Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » PLN Luncurkan Sertifikat Energi Terbarukan untuk Penuhi Permintaan Pelanggan akan Energi Terbarukan

PLN Luncurkan Sertifikat Energi Terbarukan untuk Penuhi Permintaan Pelanggan akan Energi Terbarukan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 2 Nov 2020
  • visibility 212
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Jakarta, Senin  02 November 2020

 

PLN Luncurkan Sertifikat Energi Terbarukan untuk Penuhi Permintaan Pelanggan akan Energi Terbarukan

Kiri: Direktur Mega Proyek PLN, Ikhsan As’ad, kanan: Managing director PT Princeton Digital Group Data Centers,Stevanus Tumbelaka (Foto/Hms/Ist)

 

‘Layanan Sertifikat Energi Terbarukan atau Renewable Energy Certificate (REC) hadir bagi pelanggan yang menginginkan pengakuan atas penggunaan listrik dari sumber energi terbarukan. Bagi para pelanggan, REC dapat menjadi salah satu instrumen pengadaan untuk memenuhi target penggunaan energi terbarukan yang transparan. Selain itu, peluncuran ini akan mendorong pertumbuhan pasar nasional energi terbarukan di Indonesia.’

 

JAKARTA,  INDEX  – Berdasarkan data dari PLN, pada tahun 2019 sektor komersial dan industri mengkonsumsi 52% listrik yang diproduksi. Di sisi lain, beberapa pelaku di sektor tersebut memiliki permintaan yang semakin tinggi untuk energi terbarukan, sampai dengan 100% energi terbarukan. Hal ini mendorong PLN untuk melakukan langkah strategis yaitu meningkatkan kapasitas pembangkit energi baru dan terbarukan (EBT), salah satunya dengan melalui penerbitan sertifikat energi terbarukan (REC). REC merupakan instrumen berbasis pasar yang menyatakan bahwa pemegang sertifikat menggunakan satu MWh (megawatt jam) listrik dari sumber-sumber energi terbarukan.

Pada tahap awal, PLN telah mendaftarkan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Kamojang dengan kapasitas 140 MW dan berpotensi dapat menghasilkan REC sebanyak 993.000 per tahun.

“Penerbitan REC diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pembangkit EBT untuk memenuhi target bauran nasional sebesar 23 persen pada tahun 2025, serta sebagai tanggung jawab PLN untuk menyediakan listrik bagi generasi saat ini dan mendatang. Komitmen ini hadir dalam semangat yang kami sebut sebagai Power Beyond Generations,” tutur Zulkifli Zaini, Direktur Utama PLN kepada indonesiaexpose.co.id melalui siaran tertulisnya, Senin (02/11/2020).

PLN percaya bahwa REC akan memenuhi kebutuhan dari sektor komersial dan industri. Salah satu dasarnya adalah munculnya inisiatif seperti RE100, yang beranggotakan lebih dari 250 perusahaan global yang memiliki pabrik dan mitra rantai pasokan mereka di Indonesia dan berkomitmen untuk menggunakan 100% energi terbarukan dalam beberapa tahun ke depan.

Untuk memastikan produk REC mengikuti standar internasional dan bermutu tinggi, PLN bekerja sama dengan beberapa mitra, termasuk dengan penyedia sistem pelacakan (tracking system) dengan standar internasional, APX Inc. Selain itu PLN juga bekerja sama dengan Clean Energy Investment Accelerator (CEIA), suatu kemitraan inovatif publik-privat yang mempercepat transisi menuju energi bersih melalui penciptaan permintaan akan energi bersih dari sektor komersial dan industri, pembukaan akses terhadap pembiayaan energi bersih, serta bekerja dengan pemerintah untuk memperkuat kebijakan yang dapat meningkatkan investasi dan ketersediaan energi bersih.

“Sebagai pelaku usaha kami berkomitmen untuk menggunakan energi terbarukan. Produk REC dari PLN merupakan langkah positif yang perlu didukung bersama oleh seluruh pihak , agar menciptakan sinergi positif antara dunia usaha dan upaya-upaya berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan perekonomian Indonesia dengan cara yang lebih hijau,” tutur Stephanus Tumbelaka, Indonesia Managing Director Princeton Digital Group sebagai pembeli pertama REC PLN.

PLN percaya bahwa pasar REC akan menjembatani percepatan transisi ke EBT dengan mengakomodasi kebutuhan energi terbarukan dari perusahaan sehingga memicu pengembangan proyek-proyek energi terbarukan di Indonesia. Dampak positifnya bagi perekonomian, percepatan energi terbarukan dapat meningkatkan PDB Indonesia sebesar 0,3 hingga 1,3 persen pada 2030. Selain itu, percepatan ini diproyeksikan dapat meningkatkan jumlah lapangan kerja terkait energi terbarukan hingga mencapai 1,3 juta pekerja pada tahun 2030 dari sekitar 100.000 pekerja pada tahun 2017 (Laporan IRENA, 2017).

(009)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • XL Axiata Gandeng Solace  Terapkan Real-time Data Flow untuk Maksimalkan Aplikasi MyXL

    XL Axiata Gandeng Solace Terapkan Real-time Data Flow untuk Maksimalkan Aplikasi MyXL

    • calendar_month Minggu, 15 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Jakarta, Minggu  15  November  2020   XL Axiata Gandeng Solace Terapkan Real-time Data Flow untuk Maksimalkan Aplikasi MyXL     JAKARTA,  INDEX  –  PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) menggandeng perusahaan teknologi terkemuka Solace, guna memaksimalkan aplikasi MyXL sebagai bagian dari pelaksanaan program transformasi digital. Melalui aplikasi MyXL, XL Axiata ingin meningkatkan interaksi yang lebih […]

  • Renungan JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Kamis, 23 Mar 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 749
    • 0Komentar

    Bali, Jumat 24 Maret 2023 Renungan JOGER  

  • Pansus TRAP Jadi Harapan Baru Bali, Gubernur Koster: Kinerja Dewa Luar Biasa

    Pansus TRAP Jadi Harapan Baru Bali, Gubernur Koster: Kinerja Dewa Luar Biasa

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 22 Desember 2025 Pansus TRAP Jadi Harapan Baru Bali, Gubernur Koster: Kinerja Dewa Luar Biasa   Kadek Arimbawa alias Lolak,mantan anggota DPD  RI 2 periode   Bali , indonesiaexpose.co.id  – Gelombang apresiasi terhadap kinerja Panitia Khusus Tata Ruang, Perizinan, dan Aset (Pansus TRAP) DPRD Bali terus mengalir. Kali ini datang dari tokoh seni hingga […]

  • DPR RI :  Hormati Pemberhentian STY, Rencanakan Panggil PSSI Minta Klarifikasi

    DPR RI :  Hormati Pemberhentian STY, Rencanakan Panggil PSSI Minta Klarifikasi

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Jakarta, Sabtu  01  Pebruari  2025 DPR RI :  Hormati Pemberhentian STY, Rencanakan Panggil PSSI Minta Klarifikasi   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id   – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menyayangkan keputusan PSSI memberhentikan Shin Tae-Yong (STY) dari pelatih Timnas Indonesia. Menurutnya, Coach STY berperan penting dalam memajukan kualitas Timnas Indonesia yang mampu bersinar akhir-akhir ini. […]

  • Hadiri Puncak HUT ke-29 PMI Kota Denpasar, Sekda Alit Wiradana  Apresiasi Dedikasi dan Pengabdian PMI Dalam Kemanusiaan.

    Hadiri Puncak HUT ke-29 PMI Kota Denpasar, Sekda Alit Wiradana  Apresiasi Dedikasi dan Pengabdian PMI Dalam Kemanusiaan.

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Denpasar,  Rabu  25   Juni  2025 Hadiri Puncak HUT ke-29 PMI Kota Denpasar, Sekda Alit Wiradana  Apresiasi Dedikasi dan Pengabdian PMI Dalam Kemanusiaan.   Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana mewakili Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara Puncak Peringatan HUT ke-29 Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Denpasar yang berlangsung sederhana di SMP Negeri 13 Denpasar, […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 2 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Bali, Kamis 3 Juni 2021   Renungan  JOGER      

expand_less