Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Faisal Basri : Holding Ultra Mikro tidak ada kaitannya dengan kesejahteraan rakyat.

Faisal Basri : Holding Ultra Mikro tidak ada kaitannya dengan kesejahteraan rakyat.

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 4 Mar 2021
  • visibility 159
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,  Kamis  4  Maret  2021

 

Faisal Basri : Holding Ultra Mikro tidak ada kaitannya dengan kesejahteraan rakyat.

 

Jakarta ,  indonesiaexpose.co.id  – Ekonom senior Faisal Basri mengatakan rencana pembentukan Holding Ultra Mikro tidak ada kaitannya dengan kesejahteraan rakyat. Sebab menurut dia, satu-satunya alasan BRI mengakuisisi Pegadaian dan PNM hanya ingin masuk dalam jajaran fortune Global 500.

“Jadi tidak hubungannya dengan peningkatan kesehjateraan rakyat. Sebelumnya juga BRI ingin mengambilalih Danareksa, Bank Century, dan Bank Bukopin,” ungkap Faisal dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (3/3).

Faisal juga menuturkan bahwa tidak ada hubungan langsung antara tata kelola perbankan yang baik dengan rencana merger. Hal ini bisa dibuktikan, BRI pernah memberikan kredit kepada kalangan konglomerat.

Selain itu, ia menilai alasan pemerintah terkait Holding Ultra Mikro yang dapat memperkuat sektor UMKM tidak tepat. Menurutnya Faisal, seharusnya pemerintah melakukan konsolidasi di sektor keuangan dengan memperkuat sektor perbankan.

“Namun justru kenyataannya pemerintah sendiri terkesan enggan melakukan konsolidasi bank-bank miliknya,” ujarnya.

Faisal menilai pemerintah telah gagal mengkonsolidasikan perbankan. Sebab sejauh ini perbankan hanya mampu menyalurkan kredit tidak sampai 50 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini lebih kecil dibanding dengan negara-negara lain di Asia.

Pendiri Institute for Development of Economics and Finance (Indef) ini mengungkapkan, tanpa adanya akuisisi, Pegadaian pun bisa bersinergi dengan BUMN lainnya. Sebab jika proses merger ini terjadi, maka akan berdampak terhadap pegawai Pegadaian yang cenderung menjadi ‘anak tiri’.

“Karena perusahaan besarlah yang akan memegang kendali. Aksi ini juga tidak serta merta bisa menyehatkan BUMN. Akuisisi ini juga akan berdampak pada akses layanan kepada nasabah, khususnya Pegadaian,” ungkapnya.

Faisal menilai holdingnisasi akan lebih cocok mengarah pada klaster keuangan bukan klaster UMKM. Jika ingin membesarkan UMKM, lanjut dia, bukan dengan cara holding, tapi yang paling penting adalah apa bentuk yang akan dilakukan oleh pemerintah untuk menggabung ketiganya.

Selain itu, jika Pegadaian menerbitkan obligasi atau surat utang ratingnya Triple AAA, artinya obligasi milik Pegadaian lebih murah dari pada pinjaman BRI. Jika ratingnya bagus, barangkali bisa dapat 5%.

“Bahkan jika Pegadaian go global bonds, ini bisa menunjukan bahwa Pegadaian tidak punya masalah modal kerja,” tutup Faisal.

(002)

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 14 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Bali,  Minggu  15  November  2020   Renungan  JOGER  

  • Pasien Positif Covid-19 Di Denpasar Bertambah 1 Orang.

    Pasien Positif Covid-19 Di Denpasar Bertambah 1 Orang.

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Denpasar,  Minggu  19  April  2020   Pasien Positif Covid-19 Di Denpasar Bertambah 1 Orang. Jubir Gugus Tugas Penanggulangan Covid 19 Kota Denpasar  I Dewa Gede Rai   BALI,  INDEX  –   Kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar bertambah 1 orang. Setelah melalui tes lab swab, 1 orang warga denpasar dinyatakan positif covid 19. Dimana, peningkatan kasus positif […]

    • calendar_month Minggu, 16 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Bali, Minggu 16 Oktober 2022

  • Bareskrim Polri Memusnakan 3,6 Ton Sabu dari jaringan narkoba Timur Tengah, Nigeria, hingga Malaysia.

    Bareskrim Polri Memusnakan 3,6 Ton Sabu dari jaringan narkoba Timur Tengah, Nigeria, hingga Malaysia.

    • calendar_month Rabu, 14 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Jakarta,  Kamis 15  Juli  2021   Bareskrim Polri Memusnakan 3,6 Ton Sabu dari jaringan narkoba Timur Tengah, Nigeria, hingga Malaysia.   Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto Pimpin Pemusnahan BB Sabu 3,6P Ton di Lapangan PTIK Mabes Polri. ( 13/7/21)   Jakarta, indonesiaexpose.co.id – Bareskrim Polri  memusnakan 3,629 ton sabu berasal dari jaringan narkoba Timur Tengah, […]

  • Menparekraf Sebut “De Balen Soultan Hotel” Amenitas Berkualitas di Poltekpar Lombok

    Menparekraf Sebut “De Balen Soultan Hotel” Amenitas Berkualitas di Poltekpar Lombok

    • calendar_month Minggu, 5 Mar 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Praya,  Senin  06   Maret 2023 Menparekraf Sebut “De Balen Soultan Hotel” Amenitas Berkualitas di Poltekpar Lombok   (foto/ist)   Perkuat kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja NTB,  indonesiaexpose.co.id  – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyebut “De Balen Soultan Hotel” yang merupakan hotel praktikum (edu hotel) di […]

  • Roadshow Bali EV Fest 2025 Sambangi SMA Negeri 1 Kuta Utara: Edukasi Kendaraan Listrik untuk Generasi Muda

    Roadshow Bali EV Fest 2025 Sambangi SMA Negeri 1 Kuta Utara: Edukasi Kendaraan Listrik untuk Generasi Muda

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Mangupura, Minggu  25  Agustus  2025 Roadshow Bali EV Fest 2025 Sambangi SMA Negeri 1 Kuta Utara: Edukasi Kendaraan Listrik untuk Generasi Muda   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Suasana antusias menyelimuti ruang serbaguna SMA Negeri 1 Kuta Utara saat siswa kelas XI mengikuti Roadshow Bali EV Fest 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pre-event Bali EV […]

expand_less