Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Axiata dan XL Axiata Lakukan Penandatanganan Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat untuk Mengambilalih 66,03% Saham Link Net

Axiata dan XL Axiata Lakukan Penandatanganan Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat untuk Mengambilalih 66,03% Saham Link Net

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 27 Jan 2022
  • visibility 248
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,   Kamis  27 January 2022

 

Axiata dan XL Axiata Lakukan Penandatanganan Perjanjian

Jual Beli Saham Bersyarat untuk Mengambilalih 66,03% Saham Link Net

 

Rencana Pengambilalihan ini akan memperkuat langkah strategis Axiata ke segmen layanan fixed broadband yang selama ini masih terbuka luas dan sekaligus mendorong rencana ekspansi di Indonesia.

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Axiata Group Berhad (“Axiata”) dan PT XL Axiata Tbk (“XL Axiata”),[1] hari ini mengumumkan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (“PJB”) untuk secara bersama-sama melakukan pengambilalihan terhadap sejumlah 66,03% saham dengan hak suara yang telah disetor penuh dalam PT Link Net Tbk (“Link Net“) yang dimiliki oleh Asia Link Dewa Pte Ltd (“ALD“) dan PT First Media Tbk (“FM”). Harga pembelian yang telah disepakati senilai Rp 4.800 per saham biasa pada Link Net (”Saham Link Net”) atau sekitar Rp 8,72 triliun (setara dengan sekitar RM2,55 milliar,[2],[3]) (”Rencana Pengambilalihan”). Ini berarti bernilai sekitar Rp 13,21 triliun (setara dengan sekitar RM3,86 miliar2,3) untuk 100,00% keseluruhan saham dengan hak suara yang telah disetor penuh dalam Link Net.

Berdasarkan ketentuan PJB, Axiata Investments (Indonesia) Sdn Bhd (”AII”), anak perusahaan yang secara tidak langsung dimiliki oleh Axiata, dan XL Axiata akan memiliki kepemilikan saham masing-masing 46,03% dan 20,00% dari gabungan keseluruhan saham sebesar 66,03% dalam Link Net yang dimiliki oleh oleh ALD dan FM.[4] AII kemudian akan diwajibkan untuk melakukan penawaran tender wajib (Mandatory Tender Offer atau “MTO”) untuk membeli 33,97% Saham Link Net[5] yang tersisa sesuai dengan peraturan yang berlaku di Indonesia (“Rencana MTO”).

Rencana Pengambilalihan dan Rencana MTO (“Rencana Transaksi“) diharapkan akan selesai pada kuartal ketiga tahun 2022 dan akan menyesuaikan dengan perkembangan pemenuhan persyaratan untuk penyelesaian transaksi, termasuk perolehan persetujuan dari regulator dan persetujuan dari pemegang saham. Rencana Transaksi ini akan didanai melalui kombinasi dana internal dan/atau pinjaman bank, yang proporsinya akan ditentukan kemudian.

Link Net mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2000 dan sejak saat itu telah berkembang menjadi salah satu penyedia akses internet berkecepatan tinggi melalui jaringan tetap (high-speed broadband) dan TV kabel terkemuka di Indonesia, menjangkau 2,8 juta rumah di 23 kota dengan basis pelanggan sebesar sekitar 860.000. Berdasarkan riset pasar independen[6], Indonesia adalah salah satu pasar layanan broadband berbasis kabel yang paling menarik secara global, dengan tingkat penetrasi yang masih sangat kurang tergarap yaitu sebesar 13.4% dalam hal penetrasi rumah tangga. Indonesia juga merupakan salah satu pasar broadband berbasis kabel yang paling cepat berkembang di dunia dengan koneksi tetap yang siap untuk dikembangkan secara signifikan dengan tingkat Pertumbuhan Tahunan Gabungan sebesar sekitar 14,4%. Selain itu, jangkauan di lingkungan rumah tangga diperkirakan akan meningkat menjadi 27,5% pada tahun 2026, didorong oleh pasar yang berkembang, meningkatnya penggunaan data, serta pertumbuhan yang kuat dari pendapatan yang dapat dibelanjakan (disposable income) per kapita di Indonesia.

Rencana Pengambilalihan diharapkan dapat menciptakan sinergi yang signifikan untuk Link Net dan XL Axiata melalui kombinasi posisi Link Net dan XL Axiata dalam layanan komunikasi tanpa kabel (wireless communication services), berbagi jaringan utama (backbone) dan jaringan transmisi, serta hubungan yang erat dengan pelanggan di Indonesia. Dipasangkan dengan layanan korporasi milik XL Axiata termasuk koneksi seluler, Link Net akan berada di posisi yang baik untuk memanfaatkan pasar perusahaan yang sedang berkembang tersebut.

Selain itu, Axiata akan mendapat keuntungan dari profil arus kas Link Net yang kuat dan pembagian dividen yang konsisten, serta memantapkan posisinya sebagai salah satu pelaku digital handal di kawasan ini, dengan peningkatan eksposur terhadap pendapatan rata-rata yang tinggi per pelanggan dan potensi pasar broadband berbasis kabel yang lebih tinggi dan berkembang cepat.

Dari kondisi keuangan yang dilaporkan untuk periode keuangan yang berakhir (financial period ended atau “FPE“) 30 September 2021 dibandingkan dengan FPE 30 September 2020, pendapatan Link Net meningkat sebesar 9,8% sehingga menjadi Rp 3,242 miliar (setara dengan RM947 juta) sementara EBITDA tumbuh sebesar 14,4% sehingga menjadi Rp1.872 miliar (setara dengan RM547 juta) dan laba bersih setelah pajak dan kepentingan non pengendali (PATAMI) turun sebesar 1,7% sehingga menjadi Rp 687 miliar (setara dengan RM201 juta). Dengan karyawan tetap sejumlah 882 orang per 30 September 2021, Link Net telah mendapatkan berbagai penghargaan industri pada tahun 2020 yang meliputi Indonesia Customer Experience Award untuk Fixed Internet Broadband & Pay-TV, Indonesia Content Marketing Awards, Service Quality Award, Indonesia WOW Brand Award, dan The Best Contact Centre Indonesia Award.

“Selain menggandakan segmen yang berkembang pesat di salah satu pasar utama kami, investasi kami ke Link Net selaras dengan aspirasi Axiata untuk mendukung inklusi digital seiring dengan semakin berkembangnya masyarakat dan bisnis di wilayah Asia secara digital,” kata Presiden & Group CEO Axiata, Dato’ Izzaddin Idris melalui siaran tertulisnya di Jakarta, Kamis (27/1/2022).

“Baik XL Axiata dan Link Net berada di tempat yang baik untuk menghasilkan sinergi melalui kekuatan bersama mereka dalam layanan komunikasi tanpa kabel (wireless communication services), hubungan yang erat dengan pelanggan di Indonesia, dan kerja sama strategis yang kuat. Kami juga mengakui pengelolaan kekayaan dan pengalaman operasional karyawan Link Net dan menyambut mereka menjadi bagian dari perjalanan untuk tumbuh bersama. Dengan memanfaatkan kekuatan bisnis telekomunikasi kami dari XL Axiata dan solusi konektivitas serta broadband dari Link Net, kami berharap dapat memberikan solusi konvergensi yang berfokus pada pelanggan segmen perumahan dan korporasi seiring dengan berkembangnya Indonesia untuk memajukan perekonomian digitalnya,” tambahnya.

Sementara Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini mengatakan,  Seiring dengan meningkatnya permintaan layanan digital, XL Axiata bersiap untuk mewujudkan visi kami untuk menjadi operator konvergensi terkemuka di Indonesia. Sinergi yang akan dibuka melalui kolaborasi dengan Link Net ini menghadirkan proposisi yang menarik mengingat hal ini menjadi kesempatan untuk menggabungkan kekuatan dalam konektivitas seluler, layanan broadband berbasis kabel, dan konten.”

“Ke depannya, pelanggan kami yang semakin tidak bisa lepas dari gaya hidup digital dalam kehidupan sehari-hari, baik untuk belajar, bekerja, dan bermain, dapat menantikan solusi yang telah tergabung dengan sukses yang akan membekali mereka untuk memiliki daya saing dan peluang untuk berkembang di era new normal saat ini,”pungkasnya.

(007)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wapres  Apresiasi   OPOP  Jatim untuk  Kesejahteran  Pesantren

    Wapres  Apresiasi   OPOP  Jatim untuk  Kesejahteran  Pesantren

    • calendar_month Sabtu, 2 Okt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Surabaya, Sabtu 02  Oktober  2021 Wapres  Apresiasi   OPOP  Jatim untuk  Kesejahteran  Pesantren (Foto/Ist)   Jawa  Timur,  indonesiaexpose.co.id  – Wakil Presiden melaksanakan Rapat Koordinasi dengan Gubernur Jawa Timur dan lima Kabupaten prioritas pengentasan kemiskinan, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan stand pemerdayaan masyarakat yang dilakukan oleh tim OPOP Jawa Timur dan lima Kabupaten, yakni Bojonegoro, Lamongan, Probolinggo, Bangkalan dan […]

  • Pemerintah  Kabupaten  Bangli

    Pemerintah  Kabupaten  Bangli

    • calendar_month Rabu, 21 Des 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Bangli,  Kamis  22  Desember  2022 Pemerintah  Kabupaten  Bangli    

  • Pemkot Denpasar Terima Hadiah Mesin ADM dari Kemendagri, Rencana Dipasang di Salah Satu Mal

    Pemkot Denpasar Terima Hadiah Mesin ADM dari Kemendagri, Rencana Dipasang di Salah Satu Mal

    • calendar_month Rabu, 21 Apr 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu 21 April 2021   Pemkot Denpasar Terima Hadiah Mesin ADM dari Kemendagri, Rencana Dipasang di Salah Satu Mal   Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar, I Dewa Gde Juli Artabrata di Denpasar   Bali, indonesiaexpose.co.id – Pemkot Denpasar kembali mendulang prestasi. Kali ini, lewat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sukses meraih […]

  • ITB Stikom Bali

    ITB Stikom Bali

    • calendar_month Selasa, 28 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  29  September  2021 ITB Stikom Bali  

  • Trisno Nugroho KPwBi Bali : Keyakinan Konsumen  Bali  Meningkat

    Trisno Nugroho KPwBi Bali : Keyakinan Konsumen  Bali  Meningkat

    • calendar_month Selasa, 13 Jun 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  14  Juni  2023 Trisno Nugroho KPwBi Bali : Keyakinan Konsumen  Bali  Meningkat   Bali, indonesiaexpose.co.id – Berdasarkan  Survei Konsumen Bank Indonesia pada Mei 2023 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi di Provinsi Bali terus meningkat.Hal tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Provinsi Bali di bulan Mei 2023 tercatat meningkat dibandingkan dengan periode […]

  • Indonesia Perkenalkan 135 Produk Indikasi Geografis di Sidang Majelis Umum Ke-65 WIPO

    Indonesia Perkenalkan 135 Produk Indikasi Geografis di Sidang Majelis Umum Ke-65 WIPO

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Jenewa, Rabu  10  Juli  2024 Indonesia Perkenalkan 135 Produk Indikasi Geografis di Sidang Majelis Umum Ke-65 WIPO       Swiss,  indonesiaexpose.co.id  – Indonesia mendapatkan kesempatan emas untuk memperkenalkan 135 produk indikasi geografis lokal pada Sidang Majelis Umum ke-65 Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia (WIPO). Produk-produk yang dipamerkan meliputi kopi, produk perkebunan, rempah, kerajinan tangan, hingga perikanan […]

expand_less