Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » KPK Ajari Ribuan Kades di Jateng Perangi Korupsi

KPK Ajari Ribuan Kades di Jateng Perangi Korupsi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 26 Sep 2022
  • visibility 193
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Semarang, Senin 26  September  2022

KPK Ajari Ribuan Kades di Jateng Perangi Korupsi

(Foto/ist)

Jawa  Tengah,  indonesiaexpose.co.id   – Sebanyak 7.809 kepala desa di Jawa Tengah diberi edukasi tentang pencegahan korupsi oleh KPK RI. Hal itu dilakukan sebagai upaya pencegahan rasuah, mengingat berdasarkan catatan KPK RI, sebanyak 686 kades se-Indonesia terjerembab dalam kasus korupsi dana desa.

Agenda bertajuk Bimtek Desa Antikorupsi dipusatkan di Aula Kantor Inspektorat Provinsi Jateng, dihadiri Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen dan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron. Digelar secara hybrid, acara tersebut itu diikuti 7.809 kepala desa/perangkat secara online, dan perwakilan kades dari 29 desa, yang nantinya didapuk sebagai Desa Antikorupsi.

Wakil Ketua KPK RI Nurul Ghufron mengatakan, edukasi Desa Antikorupsi merupakan tindak lanjut dari permintaan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Ia menyebut, Ganjar sangat concern terhadap pemberantasan korupsi.

Ditambahkan, berdasarkan data KPK RI dari tahun 2012-2021 kasus korupsi dana desa di Indonesia mencapai 601 kasus. Dari jumlah itu, 686 kades telah terseret.

“Pak Gubernur minta agar di setiap desa ada piloting (Desa Antikorupsi), tahun lalu ada satu (Desa Banyubiru-Kabupaten Semarang),” jelas Wakil Ketua KPK RI Nurul Ghufron melalui siaran resminya di Semarang, Senin (26/9/2022).

Ia mengatakan, Desa Antikorupsi mengacu pada dua hal. Pertama komitmen pemdes melayani rakyat dan tata kelola pemerintahan yang partisipatif, akuntabel dan transparan.

Direktur Pembinaan Peran Serta KPK Kumbul Kuswidjanto Sudjadi, menambahkan, di Jateng, sebanyak 29 desa didapuk sebagai desa calon percontohan antikorupsi. Setelah menerima bimbingan teknis, mereka akan diukur dan dinilai oleh KPK apakah layak menerima titel sebagai desa antikorupsi.

Dikatakan, desa-desa calon percontohan dipilih dari total 7.809 desa di Jawa Tengah. Yakni, Desa Pandansari (Brebes), Rembul (Kabupaten Tegal), Bojongnangka (Pemalang), Paningaran (Kabupaten Pekalongan), Kemiri Barat (Batang), Sidorejo (Blora), Tegalsambi (Jepara), Jepang (Kudus), Banyuurip (Rembang), Kutoharjo (Pati), Banyuurip (Boyolali), Sendang (Wonogiri).

Selain itu, Desa Ngunut (Karanganyar), Tangkil (Sragen), Jeblog (Klaten), Cemani (Sukoharjo), Sudagaran (Banyumas), Sijenggung (Banjarnegara), Karangbawang (Purbalingga), Maos Lor (Cilacap), Karanggedang (Purworejo), Logede (Kebumen), Tanurejo (Temanggung), Semayu (Wonosobo), Karangrejo (Magelang), Sraten (Kabupaten Semarang), Ngampel Wetan (Kendal), Jatilor (Grobogan), dan Sumberejo (Demak).

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan, potensi korupsi yang dilakukan oknum kades atau perangkat desa, mungkin terjadi bila tidak ada integritas. Hal itu karena, pemerintah pusat menganggarkan dana desa dengan jumlah yang fantastis.

Selain dana desa, imbuhnya, adapula bantuan provinsi yang ditujukan untuk pengembangan desa, mulai dari ketahanan, sarana prasarana, hingga peningkatan sumberdaya manusia (SDM). Catatannya, sejak 2017 Dana Desa untuk Jawa Tengah selalu meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2015, Dana Desa untuk Jateng sebesar Rp2,2 triliun, 2016 Rp5 triliun, 2017 Rp6 triliun, 2018 Rp6,7 trliun, 2019 Rp7,8 triliun, sedangkan untuk 2020-2022 jumlahnya tetap Rp8,1 triliun.

“Saya berharap, panjenengan semua, karena ini sudah di era keterbukaan, maka kita juga ikut antisipasi terhadap permasalahan antikorupsi di pemerintahan kita masing-masing,” tuturnya.

Gus Yasin, sapaan wagub, menyinggung kasus dugaan korupsi yang sempat menyasar seorang Kades di Kabupaten Blora. Kades tersebut diduga menyelewengkan Dana Desa 2019-2021, hingga menyebabkan kerugian Rp648 juta. Menurutnya, modus yang digunakan oknum kades masih konvensional. Mereka, melakukan mark up, program fiktif, pemotongan anggaran dan pembelian barang tak sesuai spesifikasi.

“Ada catatan di Kabupaten Blora penangkapan terhadap oknum Kades. Nah, kemarin dengan program satu OPD satu desa binaan kita (pemprov) ke sana memberikan edukasi dan memberikan digitalisasi. Saya harap, perangkat desa jangan (menurut) apa kata kades, tapi perangkat juga untuk pengawasan bersama,” urainya.

Selain perangkat, masyarakat juga diharap ikut mengawasi. Pemerintah desa juga diminta terbuka dengan mengumumkan bantuan atau proyek yang sedang dikelola desa.

Sementara, Kades Sendang, Kabupaten Wonogiri Sukamto Priyowijoyo, menyambut baik adanya Bimtek Desa Antikorupsi. Menurutnya, jauh sebelum adanya acara itu, wilayahnya sudah menerapkan keterbukaan kepada masyarakat.

Desa yang pada 2021 didapuk sebagai juara satu Keterbukaan Informasi Publik Nasional, membanjiri website desanya http://sendang-wonogiri.desa.id/, dengan berbagai informasi. Mulai dari peraturan desa, sampai potensi produk UMKM.

“Tidak hanya lewat spanduk, kita memberikan informasi lewat digital. Bisa lewat WA grup, baliho dan website desa, terkait segala bentuk kegiatan kami ada di situ,” tutup Sukamto.

(027)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disnakertrans Jateng Klarifikasi Soal PHK Buruh

    Disnakertrans Jateng Klarifikasi Soal PHK Buruh

    • calendar_month Kamis, 5 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Semarang,  Kamis  05 September 2024  Disnakertrans Jateng Klarifikasi Soal PHK Buruh   (Foto/ist)   Jawa  Tengah,  indonesiaexpose.co.id   – Data riil jumlah pekerja yang diberhentikan sepanjang 2024 di Jawa Tengah sebanyak 9.133 orang. Jumlah itu jauh lebih sedikit ketimbang data yang disampaikan Komisi IX DPR RI, saat melakukan melakukan kunjungan spesifik ke Jawa Tengah terkait kasus […]

  • Sambut Bulan Ramadhan 1446 H, Ratusan Pelanggan PLN Sudah Nikmati Promo Tambah Daya 50 Persen di Bali

    Sambut Bulan Ramadhan 1446 H, Ratusan Pelanggan PLN Sudah Nikmati Promo Tambah Daya 50 Persen di Bali

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 03 Maret 2025 Sambut Bulan Ramadhan 1446 H, Ratusan Pelanggan PLN Sudah Nikmati Promo Tambah Daya 50 Persen di Bali   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H, PT PLN (Persero) meluncurkan program Promo Tambah Daya 50 persen. Program ini disambut antusias oleh ratusan pelanggan, termasuk Abdurrahman, warga Tuban, Kuta yang […]

    • calendar_month Minggu, 23 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Bangli, Minggu 23 Oktober 2022

    • calendar_month Sabtu, 1 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 588
    • 0Komentar

    Jakarta, Sabtu 01 Oktober 2022

  • Gandeng Helios Data XL Axiata Tingkatkan Keamanan Data Pelanggan

    Gandeng Helios Data XL Axiata Tingkatkan Keamanan Data Pelanggan

    • calendar_month Senin, 8 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Jakarta, Senin   8 Maret 2021. Gandeng Helios Data XL Axiata Tingkatkan Keamanan Data Pelanggan     Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –   PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus meningkatkan kemampuan dalam proteksi dan keamanan terhadap data pelanggan korporasi. Untuk keperluan itu, XL Axiata menggandeng Helios Data, sebuah perusahaan penyedia teknologi keamanan data asal California USA, dengan menerapkan […]

  • Pansus TRAP DPRD Bali Apresiasi Langkah Cepat Gubernur  Koster Tangani Banjir

    Pansus TRAP DPRD Bali Apresiasi Langkah Cepat Gubernur  Koster Tangani Banjir

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu 13 September  2025 Pansus TRAP DPRD Bali Apresiasi Langkah Cepat Gubernur  Koster Tangani Banjir   Gubernur Bali Wayan Koster kembali turun langsung mendampingi proses penyedotan air di basement Pasar Badung, Jumat 12 September 2025 malam.   Bali, indonesiaexpose.co.id  – Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah […]

expand_less