Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Deputi Gubernur BI Doni P. Joewono : Aset Kripto Berpotensi Lahirkan Sumber Risiko Baru yang Pengaruhi Sistem Keuangan

Deputi Gubernur BI Doni P. Joewono : Aset Kripto Berpotensi Lahirkan Sumber Risiko Baru yang Pengaruhi Sistem Keuangan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 12 Jul 2022
  • visibility 58
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nusa Dua, Rabu 13 Juli 2022

Deputi Gubernur BI Doni P. Joewono : Aset Kripto Berpotensi Lahirkan Sumber Risiko Baru yang Pengaruhi Sistem Keuangan

 

Seminar Digital Currency merupakan rangkaian Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) hari kedua sebagai side event rangkaian G20 Finance Track: Finance and Central Bank Deputies (FCBD) dan 3rd Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting (FMCBG) di Nusa Dua, Bali – foto: Istimewa

Bali, indonesiaexpose.co.id – Bank Indonesia yang merupakan bank sentral menjajaki desain dan penerbitan Central Bank Digital Currency (CBDC) atau mata uang digital.

Aset kripto memiliki potensi untuk mengembangkan inklusi dan efisiensi sistem keuangan, namun di sisi lain juga berpotensi menimbulkan sumber risiko baru yang dapat mempengaruhi stabilitas ekonomi, moneter, dan sistem keuangan.

Bank Indonesia terus mendalami CBDC dan akhir tahun ini berada pada tahap untuk mengeluarkan white paper pengembangan Digital Rupiah.

Deputi Gubernur BI Doni P. Joewono menjelaskan, mayoritas bank sentral dunia telah mulai melakukan tahapan riset dan percobaan sesuai dengan karakteristik negaranya masing-masing.

Dalam hal desain digital rupiah, kata Joewono, bank sentral perlu mendapatkan dukungan dari kalangan industri.

“Berbagai bank sentral berhati-hati dan terus mempelajari kemungkinan dampak dari CBDC tersebut, termasuk Indonesia,” kata Deputi Gubernur BI Doni P. Joewono melalui siaran tertulisnya di acara seminar ‘Digital Curency’ di Nusa Dua, Bali, Rabu, 13 Juli 2022.

Penerbitan CBDC, dikatakan Joewono, membutuhkan tiga prasyarat yang dimiliki oleh suatu suatu negara.

Pertama, desain CBDC tidak mengganggu stabilitas moneter dan sistem keuangan, terintegrasi dengan infrastruktur FMI-Sistem Pembayaran, dan memahami bagaimana CBDC dapat diimplementasikan.

FMI sendiri merupakan sistem multilateral yang menyediakan jasa untuk melakukan perdagangan, kliring, setelmen, pelaporan, dan pencatatan, sehubungan dengan transaksi pembayaran, surat berharga, derivatif, dan transaksi keuangan lainnya.

“Untuk mengatasi risiko terhadap stabilitas dari aset kripto tersebut, dibutuhkan kerangka regulasi untuk mengatasi, salah satunya melalui CDBC,” jelasnya.

Seminar Digital Currency merupakan rangkaian Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) hari kedua sebagai side event rangkaian G20 Finance Track: Finance and Central Bank Deputies (FCBD) dan 3rd Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting (FMCBG) di Nusa Dua, Bali.
(119)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Selasa, 16 Feb 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Denpasar,  Selasa  16  Februari  2021   Jelang Akhiri Masa Jabatan, Rai Mantra Resmikan Inovasi Jaga Baya.Manfaatkan IT Dalam Penanganan Covid-19     BALI,  indonesiaexpose.co.id  –  Jelang akhiri masa Jabatan sebagai Walikota Denpasar, Rai Mantra masih berkesempatan meresmikan inovasi dalam penanganan covid 19. Inovasi yang diberi nama Jaga Baya adalah mengkolaborasikan antara kearifan lokal dengan kemajuan […]

    • calendar_month Sabtu, 3 Sep 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Bogor, Sabtu 03 September 2022 Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara Dorong UMKM Masuk E-Katalog Wali Kota Denpasar, I GN Jaya Negara, saat mengikuti acara City Leader Community Kompas Collaboration Forum (KCF) i Kebun Raya Bogor, Sabtu (3/09/2022).(Foto/ist) Bali,  indonesiaexpose.co.id   –  Pemerintah Kota Denpasar terus mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk masuk dalam E-Katalog […]

  • Made “Dolar” Astawa Gelar Pameran Tunggal  Berkonsep Layers Dimentions

    Made “Dolar” Astawa Gelar Pameran Tunggal  Berkonsep Layers Dimentions

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat 20 September 2024 Made “Dolar” Astawa Gelar Pameran Tunggal  Berkonsep Layers Dimentions     Bali,indonesiaexpose.co.id –  Kini di tahun 2024 setelah sekian lama Made “Dolar” Astawa berkiprah dan mendedikasikan dirinya sebagai pengelola ruang Santrian Gallery , Bli Dolar panggilan akrabnya akhirnya berpameran tunggal, jika biasanya Bli Dolar disibukkan dengan urusan mempersiapkan dan mengurus […]

  • Bupati Badung Lepas Mudik Gratis 2026

    Bupati Badung Lepas Mudik Gratis 2026

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle 110
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Mangupura , Sabtu  14  Maret  2026 Bupati Badung Lepas Mudik Gratis 2026   Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa lepas 625 peserta mudik gratis di area Parkir Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Sabtu (14/3/2026) sore.   Bali,  indonesiaexpose.co.id  —  Program Mudik Gratis Tahun 2026 yang merupakan hasil kolaborasi antara Yayasan Forum Komunikasi Pegawai Muslim […]

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  7  Juni  2020

  • Wawali Arya Wibawa Resmikan Rumah Organik Desa Tegal Kertha

    Wawali Arya Wibawa Resmikan Rumah Organik Desa Tegal Kertha

    • calendar_month Kamis, 25 Jan 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  25  Januari  2024 Wawali Arya Wibawa Resmikan Rumah Organik Desa Tegal Kertha   Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat Meresmikan tempat Pengolahan sampah “Rumah Organik” di Desa Tegal Kertha, Kecamatan Denpasar Barat, Kamis (25/1/2024).   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pengolahan sampah “Rumah Organik” di Desa Tegal Kertha, Kecamatan Denpasar Barat diresmikan […]

expand_less