Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Dua Kali Banjir Besar Landa Bali dalam Tiga Bulan Terakhir, Warga Harapkan Langkah Antisipatif Pemerintah

Dua Kali Banjir Besar Landa Bali dalam Tiga Bulan Terakhir, Warga Harapkan Langkah Antisipatif Pemerintah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
  • visibility 68
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gianyar, Minggu 21  Desember  2025

Dua Kali Banjir Besar Landa Bali dalam Tiga Bulan Terakhir, Warga Harapkan Langkah Antisipatif Pemerintah

 

 

Bali , indonesiaexpose.co.id – Dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, Pulau Bali kembali dilanda dua kejadian banjir besar, masing-masing pada September lalu dan Desember tahun ini. Peristiwa tersebut menyebabkan kerugian material hingga korban terseret arus banjir di sejumlah wilayah.

Seorang warga Kabupaten Gianyar yang enggan disebutkan identitasnya, sebut saja Ketut, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi tersebut. Menurutnya, banjir terjadi di berbagai wilayah, namun dinilai belum terlihat langkah konkret dan menyeluruh dari pemerintah daerah untuk mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terus berulang.

“Seharusnya ada upaya pencegahan, seperti membersihkan gorong-gorong dari sampah, memperlebar saluran air, atau mencari jalur alternatif aliran air hujan,” ujarnya.

Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya, Made. Ia menilai persoalan banjir semestinya tidak hanya dijelaskan sebagai dampak cuaca semata, melainkan perlu diiringi evaluasi kebijakan tata ruang dan pengelolaan lingkungan. Menurutnya, masyarakat berharap para pemimpin daerah lebih fokus pada upaya mitigasi bencana daripada saling menyalahkan.

Sementara itu, seorang penekun spiritual asal wilayah sekitar Kota Gianyar menjelaskan bahwa secara kearifan lokal Bali, hujan lebat merupakan siklus tahunan yang telah lama dikenal. Dalam kalender Bali, periode hujan deras disebut Blabur, yang antara lain dikenal sebagai Blabur Kapat, Blabur Keenam, dan Blabur Kesanga.

“Sejak dulu hujan lebat memang sudah menjadi bagian dari siklus alam Bali. Pertanyaannya, mengapa dahulu Bali relatif bebas banjir, sementara sekarang banjir terjadi di mana-mana,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah seharusnya menjadikan periode Blabur sebagai dasar perencanaan antisipasi banjir. Bahkan, menurutnya, perlu ada unit khusus di Dinas Lingkungan Hidup yang secara rutin memantau dan merawat gorong-gorong serta saluran air.

Selain itu, warga juga menyoroti adanya dugaan alih fungsi pangkung atau sungai kering yang sejatinya berfungsi sebagai jalur penampung air hujan. Di beberapa lokasi di Kabupaten Gianyar, alur alami tersebut dilaporkan diurug dan diklaim sebagai lahan pribadi, yang diduga memperparah risiko banjir.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa Bali memang tengah memasuki periode puncak musim hujan dengan intensitas curah hujan tinggi hingga sangat lebat.

“Curah hujan tinggi dalam durasi singkat berpotensi menimbulkan genangan dan banjir, terutama di wilayah dengan sistem drainase yang kurang memadai serta daerah alih fungsi lahan,” demikian keterangan BMKG dalam pernyataannya. BMKG juga mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan, melakukan pembersihan saluran air, serta menghindari aktivitas di sekitar aliran sungai saat hujan lebat.

Masyarakat berharap, ke depan, sinergi antara pemerintah, ahli lingkungan, serta kearifan lokal Bali dapat menjadi dasar penanganan banjir yang lebih berkelanjutan, agar Pulau Dewata tetap aman dan nyaman bagi warganya maupun wisatawan.

(072)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Rabu, 5 Apr 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Bali, Kamis 06 April 2023 Renungan JOGER  

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu 09 Mei 2020   Jelang Penerapan PKM, Pedagang Pelataran Pasar Kumbasari Denpasar Diatur Jaraknya. BALI,  INDEX  –  Jelang penerapan Peraturan Walikota Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di Kota Denpasar, sebagian pedagang yang biasanya berjualan di pelataran Pasar Kumbasari di pindah ke Pelataran Pasar Badung. Hal ini dilakukan agar ada jarak antara satu pedagang dengan […]

  • Polri Sebut Pengkaderan Jaringan Teroris Jamaah Islamiyah Sangat Rapi

    Polri Sebut Pengkaderan Jaringan Teroris Jamaah Islamiyah Sangat Rapi

    • calendar_month Minggu, 20 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Jakarta, Minggu  20  Desember  2020   Polri Sebut Pengkaderan Jaringan Teroris Jamaah Islamiyah Sangat Rapi Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono didampingi Karo Penmas (kiri) dan Kabag Penum saat ekspose   JAKARTA,indonesiaexpose.co id – Pengkaderan teroris muda yang dilakukan oleh Jamaah Islamiyah (JI) sudah sangat teragenda rapi. Bahkan perekrutmen para kader yang siap tempur juga […]

    • calendar_month Selasa, 20 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Bali, Senin  19  Juli  2021 ITB  Stikom  Bali

  • Perayaan Hut Kota Denpasar Ke-234 Tahun.Secara Sederhana. Kegiatan Lebih Banyak Diarahkan Kegiatan Sosial dan Penanganan Covid-19

    Perayaan Hut Kota Denpasar Ke-234 Tahun.Secara Sederhana. Kegiatan Lebih Banyak Diarahkan Kegiatan Sosial dan Penanganan Covid-19

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu 09  Februari  2022   Perayaan Hut Kota Denpasar Ke-234 Tahun.Secara Sederhana. Kegiatan Lebih Banyak Diarahkan Kegiatan Sosial dan Penanganan Covid-19     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Hut Kota Denpasar Ke-234 Tahun 2022 yang jatuh setiap tanggal 27 Februari dirayakan dengan sederhana dan kegiatan lebih banyak diarahkan dalam bentuk kegiatan sosial dan penanganan covid-19. Hal […]

  • Warga Bungursari Kota Tasikmalaya Jual Uang Palsu di Medsos

    Warga Bungursari Kota Tasikmalaya Jual Uang Palsu di Medsos

    • calendar_month Kamis, 29 Apr 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Tasikmalaya, Kamis 29 April  2021   Warga Bungursari Kota Tasikmalaya Jual Uang Palsu di Medsos   Jawa Barat, indonesiaexpose.co.id –  Pria berinisial TN alias As (44) ini. Warga Sukamulya, Bungursari, Kota Tasikmalaya ini menjual uang palsu (upal) dengan cara ditawarkan di media sosial. Rabu (28/04/2021). Akibatnya, dia kini diamankan Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota. Dari rumah […]

expand_less