Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Puspa Negara DPRD  Badung : “Beach Clean Up” Rutin di Pantai Legian

Puspa Negara DPRD  Badung : “Beach Clean Up” Rutin di Pantai Legian

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
  • visibility 373
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kuta, Jumat 16 Mei 2025

Puspa Negara DPRD  Badung : “Beach Clean Up” Rutin di Pantai Legian

 

I Wayan Puspa Negara anggota DPRD Badung komisi I yang juga Ketua Fraksi Gerindra Badung bersama BumiKita dan stakeholder pariwisata melakukan bersih-bersih Pantai Legian pada Jumat, (16/5/2025).

Bali, indonesiaexpose.co.id – Majalah asal Amerika Serikat sempat menyebut Bali menjadi salah satu destinasi tak layak dikunjungi pada 2025 karena berbagai persoalan seperti sampah, kemacetan, dan buruknya infrastruktur.

Kritik itu bukan hanya menyakitkan, tapi juga menjadi alarm bagi warga lokal. Salah satu bentuk respons konkret muncul dari wilayah Legian, di mana setiap Jumat pagi pelaku usaha dan masyarakat turun langsung membersihkan pantai dari sampah.

I Wayan Puspa Negara anggota DPRD Badung komisi I yang juga Ketua Fraksi Gerindra Badung menjelaskan, gerakan bertajuk Beach Clean Up ini atau aksi bersih-bersih pantai dengan melibatkan para pelaku usaha sudah berlangsung sejak lama.

Menurut Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Badung ini, gerakan tersebut kini telah menjadi rutinitas yang melibatkan pelaku usaha dari sektor hotel, restoran, spa, pub, karaoke, hingga minimarket.

“Kita ingin meng-counter apa yang disampaikan dari sebuah majalah yang menyebut bahwa tahun 2025 Bali tidak layak dikunjungi. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat luas termasuk wisatawan yang berkunjung, sehingga tercipta habit setiap orang memiliki kesadaran bahwa sampah harus dilakukan secara bijaksana,” kata Puspa Negara di Pantai Legian saat ditemui di sela-sela kegiatan, Jumat (16/5/2025) pagi.

Gerakan bersih-bersih ini dilakukan secara terorganisasi dengan sistem pembagian zona. Wilayah pantai Legian dibagi menjadi empat blok, yakni Blok Padma, Melasti, The Stones, dan Puri Naga.

Puspa Negara menegaskan bahwa partisipasi pelaku usaha dalam kegiatan ini bukan semata karena instruksi, melainkan sudah menjadi bagian dari kesadaran kolektif yang terbentuk selama bertahun-tahun.

“CSR itu kan tidak harus dalam bentuk ekonomis, tetapi CSR juga berarti partisipasi aktif pelaku usaha dalam kegiatan menjaga lingkungan,” ujarnya.

“Konsep kita sederhana, ketika destinasi ini dijaga, maka destinasi akan juga menjaga mereka. Artinya ketika destinasi ini bersih, sehat, asri, mempesona, wisatawan tetap datang ke sini. Berarti usaha mereka juga akan terlihat lebih bergerak,” imbuh ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Badung ini.

Masih menurut dia, kebersihan menjadi syarat utama suatu destinasi wisata tetap menarik. Apalagi saat ini Pantai Legian, Kuta, dan Seminyak masih menjadi primadona, terutama bagi wisatawan domestik. “Kita ingin mengembalikan kejayaan Pantai Kuta, Legian dan Seminyak sebagai pantai yang memang menjadi destinasi unggulan,” ucapnya.

Meski upaya manual dan keterlibatan masyarakat sudah berjalan baik, Puspa Negara menilai efektivitas kegiatan tetap memiliki keterbatasan. “Hanya saja persoalannya kita butuh tambahan teknologi. Seperti alat pemisah antara pasir dengan sampah, meskipun sudah ada tapi teknologi ini perlu diperkuat terus ke depannya,” kata Puspa Negara.

Kegiatan kali ini melibatkan sekitar 300 peserta yang merupakan stakeholders pariwisata dan pelaku usaha di wilayah Kelurahan Legian. Mereka berpartisipasi secara bergiliran setiap hari Jumat. Puspa negara mengatakan bahwa mereka sudah memiliki tanggung jawab masing-masing sesuai dengan jadwal yang diberikan.

“Kita cukup happy karena mereka hadir minimal 300 orang setiap Jumat pagi untuk bersih-bersih pantai, dan itu menunjukkan ada tanggung jawab moral para pelaku usaha untuk menjaga destinasi ini”, pungkas Puspa Negara.

Kegiatan yang digagas oleh Tim WPN (Wayan Puspa Negara) ini, selain diadakan secara rutin dan periodik setiap hari Jumat, juga sejalan dengan Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 09 Tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah.

(110)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • indonesiaexpose.co.id

    indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis  22  Februari  2024

  • Konsisten Tanamkan Budaya K3, PLN Catatkan Nihil Kecelakaan Kerja di Seluruh Bali

    Konsisten Tanamkan Budaya K3, PLN Catatkan Nihil Kecelakaan Kerja di Seluruh Bali

    • calendar_month Senin, 27 Nov 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  27 November 2023 Konsisten Tanamkan Budaya K3, PLN Catatkan Nihil Kecelakaan Kerja di Seluruh Bali   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Sepanjang tahun 2023 hingga memasuki bulan November, PT PLN (Persero) konsisten sukses jalankan budaya kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Hal ini terbukti dengan pencapaian zero accident yakni nol kecelakaan kerja di seluruh wilayah kerja […]

  • Yayasan Tukad Bindu Kemas Edukasi Lingkungan Melalui Lomba Mancing

    Yayasan Tukad Bindu Kemas Edukasi Lingkungan Melalui Lomba Mancing

    • calendar_month Senin, 29 Apr 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Denpasar , Senin 29 April 2019     Yayasan Tukad Bindu Kemas Edukasi Lingkungan Melalui Lomba Mancing   Ket Foto : Pelaksanaan Lomba Mancing Mania Di Kawasan Wisata Tukad Bindu Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur pada, Minggu (28/4). BALI,INDEX – Dalam rangka edukasi tentang peduli lingkungan serta mempromosikan Obyek Wisata Tukad Bindu, Yayasan Tukad Bindu yang […]

  • Raperda Pertambangan Mineral dan Batubara Diketok, Pemprov Jateng Siap Tertibkan Galian C

    Raperda Pertambangan Mineral dan Batubara Diketok, Pemprov Jateng Siap Tertibkan Galian C

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Semarang, Rabu  13 November  2024 Raperda Pertambangan Mineral dan Batubara Diketok, Pemprov Jateng Siap Tertibkan Galian C   (foto/ist)   Jawa  Tengah,  indonesiaexpose.co.id   – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap menertibkan pengelolaan galian C ilegal di wilayahnya. Hal itu menyusul ditetapkannya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pelaksanaan Kewenangan Urusan Pemerintahan Bidang Pertambangan Mineral Dan Batubara (Minerba), […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  24  Juni  2020   Renungan  JOGER  

  • Polda Jabar, SKK Migas dan Pertamina Tandatangani Perjanjian Kerjasama Pengamanan Obyek Vital Eksplorasi Migas serta Lepas Bantuan Sosial

    Polda Jabar, SKK Migas dan Pertamina Tandatangani Perjanjian Kerjasama Pengamanan Obyek Vital Eksplorasi Migas serta Lepas Bantuan Sosial

    • calendar_month Sabtu, 11 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Bandung, Sabtu  11  September  2021   Polda Jabar, SKK Migas dan Pertamina Tandatangani Perjanjian Kerjasama Pengamanan Obyek Vital Eksplorasi Migas serta Lepas Bantuan Sosial     Jawa Barat,indonesiaexpose.co.id – Kepolisian Daerah (Polda) Jabar bersama Perusahaan SKK Migas dan Pertamina bersinergi mendistribusikan bantuan sosial berupa sembako dan lain-lain dengan sasaran masyarakat kurang mampu yang terkena dampak […]

expand_less