringan di seluruh Indonesia, termasuk di area-arae kategori pelosok dan terpencil. Guna merealisasikan semua rencana perluasan jaringan itu, XL Axiata menjajaki penggunaan teknologi jaringan terbaru yang memungkinkan perluasan bisa dilaksanakan secara lebih efisien dari sisi biaya pembangunan dan kualitas hasilnya tetap terjaga. Salah satu teknologi terbaru yang siap diuji coba mulai akhir November 2020 ini adalah Open RAN (Radio Access Network), dengan mengambil lokasi di Kawasan Timur Indonesia.

Direktur Teknologi XL Axiata, I Gede Darmayusa mengatakan, “Saat ini kami sedang melaksanakan uji coba penerapan Open RAN di Ambon, Maluku. Ujicoba akan berlangsung mulai akhir November 2020 ini hingga akhir Desember 2020 nanti. Uji coba ini kami lakukan untuk memahami sejauhmana fungsi dan kapabilitas perangkat. Selain itu, kami juga ingin mengetahui sejauhmana jika diintegrasikan dengan jaringan XL Axiata yang telah ada saat ini, serta mekanisme operasional jaringannya.”

Gede menambahkan, teknologi Open RAN adalah teknologi perangkat radio akses yang mengadopsi konsep open interface, di mana operator dapat menggunakan kombinasi perangkat radio, seperti radio unit dan baseband, tanpa terikat pada salah satu merk/brand yang spesifik. Dengan konsep Open RAN ini, diharapkan dapat mendorong tumbuhnya pemain baru pada perangkat radio akses yang saat ini hanya didominasi oleh beberapa partner penyedia teknologi saja. Dengan tumbuhnya pemain pemain baru, inovasi dapat berkembang lebih cepat dan membantu menurunkan beban perangkat dan operasional yang ditanggung oleh operator.

RAN sendiri adalah bagian dari sistem telekomunikasi yang menghubungkan perangkat individual ke bagian lain jaringan melalui koneksi radio. RAN berada di antara peralatan pengguna, seperti ponsel, komputer, atau mesin apa pun yang dikendalikan dari jarak jauh, dan menyediakan koneksi dengan jaringan intinya. Dengan demikian bisa dipahami bahwa RAN merupakan komponen utama telekomunikasi nirkabel, yang saat ini telah berevolusi melalui generasi jaringan seluler menjelang 5G.

“Teknologi Open RAN menawarkan potensi inovasi dan struktur harga yang lebih bersaing. Kami memang berharap dapat memperluas jaringan dan layanan dengan biaya yang lebih sehat dan di saat yang sama tetap bisa memberikan kualitas layanan yang bagus bagi pelanggan. Dengan efisiensi beban biaya di sisi operator, kami akan bisa secara terus memperluas jaringan untuk bisa menjangkau masyarakat yang lebih luas, bahkan untuk area area di pelosok seperti Kawasan Timur Indonesia ini,” lanjut Gede.

Menurut Gede, saat ini tim XL Axiata di Ambon sedang menyiapkan instalasi guna keperluan uji coba ini. Semua perangkat yang diperlukan juga telah sampai di lokasi. Persiapan dan uji coba akan memakan waktu sekitar satu bulan, hingga nanti siap untuk dilakukan first call melalui jaringan Open RAN tersebut dari lokasi di Ambon ke Jakarta. Setelah tahap uji coba tersebut, selanjutnya XL Axiata akan melangkah ke tahap selanjutnya berupa pilot project dengan menempatkan Open RAN di sekitar 100 titik lokasi yang sebagian besar berada di luar Jawa dan di area pelosok.

Komunitas Lan Open RAN

Dalam rangka penerapan teknologi Open RAN tersebut, XL Axiata juga bergabung ke dalam Komunitas Lab Open RAN. Menurut Gede komunitas tersebut beranggotakan Telecom Infra Project (TIP), GSMA, Pemerintah Indonesia, Universitas Telkom dan Operator seluler, dan bertujuan untuk menumbuhkan talenta digital dan ekosistem telekomunikasi yang kuat dan beragam, serta mendorong digitalisasi dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Komunitas ini diinisiasi oleh Pemerintah Indonesia dan Telecom Infra Project (TIP) & GSMA sebagai bentuk dukungan atas aspirasi pemerintah.

Dengan bergabung ke dalam komunitas ini, XL Axiata dapat mempercepat tumbuhnya ekosistem open ran di Indonesia, sehingga XL dapat memperluas layanan pada pelanggan dengan beban biaya yang lebih sehat sambil tetap menjaga kualitas pengalaman pelanggan.

(009)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Salurkan Tenaga Kerja Berkebutuhan Khusus :  DNetwork tandatangani MoU  dengan Hotel Accor

    Salurkan Tenaga Kerja Berkebutuhan Khusus :  DNetwork tandatangani MoU  dengan Hotel Accor

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Nusa Dua, Kamis  21  November  2019   Salurkan Tenaga Kerja Berkebutuhan Khusus :  DNetwork tandatangani MoU  dengan Hotel Accor     BALI,  INDEX  –  Accor, grup perhotelan terkemuka di Indonesia dengan jaringan lebih dari 125 hotel, bekerjasama dengan DNetwork, sebuah organisasi non-profit yang berbasis di Bali, untuk menyediakan lapangan kerja bagi para penyandang disabilitas. “Kami […]

  • Sambut 1 Muharam 1447. H. Lembaga Adat Bersama Warga Desa Amandete Gelar Do,a Bersama di Pendopo Desa.

    Sambut 1 Muharam 1447. H. Lembaga Adat Bersama Warga Desa Amandete Gelar Do,a Bersama di Pendopo Desa.

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 361
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  26   Juni  2025 Sambut 1 Muharam 1447. H. Lembaga Adat Bersama Warga Desa Amandete Gelar Do,a Bersama di Pendopo Desa.   Acara Sambut 1 Muharam Tahun Baru Islam 1447. H. Di Pendopo Desa Amendete, Kecamatan Amonggedo, kabupaten Konawe, Kamis (26/6/2025) foto Hartono indonesiaexpose.co.id Sulawesi Tenggara, indonesiaexpose.co.id – Tahun ini, 1 Muharam 1447 H […]

  • Pawai  Budaya  HUT  Kota  Gianyar  Ke 252  Memukau  Penonton

    Pawai  Budaya  HUT  Kota  Gianyar  Ke 252  Memukau  Penonton

    • calendar_month Rabu, 19 Apr 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Gianyar, Rabu  19  April  2023 Pawai  Budaya  HUT  Kota  Gianyar  Ke 252  Memukau  Penonton (Foto/indonesiaexpose.co.id) Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Tujuh Kecamatan di Kabupaten Gianyar Adu Kreasi dalam Pawai Budaya menyongsong perayaan HUT Kota Gianyar ke 252. Dengan penuh semangat ketujuh duta kecamatan se Gianyar tampil memukau penonton dengan menunjukkan kreasi terbaiknya di hadapan undangan. Hadir dalam […]

  • Sat Narkoba Polres Gianyar : Kecamatan Sukawati merupakan kawasan zona merah peredaran narkoba.

    Sat Narkoba Polres Gianyar : Kecamatan Sukawati merupakan kawasan zona merah peredaran narkoba.

    • calendar_month Senin, 12 Sep 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Gianyar, Selasa 13 September 2022 Sat Narkoba Polres Gianyar : Kecamatan Sukawati merupakan kawasan zona merah peredaran narkoba.   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Selama bulan Agustus Petugas kepolisian dari Satuan Reserse Narkoba Polres Gianyar berhasil mengamankan 7 pelaku penyalahguna narkoba, hal ini terungkap saat rilis kasus di Mapolres Gianyar, Senin (12/9/2022). AKP I Gusti Ngurah Jaya […]

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 685
    • 0Komentar

    Jakarta,  Sabtu  04  Juli  2020

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Kamis, 27 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Bali, Jumat  28  Oktober 2022 Renungan  JOGER

expand_less