Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Dapat Kucuran Stimulus 30 M Dari Perum Perindo Genjot Penyerapan Ikan Tangkapan Nelayan 1500 Ton

Dapat Kucuran Stimulus 30 M Dari Perum Perindo Genjot Penyerapan Ikan Tangkapan Nelayan 1500 Ton

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 1 Mei 2020
  • visibility 142
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,  Sabtu  02  Mei  2020

 

Dapat Kucuran Stimulus 30 M Dari Perum Perindo Genjot Penyerapan Ikan Tangkapan Nelayan 1500 Ton

(Foto/ist)

JAKARTA,  INDEX   – Setelah mendapat kucuran stimulus 30 Miliar Perusahaan Umum Perikanan Indonesia Perum Perindo berencana mempercepat penyerapan ikan nelayan yang terdampak Covid 19 , kucuran stimulus dari pemerintah melalui Kementerian Kelautan Perikanan KKP di targetkan dapat menyerap ikan sebanyak 1500 Ton

Direktur Utama Perum Perindo Farida Mokodompit mengatakan, dukungan modal usaha sangat di butuhkan untuk meningkatkan kapasitas pembelian ikan hasil tangkapan nelayan dan hasil budidaya petambak. Penyerapan hasil tangkapan ikan nelayan ini di dasari banyak nya yang terdampak wabah Covid 19.

” Penyerapan yang pertama tentu saja di lokasi-lokasi kami. Kami juga akan berkoordinasi dengan Ditjen Perikanan Tangkap KKP misalnya, yang punya data cold strorage dan nelayan-nelayan yang ikannya belum tertampung,” ujar Farida dalam keterangan tertulisya kemarin….

Ia mengatakan belakangan serapan hasil perikanan mereka berkurang drastis. Oleh karena itu, penyerapan ikan tangkapan nelayan oleh Perum Perindo merupakan komitmen perusahaan terhadap para nelayan. Perseroan mulai menyerap hasil perikanan nelayan pada awal Mei 2020 melalui lima cabang dan 23 unit yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Mereka juga akan berkoordinasi dengan pihak lain, untuk memperluas penyerapan.

Untuk tahap awal, tutur Farida, Perum Perindo merencanakan menyerap hasil tangkapan nelayan dan hasil budidaya petambak di 6 wilayah di Indonesia. Keenam wilayah tersebut antara lain Natuna, Tahuna, Ternate, Bacan, Merauke dan Sulawesi Selatan.

Direktur Operasional Perum Perindo Arief Goentoro menambahkan bahwa serapan pertama senilai Rp10 Miliar. Produk yang akan diserap yaitu berbagai jenis ikan, cumi, gurita, udang dan produk perikanan lainnya dengan total volume 151.515 kilogram. Tahap kedua, Perum Perindo menyerap produk perikanan sebesar 639.900 kilogram dengan valuasi Rp15 miliar dan seterusnya hingga target serapan nelayan terpenuhi.

Untuk tahap awal  Perum Perindo merencanakan menyerap hasil tangkapan nelayan hasil budidaya dan petambak di enam (6) wilayah di Indonesia. Ke enam wilayah tersebut antara lain Natuna , Tahuna , Ternate , Bacan , Merauke dan Sulawesi Selatan

Direktur Oprasional Perum Perindo Arief Goentoro menambahkan bahwa serapan pertama senilai 10 Miliar produk yang akan di serap yaitu berbagai jenis ikan , cumi , gurita , udang dan produk perikanan lain nya dengan total volume 151.151 kg

Tahap kedua Perum Perindo akan menyerap produk perikanan sebesar 639.900 kg dengan value Rp 15 Miliar dan seterusnya hingga target serapan nelayan terpenuhi untuk Natuna jenis ikan yng akan diserap berupa cumi , layang demersal lokal dan gurita

Sedangkan di Tahuna ikan yang akan di serap yakni layang deho  dan cakalang , sementara itu di daerah lain serapan ikan berupa jenis ikan barramundi , gulama , tuna dan udang

“Produk ikan yang di serap Perum Perindo dari nelayan dan petambak selanjutnya akan di manfaatkan untuk di olah di Unit Pengolahan Ikan (UPI) milik Perum Perindo. Selanjutnya hasil pengolahan di jual melalui market place secara online , kerjasama reseller dan bahan paket bantuan sosial yang disalurkan oleh Perum Perindo ” ungkap Arief

Selain itu hasil serapan ikan juga di manfaatkan untuk bahan baku industri dalam negeri ekspor dan sebagian di simpan di 14 Unit Cold Strorage yang di kelola perusahaan Perum Perindo. Berharap langkah KKP memberikan fasilitas pinjaman dapat di ikuti oleh Kementerian lain dan Perbankan sebagai komitmen bersama membantu nelayan di tengah pandemi Covid 19

Pasal nya nelayan dan petambak adalah dua kelompok usaha mikro kecil dan menengah (UKM) yang ikut terdampak wabah virus corona di sebabkan berkurangnya aktivitas penjualan ikan di Tempat Penjualan Ikan (TPI) di sejumlah pelabuhan di Indonesia selain itu juga industri lokal mengurang produksi nya akibat di terapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)

(Hartono / 007)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • OJK Bali Gelar Baliku Wikan 2024

    OJK Bali Gelar Baliku Wikan 2024

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  20  Oktober  2024 OJK Bali Gelar Baliku Wikan 2024     Bali, indonesiaexpose,co,id – Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Bali menggelar Lomba Cinta Literasi Inklusi Keuangan Wilayah Kantor OJK Bali (BALIKU WIKAN) 2024 dengan tema “Vidya Segara Nawasena (Lautan Pengetahuan Untuk Generasi Muda)” sebagai salah satu upaya meningkatkan literasi keuangan bagi generasi muda di […]

  • Di Tengah Pandemi Covid-19 dan Kompetisi XL Axiata Terus Raih Pertumbuhan Kinerja

    Di Tengah Pandemi Covid-19 dan Kompetisi XL Axiata Terus Raih Pertumbuhan Kinerja

    • calendar_month Kamis, 5 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Jakarta,  Kamis  05  November  2020   Di Tengah Pandemi Covid-19 dan Kompetisi XL Axiata Terus Raih Pertumbuhan Kinerja   Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini   Pendapatan Rp 19,66 triliun, naik 5% YoY Pendapatan layanan data, meningkat 12% YoY Kontribusi pendapatan data mencapai 92% terhadap total pendapatan layanan EBITDA Rp 9,89 triliun, meningkat […]

  • Pastikan Pelayanan Publik Optimal, Wawali Arya Wibawa Sidak di MPP Gedung Sewaka Dharma

    Pastikan Pelayanan Publik Optimal, Wawali Arya Wibawa Sidak di MPP Gedung Sewaka Dharma

    • calendar_month Rabu, 6 Sep 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Denpasar,  Rabu  06  September 2023 Pastikan Pelayanan Publik Optimal, Wawali Arya Wibawa Sidak di MPP Gedung Sewaka Dharma     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Mall Pelayanan Publik (MPP) Gedung Sewaka Dharma, Rabu (6/9/2023) pagi. Sidak ini dilakukan untuk memastikan pelayanan publik kepada warga […]

  • Bertemu Menparekraf, Gubernur Koster Tegaskan Bali Belum Buka Pariwisata untuk Wisatawan Internasional

    Bertemu Menparekraf, Gubernur Koster Tegaskan Bali Belum Buka Pariwisata untuk Wisatawan Internasional

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Gianyar, Rabu  17  Juni  2020   Bertemu Menparekraf, Gubernur Koster Tegaskan Bali Belum Buka Pariwisata untuk Wisatawan Internasional     BALI, INDEX   – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa Bali belum akan membuka kembali kran pariwisata apalagi untuk kunjungan turis internasional. Pasalnya, Bali saat ini masih berfokus pada upaya percepatan penanggulangan pandemi Covid-19 terlebih belakangan ini […]

  • Walikota Jaya Negara Tebar Benih Ikan Di Tukad Beling dan Tukad Wang Bige.

    Walikota Jaya Negara Tebar Benih Ikan Di Tukad Beling dan Tukad Wang Bige.

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu 27 November 2021   Walikota Jaya Negara Tebar Benih Ikan Di Tukad Beling dan Tukad Wang Bige. Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Dalam upaya mengembangkan  dan melihat secara langsung potensi-potensi  Komunitas Peduli Sungai di Tukad Beling Sebelanga dan Tukad Wang Bige Pemogan, Walikota Denpasar IGN Jaya Negara melaksanakan penebaran benih ikan pada Sabtu (27/11/2021) Hadir pada kesempatan […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Senin, 28 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Bali, Selasa  29  Desember  2020   Renungan  JOGER  

expand_less