Sunday , July 12 2020
Home / Bali / Mampu berkoordinasi dengan DPD dan DPP : 4 Partai Politik di Bali Jajaki Koalisi dengan Golkar 

Mampu berkoordinasi dengan DPD dan DPP : 4 Partai Politik di Bali Jajaki Koalisi dengan Golkar 

Denpasar, Jumat  13  Maret  2020

 

Mampu berkoordinasi dengan DPD dan DPP : 4 Partai Politik di Bali Jajaki Koalisi dengan Golkar

(foto/ist)

 

BALI,  INDEX  –  Partai Golkar mulai bermanuver menjelang Pilkada serentak di enam kabupaten/ Kota di Bali yang tinggal enam bulan lagi.

 

Empat partai politik (Parpol) tersebut adalah  Demokrat, Hanura, Nasdem dan PSI,  solid dan kompak mendatangi sekretariat DPD Golkar Bali untuk penjajakan koalisi bertempat di Kantor DPD Parta Golkar Bali, Jumat (13/3/2020).

 

Penjajakan Koalisi ini dalam rangka membentuk komitmen menuju ke arah kesepakatan menjelang Pilkada serentak di enam kabupaten/ Kota di Bali yang tinggal enam bulan lagi.

 

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu setengah jam itu, ada lima point penting yang disepakati.

 

Ketua DPD Golkar Bali I Nyoman Sugawa Korry mengatakan, lima keputusan yang dihasilkan yaitu pertama, semua pimpinan Parpol menyambut baik pertemuan ini demi terwujudnya demokrasi indah dan damai.

 

Kedua, pimpinan Parpol setuju untuk terus menjalin komunikasi, dalam rangka membangun koalisi yang solid dengan Golkar. Ketiga, masing- masing Parpol diharapkan mampu berkoordinasi dengan DPD dan DPP.

 

Kesepakatan keempat, waktu pertemuan lebih lanjut digilir di masing-masing Parpol. Dan terakhir, tuan rumah ditunjuk Demokrat untuk pertemuan berikut dalam waktu segera.

 

Ketika ditanya soal kesolidan Parpol untuk berkoalisi mengusung pasangan calon, Sugawa Korry menjawab yakin kalau koalisi solid.

 

“Keinginan koalisi ada dan melalui proses dan mekanisme yang ada,” jelas Sugawa yang didampingi Sekretaris I Made Dauh Wijana.

 

Menurut Sugawa yang juga wakil ketua DPRD Bali itu, inti pertemuan awal ini adalah untuk mendengarkan aspirasi masing- masing Parpol.

 

“ Komitmen koalisi tentu sudah ada. Namun belum resmi. Kalau sudah menandatangani baru resmi koalisi,” kata politikus senior Beringin asal Buleleng itu.

 

Sementara Sekretaris DPD Demokrat Bali Wayan Adnyana menyatakan, pertemuan antar Parpol merupakan tanggung jawab sebagai Parpol. Menurutnya, ketika satu Parpol tidak bisa mengusung calon, solusinya adalah membangun koalisi dengan Parpol lain.

 

“ Kalau tidak, ya tidak menjalankan fungsi Parpol. Partai Golkar sebagai partai yang lebih besar, tentu wajar sebagai inisiator. Golkar paling pantas sebagai inisiator awal. Berbeda dengan PDIP, tanpa yang lain bisa maju sendiri. Apa perlu kami? Tidak,” ujar Adnyana.

 

Sugawa Korry yang didampingi sejumlah pengurus di antaranya Dauh Wijana, Komang Suarsana serta Iwan Karna mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi para tokoh parpol yang menemuinya.

 

“Kami masih menunggu keputusan pusat megenai koalisi ini sesuai mekanisme yang berlaku,” tandasnya.

(078)

 

 

Check Also

Update, Kasus Sembuh Di Denpasar Tembus 72 Orang, Kasus Positif 21 Orang

Denpasar, Minggu  12  Juli  2020     Update, Kasus Sembuh Di Denpasar Tembus 72 Orang, …

Denpasar, Minggu  12  Juli  2020   Walikota Rai Mantra Suport Lomba Layangan Virtual   BALI,  …