Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Setelah Sukses Menggelar Shanti Puja Samgraha, MGPSSR dan ITB STIKOM Bali Adakan Dharmatula Nasional 2021

Setelah Sukses Menggelar Shanti Puja Samgraha, MGPSSR dan ITB STIKOM Bali Adakan Dharmatula Nasional 2021

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 9 Okt 2021
  • visibility 236
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu  09  Oktober  2021

Setelah Sukses Menggelar Shanti Puja Samgraha, MGPSSR dan ITB STIKOM Bali Adakan Dharmatula Nasional 2021

Dari kiri: Nararya Narotama, Made Mangku Sulasa Jaya, Ida Pandita Mpu Jaya Brahmananda, Ida Pandita Mpu Nabe Jaya Acharyananda, Ida Pandita Mpu Acharya Jaya Daksa Vedananda, dan I Made Sarjana.

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Pusat kembali bekerja sama dengan ITB STIKOM Bali menggelar Dharmatula Nasional secara daring, bertempat di kampus ITB STIKOM Bali, Denpasar, Jumat (08/10/2021) dan diikuti ratusan warga Pasek di seluruh Indonesia. Dharmatula atau diskusi nasional ini bertemakan “Revitalisasi Nilai Budaya Melalui Peningkatan Literasi dan Moderasi Beragama Bagi Warga MGPSSR di Era Modern”.

Ketua Umum MGPSSRI Pusat Prof. Dr. I Wayan Wita, SPJ dalam sambutannya mengatakan kerja sama dengan ITB STIKOM Bali ini adalah yang ketiga kalinya, setelah menggelar doa bersama Shanti Puja Samgraha dan Pesamuan Agung tahun 2020 serta sekarang Dharmatula Nasional.

“Terima kasih kepada STIKOM Bali karena sudah menyediakan tempat dan fasilitas demi kemajuan umat,” kata Prof. Wita.

Disebutkan, karena dharmatula ini menyangkut agama Hindu, maka dikhususkan untuk warga Pasek, yang secara kuantitatif diperkirakan sebanyak 2,7 juta orang di Indonesia. “Jadi jangan salah tafsir, tapi kami ingin ke dalam dengan membangun SDM dulu, kami mulai dengan diri sendiri sebelum kami mengajak orang lain,” sebutnya.

Menurutnya, era pandemi telah meluluhlantakkan seluruh sendi kehidupan ekonomi, sosial, budaya, dan moral. Meski ekonomi terpuruk, mental dan spiritual kita tidak boleh terpuruk.

“Sebab kalau terpuruk, waduh hancur leburlah. Karena definisih sehat sekarang adalah sehat fisik, mental, spiritual dan inovatif ekonomi. Artinya bisa kreatif dan mengurus diri sendiri,” ucap Wita.

Masalahnya, lanjut Prof. Wita, di era digital ini masyarakat kita bukanlah masyarakat pembaca sehingga gempuran informasi melalui media sosial tidak disimak secara utuh. Seharusnya dipilah dan dipilih, mana yang baik mana yang tidak, jangan ditelan mentah-mentah karena berdampak pada moral dan etika. Itulah Dharmatula Nasional ini digelar untuk memberi pencerahan literasi sehingga nilai budaya dan agama tidak boleh luntur tetapi menjadi perekat kehidupan beragama, bermasyarakat, dan menghargai lingkungan sesuai ajaran Tri Hita Karana. “Kata kuncinya yang paling mendasar, kami ingin mempraktekan, bahwa kita semua bersaudara atau “Vasudhaiva Kutumbakam”, bukan saja sesama warga Pasek atau umat Hindu tetapi juga umat agama lain.

Wakil Rektor 3 Bidang Kerja Sama dan Inovasi ITB STIKOM Bali I Made Sarjana, SE., MM mengatakan, Kerja sama dengan MGPSSR untuk ketiga kalinya ini sebagai wujud kolaborasi Penta Helix (Pemerintah, media, komunitas, bisnis, dan akademisi) dalam meningkatkan pemahaman beragama umat Hindu khususnya warga MGPSSR didalam menghadapi perubahan zaman yang demikian dasyat dan cepat sehingga tercipta sikap toleran menuju keseimbangan dan keselarasan secara hirisontal maupun vertikal.

Dharmatula nasional ini dipandu oleh Dr. Nararya Narotama, SE., M.Par., M.Rech. menghadirkan tiga narasumber, yaitu Ida Pandita Mpu Acharya Jaya Daksa Vedananda dengan materi “Arahan Sastra Agama Terkait Perubahan Budaya Beragama di Bali”, Ida Pandita Mpu Nabe Jaya Acharyananda membawa materi “Fenomena Pergeseran Budaya Beragama”, dan Ida Pandita Mpu Jaya Brahmananda dengan materi “Keseimbangan, Moderasi Beragama dalam Hindu Nusantara”.

Menurut Mpu Acharya Vedananda, beberapa wujud perubahan beragama di Bali dan Nusantara tampak dalam aspek àcàra agama seperti pembuatan bangunan suci (pelinggih) di masa lalu tampak sederhana, kini tampak megah, sarana upacara pitrayajña seperti wadah (bade) dan patulangan lainnya, juga sarana upacara upacara dewayajña seperti penggunaan buah-buahan import.

“Melalui literasi revitalisisasi agar warga kita kembali kepada ajaran agama. Untuk itu perlu sikap moderasi beragama. Ini berkaitan dengan sikap kita seperti dua sisi dari sekeping uang logam. Satu sisi adalah dharma agama, bagaimana dia sebagai umat Hindu, di sisi lain adalah dharma negara yaitu umat Hindu menjadi warga negara yang baik,” sebutnya.

Bagi Ida Pandita Mpu Nabe Jaya Acharyananda Hindu memerlukan landasan dan berbagai jenis filosofi. Mengingat apa yang menarik bagi seseorang, belum tentu menarik bagi orang lain. Kemudian apa yang mudah bagi seseorang kemungkinan sulit bagi orang lain. Oleh karena itu diperlukan pandangan yang berbeda. Semua filsafat Hinduisme adalah sudut pandangan yang benar menurut cara mereka sendiri.

Ia menuntun para calon spiritual selangkah demi selangkah, setahap demi setahap, hingga mereka mencapai puncak kemuliaan spiritual.

“Egaliterian dan toleransi itu, menyebabkan Hindu hadir dengan berbagai kemasan sesuai tingkat pendukung kebudayaan suatu masyarakat,” katanya.

Menurut Mpu Jaya Brahmananda, moderasi ini penting karena ditengarai saat ini ada praktek beragama yang bertentangan dengan nilai kemanusiaan, munculnya tafsir agama yang tidak bisa dipertanggungjawabkan secara pengetahuan, mulai terlihat cara beragama yang merusak ikatan kebangsaan.

“Karena itu moderasi bergama adalah konsepsi ‘jalan tengah’ di dalam melaksanakan ajaran agama, menghindari sikap dan perilaku ekstrim radikal, berisikan prinsip keseimbangan, dan memberi ruang-ruang bagi berbagai bentuk perbedaan. Moderasi beragama adalah prasyarat terjadinya kerukunan,” pungkasnya.

(077)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  22  Maret  2020   Renungan  JOGER  

  • Kapolda Metro Jaya Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan Kapolres Polda Metro

    Kapolda Metro Jaya Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan Kapolres Polda Metro

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Jakarta, Jumat 13  Mei 2022   Kapolda Metro Jaya Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan Kapolres Polda Metro   Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan Kapolres Polda Metro Jaya, di Mapolda Jumat (13/5/2022)(Foto/ist)   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Polri merotasi sejumlah kapolres di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Ada tujuh kapolres […]

  • Pemkot Denpasar Gelar Talkshow Kesehatan Jiwa, Libatkan Komunitas, Ajak Ayo Mendengar, Cegah Bunuh Diri

    Pemkot Denpasar Gelar Talkshow Kesehatan Jiwa, Libatkan Komunitas, Ajak Ayo Mendengar, Cegah Bunuh Diri

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  16  Oktober  2019   Pemkot Denpasar Gelar Talkshow Kesehatan Jiwa, Libatkan Komunitas, Ajak Ayo Mendengar, Cegah Bunuh Diri   Kegiatan Talkshow Kesehatan jiwa dalam memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia dibuka Sekda Kota Denpasar A.AN Rai Iswara mewakili Walikota Denpasar ditandai dengan pemukulan gong. Kegiatan ini melibatkan Ketua TP PKK Denpasar, Ny. I.A Selly […]

  • Percepat Vaksinasi Booster Covid-19, Pemkot Denpasar Lakukan “Door to Door”

    Percepat Vaksinasi Booster Covid-19, Pemkot Denpasar Lakukan “Door to Door”

    • calendar_month Senin, 4 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 04 Juli 2022   Percepat Vaksinasi Booster Covid-19, Pemkot Denpasar Lakukan “Door to Door”   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Pemkot Denpasar melakukan percepatan cakupan vaksinasi dosis ketiga atau penguat/booster Covid-19 melalui skema door to door atau mendatangi rumah-rumah warga. Hal ini disampaikan Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana saat rapat percepatan vaksin booster bersama […]

  • 5.600 Petugas Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali Jalani Vaksinasi COVID-19

    5.600 Petugas Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali Jalani Vaksinasi COVID-19

    • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Mangupura,  Senin  22 Maret 2021   5.600 Petugas Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali Jalani Vaksinasi COVID-19   Petugas Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali menjalani suntik vaksin sinovac COVID-19 di Area Terminal Internasional Senin, (22/3/2021)     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Sebanyak 5.600 petugas Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Bali,  Sabtu  25  April  2020   Renungan  JOGER  

expand_less