Sunday , January 26 2020
Home / Bali / Balinale ke 13 dimeriahkan dengan pemutaran 92 Film dari 28 Negara

Balinale ke 13 dimeriahkan dengan pemutaran 92 Film dari 28 Negara

Badung, Rabu  25  September  2019

 

 

Balinale ke 13 dimeriahkan dengan pemutaran 92 Film dari 28 Negara

 

 

 

BALI,  INDEX  – Ajang penganugerahan Bali International Film Festival 2019 yang lebih dikenal dengan Balinale kembali hadir dengan pesona tidak kalah memukau dari penyelenggaraan sebelumnya.

Festival film yang ke-13 ini akan menayangkan 93 film karya sineas-sineas berbakat dari 28 negara selama 6 hari dengan pemutaran perdana, pertunjukan film-film, dan loka karya pada tanggal 24 – 29 September ,di komplek bioskop terbaru pulau Bali, yakni CINEMAXX Sidewalk Jimbaran, Jalan Uluwatu, Badung,Bali.

Balinale merupakan salah satu ajang festival film tertua di Indonesia dengan 12 tahun pengalaman dan menjadi ajang yang ditunggu para pengiat industri film.

Para penggemar film di Indonesia akan disuguhkan beragam tayangan sensasional tahun ini.

Seorang kurator film dari Berlinale di Jerman Maryanne Redpath mengunkapkan , kali ini ia mengangkat  tema anak-anak  dan kawula muda dan akan memutar beberapa pilihan film terkemuka kategori ” Generation” dari koleksi Berlinale.

” Loka karya Berlinale Spotlight Pada acara Balinale tahun ini, saya akan menyajikan film-film yang telah dipilihnya dari pemutaran di Berlinale,” ungkap Maryanne di Badung,Bali ,Selasa (25/9/2019).

Sejumlah film Indonesia yang sempat didaftarkan telah diseleksi dan akan ditayangkan. Penayangan ini sudah termasuk produksi dari sineas-sineas Bali sendiri. Masyarakat umum dapat membeli tiket untuk pemutaran film umum serta program film pendek di bioskop Cinemaxx dan online di www.cinemamaxxtheaters.com. Terdapat pula tiket Festival Passes dalam jumlah terbatas yang mencakup tiket masuk ke acara eksklusif yang dikhususkan bagi para tamu undangan. Kunjungi laman www.Balinale.com.

Bumi Manusia (Man’s Earth) (2019) yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo, salah satu sutradara terkemuka Indonesia; dan ditulis oleh Salman Aristo akan menutup rangkaian acara Balinale 2019. Drama biografi historis ini diadaptasi dari novel dengan judul yang sama buatan Pramoedya Ananta Toer. Film ini dibintangi oleh Iqbaal Ramadhan, Mawar Eva de Jongh, serta Sha Ine Febriyanti. Pembuat film ini akan hadir di Balinale 2019.

Perburuan (Indonesia) garapan sutradara Richard Oh menceritakan enam bulan setelah kegagalan PETA  melawan Jepang, Hardo,kembali ke tempat asalnya, diDesa Blora.

Film pembukaan Balinale, The King (2019), didatangkan langsung dari World Premier-nya di Venice Film Festival, festival film tertua di dunia. The King (2019) merupakan drama historis berlatarkan abad ke-15 yang disutradarai oleh David Michôd dan ditulis oleh Michôd dan Joel Edgerton. Film ini menampilkan aktor sekelas nominasi Oscar, yang di antaranya adalah Timothée Chalamet, Joel Edgerton, Sean Harris, Lily-Rose Depp, Robert Pattinson, dan Ben Mendelsohn. Michôd pernah hadir di Balinale 2010 dengan filmnya, Animal Kingdom.

Yang telah mengkonfirmasi kehadirannya di forum BalinaleX 2019, diantaranya adalah:

Rizal Ramli, seorang politisi dan ekonom Indonesia, serta mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia di bawah pemerintahan Joko Widodo, sekaligus mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Menteri Keuangan di bawah pemerintahan Abdurrahman Wahid.

Natan Bogin, seorang Media Finance dan Talent Agent di sebuah agensi terkemuka di bidang hiburan dan olahraga, yaitu Creative Artist Agency (CAA).

Ismail Basbeth, seorang produser, sutradara, penulis, serta alumni Berlinale Talent Campus dan Asian Film Academy. Karya-karyanya telah diakui festival film bergengsi nasional dan internasional.

Donna Smith, ia merupakan perempuan pertama yang menjadi President of Production untuk Universal Studios dan seorang produser pemenang Academy Award. Smith merupakan mitra tetap Balinale yang sangat terbuka untuk berbagi pengalaman dan pengetahuannya dengan sineas-sineas lokal.

Sarah Xu, seorang co-founder dan CEO dari AY Entertainment Group yang mengatur kegiatan dan mempromosikan artis-artis “A-List”, Broadway, dan CIRQUE di Asia. Ia juga merupakan co-founder dari perusahaan 2W Network Entertainment untuk distributor multichannel di Cina.

Djenar Maesa Ayu, ia adalah penulis sekaligus sutradara dari karya film pemenang penghargaan. Ia juga merupakan penerbit dari 7 koleksi cerita-cerita pendek dan novel berjudul “Nayla.”

(080)

Check Also

Renungan  JOGER

Bali, Senin 27  Januari  2020   Renungan  JOGER  

Bandara I Gusti Ngurah Rai Sambut Inaugural Flight VietJet Air Rute Hanoi – Bali vv

Mangupura, Minggu  26  Januari  2020   Bandara I Gusti Ngurah Rai Sambut Inaugural Flight VietJet …