Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Millenial Smartfarming’ di harapkan Cetak Petani Berkapasitas Ekspor di Tengah Pandemi Covid-19

Millenial Smartfarming’ di harapkan Cetak Petani Berkapasitas Ekspor di Tengah Pandemi Covid-19

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 13 Jun 2021
  • visibility 172
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Buleleng, Minggu 13 Juni 2021

 

Millenial Smartfarming’ di harapkan Cetak Petani Berkapasitas Ekspor di Tengah Pandemi Covid-19

 

 

Bali, indonesiaexpose.co.id  –  PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk (BNI) senantiasa berupaya menciptakan solusi untuk memperbaiki kapasitas ekonomi para petani. Salah satu upaya yang dilakukan adalah fokus mengembangkan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bidang pertanian yang berorientasi ekspor.

Caranya adalah dengan mengembangkan market place berbasis aplikasi yang dikelola oleh para petani milenial. Pendekatan digital yang diterapkan akan menyasar para petani muda melalui Program Milenial Smartfarming di Desa Gobleg, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali.

Program Milenial Smartfarming merupakan Ekosistem Pemberdayaan Millenial melalui Pembinaan & Pengembangan ekosistem Pertanian Digital (IoT) dari Hulu ke Hilir serta meningkatkan Inklusi Keuangan Desa. Kali ini program Millenial Smartfarming menggandeng forum petani Muda Keren diprakarsai oleh Bli Agung Wedha yang mengusung konsep pertanian digital kultural.

Adapun implementasi Program Millenial Smartfarming  dilaksanakan melalui serangkaian aktivitas, yaitu coaching clinic kepada petani milenial mengenai penggunaan aplikasi Agree Suites untuk pendataan petani dan offtaker. Petani muda juga dilatih menggunakan alat water dripping sebagai bagian dari CSR BNI.

Setelah coaching clinic dilanjutkan dengan aksi pemupukan massal secara simbolis. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilakukan dengan menerapkan standar protokol kesehatan yang ketat.

Peran BNI pada kegiatan ini adalah memberikan akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) Tani. Selain itu, diberikan pendampingan kepada petani millenial dalam memanfaatkan teknologi digital dan informasi pada aktivitas ekosistem pertanian, serta menumbuhkan peranan Offtaker dalam penyerapan hasil pertanian.

Hadir pada kesempatan ini, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Bupati Kabupaten Buleleng Putu Agus Suradnyana, Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik WIjayanto, Pemimpin BNI Wilayah 08 (Bali,NTB & NTT) I Gusti Nyoman Dharma Putra, Senior Project Manager Agrosolution PT Pupuk Indonesia Supriyoto, Tribe Leader Agriculture Telkom Indonesia Agus Suhartono, Deputi Direktur OJK Regional Bali & Nusra I Nyoman Hermanto Darmawan, Deputi Direktur Bank Indonesia Bali & Nusra Dony H Heatubun, serta petani millenial perwakilan kelompok tani dan petani di Desa Gobleg dan sekitarnya.

Besarnya peran teknologi terhadap hasil pertanian membuatnya berharap banyak pada generasi muda.

Mentan bersyukur bahwa saat ini sudah mulai banyak petani muda yang dilibatkan dalam penerapan teknologi digital di budidaya pertanian dan diharapkan ini bisa menjadi penopang ekonomi Bali, karena sektor Pariwisata yang terdampak Covid-19.

” Kita tidak perlu impor untuk komoditas yang justru menjadi keunggulan kita. Saya harapkan program ini bisa dikawal dengan baik bersama-sama dan tercapainya reformasi dunia pertanian secara modern,” ungkap Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melalui siaran tertulisnya ,Minggu (13/6/2021).

Sementara itu, Sis Apik Wijayanto menjelaskan, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali karena keunikan yang dimiliki daerah ini. Dimana, pertanian modern harus didorong semua pihak.

“Apalagi sektor pertanian sedang memasuki era baru yang memiliki pendekatan online sistem dan kecerdasan buatan (artificial intelligence). Menurutnya, langkah intervensi pertanian baru harus dilakukan agar Indonesia benar-benar maju, mandiri dan berdaulat pangan,”  ungkap Sis Apik.

Agung Wedha, inisiator Petani Muda Keren (PMK) menambahkan bahwa, melalui penggunaan aplikasi teknologi informasi dan penggunaan alat IoT petani jadi lebih termotivasi untuk bertani karena mengetahui sistem pemasaran yang lebih adil dan menghasilkan bahan pangan sehat yang berkualitas dan harganya memiliki daya tawar yang tinggi.

Pada kesempatan terpisah, Pgs. Pemimpin Divisi Bisnis Usaha Kecil dan Program BNI, I Nyoman Setiawan menyampaikan “smartfarming adalah pertanian dengan ciri pemanfaatan teknologi artificial intelligence, robot, internet of things, drone, blockchain dan big data analitik untuk menghasilkan produk unggul, presisi, efisien, dan berkelanjutan.” Penggunaan teknologi industri 4.0 mutlak diperlukan untuk kondisi saat ini, karena sudah menjadi tuntutan objektif yang harus dilakukan petani agar tidak terjebak pada pola dan cara-cara lama yang kurang produktif sehingga mengebiri produktivitas pertanian nasional.

” Penerapan aplikasi dan teknologi pertanian menjadi sangat penting karena selain pendataan, juga dapat menghubungkan antara petani dengan mitra lainnya, antara lain offtaker, koperasi dan Badan Usaha Milik Desa (BumDes). Digitalisasi sistem pertanian di Indonesia memang sangat menguntungkan bagi semua pihak, terlebih lagi bila didukung oleh semua pihak tidak hanya petani, tetapi juga para stakeholder terkait,”sambubungnya.

Lanjutnya, diharapkan, sektor pertanian dapat bergerak lebih optimal melalui KUR sektor pertanian secara masif mampu memenuhi swasembada pangan. Hal ini terlihat dari realisasi KUR BNI di sektor pertanian yang telah disalurkan selama tahun 2021 hingga bulan Mei sebesar Rp 3,2 triliun serta menyentuh 78 ribu penerima KUR di seluruh Indonesia.

“Walhasil nantinya akan mendorong perwujudan kemandirian dan kedaulatan pangan dalam negeri walau di tengah deraan wabah pandemi Covid-19,”tutupnya.

(080)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Senin, 15 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Bali,  Selasa  16  November  2021 Renungan  JOGER  

  • Jadikan Sarana Edukasi dan Penggerak Ekonomi Masyarakat, Ribuan Benih Lele Dibudidayakan Dengan Metode Bioflok di Tukad Bindu

    Jadikan Sarana Edukasi dan Penggerak Ekonomi Masyarakat, Ribuan Benih Lele Dibudidayakan Dengan Metode Bioflok di Tukad Bindu

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  29  November  2019     Jadikan Sarana Edukasi dan Penggerak Ekonomi Masyarakat, Ribuan Benih Lele Dibudidayakan Dengan Metode Bioflok di Tukad Bindu     Kelompok Usaha Tani Yayasan Tukad Bindu mendapat bantuan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Mandiangin, Kalimantan Selatan dibawah Kementerian Kelautan dan Perikanan membangun area budidaya ikan […]

  • Operasi Aman Nusa ll PPKM Darurat, Perketat Penyekatan Di By Pass lda Bagus Mantra

    Operasi Aman Nusa ll PPKM Darurat, Perketat Penyekatan Di By Pass lda Bagus Mantra

    • calendar_month Sabtu, 10 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Gianyar, Sabtu 10 Juli  2021   Operasi Aman Nusa ll PPKM Darurat, Perketat Penyekatan Di By Pass lda Bagus Mantra       Bali, indonesiaexpose.co.id  –  Menindaklanjuti berlakunya PPKM Darurat sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor : 15 Tahun 2021, Surat Edaran Gubernur Bali Nomor : 09 Tahun 2021 dan SE Bupati Gianyar Nomor: […]

  • Tahun 2021 Pemkot Denpasar Tunjuk 6 Desa Sebagai Percontohan Lokasi Pengolahan Sampah Menjadi Kompos

    Tahun 2021 Pemkot Denpasar Tunjuk 6 Desa Sebagai Percontohan Lokasi Pengolahan Sampah Menjadi Kompos

    • calendar_month Rabu, 2 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  02  Desember  2020   Tahun 2021 Pemkot Denpasar Tunjuk 6 Desa Sebagai Percontohan Lokasi Pengolahan Sampah Menjadi Kompos BALI, indonesiexpose.co.id  –  Mulai tanggal 1 Januari tahun 2021 masyarakat Kota Denpasar wajib memilah sampah sebelum dibuang ke TPS. Sampah yang ke TPS hanya sampah non organik sedangkan sampah organik harus dikelola menjadi kompos. Langkah ini merupakan […]

  • Satpol Air Polres Ciamis Perketat Keamanan di Obyek Wisata Pangandaran

    Satpol Air Polres Ciamis Perketat Keamanan di Obyek Wisata Pangandaran

    • calendar_month Jumat, 1 Jan 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Bandung, Sabtu  2  Januari  2021   Satpol Air Polres Ciamis Perketat Keamanan di Obyek Wisata Pangandaran JAWA BARAT, indonesiaexpose.co.id –  Memasuki hari pertama di tahun 2021, Satuan Polair Polres Ciamis Polda Jabar melaksanakan pengamanan di kawasan objek wisata Pantai Pangandaran. Pengamanan kali ini diperketat mengingat hari saat ini merupakan long weekend pertama di awal pergantian […]

  • Bali Blues Festival (BBF) 2019 Padat  Pengunjung

    Bali Blues Festival (BBF) 2019 Padat  Pengunjung

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Mangupura,  Senin  15  Juli  2019   Bali Blues Festival (BBF) 2019 Padat  Pengunjung I Gusti Ngurah Ardita (Foto)   BALI,  INDEX  –  PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua Bali dan The Mandalika Lombok – NTB terus berkomitmen meningkatkan kunjungan wisatawan di […]

expand_less