Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Bertemu PM Malaysia, Presiden Jokowi Dorong Penyelesaian MoU Perlindungan TKI dan Negosiasi Batas Negara

Bertemu PM Malaysia, Presiden Jokowi Dorong Penyelesaian MoU Perlindungan TKI dan Negosiasi Batas Negara

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 11 Nov 2021
  • visibility 114
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Jumat  12  November  2021

Bertemu PM Malaysia, Presiden Jokowi Dorong Penyelesaian MoU Perlindungan TKI dan Negosiasi Batas Negara

 

Presiden Joko Widodo  saat menerima lawatan Perdana Menteri ke-19 Malaysia, Dato’ Sri Ismail Sabri bin Yaakob di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Rabu, 10 November 2021.(Foto/Ist)

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Presiden Joko Widodo membahas sejumlah isu bilateral maupun kawasan saat menerima lawatan Perdana Menteri ke-19 Malaysia, Dato’ Sri Ismail Sabri bin Yaakob di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Rabu, 10 November 2021.

Presiden Joko Widodo, sebagai negara tetangga dekat dan bangsa serumpun Indonesia dan Malaysia harus memperkuat kerja sama berdasarkan prinsip yang saling menghormati dan saling menguntungkan.

“Dalam pertemuan pertama kami, kita berbicara sangat terbuka dan bersahabat,” ujar Presiden Joko Widodo saat memberikan pernyataan pers bersama PM Ismail Sabri di Ruang Teratai, Istana Kepresidenan Bogor.

Sejumlah isu yang dibahas dalam pertemuan yaitu pertama mengenai pentingnya kerja sama perlindungan warga negara Indonesia yang berada di Malaysia. Dalam keterangan tambahan kepada Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menjelaskan bahwa Presiden selalu menjadikan isu pelindungan WNI sebagai prioritas.

Dalam kaitan inilah, Presiden Jokowi mendorong agar Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) perlindungan tenaga kerja domestik Indonesia dapat segera diselesaikan.

“Kemudian juga mengenai izin community learning center di Semenanjung (Malaysia) juga bisa diberikan izinnya sesuai prinsip hak pendidikan bagi semuanya,” lanjutnya.

Kedua, Presiden Jokowi ingin agar kedua negara segera menyelesaikan negosiasi batas negara, baik batas darat maupun batas laut. Menurut Presiden, negosiasi terkait hal tersebut sudah cukup lama berlangsung.

“Kita berharap dalam waktu yang sesingkat-singkatnya masalah ini bisa segera diselesaikan,” imbuhnya.

Ketiga, kedua pemimpin juga membahas hal terkait dengan pemulihan ekonomi pascapandemi. Presiden Jokowi menyambut baik kenaikan angka perdagangan sebanyak 49 persen pada Januari-Agustus 2021, dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Guna mendukung upaya pemulihan ekonomi, tadi kita juga sudah sepakat untuk dibuat Travel Corridor Arrangement (TCA) yang secara bertahap nanti akan kita membukanya satu per satu,” jelasnya.

Menlu Retno menambahkan bahwa tim negosiasi TCA akan segera melakukan perundingan. Menurut rencana, pada tahap pertama, TCA yang akan dibahas akan mencakup pelaku perjalanan diplomatik, dinas, dan bisnis esensial. Perundingan juga menurut rencana akan memasukkan isu saling pengakuan sertifikat vaksin dan inter-operabilitas aplikasi pelindungan yang digunakan masing-masing negara.

” Selain isu-isu bilateral, Presiden Joko Widodo dan PM Ismail Sabri juga membahas sejumlah isu kawasan, antara lain soal situasi di Myanmar dan Laut China Selatan,” tutur Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melalui siaran tertulisnya, di Jakarta, Jumat (12/11/2021).

Sementara itu, PM Ismail Sabri dalam keterangannya mengatakan bahwa pihaknya menjamin kesejahteraan tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia akan dijaga sebaik mungkin. Pihaknya melalui Kementerian Sumber Manusia (seperti Kementerian Tenaga Kerja di Indonesia) juga membuka layanan aduan secara langsung dari para TKI yang tidak puas dengan majikan mereka, seperti masalah keterlambatan gaji.

“Mereka dapat terus mengajukan pengaduan langsung ke Kementerian Sumber Manusia. Hal ini untuk memberikan perlindungan kepada karyawan yang mungkin disalahgunakan dengan masalah gaji dan hal-hal lain yang belum bisa mereka keluhkan kepada siapa pun,” ujar PM Ismail Sabri.

Terkait penerapan koridor perjalanan antara kedua negara melalui travel corridor arrangement (TCA), PM Malaysia telah bersepakat dengan Presiden untuk meminta menteri terkait melihat lebih detail mengenai hal tersebut.

“Insyaallah jika dipercepat untuk detailnya, sebelumnya kita sudah sepakat akan membuat pernyataan bersama untuk mengumumkan pembukaan perbatasan antara Malaysia dan Indonesia,” tutupnya.

(002)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gunakan JNE, Popits Sukses  Lewat Jualan  Online

    Gunakan JNE, Popits Sukses  Lewat Jualan  Online

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis 12 September 2019 Gunakan JNE, Popits Sukses  Lewat Jualan  Online ” Head Quarter ” (HQ) Bali, bertempat di Jl.Marboro, Denpasar-Bali   BALI, INDEX  –  Popits Indonesia kali ini memperluas bisnisnya dengan membuka ” Head Quarter ” (HQ) baru, agar lebih lengkap dan menarik di Bali. Marketing Director Popits Indonesia Tommy Irawan mengatakan, memberikan […]

  • Dibuka Hari ini, Denpasar Festival ke-12 Usung Tema Jentera Kebahagian

    Dibuka Hari ini, Denpasar Festival ke-12 Usung Tema Jentera Kebahagian

    • calendar_month Sabtu, 28 Des 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Denpasar,  Sabtu  28  Desember  2019   Dibuka Hari ini, Denpasar Festival ke-12 Usung Tema Jentera Kebahagian   Gladi Denfest di Kawasan Catur Muka Denpasar, Jumat (27/12/2019).   ” Denpasar Festival ke-12  libatkan Ribuan Seniman Kreatif Kota Denpasar “   BALI,  INDEX  –  Gelaran festival akhir tahun bertajuk Denpasar Festival (Denfest) ke-12 tahun 2019 kembali digelar. Kegiatan […]

  • Pindahkan ibu kota ke Kalteng untuk wujudkan Indonesia Sentris, kata Gubernur

    Pindahkan ibu kota ke Kalteng untuk wujudkan Indonesia Sentris, kata Gubernur

    • calendar_month Minggu, 21 Jul 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Palangka Raya, Senin 22 Juli 2019   Pindahkan ibu kota ke Kalteng untuk wujudkan Indonesia Sentris, kata Gubernur (foto/ist)   Kalimantan Tengah, INDEX – Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran menyebut, jika pemindahan ibu kota negara benar-benar ditetapkan ke Kalteng, maka hal itu merupakan keputusan yang paling tepat dan ideal untuk mewujudkan pembangunan Indonesia Sentris. “Kalteng […]

  • Kapolda Jabar Gelar Rilis Akhir Tahun Di Gedung Dit Lantas Polda Jabar

    Kapolda Jabar Gelar Rilis Akhir Tahun Di Gedung Dit Lantas Polda Jabar

    • calendar_month Rabu, 29 Des 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Bandung, Rabu  29  Desember  2021   Kapolda Jabar Gelar Rilis Akhir Tahun Di Gedung Dit Lantas Polda Jabar   Dir Reskrimum Polda Jabar perlihatkan sketsa wajah tersangka kasus pembunuhan di Subang.   Jawa Barat,  indonesiaexpose.co.id  –   Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Suntana, M.Si memimpin gelar rilis akhir tahun 2021 bertempat di Gedung Dit Lantas Polda […]

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu 6  Juni  2020

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Senin, 20 Des 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Bali, Selasa  21  Desember  2021   Renungan  JOGER  

expand_less