Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Tiga Fraksi Minta BUPDA tidak berbenturan dengan BUMDes

Tiga Fraksi Minta BUPDA tidak berbenturan dengan BUMDes

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 8 Jun 2021
  • visibility 273
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Selasa 8 Juni  2021

 

Tiga Fraksi Minta BUPDA tidak berbenturan dengan BUMDes

Suasana sidang paripurna DPRD Bali, Senin (7/6/2021).(Foto/Ist)

 

Bali, indonesiaexpose.co.id – Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali pada Senin, 7/6/2021 mengagendakan Jawaban Gubernur Bali Terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi atas, Raperda Provinsi Bali tentang Baga Utsaha Padruwen Desa Adat di Bali, dan Raperda Provinsi Bali tentang  Perubahan Ketiga Atas Perda Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.

Gubernur Bali Wayan Koster pastikan Sabha Perekonomian Desa Adat (SAKA) yang bakal mengawasi, mengatur, dan membina Bhaga Utsaha Padruwen Desa Adat (BUPDA) sesuai Ranperda BUPDA, tidak akan intervensi BUPDA. Nantinya, penggunakan kata ‘mengatur’ dalam Pasal 45 draft Ranperda BUPDA akan dikaji lagi, supaya SAKA yang dibentuk Gubernur Bali dan Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali posisinya tidak intervensi BUPDA. Tanggapan Gubernur Wayan Koster ini disampaikan melalui Wagub Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) dalam sidang paripurna bertempat di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Bali, Niti Mandala Denpasar, Senin (7/6/2021) siang.

Sidang paripurna kemarin dipimpin Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama (dari Fraksi PDIP), didampingi tiga Wakil Ketua DPRD Bali: Nyoman Sugawa Korry (dari Fraksi Golkar), I Nyoman Suyasa (Fraksi Gerindra), dan Tjokorda Gede Asmara Putra Sukawati (Fraksi Demokrat).

Cok Ace mengungkapkan, pihaknya lebih mempertimbangkan penggunaan kata ‘mengatur’ dalam draft Ranperda BUPDA, karena fungsi pengaturan tetap diperlukan untuk hal-hal tertentu.

“Kata mengatur diperlukan kepada hal-hal yang bersifat standarisasi, sebagai acuan dalam pembuatan statistik perekonomian desa adat dan pedoman yang diperlukan dalam rangka efektivitas fungsi sistem perekonomian adat Bali,” tutur Cok Ace.

Menurutnya, terkait pendapat mengenai bentuk dan mekanisme pengawasan yang dilakukan SAKA, sehingga menjadikan BUPDA seolah-olah terkesan terkooptasi oleh eksistensi SAKA, sistem perekonomian adalah integrasi sistematis dari berbagai komponen perekonomian untuk mencapai tujuan tertentu. Sistem perekonomian harus mempunyai lembaga otoritas yang berfungsi dan bertanggung jawab mengelola sistem melalui pengaturan, pengawasan, dan pembinaan.

“SAKA Bali merupakan lembaga otoritas untuk memastikan sistem perekonomian adat Bali berjalan secara sehat dan profesional. Jadi, SAKA Bali tidak untuk mengkooptasi BUPDA,” tegas tokoh pariwisata asal Puri Agung Ubud, Desa Adat Ubud, Kecamatan Ubud, Gianyar ini.

Cok Ace menjelaskan, pengaturan sumber pendanaan SAKA bersifat alternatif atau komulatif, yang pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi keuangan pemerintah daerah dan keuangan BUPDA, serta dilakukan pengawasan terhadap pelaksanaannya. Pengaturan yang dilakukan SAKA terbatas pada pemberian pedoman yang diperlukan dalam rangka pengelolaan sistem pemerintahan desa adat di Bali dan sistem perekonomian adat Bali, untuk memastikan semuanya dapat berjalan dengan baik sesuai tujuan pemajuan desa adat dan pemajuan perekonomian desa adat. Terkait konstruksi Pasal 10 Ranperda BUPDA soal posisi BUPDA dengan LPD, menurut Cok Ace, tidak ada pencantuman LPD sebagai bagian dari BUPDA.

” Pasal 10 Ranperda BUPDA hanya mengatur unit-unit usaha milik desa adat. Kami sependapat mengenai perlunya pengaturan usaha-usaha yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), BUPDA, dan masyarakat sebagai rambu-rambu, agar tidak terjadi konflik serta persaingan yang tidak sehat,” papar Cok Ace. Selain merespons pandangan umum Fraksi Golkar, Gubernur Koster melalui Wagub Cok Ace juga merespons pandangan umum Fraksi Gerindra dan Fraksi Demokrat DPRD Bali, yang sama-sama menginginkan BUPDA tidak berbenturan dengan BUMDes.

“Kita sepakat, dalam Ranperda telah diatur bahwa BUPDA dan BUMDes harus bekerja sama dan bersinergi dalam melaksanakan usahanya. Se-bagaimana diatur dalam Pasal 33 ayat (2), BUPDA dalam melaksanakan bidang usaha dapat bekerja sama dengan BUMDes atau pihak lain,” terang Cok Ace.

Mengenai posisi pemerintah dalam BUPDA, kata Cok Ace, Pemprov Bali hanya sebagai fasilitator saja. Jika desa adat mengelola sumber daya sejenis/perusahaan daerah yang sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan seperti Perda atau Perbup, maka posisi pemerintah daerah adalah sebagai fasilitator.

“ Dalam hal BUPDA mengelola fasilitas umum atau usaha milik pemerintah, maka posisi pemerintah daerah adalah sebagai regulator,” tandas mantan Bupati Gianyar 2008-2013 yang juga menjabat Ketua BPD PHRI Bali ini.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Bali dari Fraksi Golkar, Nyoman Sugawa Korry, menambahkan tidak masalah terkait jawaban Gubernur Bali yang akan mengkaji kata ‘mengatur’ dalam Pasal 45 Ranperda BUPDA, supaya SAKA tidak seolah-olah intervensi BUPDA.

Namun, Sugawa Korry mengingatkan kajiannya nanti bisa mencantumkan hal-hal detail dalam pasal penjelasan.

“Silahkan nanti dijabarkan dalam pasal penjelasan. ‘Mengatur’ yang dimaksud itu pengertiannya supaya jelas. Jangan sampai kata mengatur diartikan mengatur kepada hal-hal prinsip, yang justru mengintervensi BUPDA,” sambung Sugawa Korry saat dikonfirmasi seusai sidang paripurna di DPRD Bali, Senin kemarin.

Sugawa Korry menyebutkan, Fraksi Golkar akan mengawal proses pembahasan Ranperda BUPDA di Pansus Ranperda BUPDA DPRD Bali, supaya BUPDA milik desa adat benar-benar lebih independen.

“Nanti akan kita kawal dalam pembahasan lanjutan di Pansus Ranperda BUPDA,” tandas politisi senior asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar, Buleleng yang juga Ketua DPD I Golkar Bali ini.

(074)

 

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Popda Kabupaten Demak 2022 di Ikuti 3.088 

    Popda Kabupaten Demak 2022 di Ikuti 3.088 

    • calendar_month Senin, 10 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Demak, Selasa  11  Oktober  2022 Popda Kabupaten Demak 2022 di Ikuti 3.088 (Foto/ist)   Jawa  Tengah,  indonesiaexpose.co.id  – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Tingkat Kabupaten Demak 2022 dibuka oleh Bupati Demak Eisti’anah, di Lapangan Kendali Sodo Desa Cabean, Senin (10/10/2022). Pembukaan ditandai dengan pelepasan balon oleh bupati. Bupati menyampaikan, Popda merupakan pembinaan olahraga nasional, yang dimulai […]

  • Beragam Kegiatan Meriahkan Peringatan Hari Anak Nasional di Kota Denpasar

    Beragam Kegiatan Meriahkan Peringatan Hari Anak Nasional di Kota Denpasar

    • calendar_month Jumat, 23 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat 23 Juli 2021   Beragam Kegiatan Meriahkan Peringatan Hari Anak Nasional di Kota Denpasar    Pelaksanaan kegiatan serangkaian peringatan Hari Anak Nasional di Kota Denpasar beberapa waktu lalu. Bali, indonesiaexpose.co.id  –  Meski di tengah pandemi Covid-19, Beragam kegiatan dikemas Forum Anak Daerah (FAD) Kota Denpasar guna memeriahkan Peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh […]

  • Tingkatkan Kompetensi Wakil Walikota Arya Wibawa Buka Pelatihan Pemandu Wisata Selancar.

    Tingkatkan Kompetensi Wakil Walikota Arya Wibawa Buka Pelatihan Pemandu Wisata Selancar.

    • calendar_month Rabu, 11 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu 11 Mei 2022   Tingkatkan Kompetensi Wakil Walikota Arya Wibawa Buka Pelatihan Pemandu Wisata Selancar.   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa membuka pelatihan pemandu wisata selancar guna meningkatkan pengetahuan, motivasi, dan kompetensi para pemandu wisata selancar agar lebih professional dan memberikan pelayanan yang lebih berkualitas bagi wisatawan. Pembukaan […]

  • Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Gelar  FGD Uji Sahih RUU Serikat Pekerja/Serikat Buruh

    Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Gelar  FGD Uji Sahih RUU Serikat Pekerja/Serikat Buruh

    • calendar_month Senin, 27 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  28  Juni  2022   Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Gelar  FGD Uji Sahih RUU Serikat Pekerja/Serikat Buruh     Bali, indonesiaexpose.co.id – Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Uji Sahih RUU Tentang Perubahan UU Nomor 21 Tahun 2000 Tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh yang […]

  • Situasi Hujan, Kapolres Banjar dan FKPD Banjar Tinjau Pelaksanaan Operasi Yustisi

    Situasi Hujan, Kapolres Banjar dan FKPD Banjar Tinjau Pelaksanaan Operasi Yustisi

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Bandung, Selasa  06  Oktober  2020   Situasi Hujan, Kapolres Banjar dan FKPD Banjar Tinjau Pelaksanaan Operasi Yustisi   JAWA  BARAT, INDEX  – Dengan berjalan kaki Kapolres Banjar Polda Jabar AKBP Melda Yanny, S.IK, M.H, bersama Walikota Banjar Dr. Hj. Ade Uu Sukaesih, M.Si, Wakil Walikota Banjar H. Nana Suryana, dan Forkopimda (FKPD) Kota Banjar tinjau […]

    • calendar_month Sabtu, 3 Jun 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Padang,  Sabtu  03  Juni  2023 Kunjungan Kerja ke Sumbar, Wagub Cok Ace Disambut Wagub Audy Joinaldy     Sumatera Barat, indonesiaexpose.co.id  – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) disambut langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat Dr. Ir. Audy Joinaldy, S.Pt., bertempat di Kantor Gubernur Sumatera Barat, Padang, Sumatera Barat pada Jumat (2/6/2023). […]

expand_less