Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Hadiri Rakornas KKP, Pj. Gubernur Mahendra Jaya Tegaskan Komitmen Bali Implementasikan Program Pembangunan Ekonomi Biru

Hadiri Rakornas KKP, Pj. Gubernur Mahendra Jaya Tegaskan Komitmen Bali Implementasikan Program Pembangunan Ekonomi Biru

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 7 Des 2023
  • visibility 338
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mangupura, Kamis  07  Desember  2023

Hadiri Rakornas KKP, Pj. Gubernur Mahendra Jaya Tegaskan Komitmen Bali Implementasikan Program Pembangunan Ekonomi Biru

 

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Provinsi Bali wilayahnya tidak terlalu luas (sekitar 5.590,21 km²), dikenal dengan sebutan Pulau Seribu Pura, Pulau Dewata, dimana alam yang indah, manusia, dan kebudayaan yang adiluhung menyatu menjadi satu orkestra kehidupan yang harmoni. Hal ini menjadikan Bali memiliki kekhasan, keunikan, agung, suci, dan mataksu yang menjadi keunggulan Pariwisata Bali dan telah memberi kebahagiaan kepada masyarakat lokal, nasional, dan internasional.

Hal itu disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur Bali S.M Mahendra Jaya dalam sambutannya pada acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kementerian Kelautan dan Perikanan Tahun 2023 di Hotel The Sakala Resort Bali, pada Kamis (7/12) siang.

“Kami menyampaikan terimakasih, telah memilih Provinsi Bali sebagai tempat pelaksanaan Rakornas Kementerian Kelautan dan Perikanan tahun 2023. Bali kita ketahui tidak memiliki sumber daya alam seperti minyak, gas dan mineral, perekonomian Bali terutama bergantung pada sektor pariwisata. Adanya event seperti sekarang ini, tentu sangat membantu bagi pertumbuhan ekonomi Bali,” ungkapnya.

Pertumbuhan ekonomi Bali kembali bangkit setelah terkontraksi sangat dalam pada saat Pandemi COVID-19, pada Tahun 2020: -9,33% y-o-y, Tahun 2021 membaik menjadi: -2,47% y-o-y, dan pada Tahun 2022 reborn menjadi: 5,01% y-o-y, selanjutnya pada Tahun 2023 sampai dengan triwulan ke-3 mencapai 5,35 % y-o-y.

Provinsi Bali dengan luas perairan laut sekitar 9.634,35 km², memiliki keanekaragaman sumberdaya kelautan dan perikanan, seperti: 1) Potensi perikanan budidaya baik budidaya air tawar, air payau maupun air laut; 2) Potensi perikanan tangkap; 3) Potensi produk hias laut; 4) Pergaraman tradisional; 5) Konservasi sumberdaya kelautan dan perikanan; serta 6) Ekowisata bahari.

“Kami laporkan komoditas ekspor terbesar Bali pada Tahun 2023 sampai bulan November, adalah dari sektor kelautan (Ikan, Krustasea, dan Moluska) mencapai US $ 15,25 Juta,” jelasnya.

Beberapa hal yang menjadi isu strategis pada sektor kelautan dan perikanan di Bali, diantaranya yakni masih belum optimalnya pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Selain itu juga masih belum optimalnya kontribusi sektor kelautan dan perikanan dalam menunjang PDRB (Produk Domestik Regional Bruto).

“Produksi produk olahan hasil perikanan masih terbatas; dan Kesejahteraan nelayan masih rendah (Nilai Tukar Nelayan pada Bulan November 2023, sebesar 97,50 lebih rendah dari pada Bulan Oktober 2023, sebesar 100,64),” terangnya.

Guna menjawab berbagai tantangan dan isu-isu yang berkembang saat ini, telah ditetapkan arah kebijakan Dinas Kelautan dan Perikanan Tahun 2024-2026 Provinsi Bali, meliputi: 1) Pengembangan perikanan budidaya berbasis kawasan dan Komoditi; 2) Fasilitasi pengembangan usaha, sarana dan prasarana pengolahan dan pemasaran produk hasil perikanan; 3) Pengembangan budaya makan ikan (GEMARIKAN); 4) Pengembangan Kapasitas Masyarakat Pesisir dan Pulau Pulau Kecil; 5) Konservasi dan rehabilitasi sumber daya kelautan dan perikanan serta pengelolaan wilayah pesisir dan pulau pulau kecil; 6) Fasilitasi pengembangan usaha, sarana dan prasarana perikanan tangkap; dan 7) Penumbuhan dan Pengembangan Kelompok Masyarakat Pengawas (POKMASWAS).

“Kami laporkan kepada Bapak Menteri, Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Kelautan dan Perikanan berkomitmen mengimplementasikan program pembangunan ekonomi biru melalui pengelolaan kawasan konservasi laut secara optimal, mengembangkan kebijakan penangkapan ikan terukur yang berbasis pada kuota, pengelolaan perikanan budidaya yang berkelanjutan, pengelolaan dan pengawasan kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil, serta pembersihan sampah plastik di laut melalui gerakan partisipasi nelayan guna mendukung pertumbuhan ekonomi sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan agar masyarakat sejahtera dan lingkungan tetap lestari,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kementerian Kelautan dan Perikanan Tahun 2023 ini, sangat strategis untuk merumuskan, menyelaraskan, mengkoordinasikan dan mempertajam program prioritas bidang kelautan dan perikanan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

“Semoga kegiatan ini dapat mewujudkan masyarakat kelautan dan perikanan yang sejahtera dan sumber daya kelautan dan perikanan yang berkelanjutan. Semoga di sela kegiatan Rakornas bisa menikmati destinasi wisata yang ada di Bali,” imbuhnya.

Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono dalam sambutannya menyampaikan bahwa Indonesia merupakan Negara Maritim yang memiliki potensi kelautan sangat besar. Adanya interaksi sosial antara manusia dengan ekosistem laut dan pesisir sering mengakibatkan terjadinya degradasi dengan potensi dan tantangan implementasi ekonomi biru menjadi landasan kebijakan untuk mewujudkan keseimbangan aspek ekologi dan aspek ekonomi secara seimbang dan berkelanjutan.

“Ekonomi biru merupakan kebijakan pembangunan kelautan dan perikanan Indonesia yang menjadikan ekologi sebagai panglima pembangunan sektor kelautan dan perikanan,” terangnya.

Sementara Tornanda Syaifullah selaku Ketua Panitia dalam laporannya menyampaikan bahwa Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kementerian Kelautan dan Perikanan Tahun 2023 dilaksanakan dalam rangka meningkatkan koordinasi, sinkronisasi program prioritas bidang Kelautan dan Perikanan Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah.

“Dengan mengambil tema, Transformasi Sektor Kelautan dan Perikanan Berbasis Ekonomi Biru untuk Indonesia Emas 20245. Tema ini sejalan dengan program sektor Kelautan dan Perikanan yang menjadikan ekologi sebagai panglima,” pungkas Syaifullah yang juga menjabat sebagai Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

(Adv)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tradisi Tepung Tawar Sambut,Pejabat Baru Danrem 163/WSA

    Tradisi Tepung Tawar Sambut,Pejabat Baru Danrem 163/WSA

    • calendar_month Selasa, 28 Mar 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa 28 Maret 2023 Tradisi Tepung Tawar Sambut,Pejabat Baru Danrem 163/WSA   (Foto/ist) Bali, indonesiaexpose.co.id  – Pejabat Baru Danrem 163/Wira Satya, Kolonel Inf Agus Muchlis Latif, SIP, M.M., mendapatkan penyambutan Tradisi Tepung Tawar, Senin (27/03/2023) bertempat di depan Lobi Makorem 163/Wira Satya. Acara Tradisi Tepung Tawar ini merupakan tradisi satuan yang sudah berlangsung rutin […]

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  12  Maret  2020

  • HUT ke-80 RI di Tabanan Berlangsung Khidmat, Sarat Makna Perjuangan

    HUT ke-80 RI di Tabanan Berlangsung Khidmat, Sarat Makna Perjuangan

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Tabanan, Minggu  17   Agustus   2025 HUT ke-80 RI di Tabanan Berlangsung Khidmat, Sarat Makna Perjuangan     Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Tabanan, Minggu (17/8/2025), berlangsung khidmat, penuh semangat, dan sarat makna perjuangan. Mengusung tema nasional “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, seluruh rangkaian kegiatan yang dipusatkan di […]

  • XL Axiata 

    XL Axiata 

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 620
    • 0Komentar

    Bali,  Senin  23  Maret  2020   XL Axiata    

  • Tandatangani MoU dengan PT. Indonesia Power Bali PGU, Jaya Negara: Kuatkan Sinergi Pengelolaan Kebencanaan dan Energi Berkelanjutan

    Tandatangani MoU dengan PT. Indonesia Power Bali PGU, Jaya Negara: Kuatkan Sinergi Pengelolaan Kebencanaan dan Energi Berkelanjutan

    • calendar_month Kamis, 30 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis 30 Juni 2022   Tandatangani MoU dengan PT. Indonesia Power Bali PGU, Jaya Negara: Kuatkan Sinergi Pengelolaan Kebencanaan dan Energi Berkelanjutan     Bali,  indonesiaexpose.co.id    – Walikota Denpasar, I GN jaya Negara meminta Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman pengelolaan kebencanaan dan energi berkelanjutan dapat menguatkan sinergi Pemkot Denpasar dan PT. […]

  • Walikota Jaya Negara Buka FKP Rencana Awal RKPD Kota Denpasar Tahun 2026

    Walikota Jaya Negara Buka FKP Rencana Awal RKPD Kota Denpasar Tahun 2026

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  31  Januari 2025 Walikota Jaya Negara Buka FKP Rencana Awal RKPD Kota Denpasar Tahun 2026   Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat membuka secara resmi Forum Konsultasi Publik (FKP) Rencana Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Denpasar Tahun 2026 yang digelar secara daring dan luring dari Kantor Walikota Denpasar, Jumat […]

expand_less