Pariwisata Bali Jangan Hanya Kejar Wisatawan : IGN Alit Kelakan DPR RI Soroti Ketimpangan Bali Utara – Selatan
- account_circle 002
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 43
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Selasa 08 September 2026
Pariwisata Bali Jangan Hanya Kejar Wisatawan : IGN Alit Kelakan DPR RI Soroti Ketimpangan Bali Utara – Selatan

Anggota DPR RI Komisi VI Fraksi PDI Perjuangan, IGN Alit Kesuma Kelakan.
Jakarta, indonesiaexpose.co.id — Pembangunan pariwisata Bali kembali mendapat sorotan. Anggota DPR RI Komisi VI Fraksi PDI Perjuangan, IGN Alit Kesuma Kelakan , mengingatkan keberhasilan pariwisata Bali tidak boleh hanya diukur dari jumlah wisatawan dan besarnya devisa.
Menurutnya, daya dukung atau carrying capacity Bali harus menjadi acuan utama, sekaligus memastikan pembangunan tidak terus terkonsentrasi di Bali Selatan.
Ketimpangan pembangunan pariwisata antara Bali Utara dan Bali Selatan menjadi perhatian serius Anggota DPR RI Komisi VI Fraksi PDI Perjuangan, IGN Alit Kesuma Kelakan.
Alit menegaskan, pariwisata Bali tidak boleh hanya mengejar angka kunjungan wisatawan dan besarnya devisa.
Daya dukung wilayah Bali harus menjadi batas dan pertimbangan utama pembangunan.
“Jangan sampai pertumbuhan pariwisata justru membebani lingkungan, infrastruktur, air, transportasi, hingga kehidupan masyarakat,” ungkap IGN Alit Kesuma Kelakan di Jakarta, Selasa (8/9/2026).
Di sisi lain, pembangunan juga harus diarahkan untuk menciptakan keseimbangan antara Bali Utara dan Bali Selatan.
Pertumbuhan ekonomi pariwisata tidak boleh hanya menumpuk di kawasan selatan, sementara potensi Bali Utara belum berkembang secara optimal.
Sorotan tersebut disampaikan Alit dalam pertemuan bersama sejumlah pimpinan dan pejabat strategis BUMN, termasuk BP BUMN, Managing Director PT Danantara Asset Management, Direktur Utama InJourney, Pertamina, Angkasa Pura Indonesia, Telkomsel, Integrasi Aviasi Solusi, dan Hotel Indonesia Natour.
Pesannya tegas:
Pariwisata Bali Harus Tumbuh, Tetapi Tidak Boleh Mengorbankan Daya Dukung Wilayah.
Karena ukuran keberhasilan pariwisata bukan sekadar berapa banyak wisatawan datang dan berapa besar devisa masuk.
Tetapi juga:
Seberapa Seimbang Pembangunannya, Seberapa Kuat Daya Dukungnya, Dan Seberapa Besar Manfaatnya Bagi Masyarakat Bali.
(002)
- Penulis: 002
- Editor: putri
- Sumber: tim Index
