Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Cok Ace, Wagub.Prov.Bali : Isoter berbasis Desa, pilihan terbaik untuk menekan laju kasus Covid-19 diBali

Cok Ace, Wagub.Prov.Bali : Isoter berbasis Desa, pilihan terbaik untuk menekan laju kasus Covid-19 diBali

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 25 Agt 2021
  • visibility 269
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gianyar,  Rabu  25  Agustus  2021

 

Cok Ace, Wagub.Prov.Bali : Isoter berbasis Desa, pilihan terbaik untuk menekan laju kasus Covid-19 diBali

Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati saat memimpin rapat peninjauan pelaksanaan Isoter berbasis Desa, bertempat di Kantor Camat Ubud, Kab.Gianyar-Bali, Rabu 25-8-2021.

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Terjadinya gelombang kedua akibat varian baru Covid-19 di Bali terus mendapatkan perhatian. Berbagai upaya untuk menurunkan angka kasus baru dan kematian terus diupayakan oleh Pemprov Bali bersama Satgas Penanggulangan Covid-19 di Bali. Salah satu upaya yang dipercaya bisa menekan laju penyebaran adalah dengan pelaksanaan Isolasi Terpusat (Isoter). Isoter berbasis desa menjadi salah satu cara penekanan laju kasus Covid-19 di Bali.

 

Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati , mengingatkan warga masyarakat yang terpapar  varian baru Covid-19  namun tidak mengalami gejala, agar ikut Isoter dan tidak lagi isolasi mandiri.

 

“Sebagai salah satu green zone, bersama dengan Sanur dan Nusa Dua, saya berharap pelaksanaan Isoter berbasis Desa ini membuahkan hasil dalam menekan laju penyebaran virus,” tutur Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati saat memimpin rapat peninjauan pelaksanaan Isoter berbasis Desa, bertempat di Kantor Camat Ubud, Kab.Gianyar-Bali, Rabu (25/8/2021).

 

Dengan tetap mengedepan protokol ketat, acara rapat yang  juga dihadiri oleh Kalaksa BPBD Prov Bali I Made Rentin, Kepala Dinas Kesehatan Prov Bali dr. Ketut Suarjaya, Kepala Dinas Pariwisata yang diwakili oleh Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Prov Bali Ida Ayu Indah Yustikarini, Camat Ubud Komang Alit Adnyana serta Kepala Desa di seputaran Ubud.

 

Apalagi menurutnya pembuatan Isoter sesuai dengan arahan Menko Maritim dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan ketika kunjungan kerjanya ke Bali minggu lalu. “Menurut Bapak Menko tingginya angka kasus di Bali dikarenakan banyak pasien OTG-GR yang menjalankan isoman, sehingga laju penyebarannya tidak bisa kita kontrol,” imbuhnya.

 

Pemprov Bali, ditambahkan tokoh dari Puri Ubud ini, juga melakukan berbagai pendekatan Isoter, seperti Isoter di hotel-hotel berbintang yang difasilitasi Pemprov bersama dengan Pemkab/Pemkot, dan Isoter berbasis desa.

 

“Saya meyakini Isoter berbasis Desa sangat bagus diterapkan di Bali karena ini juga sesuai dengan kearifan lokal kita. Mungkin banyak masyarakat yang kurang nyaman jika harus diisolasi di hotel dan jauh dari tempat tinggal. Sehingga isolasi secara terpusat dengan fasilitas desa bisa menjadi salah satu solusi,” bebernya.

 

Untuk itu, Cok Ace pun mendorong desa-desa untuk terus meningkatkan jumlah Isoter serta mengajak masyarakat untuk tidak ragu lagi menjalani perawatan di Isoter selain juga testing.

 

“Tentu saja target vaksinasi terus kita kejar, sehingga masyarakat Bali bisa memenuhi target vaksin pada September mendatang,” jelasnya.

 

Senada dengan Wagub Cok Ace, Kalaksa BPBD dan juga Kadiskes Prov Bali juga meyakini bahwa pelaksanaan Isoman selama ini cukup beresiko, mengingat kultur rumah di Bali yang dihuni oleh banyak orang/KK, serta jiwa kekerabatan yang tinggi jika ada orang sekitar sakit maka tetangga beramai-ramai menjenguk. Konsep Isoter berbasis Desa menurut Made Rentin bisa memanfaatkan rumah-rumah penduduk yang tidak terpakai atau fasilitas Desa, tentu saja dengan pengawasan ketat dari aparat Desa.

 

Kadiskes Ketut Suarjaya menambahkan angka kasus baru di Bali masih cukup tinggi, sekitar 26%, dikarenakan varian delta yang 10 kali lebih cepat menyebar dibandingkan dengan varian Covid-19 yang biasa. Sementara untuk angka kematian di Bali 90% adalah masyarakat yang belum divaksin.

 

“Untuk itu penambahan Isoter serta percepatan pencapaian vaksinasi kita targetkan agar bisa segera keluar dari pandemi ini,” tutupnya.

Menanggapi arahan Wagub Bali, para Kepala Desa sangat menyambut baik rencana tersebut. Ubud sebagai salah satu kawasan green zone di Bali siap melaksanakan kebijakan Isoter berbasis Desa.

 

“Jadi perlu tetap konsisten untuk menangani masalah Covid-19 ini, yang paling utama Isoter. Selain itu vaksinasi terus dipercepat, mudah-mudahan target vaksinasi 2.996.060  dapat tercapai,” harapnya.

(080)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Kamis, 13 Apr 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis 13  April  2023 BI Perwakilan  Tokyo Nilai UMKM dan Kopi Bali Bisa Masuk Pasar Jepang   Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Ketua Dewan Dekranasda Prov. Bali Ny.Putri Koster  menampilkan produk tenun dan produk unggulan kerajinan khas Bali hingga kopi, arak, garam Bali melalui kegiatan  dengan tajuk “The Tales of Bali’s Wastra”, bertempat  di Wisma Duta […]

    • calendar_month Minggu, 20 Feb 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Jakarta, Minggu  20  Februari 2022

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Selasa, 31 Okt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  01  November  2023 Renungan  Joger  

  • Cegah Covid-  19: Pemkot Denpasar  Kerjasama dengan  Asosiasi Asuransi Umum Indonesia Cabang Denpasar 

    Cegah Covid-  19: Pemkot Denpasar  Kerjasama dengan  Asosiasi Asuransi Umum Indonesia Cabang Denpasar 

    • calendar_month Selasa, 1 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  01  Desember  2020 Cegah Covid-  19: Pemkot Denpasar  Kerjasama dengan  Asosiasi Asuransi Umum Indonesia Cabang Denpasar Penyerahan bantuan sebanyak 10 unit Wastafel Portable  dari Asosiasi Asuransi Umum Indonesia Cabang Denpasar kepada Pemkot Denpasar melalui CSR Pada Selasa (1/12/2020) di Kantor Walikota Denpasar   BALI, INDEX  – Kerjasama dalam bentuk CSR (Corporate Social Responsibility) dari […]

  • Pemkot Denpasar dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi Capai UHC Berkualitas

    Pemkot Denpasar dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi Capai UHC Berkualitas

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 397
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  14  Mei 2025 Pemkot Denpasar dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi Capai UHC Berkualitas   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  BPJS Kesehatan Cabang Denpasar menggelar Forum Komunikasi bersama Pemerintah Kota Denpasar guna membahas strategi penguatan rekrutmen, cakupan, dan keaktifan peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebagai langkah percepatan tercapainya Universal Health Coverage (UHC) yang tidak hanya menyeluruh […]

  • Kasus Meninggal Dunia Nihil, Kasus Positif Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 798 Orang.

    Kasus Meninggal Dunia Nihil, Kasus Positif Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 798 Orang.

    • calendar_month Senin, 7 Feb 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa 08 Februari 2022   Kasus Meninggal Dunia Nihil, Kasus Positif Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 798 Orang.    Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Kota Denpasar kembali mencatatkan nihil kasus meninggal dunia. Meski demikian, penularan Covid-19 di Kota Denpasar masih tinggi. Berdasarkan data resmi […]

expand_less