Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Industri Semakin Ekspansit, Menperin Optimis Ekonomi Tubuh Positif 

Industri Semakin Ekspansit, Menperin Optimis Ekonomi Tubuh Positif 

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 8 Mei 2021
  • visibility 198
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Sabtu 8 Mei 2021

 

Industri Semakin Ekspansit, Menperin Agus Optimis Ekonomi Tumbuh Positif

 

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita Sampekan Kebijakan Strategis Untuk Mendorong Pemulihan Perekonomian Nasional Akibat Pandemi Covid-19 di Jakarta, Rabu (5/5/21).

 

Jakarta, indonesiaexpose.co.id – Pemerintah bertekad untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional akibat imbas pandemi Covid-19. Langkah strategis terus dijalankan guna membangkitkan kembali gairah usaha di tanah air yang akan mendorong pada kesejahteraan masyarakat.

“Berbagai kebijakan yang didorong Kementerian Perindustrian dalam rangka penguatan industri, antara lain melalui implementasi izin operasional dan mobilitas kegiatan industri (IOMKI), relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM-DTP) bagi kendaraan bermotor, serta perluasan sektor yang akan menikmati harga gas industri USD6 per MMBTU sebagai bahan bakunya,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita  dalam koferensi pers virtual  di Jakarta, Rabu  (5/5/2021)lalu.

Menurut Menperin, stimulus tersebut memberikan dampak positif terhadap geliat sektor industri. Sepanjang enam bulan terakhir, sejak kuartal IV tahun 2020 hingga kuartal I-2021, tren pertumbuhan industri manufaktur menunjukkan perbaikan.

“ Bahkan angka pertumbuhannya lebih baik dari angka pertumbuhan ekonomi secara kuartalan,” ujarnya.

Sektor-sektor yang menjadi prime mover dari pertumbuhan kuartalan ini adalah industri kimia, farmasi dan obat tradisional. Kemudian, diikuti industri furnitur, industri logam dasar, industri karet, barang dari karet dan plastik, industri mesin dan perlengkapan, serta industri makanan dan minuman.

“Bila kita lihat secara year on year, industri nonmigas memang masih menunjukkan angka kontraksi sebesar 0,71%, tetapi apabila kita lihat angka kontraksi tersebut berada di atas pertumbuhan ekonomi, yang minus 0,74%,” paparnya.

Menperin menyebutkan, industri yang tumbuh positif secara tahunan adalah industri kimia, farmasi dan obat tradisional sebesar 11,46%, disusul industri furnitur sebesar 8,04%, industri logam dasar sebesar 7,71%, industri karet, barang dari karet dan plastik sebesar 3,84%, industri mesin dan perlengkapan sebesar 3,22%, serta industri makanan dan minuman sebesar 2,45%.

“Kami yakin pada kuartal kedua, pertumbuhan industri sudah bisa masuk teritori positif, seiring dengan meningkatnya aktivitas ekonomi. Artinya, pemerintah sangat optimis terhadap pertumbuhan ekonomi di depan,” sambungnya.

Optimisme itu didukung dengan capaian gemilang dari sektor industri belakangan ini. Misalnya, pada bulan Maret 2021, tercatat Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur Indonesia berada di level tertinggi sepanjang sejarah, yaitu 53,2. Hebatnya lagi, di bulan April, meningkat menjadi 54,6. Sejalan dengan kenaikan PMI tersebut, utilisasi industri pengolahan nonmigas pada bulan Maret 2021 sebesar 61,30%, meningkat dibanding dua bulan sebelumnya.

“Selain itu, kami juga perlu sampaikan bahwa apabila kita lihat secara q to q untuk beberapa indikator naik double digit, seperti produksi mobil yang naik sebesar 23,36%, penjualan mobil naik 16,63%, dan penjualan sepeda motor naik 64,52%,” tuturnya. Selama ini, industri otomotif berperan strategis dalam memacu perekonomian karena memiliki banyak sektor penunjangnya.

Agus menyatakan, kinerja positif itu menandakan sektor industri mulai menggeliat kembali untuk terus berproduksi dalam roda perekonomian.

“ Momentum ini jangan sampai hilang. Oleh karena itu, kita jaga dengan beberapa kebijakan dan program yang telah Kemenperin jalankan,” imbuhnya.

Agus mengemukakan, sektor industri pengolahan nonmigas masih menjadi motor penggerak roda perekonomian nasional pada kuartal I tahun 2021. Terlihat dari kontribusinya terhadap PDB nasional sebesar 17,91%, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun 2020 yang tercatat sebesar 17,86%.

Selain itu, tercatat nilai ekspor sektor industri pada Januari-Maret 2021 sebesar USD38,95 miliar dan menghasilkan neraca surplus sebesar USD3,69 miliar. Tiga industri yang memberikan nilai terbesar, yakni industri makanan sebesar USD9,68 miliar, industri logam dasar sebesar USD5,86 miliar, serta industri bahan kimia, farmasi dan obat tradisional sebesar USD4,30 miliar.

Berikutnya, nilai investasi sektor industri pada periode Januari-Maret 2021 sebesar Rp88,3 triliun, naik 37,97% jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Nilai investasi terbesar diberikan oleh industri logam, mesin dan elektronik sebesar Rp31,2 triliun, industri makanan sebesar Rp21,8 triliun, serta industri kimia dan farmasi sebesar Rp9,4 triliun.

Menperin AGK menambahkan, pihaknya telah meluncurkan program subtitusi impor 35% pada tahun 2022. Nilai substitusi impor yang ditargetkan adalah sebesar Rp152, 83 triliun atau 35% dari potensi impor tahun 2019 yang sebesar Rp434 triliun rupiah. Langkah-langkah untukpenurunan impor dilakukan melalui substitusi impor dan peningkatan utilisasi sektor industri.

“Langkah-langkah mengakselerasi program substitusi impor dan mendorong akselerasi pertumbuhan industri pada tahun 2021ini akan diimplementasikan ke dalam kebijakan dan program strategis untuk dapat dilaksanakan pada tahun 2021,” terangnya.

Adapun kebijakan dan program tersebut, di antaranya program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). Melalui program ini, diharapkan dapat meningkatkan investasi dan menutup pohon-pohon industri yang masih diisi oleh barang-barang impor.

“Kami juga memfasilitasi pemberian sertifikat tingkat kandungan dalam negeri (TKDN), yang akan mempermudah industri kecil dan menengah (IKM) memasukkan produk-produknya ke dalam e-katalog, sehingga akan memperluas pasar mereka,” paparnya.

Kemudian, menerapkan neraca komoditas sebagai salah satu implementasi Undang-Undang Cipta Kerja.

“Kami ingin memastikan industri bisa dapat bahan baku sesuai yang diinginkan. Jadi, untuk mendorong industri dalam negeri, kebutuhan bahan baku bisa diproduksi di dalam negeri,” tandasnya.

Kebijakan lainnya, yakni penuruan harga gas, program hilirisasi mineral, pengembangan kawasan industri, program pengembangan Digital Capability Center, program pengembangan vokasi industri, program pengembangan IKM, dan program Bangga Buatan Indonesia.

(Hartono /009)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Bali,  Minggu  11  Agustus 2019   Renungan  JOGER  

  • Sekda IB Alit Wiradana Hadiri Sharing Session Pembangunan Daerah 2022.

    Sekda IB Alit Wiradana Hadiri Sharing Session Pembangunan Daerah 2022.

    • calendar_month Selasa, 1 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  01  November  2022   Sekda IB Alit Wiradana Hadiri Sharing Session Pembangunan Daerah 2022.     Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Dalam rangka meningkatkan keterpaduan pelaksanaan pembangunan antara pusat dan daerah serta sebagai bentuk motivasi dan apresiasi kepada pemerintah daerah, Kementerian BPN/Bappenas menyelenggarakan Sharing Session Pembangunan Daerah Tahun 2022 yang dilaksanakan di Sahanuhur Meeting Room, […]

  • Jaringan XL Axiata Siap Layani Kebutuhan Lebaran  

    Jaringan XL Axiata Siap Layani Kebutuhan Lebaran  

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Jakarta,  Sabtu  23  Mei  2020   Jaringan XL Axiata Siap Layani Kebutuhan Lebaran   (Plt) Chief Teknologi Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa bersama dengan Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini ( kotak kanan atas ), Chief Human Capital Officer XL Axiata, Rudy Afandi ( kotak kiri atas ) serta Direktur Information XL […]

  • Ditreskrimum Polda Metro Jaya Bekuk Tersangka Pencemaran Nama Baik  Rektor Unima

    Ditreskrimum Polda Metro Jaya Bekuk Tersangka Pencemaran Nama Baik  Rektor Unima

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Jakarta , Sabtu  20  Pebruari  2020   Ditreskrimum Polda Metro Jaya Bekuk Tersangka Pencemaran Nama Baik  Rektor Unima (Foto/ist) JAKARTA,  INDEX   – Polda Metro Jaya  menagkap dua orang, masing-masing  berinisial FJR dan JSR yang diduga mencemarkan nama baik Rektor  Universitas  Negeri  Manado  (UNIMA) Prof. Dr. Julyeta Paulina Amalia Runtuwene.   Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri […]

  • Ditengah PPKM Darurat, Kapolda Jabar Kunjungi Gebyar Vaksinasi Massal Ponpes Salsabila MAN 2 Kuningan

    Ditengah PPKM Darurat, Kapolda Jabar Kunjungi Gebyar Vaksinasi Massal Ponpes Salsabila MAN 2 Kuningan

    • calendar_month Senin, 23 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Kuningan, Selasa  24  Agustus  2021   Ditengah PPKM Darurat, Kapolda Jabar Kunjungi Gebyar Vaksinasi Massal Ponpes Salsabila MAN 2 Kuningan     Jawa Barat, indonesiaexpose.co.id  –  Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Drs. H. Ahmad Dofiri, M.Si, melakukan kegiatan kunjungan Gebyar Vaksinasi Massal di Pondok Pesantren Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kuningan, di kawasan Ciawigebang, Kuningan, […]

  • indonesiaexpose.co.id

    indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Jakarta, Sabtu  06  Desember 2025  

expand_less