Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kalimantan Tengah » Penghapusan diskriminasi antara pendidikan swasta dan negeri

Penghapusan diskriminasi antara pendidikan swasta dan negeri

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 30 Jan 2019
  • visibility 179
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta ,Rabu 30 Januari 2019

 

Penghapusan diskriminasi antara pendidikan swasta dan negeri

(Foto/Istimewa)

Kalteng, INDEX – Komite III DPD RI berharap RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan yang disusun DPR RI memperhatikan kepentingan umat dengan mengedepankan akhlak mulia dan penghapusan diskriminasi antara pendidikan swasta serta negeri.

“RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan mencoba menjadi jawaban atas kegusaran mereka yang berkecimpung di dunia pendidikan keagamaan,” kata Wakil Ketua Komite III DPD RI Novita Anakotta saat RDP tentang RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan di Gedung DPD RI, Jakarta, Selasa.

Novita menjelaskan, dalam konteks konstitusional, UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional masih memiliki permasalahan.

Dari sisi substansi, UU tersebut telah mengalami pembaharuan berupa pelaksanaan pendidikan agama dan akhlak mulia, penghapusan diskriminasi antara pendidikan yang dikelola pemerintah serta pendidikan yang dikelola masyarakat.

“Meskipun UU ini telah mengakomodir pendidikan keagamaan, namun pada kenyataannya masih banyak lembaga pendidikan keagamaan yang belum merasakan kehadiran pemerintah baik formal ataupun nonformal,” kata senator asal Maluku Utara itu.

Melalui metode berbasis pendekatan keagamanaan, Novita berharap bisa menambah keimanan, ketaqwaan dan akhlak mulia manusia Indonesia.

Hal Ini juga mampu menjaga kerukunan hubungan antar dan inter umat beragama.

“Dalam sistem ini, peserta didik mampu memahami dan menghayati nilai agama yang harmoni dengan penguasaan ilmu pengetahuan teknologi dan seni,” kata dia.

Anggota Komite III DPD RI Abdul Azis Khafia menyatakan setuju dengan adanya RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan.

Menurut dia, memang perlu ada kesetaraan pendidikan agama di Indonesia. “Memang jangan ada lagi ada dikotomi pendidikan agama,” katanya.

Namun, sampai saat ini belum ada pembahasan yang utuh mengenai RUU ini, antara Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Sementara itu, Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama Thomas Pentury beranggapan bahwa RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan memiliki kecenderungan membirokrasikan pendidikan nonformal.

Khususnya bagi pelayanan anak-anak dan remaja yang dilakukan sejak lama oleh gereja-gereja di Indonesia. “Gereja khawatir RUU ini menjadi model intervensi negara terhadap agama,” katanya.

Menurut Thomas, pada dasarnya gereja mendukung RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan sejauh hanya mengatur pendidikan formal. Selain itu tidak memasukan pengaturan model pelayanan pendidikan nonformal gereja-gereja di Indonesia seperti pelayanan kategorial anak dan remaja.

“Kami mengusulkan untuk merekonstruksi ulang pendidikan keagaman Kristen melalui jalur pendidikan formal yang semula SDTK, SMPTK, SMAK/SMTK menjadi SDK, SMPK, SMAK/SMTK,” ujar Thomas.

Di kesempatan yang sama, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Ahmad Zayadi sependapat bahwa RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan sesuatu yang dibutuhkan. Selain itu, RUU ini juga sangat dibutuhkan pada pendidikan keagamaan agar ke depan bisa mendapatkan kesetaraan baik regulasi, program kegiatan dan anggaran.

Kewajiban negara memberikan pengakuan pesantren dan keagamaan dalam membetuk kesatuan NKRI yang merupakan menjaga kekhasan keagamaan.

“Inilah tradisi kita yang perlu kita rawat dalam perbedaan,” kata Zayadi.(Ant )

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Bali selaku Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah(TPID) : Seluruh Kepala Daerah Kab/Kota berkreasi bangkitkan ekonomi dan wajib memiliki Neraca Pangan

    Gubernur Bali selaku Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah(TPID) : Seluruh Kepala Daerah Kab/Kota berkreasi bangkitkan ekonomi dan wajib memiliki Neraca Pangan

    • calendar_month Kamis, 17 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Denpasar,  Kamis  17  Desember  2020   Gubernur Bali selaku Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah(TPID) : Seluruh Kepala Daerah Kab/Kota berkreasi bangkitkan ekonomi dan wajib memiliki Neraca Pangan   Acara rapat koordinasi High Level Meeting (HLM) TPID Provinsi Bali, di ruang rapat Gedung Gajah Jayasabha Denpasar, Kamis (17/12/2020).   BALI,  indonesiaexpose.co.id  –  Gubernur Bali Wayan Koster selaku Ketua […]

  • PLN Pastikan  Kualitas  Layanan  Terjaga

    PLN Pastikan  Kualitas  Layanan  Terjaga

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  03  Agustus  2020   PLN Pastikan  Kualitas  Layanan  Terjaga       BALI,  INDEX   – PLN Unit Induk Distribusi Bali melakukan pengecekan kesiapan dan kesesuaian peralatan petugas pelayanan teknik se-Bali. Senin (03/08) bertempat di Singaraja, Klungkung, dan Denpasar pengecekan dilakukan oleh PLN kepada mitra kerja. Dalam pengecekan ini, PLN memastikan seluruh peralatan kerja […]

  • Koster-Giri dan Jaya- Wibawa Dapat Dukungan Penuh Masyarakat Banjar Pegok ,Denpasar

    Koster-Giri dan Jaya- Wibawa Dapat Dukungan Penuh Masyarakat Banjar Pegok ,Denpasar

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  20  Oktober  2024 Koster-Giri dan Jaya- Wibawa Dapat Dukungan Penuh Masyarakat Banjar Pegok ,Denpasar   Cagub   Bali, indonesiaexpose.co.id – Calon Wakil Gubenur Bali Nyoman Giri Prasta dan paslon petahana nomor urut 2 Pilwali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara–I Kadek Agus Arya Wibawa (Jaya-Wibawa) melakukan simakrama dan persembahyangan ‘Pujawali Purnama Kapat ‘ […]

  • Pemkot Denpasar Genjot Vaksinasi Booster di Pemecutan

    Pemkot Denpasar Genjot Vaksinasi Booster di Pemecutan

    • calendar_month Jumat, 25 Mar 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat 25 Maret 2022   Pemkot Denpasar Genjot Vaksinasi Booster di Pemecutan     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Pemkot Denpasar terus menggenjot pelaksanaan vaksin booster. Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana melakukan peninjauan langsung pelaksanaan vaksinasi booster di Kelurahan Pemecutan pada Jumat (25/3) Untuk menjaga trend melandainya Kasus Covid-19 di Kota Denpasar, selain melakukan penegakan […]

  • Gelar IAWP Pertama Kali, Kapolri : Indonesia Mampu Laksanakan Event Internasional di Tengah Pandemi Covid-19.

    Gelar IAWP Pertama Kali, Kapolri : Indonesia Mampu Laksanakan Event Internasional di Tengah Pandemi Covid-19.

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Labuan Bajo, Selasa 09  November  2021   Gelar IAWP Pertama Kali, Kapolri : Indonesia Mampu Laksanakan Event Internasional di Tengah Pandemi Covid-19. Gelaran Internasional Association Of Women Police (IAWP) Training Conference di Labuan Bajo NTT (8/11/2021)(Foto/Ist)   Jakarta, indonesiaexpose.co.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Indonesia mampu melaksanakan event internasional dengan aman dan memperhatikan […]

  • Bupati Badung Terima Penghargaan Upakarya Wanua Nugraha Tahun 2025

    Bupati Badung Terima Penghargaan Upakarya Wanua Nugraha Tahun 2025

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle 110
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Badung , Kamis  15  Januari  2026  Bupati Badung Terima Penghargaan Upakarya Wanua Nugraha Tahun 2025     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, menerima Penghargaan Upakarya Wanua Nugraha Tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Penghargaan tersebut diserahkan pada acara Puncak Peringatan Hari Desa Nasional (Hardesnas) Tahun 2026, yang diselenggarakan di […]

expand_less