Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Bersama Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Sara Jyoti, Mereformasi Ritual, Mentradisikan Agama, bukan Mengagamakan Tradisi

Bersama Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Sara Jyoti, Mereformasi Ritual, Mentradisikan Agama, bukan Mengagamakan Tradisi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 24 Jun 2022
  • visibility 781
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu  25  Juni  2022

 

Bersama Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Sara Jyoti, Mereformasi Ritual, Mentradisikan Agama, bukan Mengagamakan Tradisi

Bali,  indonesiaexpose.co.id   –   Saat walaka dikenal sebagai Drs. Gede Sara Sastra, M.Si, dengan memimpin Krishna Tour sebagai travel agent perintis Tirta Yatra ke India pertama kali. Sempat sebagai reporter Bali Post dan juga dosen UNHI, pada tanggal 29 Juni 2009 lalu,  didiksa sebagai Sulinggih dengan abhiseka Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Putra Sara Shri Satya Jyoti.

Menurut Ida Rsi, Hindu sesungguhnya tidak ada kata harus atau memaksa dalam beryadnya. Kelenturan atau flexible dari ajaran Hindu tercermin juga dengan adanya kata Pemade dalam setiap upakara, yang artinya pengganti. Adu ayam misalnya bisa diganti dengan adu tingkih, babi guling bisa diganti dengan telur guling dan seterusnya.

” Hindu adalah agama yang simple, murah dan flexible, namun karena pengaruh adat dan kebiasaan setempat ditambah dengan kurangnya pemahaman tentang agama yag dimiliki oleh orang yang berpengaruh (pendeta, pemimpin adat yang dituakan) maka pelaksanaan agama akan terasa memberatkan,” ungkap Ida Rsi di Denpasar saat memberikan materi Pedoman Calon Pandita dan Dharmaning Sulinggih,kemarin.

Lanjutnya, upacara sudah disebut sempurna dengan menggunakan Upakara Inti. Kenyataannya sekarang ini yang ditonjolkan justru Banten Ayaban Pengiringnya sehingga akan membebani umat sehingga takut menjadi Hindu bahkan umat Hindu sudah beralih keyakinan seperti yang terungkap dalam penelitian DR Surpi Aryadharma pada sebuah buku Membedah Kasus Konversi Agama di Bali.

Ketika sebuah upacara dilakukan dengan tradisi mula keto atau kuna dresta, yang lebih menonjolkan kemegahan, maka akan menimbulkan penderitaan akibat harus berhutang karena mahalnya biaya upacara dan memaksa diri sesuai tradisi yang disampaikan melalui mula keto tersebut

Beryadnya tidaklah menakutkan justeru sebaliknya menjadi suatu kebahagiaan. Hendaknya upacara dilakukan dengan tulus ikhlas tanpa meninggalkan kesengsaraan di kemudian hari, apalagi sampai menjual tanah warisan.

Untuk gebongan cukup dengan buah lokal, tidak dengan buah impor misalnya mangga, pisang, durian, salak dan ketela yang sudah memenuhi unsur Pancha Rengga.

Untuk pura-pura di luar Bali saat Piodalan upacaranya menyesuaikan dengan budaya setempat, sehingga tidak ada kesan agama Hindu identik dengan budaya Bali, karena Hindu adalah agama universal.

” Pihaknya mengingatkan para peserta, sudah sepatutnya seorang Sulinggih menjadi, Sang Satyawadi, berbicara yang benar dan jujur,Sang Apta, yang dapat dipercaya, Sang Patirthan, tempat menyucikan diri lahir bathin, dan Sang Panadahan Upadesa, menjadi guru sekaligus sandaran bagi masyarakat yang punya masalah hidup,” pungkas Ida Rsi. (A.A.Md Sudarsana/071)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo Lantik Adi Arnawa dan Bagus Alit Sucipta Jadi Bupati dan Wakil Bupati Kab. Badung 2025-2030

    Presiden Prabowo Lantik Adi Arnawa dan Bagus Alit Sucipta Jadi Bupati dan Wakil Bupati Kab. Badung 2025-2030

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 445
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis 20  Pebruari  2025 Presiden Prabowo Lantik Adi Arnawa dan Bagus Alit Sucipta Jadi Bupati dan Wakil Bupati Kab. Badung 2025-2030   Adi Arnawa dan Bagus Alit Sucipta Resmi Jabat Bupati dan Wakil Bupati Badung 2025-2030. (foto: Hms Badung) Jakarta, indonesiaexpose.co.id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi melantik Bupati dan Wakil Bupati […]

  • Taspen-Grab Indonesia kerja sama luncurkan ‘Grab to Work TASPEN 2019’

    Taspen-Grab Indonesia kerja sama luncurkan ‘Grab to Work TASPEN 2019’

    • calendar_month Rabu, 31 Jul 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Jakarta , Rabu   31  Juli 2019   Taspen-Grab Indonesia kerja sama luncurkan ‘Grab to Work TASPEN 2019’   Direktur Utama TASPEN Iqbal Lantaro (kiri) dan Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi usai penandatanganan nota kesepahaman di Jakarta, Rabu (24/7/2019). (Foto/Ist)   JAKARTA,  INDEX  – PT TASPEN (Persero) dan PT Solusi Transportasi Indonesia (Grab Indonesia) menjalin […]

    • calendar_month Selasa, 7 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Tabanan, Selasa 07 Juni 2022   Kunjungi Pasar Rakyat Gianyar, TP PKK Kabupaten Tabanan Dukung Kegiatan Berbelanja dan Berbagi     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Kegiatan Pasar Rakyat, yang masuk dalam salah satu rancangan program unggulan TP PKK Provinsi Bali di tahun 2022, menjadi sebuah aktivitas yang sangat dinanti oleh masyarakat. Ketua TP PKK Tabanan, Ny. […]

  • Panas  Di  DPRD Bali! Pansus  TRAP Tegas : Hukum  Jangan  Pakai  Perasaan

    Panas  Di  DPRD Bali! Pansus  TRAP Tegas : Hukum  Jangan  Pakai  Perasaan

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle 080
    • visibility 475
    • 0Komentar

    Mangupura, Jumat  22  Mei  2026 Panas  Di  DPRD Bali! Pansus  TRAP Tegas : Hukum  Jangan  Pakai  Perasaan     Bali, indonesiaexpose.co.id   —  Polemik proyek Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK Kura-Kura Bali kini memicu ketegangan serius di internal DPRD Bali. Pernyataan Wakil I DPRD Bali, Desel Astawa, terkait rekomendasi pemasangan “Pol PP Line” oleh Satpol PP […]

  • Serangkaian Harhubnas Tahun 2019, Kota Denpasar Tuan Rumah Lomba Paduan Suara `Hymne Perhubungan

    Serangkaian Harhubnas Tahun 2019, Kota Denpasar Tuan Rumah Lomba Paduan Suara `Hymne Perhubungan

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  12  September  2019   Serangkaian Harhubnas Tahun 2019, Kota Denpasar Tuan Rumah Lomba Paduan Suara `Hymne Perhubungan   Asisten 1 Kota Denpasar, I Made Toya membuka lomba paduan suara Hymne Perhubungan yang dilaksanakan di Gedung Sewaka Dharma Kota Denpasar, pada Rabu (11/9/2019)   BALI, INDEX  – Serangkaian dengan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun […]

  • Ajang Grand Final GEMPITA 2025 : Walikota Jaya Negara Harapkan Duta Anak Dapat Jadi Pelopor dan Pelapor Hak Anak

    Ajang Grand Final GEMPITA 2025 : Walikota Jaya Negara Harapkan Duta Anak Dapat Jadi Pelopor dan Pelapor Hak Anak

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis 20 Maret 2025 Ajang Grand Final GEMPITA 2025 : Walikota Jaya Negara Harapkan Duta Anak Dapat Jadi Pelopor dan Pelapor Hak Anak   Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. […]

expand_less