Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » CAPAI 7.946 MW, PLN TERUS DORONG PEMANFAATAN EBT

CAPAI 7.946 MW, PLN TERUS DORONG PEMANFAATAN EBT

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 5 Agt 2020
  • visibility 244
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,  Rabu  05  Agustus  2020

 

CAPAI 7.946 MW, PLN TERUS DORONG PEMANFAATAN EBT

 

 

JAKARTA,  INDEX   – PLN terus meningkatkan penggunaan energi baru terbarukan (EBT) yang ramah lingkungan. Hingga bulan Juni 2020, kapasitas pembangkit EBT di Indonesia sebesar 7.964 Megawatt (MW).

“Kami komitmen untuk terus meningkatkan penggunaan pembangkit EBT yang ramah lingkingan. Ini adalah tanggung jawab dan upaya PLN untuk menjaga generasi mendatang,” tutur Direktur Mega Project PLN, Ikhsan Asaad melalui siaran tertulisnya, Rabu (05/8/2020).

Dari sisi bauran energi, pemanfaatan pembangkit EBT juga meningkat dari 12,36 persen pada Januari 2020 menjadi 14 persen pada Juni 2020.

Pembangkit EBT di dominasi oleh Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yaitu sebesar 4.707 MW atau 7,5 persen dari total bauran energi pembangkit dan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) sebesar 2.443 MW atau 3,9 persen dari total energi pembangkit.

Peningkatan EBT juga menjadi bagian transformasi PLN. Melalui salah satu aspirasi utama, yaitu green, PLN memiliki beberapa strategi untuk mendorong penggunaan energi baru terbarukan, yaitu dengan co-firing Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang telah beroperasi, program konversi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) menjadi Pembangkit Listrik Tenaga (PLT) Biomassa, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung dengan memanfaatkan bendungan-bendungan yang sudah ada untuk membangkitkan listrik.

“Kita terus melakukan inovasi untuk mendorong EBT. Kita optimalkan potensi potensi yang ada,” jelas Ikhsan.

Selain itu, Co-firing juga dikembangkan oleh PLN di beberapa PLTU, seperti PLTU Paiton berkapasitas 2×400 MW menggunakan olahan serbuk kayu, PLTU Ketapang berkapasitas 2×10 MW dan PLTU Tembilahan berkapasitas 2×7 MW menggunakan olahan cangkang sawit. Co-firing dilakukan dengan mencampurkan olahan tersebut sebesar 5 persen dari total kebutuhan bahan bakar, Sementara untuk konversi dari PLTD ke PLT Biomassa, PLN mencatat terdapat 1,3 Gigawatt PLTD yang dapat dikonversi menjadi PLT Biomassa.

PLN juga mendorong pembangunan PLTS Terapung berkapasitas besar dengan memanfaatkan bendungan-bendungan yang ada di Indonesia. Sebagai contoh, pada Januari 2020, PLN telah menandatangani kontrak jual beli listrik (Power Purchase Agreement/PPA) dengan Konsorsium PT PJBI-Masdar untuk membangun PLTS Terapung di Cirata, Jawa Barat dengan total kapasitas mencapai 145 MW. Pembangunan PLTS ini akan dimulai pada awal 2021 dan akan menjadi PLTS Terapung terbesar di Asia Tenggara.

“PLTS Terapung Cirata sangat murah, hanya 5,8 cUSD/kWh. Kami berusaha ke depan akan mendorong pembangkit seperti ini dan pastinya dengan harga yang lebih murah,” tambah Ikhsan.

Saat ini, PLN juga tengah mengembangkan Renewable Certificate Energy (REC). REC akan ditawarkan kepada pelanggan yang memiliki komitmen penggunaan EBT dimana setiap penggunaan 1 MWH EBT akan mendapatkan 1 unit REC.

Selain penyediaan listrik melalui pembangkit EBT, PLN juga menyiapkan infrastruktur untuk mendukung kehadiran kendaraan listrik, PLN telah melakukan inovasi menghadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listirik Umum (SPKLU).

(007)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • R. Erwin Soeriadimadja KPwBI Bali :  Survei Juli 2033 , Kinerja Penjualan Eceran Bali Diprakirakan Terus Meningkat

    R. Erwin Soeriadimadja KPwBI Bali :  Survei Juli 2033 , Kinerja Penjualan Eceran Bali Diprakirakan Terus Meningkat

    • calendar_month Minggu, 13 Agt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  13  Agustus  2023 R. Erwin Soeriadimadja KPwBI Bali :  Survei Juli 2033 , Kinerja Penjualan Eceran Bali Diprakirakan Terus Meningkat     Bali, indonesiaexpose.co.id – Kinerja penjualan eceran di Provinsi Bali pada Juli 2023 diprakirakan meningkat dibandingkan periode sebelumnya. Hal ini tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Bali Juli 2023 yang diprakirakan sebesar […]

    • calendar_month Minggu, 19 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Jakarta, Minggu  19  Juni  2022

  • Indonesiaexpose.co.id

    Indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Tabanan, Minggu  03  November  2024

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle 002
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  17  Mei  2026 Renungan  JOGER

  • Griya Santrian Gelar Pameran Path of Time A Returning 

    Griya Santrian Gelar Pameran Path of Time A Returning 

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat 10 Januari 2025 Griya Santrian Gelar Pameran Path of Time A Returning     Bali, Indoneiaexpose.co.id –  Path of Time, a Returning dipamerkan di Santrian Art Gallery dari 10 Januari hingga 28 Februari 2025, yang diresmikan oleh General Manager Griya Santrian, IB Sidharta Putra, pada Jumat (10/01/ 2025), bertempat di Santrian Art Gallery, di […]

    • calendar_month Senin, 15 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  15  November  2021   Raih WTP 9 Kali Berturut-Turut, Pemkot Denpasar Dapat Penghargaan Menteri Keuangan.     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemkot Denpasar menjadi satu satunya daerah di Bali yang berhasil meraih opini atau predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 9 kali berturut-turut dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Perwakilan Bali. Atas prestasi ini, Pemkot […]

expand_less