Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Presiden Minta APBN 2022 Dirancang Responsif, Antisipatif, dan Fleksibel

Presiden Minta APBN 2022 Dirancang Responsif, Antisipatif, dan Fleksibel

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 29 Nov 2021
  • visibility 98
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Senin  29 November 2021

Presiden Minta APBN 2022 Dirancang Responsif, Antisipatif, dan Fleksibel

 

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Pandemi Covid-19 belum berakhir dan masih menjadi ancaman bagi Indonesia dan dunia, terutama dengan munculnya varian baru Omicron di sejumlah negara. Untuk itu, antisipasi dan mitigasi perlu disiapkan sedini mungkin agar tidak mengganggu kesinambungan program reformasi struktural dan pemulihan ekonomi nasional yang tengah dilakukan, termasuk dalam merancang Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) tahun 2022.

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Joko Widodo dalam arahannya pada acara Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2022 di Istana Negara, Jakarta, Senin, 29 November 2021.

“Menghadapi ketidakpastian tahun 2022 kita harus merancang APBN tahun 2022 yang responsif, antisipatif, dan juga fleksibel. Selalu berinovasi dan mengantisipasi berbagai perubahan yang terjadi dengan tetap menjaga tata kelola yang baik,” tutur Presiden Joko Widodo melalui siaran resminya, di Jakarta, Senin (29/11/2021).

Presiden memandang bahwa APBN tahun 2022 memiliki peran sentral. Sebagai pemegang presidensi G20, Indonesia harus menunjukkan kemampuan dalam menghadapi perubahan iklim, terutama dalam pengurangan emisi dan gerakan perbaikan lingkungan secara berkelanjutan.

“Kita harus menunjukkan aksi nyata, komitmen kita pada green dan sustainable economy,” imbuhnya.

Selain itu, APBN tahun 2022 juga harus mendorong kebangkitan ekonomi nasional dan mendukung reformasi struktural. Presiden menekankan bahwa pemerintah akan fokus pada enam kebijakan utama, yaitu pertama melanjutkan pengendalian Covid-19 dengan tetap memprioritaskan sektor kesehatan. Kedua, menjaga keberlanjutan program perlindungan sosial bagi masyarakat kurang mampu dan rentan.

Ketiga, peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Keempat, melanjutkan pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kemampuan adaptasi teknologi. Kelima, penguatan desentralisasi fiskal untuk peningkatan dan pemerataan kesejahteraan antardaerah. Keenam, melanjutkan reformasi penganggaran dengan menerapkan zero-based budgeting agar belanja lebih efisien.

“Sekali lagi di tahun 2022, kita harus tetap mempersiapkan diri menghadapi risiko pandemi Covid yang masih membayangi dunia dan negara kita Indonesia. Ketidakpastian bidang kesehatan dan perekonomian harus menjadi basis kita dalam membuat perencanaan dan melaksanakan program,” tandasnya.

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam keterangannya selepas acara menjelaskan bahwa aktivitas konsumsi dan produksi masyarakat yang telah meningkat akan terus menjadi bekal untuk masuk ke tahun 2022 yang lebih kuat lagi dari sisi pemulihan ekonomi.

“Consumer Confidence Index kita sudah mulai pulih bahkan mendekati sebelum terjadinya Covid. PMI (Purchasing Managers Index) kita juga mengalami kenaikan dengan adanya kemampuan mengelola delta varian. Demikian juga dengan pertumbuhan indikator lain yang cukup kuat seperti ekspor, impor, dan konsumsi listrik,” jelas Menteri Keuangan.

Lebih lanjut, Menteri Keuangan menjelaskan bahwa APBN tahun 2022 disusun dengan asumsi pertumbuhan ekonomi 5,2 persen, inflasi 3 persen, nilai tukar Rp14.350 per dolar Amerika, suku bunga surat berharga negara 10 tahun di 6,8 persen, harga minyak 63 dollar per barrel, lifting minyak 703.000 barrel per hari, dan lifting gas 1.000.036 barrel per hari.

Untuk sasaran-sasaran yang akan dicapai tahun 2022 yaitu tingkat pengangguran tahun depan diharapkan akan menurun pada level 5,5 hingga 6,3 persen. Tingkat kemiskinan diharapkan akan bisa turun di bawah 9 persen lagi, yaitu antara 8,5 hingga 9 persen. Gini ratio akan membaik di 0,376 hingga 0,378. Indeks pembangunan manusia akan terus meningkat di 73,41 hingga 73,46. Nilai tukar petani akan dijaga di atas 100 yaitu 103 hingga 105, dan nilai tukar nelayan di 104 tinggal 106.

“Untuk tahun depan pendapatan negara sesuai dengan undang-undang adalah sebesar Rp1.846,1 triliun, terdiri atas perpajakan Rp1.510 triliun, PNBP (penerimaan negara bukan pajak) Rp335 triliun, dan hibah Rp0,6 triliun. Belanja negara tahun depan mencapai Rp2.714,2 triliun, di mana belanja pemerintah pusat mencapai Rp1.944,5 triliun dan TKDD Rp769,6 triliun. Tahun depan kita masih mengalami defisit sebesar 4,85 persen dari PDB atau Rp868 triliun,” papar Menkeu.

(007)

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Januari-Februari 2019, Penumpang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali Naik 8%

    Januari-Februari 2019, Penumpang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali Naik 8%

    • calendar_month Minggu, 10 Mar 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Mangupura, Minggu 10 Maret 2019   Januari-Februari 2019, Penumpang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali Naik 8% Communication & Legal Section Head PT. Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Arie Ahsanurrohim.(Foto/ndex) BALI, INDEX  – Dua bulan pertama berjalan di tahun 2019, Bandar Udara Internasional […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle 110
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  05  April  2026 Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  16  Desember  2021   Wakil Walikota Arya Wibawa Buka Muscab V Pertuni Denpasar.     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa membuka secara resmi Musyawarah Cabang V Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Cabang Denpasar di Gedung Santi Graha Denpasar, Kamis (16/12/2021). Acara Muscab diselenggarakan untuk melakukan kajian dan evaluasi […]

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Denpasar,Sabtu 30  Oktober  2021   Sekda Denpasar IB. Wiradana Terima Kunjungan Kehormatan Komandan KRI Bima Suci       Bali,  indonesiaexpose.co.id   –  Sekda Denpasar, IB Alit Wirdana menerima Courtessy Call atau kunjungan kehormatan dari rombongan KRI Bima Suci-945 yang tergabung dalam Satuan Latihan Kartika Jala Krida (KJK) tahun 2021, di Kantor Walikota Denpasar pada Kamis […]

  • Wakil Walikota Arya Wibawa Hadiri Peringatan Hari PMI se-Dunia di Kota Denpasar

    Wakil Walikota Arya Wibawa Hadiri Peringatan Hari PMI se-Dunia di Kota Denpasar

    • calendar_month Rabu, 18 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu 18 Mei 2022   Wakil Walikota Arya Wibawa Hadiri Peringatan Hari PMI se-Dunia di Kota Denpasar     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri peringatan Hari PMI se-dunia Tahun 2022 yang digelar di Markas PMI Kota Denpasar, Rabu (18/5/2022). Kegiatan ini dilaksanakan PMI Kota Denpasar dirangkai dengan kegiatan […]

  • Potensi Jabar Selatan Cukup Besar, Investasinya Masih Kecil

    Potensi Jabar Selatan Cukup Besar, Investasinya Masih Kecil

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Bandung, Jumat 21 Pebruari 2025 Potensi Jabar Selatan Cukup Besar, Investasinya Masih Kecil   (foto/ist)   Jawa  Barat,  indonesiaexpose.co.id   – Investasi di sebagian Jawa Barat wilayah Selatan relatif masih kecil, padahal potensinya cukup besar. Hal itu diungkapakn Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jabar Nining Yulistiani, saat membuka Forum OPD PMPTSP se-Jabar […]

expand_less