Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Kopi Dadong, Pengembangan Produk Kopi Lokal Kintamani lewat Pemasaran Digital

Kopi Dadong, Pengembangan Produk Kopi Lokal Kintamani lewat Pemasaran Digital

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 26 Sep 2019
  • visibility 331
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bangli, Jumat  27  September  2019

 

Kopi Dadong, Pengembangan Produk Kopi Lokal Kintamani lewat Pemasaran Digital

 

BALI, INDEX – Media digital dinilai efektif di tengah perubahan behaviour masyarakat memperoleh akses informasi.

Lebih dari setengah penduduk Indonesia yang berjumlah 265 juta jiwa terkoneksi dengan internet. Pemanfaatan melalui media digital menjadi suatu keniscayaan. Walaupun keberadaannya tetap harus didukung dengan media konvensional. Industri Kecil Menengah (IKM), sektor ini diyakini mampu memacu pertumbuhan ekonomi nasional.
mulai bertransformasi ke era digital.

Kopi Dadong, merek kopi arabika lokal Kintamani hasil Iptek bagi Masyarakat (IbM) 2018, juga memanfaatkan promosi secara online untuk pengembangan pemasarannya. Dalam laporan Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD) yang berjudul PPPUD Kopi Arabika Kintamani dengan Tim Pengusul dari Politeknik Negeri Bali yang merupakan salah satu Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dibiayai oleh Kemenristekdikti, menyatakan pemanfaatan media dalam jaringan (daring) seperti website, instagram, facebook dan tokopedia merupakan sarana efektif dalam pemasaran produk.

Ni GAP Harry Saptarini, S.Kom,M.Cs selaku ketua tim pengusul yang juga dosen Prodi Manajemen Informatika, Teknik Elektro, Politeknik Negeri Bali menjelaskan, selama ini pemasaran yang dilakukan memang belum optimal, sehingga sistem pemasaran dengan teknologi informasi masih sangat perlu dikembangkan untuk mendapatkan perluasan pasar, seperti masih dalam satu bahasa yaitu menggunakan Bahasa Indonesia saja, sehingga perlu dibuatkan website dalam versi dua bahasa yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, agar mampu menjangkau konsumen internasional.

“Selain itu, pemasaran yang telah dilakukan pada program IbM belum merambah ke online shop,”ungkapnya.

Tantangan lainnya menurut Saptarini adalah produk yang dihasilkan belum memiliki standardisasi produk agar dapat diterima oleh pasar global. Produk harus memiliki sertifikat berstandar internasional. Hal tersebut telah mulai diupayakan dengan proses pengolahan kopi berdasarkan SOP berbasis mutu.

Selain itu Kopi Dadong juga akan mengajukan sertifikat halal sehingga mampu meraih pasar internasional selain pasar domestik. Kelengkapan administrasi usaha seperti SIUP, TDP, label halal,dan HKI pendaftaran Merek belum diperoleh sehingga pemasaran masih sangat terbatas.

” Solusi dari segi pemasaran adalah akan mendampingi mitra dalam pengembangan pasar dan promosi melalui media internet seperti pembangunan website untuk tahun pertama 2019 dan diprioritaskan dalam versi bahasa yaitu Bahasa Indonesia dan tahun berikutnya akan diadakan pengembangan versi Bahasa Inggris,” tambah Saptarini.

Lanjutnya, untuk pemasarannya selain melalui website juga melalui online shop (Tokopedia, Lazada, Shopee) dan media social seperti instagram (IG) dan Facebook, pembentukkan jaringan untuk pameran-pameran dan peningkatan kualitas SDM dalam Bahasa Inggris untuk kesiapan merambah pasar internasional melalui pelatihan Bahasa Inggris untuk pengelola.

Untuk sisi SDM, dipandang perlu untuk melakukan peningkatan kemampuan Bahasa Inggris terutama untuk tenaga marketing dan pengelola usaha mengingat banyaknya tamu mancanegara di kawasan Kintamani serta untuk kesiapan menuju pemasaran produk internasional.

Indikator capaian dari kegiatan ini adalah, meningkatnya produksi sebesar 20% per tahun,
meningkatnya jumlah pelanggan sebesar 15% per tahun, meningkatnya penghasilan
sebesar 15% per tahun dan kemampuan bahasa Inggris pengelola semakin meningkat.

” Untuk persiapan pemasaran produk internasional, yang akan dilaksanakan secara bertahap selama 3 tahun dengan pembiayaan oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat, Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi,”tutupnya.

(070)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wawali Arya Wibawa Buka Turnamen Futsal Antar Banjar ST Setia Remaja Banjar Pitik Pedungan.

    Wawali Arya Wibawa Buka Turnamen Futsal Antar Banjar ST Setia Remaja Banjar Pitik Pedungan.

    • calendar_month Jumat, 7 Apr 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  7 April  2023 Wawali Arya Wibawa Buka Turnamen Futsal Antar Banjar ST Setia Remaja Banjar Pitik Pedungan.     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Wakil Walikota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa membuka Turnamen Futsal Setia Remaja Cup 3 yang digelar ST Setia Remaja Banjar Pitik Pedungan di Sorao Futsal, Jumat (7/4/2023). Hadir dalam kesempatan tersebut […]

  • PKK Desa Sanur Kaja Dinilai Tim Provinsi  Inovasi Perlindungan Anak Dari Kekerasan Mendapat Apresiasi

    PKK Desa Sanur Kaja Dinilai Tim Provinsi Inovasi Perlindungan Anak Dari Kekerasan Mendapat Apresiasi

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  14  November  2019     PKK Desa Sanur Kaja Dinilai Tim Provinsi Inovasi Perlindungan Anak Dari Kekerasan Mendapat Apresiasi     BALI,  INDEX  –  Keberhasilan Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga Kesehatan (KKBPK–Kes) dan Gerak PKK Desa Sanur Kaja dalam merancang beragam inovasi mendapatkan apresiasi berbagai pihak. Tak heran, tahun 2019 ini KKBPK–Kes […]

    • calendar_month Sabtu, 3 Des 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Tabanan, Sabtu 03  Desember  2022    

  • Vaksinasi Tahap Pertama berbasis Banjar Adat Tuntas dan Ditutup Dengan Capaian 79,84 %

    Vaksinasi Tahap Pertama berbasis Banjar Adat Tuntas dan Ditutup Dengan Capaian 79,84 %

    • calendar_month Kamis, 1 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Gianyar, Kamis 2 Juli 2021   Vaksinasi Tahap Pertama berbasis Banjar Adat Tuntas dan Ditutup Dengan Capaian 79,84 %   Bali, indonesiaexpose.co.id  –  Program vaksinasi Covid-19 tahap pertama berbasis Banjar di Kabupaten Gianyar berhasil tuntas. Karena sudah menyasar sebanyak 281.673 orang warga di 556 Banjar, 70 desa, 7 kecamatan. Capaian ini sekitar 79,84% dari jumlah […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 518
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu 11  September  2019   Renungan  JOGER  

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  15  Desember  2021   “Kick Off” Vaksinasi Anak 6-11 Tahun, Wali Kota Denpasar  Jaya Negara Targetkan Tuntas Secepatnya     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemkot Denpasar melaksanakan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6 hingga 11 tahun untuk meminimalisir penularan Covid-19. “Kick Off” vaksinasi Covid-19 untuk anak ditinjau langsung Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara berlokasi […]

expand_less