Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Industri Semakin Ekspansit, Menperin Optimis Ekonomi Tubuh Positif 

Industri Semakin Ekspansit, Menperin Optimis Ekonomi Tubuh Positif 

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 8 Mei 2021
  • visibility 199
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Sabtu 8 Mei 2021

 

Industri Semakin Ekspansit, Menperin Agus Optimis Ekonomi Tumbuh Positif

 

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita Sampekan Kebijakan Strategis Untuk Mendorong Pemulihan Perekonomian Nasional Akibat Pandemi Covid-19 di Jakarta, Rabu (5/5/21).

 

Jakarta, indonesiaexpose.co.id – Pemerintah bertekad untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional akibat imbas pandemi Covid-19. Langkah strategis terus dijalankan guna membangkitkan kembali gairah usaha di tanah air yang akan mendorong pada kesejahteraan masyarakat.

“Berbagai kebijakan yang didorong Kementerian Perindustrian dalam rangka penguatan industri, antara lain melalui implementasi izin operasional dan mobilitas kegiatan industri (IOMKI), relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM-DTP) bagi kendaraan bermotor, serta perluasan sektor yang akan menikmati harga gas industri USD6 per MMBTU sebagai bahan bakunya,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita  dalam koferensi pers virtual  di Jakarta, Rabu  (5/5/2021)lalu.

Menurut Menperin, stimulus tersebut memberikan dampak positif terhadap geliat sektor industri. Sepanjang enam bulan terakhir, sejak kuartal IV tahun 2020 hingga kuartal I-2021, tren pertumbuhan industri manufaktur menunjukkan perbaikan.

“ Bahkan angka pertumbuhannya lebih baik dari angka pertumbuhan ekonomi secara kuartalan,” ujarnya.

Sektor-sektor yang menjadi prime mover dari pertumbuhan kuartalan ini adalah industri kimia, farmasi dan obat tradisional. Kemudian, diikuti industri furnitur, industri logam dasar, industri karet, barang dari karet dan plastik, industri mesin dan perlengkapan, serta industri makanan dan minuman.

“Bila kita lihat secara year on year, industri nonmigas memang masih menunjukkan angka kontraksi sebesar 0,71%, tetapi apabila kita lihat angka kontraksi tersebut berada di atas pertumbuhan ekonomi, yang minus 0,74%,” paparnya.

Menperin menyebutkan, industri yang tumbuh positif secara tahunan adalah industri kimia, farmasi dan obat tradisional sebesar 11,46%, disusul industri furnitur sebesar 8,04%, industri logam dasar sebesar 7,71%, industri karet, barang dari karet dan plastik sebesar 3,84%, industri mesin dan perlengkapan sebesar 3,22%, serta industri makanan dan minuman sebesar 2,45%.

“Kami yakin pada kuartal kedua, pertumbuhan industri sudah bisa masuk teritori positif, seiring dengan meningkatnya aktivitas ekonomi. Artinya, pemerintah sangat optimis terhadap pertumbuhan ekonomi di depan,” sambungnya.

Optimisme itu didukung dengan capaian gemilang dari sektor industri belakangan ini. Misalnya, pada bulan Maret 2021, tercatat Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur Indonesia berada di level tertinggi sepanjang sejarah, yaitu 53,2. Hebatnya lagi, di bulan April, meningkat menjadi 54,6. Sejalan dengan kenaikan PMI tersebut, utilisasi industri pengolahan nonmigas pada bulan Maret 2021 sebesar 61,30%, meningkat dibanding dua bulan sebelumnya.

“Selain itu, kami juga perlu sampaikan bahwa apabila kita lihat secara q to q untuk beberapa indikator naik double digit, seperti produksi mobil yang naik sebesar 23,36%, penjualan mobil naik 16,63%, dan penjualan sepeda motor naik 64,52%,” tuturnya. Selama ini, industri otomotif berperan strategis dalam memacu perekonomian karena memiliki banyak sektor penunjangnya.

Agus menyatakan, kinerja positif itu menandakan sektor industri mulai menggeliat kembali untuk terus berproduksi dalam roda perekonomian.

“ Momentum ini jangan sampai hilang. Oleh karena itu, kita jaga dengan beberapa kebijakan dan program yang telah Kemenperin jalankan,” imbuhnya.

Agus mengemukakan, sektor industri pengolahan nonmigas masih menjadi motor penggerak roda perekonomian nasional pada kuartal I tahun 2021. Terlihat dari kontribusinya terhadap PDB nasional sebesar 17,91%, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun 2020 yang tercatat sebesar 17,86%.

Selain itu, tercatat nilai ekspor sektor industri pada Januari-Maret 2021 sebesar USD38,95 miliar dan menghasilkan neraca surplus sebesar USD3,69 miliar. Tiga industri yang memberikan nilai terbesar, yakni industri makanan sebesar USD9,68 miliar, industri logam dasar sebesar USD5,86 miliar, serta industri bahan kimia, farmasi dan obat tradisional sebesar USD4,30 miliar.

Berikutnya, nilai investasi sektor industri pada periode Januari-Maret 2021 sebesar Rp88,3 triliun, naik 37,97% jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Nilai investasi terbesar diberikan oleh industri logam, mesin dan elektronik sebesar Rp31,2 triliun, industri makanan sebesar Rp21,8 triliun, serta industri kimia dan farmasi sebesar Rp9,4 triliun.

Menperin AGK menambahkan, pihaknya telah meluncurkan program subtitusi impor 35% pada tahun 2022. Nilai substitusi impor yang ditargetkan adalah sebesar Rp152, 83 triliun atau 35% dari potensi impor tahun 2019 yang sebesar Rp434 triliun rupiah. Langkah-langkah untukpenurunan impor dilakukan melalui substitusi impor dan peningkatan utilisasi sektor industri.

“Langkah-langkah mengakselerasi program substitusi impor dan mendorong akselerasi pertumbuhan industri pada tahun 2021ini akan diimplementasikan ke dalam kebijakan dan program strategis untuk dapat dilaksanakan pada tahun 2021,” terangnya.

Adapun kebijakan dan program tersebut, di antaranya program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). Melalui program ini, diharapkan dapat meningkatkan investasi dan menutup pohon-pohon industri yang masih diisi oleh barang-barang impor.

“Kami juga memfasilitasi pemberian sertifikat tingkat kandungan dalam negeri (TKDN), yang akan mempermudah industri kecil dan menengah (IKM) memasukkan produk-produknya ke dalam e-katalog, sehingga akan memperluas pasar mereka,” paparnya.

Kemudian, menerapkan neraca komoditas sebagai salah satu implementasi Undang-Undang Cipta Kerja.

“Kami ingin memastikan industri bisa dapat bahan baku sesuai yang diinginkan. Jadi, untuk mendorong industri dalam negeri, kebutuhan bahan baku bisa diproduksi di dalam negeri,” tandasnya.

Kebijakan lainnya, yakni penuruan harga gas, program hilirisasi mineral, pengembangan kawasan industri, program pengembangan Digital Capability Center, program pengembangan vokasi industri, program pengembangan IKM, dan program Bangga Buatan Indonesia.

(Hartono /009)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus TRAP DPRD Bali, Sepakat Rekomendasikan PT BTID di TUTUP

    Pansus TRAP DPRD Bali, Sepakat Rekomendasikan PT BTID di TUTUP

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle 080
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis 16  April  2026 Pansus TRAP DPRD Bali, Sepakat Rekomendasikan PT BTID di TUTUP       Bali,  indonesiaexpose.co.id   —  Pansus TRAP  DPRD Bali Bongkar Dugaan Tukar Guling Bodong, Status Lahan  PT.BTID  Dipertanyakan ? Polemik tukar guling lahan kembali memanas. Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, I Made Supartha, secara tegas mempertanyakan keabsahan proses tukar […]

  • Buka D’Youth Fest 4.0, Walikota Jaya Negara Berharap Jadi Wahana Kreativitas 

    Buka D’Youth Fest 4.0, Walikota Jaya Negara Berharap Jadi Wahana Kreativitas 

    • calendar_month Minggu, 9 Jun 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  09  Juni  2024 Buka D’Youth Fest 4.0, Walikota Jaya Negara Berharap Jadi Wahana Kreativitas   Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa serta Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede saat menghadiri inagurasi pembukaan dengan konsep Dragon Ball di Ruang Taksu, Gedung Dharma Negara Alaya Kota […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Kamis, 21 Des 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Bali,  Jumat  22  Desember  2023 Renungan  Joger

    • calendar_month Senin, 12 Jun 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Bali, Senin  12  Juni  2023 Rapat Paripurna ke-18 DPRD Bali, Wagub Cok Ace  Sampaikan Tanggapan  Raperda Penanggulangan Bencana     Bali,  indonesiaexpose.co.id   –  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali menggelar Rapat Paripurna ke-18 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2023, Senin, 12-6-2023 di Ruang Sidang Utama DPRD Provinsi Bali. Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Provinsi Bali, I […]

  • Renungan  Joger

    Renungan Joger

    • calendar_month Minggu, 3 Sep 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Bali, Senin 04 September 2023 Renungan  Joger  

  • Kapolsek Kiaracondong Kompol Asep Saepudin Jadi Pembina Upacara di SMAN 16 Kota Bandung

    Kapolsek Kiaracondong Kompol Asep Saepudin Jadi Pembina Upacara di SMAN 16 Kota Bandung

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Bandung,  29  Juli  2019   Kapolsek Kiaracondong Kompol Asep Saepudin Jadi Pembina Upacara di SMAN 16 Kota Bandung Kapolsek Kiaracondong Kompol Asep Saepudin,S.Pd, MH saat menjadi inspektur upacara di SMAN 16 Kota Bandung, Senin pagi (29/7/2019) ( Foto :A.Hasibuan/indonesiaexpose.co.id)   Jawa Barat,INDEX  –  Kapolsek Kiaracondong, Polrestabes Bandung, Kompol Asep Saefudin, S.Pd, M.H, Senin pagi (29/7/2019) […]

expand_less