Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Kejari  Gianyar  Berhasil  Damaikan  Dua  Keluarga  Bersengketa

Kejari  Gianyar  Berhasil  Damaikan  Dua  Keluarga  Bersengketa

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 8 Des 2022
  • visibility 90
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gianyar, Jumat  09  Desember  2022

Kejari  Gianyar  Berhasil  Damaikan  Dua  Keluarga  Bersengketa

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Dua keluarga bersengketa yang berebut warisan hingga terlibat pertengkaran hingga penganiayaan berhasil diselesaikan dengan perdamaian di Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar, lewat Restorative Justice (RJ) yang diberikan Kamis (8/12/2022) di Rumah Restorative Justice Genah Adhyaksa, Ubud, Gianyar.

Bermula ketika dua keluarga yang berprofesi sebagai petani dan tinggal dalam satu pekarangan yaitu I Made Suka yang tinggal bersama istrinya Ni Wayan Ceraki beserta anaknya yang bernama I Wayan Juana, dan satu keluarga lainnya yaitu Ni Nyoman Yasa beserta anaknya yang bernama I Kadek Mustika.

Kedua keluarga itu awalnya hidup dengan rukun, namun seiring berjalannya waktu antara kedua keluarga tersebut terdapat permasalahan yang bermula dari berebut warisan leluhur sehingga mereka sering cekcok yang akhirnya berujung pada Tindak Pidana Penganiayaan, Minggu 2 September 2022 lalu sekitar 08.30 WITA di Banjar Cebok, Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang, Gianyar.

Ketika itu masing-masing anggota keluarga dari kedua keluarga saling cekcok yang mengakibatkan adu mulut di halaman rumah Ni Nyoman Yasa . Kedua keluarga ini diselimuti emosi sehingga saling serang, ada yang memukul menggunakan sapu, ada yang menarik rambut, mendorong, hingga mengkrip leher. Sampai akhirnya datang Ni Kadek Henny Sukmadewi yang merupakan menantu dari I Nyoman Yasa menarik I Kadek Mustika dan memintanya untuk berhenti berkelahi. Akibat perkelaian tersebut masing-masing pihak mengalami luka-luka, lalu kedua pihak melaporkan ke Polsek Tegallalang. Akibat peristiwa tersebut, masing-masing pihak kemudian ditetapkan sebagai Tersangka yang disangkakan melanggar Pertama Pasal 170 Ayat (1) KUHP Atau Kedua Pasal 351 Ayat (1) Jo Pasal 55 Ayat (1) KUHP tentang Penganiayaan.

Kepala Kejari Gianyar, Ni Wayan Sinaryati menjelaskan setelah kejadian tersebut, ia bersama Kasi Pidum serta Jaksa yang menangani perkara tersebut selaku Penuntut Umum berupaya untuk dapat mendamaikan, menenangkan dan menetralisir situasi kedua belah pihak. Pihaknya juga kemudian mengajukan ekspose permohonan penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif kepada Jaksa Agung Muda (JAM) Tindak Pidana Umum yang dilaksanakan melalui video conference Selasa, 6 Desember 2022.

“Dimana dalam kegiatan ekspose tersebut kita paparkan kronologis perkara Tindak Pidana Penganiayaan tersebut beserta dasar diajukannya Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif, yang kemudian setelah pemaparan selesai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum menyetujui Permohonan Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif Perkara Tindak Pidana Penganiayaan dari Kejaksaan Negeri Gianyar atas nama Tersangka Ni Nyoman Yasa dan I Made Suka yang disangka melanggar Pertama Pasal 179 Ayat (1) KUHP atau Kedua Pasal 351 Ayat (1) JO Pasal 55 Ayat (1) KUHP,” jelas Sinaryati.

“Penghentian penuntutan ini dapat dilakukan karena adanya persetujuan dari kedua belah pihak untuk saling berdamai, yang mana kedua belah pihak merupakan masih satu keluarga,” imbuhnya.

Sinaryati tetap mengingatkan kedua belah pihak tidak lagi melakukan hal serupa karena hukuman yang akan diberikan tentunya lebih berat.

“Perkara ini memang telah dihentikan, namun kita berharap kedepannya tidak melakukan hal seperti itu lagi dikemudian hari, karena hukumannya akan menjadi lebih berat,” pungkasnya.(072)

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • indonesiaexpose.co.id

    indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Sabtu, 13 Jan 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Jakarta, Sabtu  13  Januari 2024

  • Gubernur  Bali Koster  : Pasarkan  Arak Bali ke Washington, D.C dan New York, Amerika Serikat dari tanggal 14 – 16 Maret 2023 

    Gubernur  Bali Koster  : Pasarkan  Arak Bali ke Washington, D.C dan New York, Amerika Serikat dari tanggal 14 – 16 Maret 2023 

    • calendar_month Rabu, 29 Mar 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 89
    • 0Komentar

    New York, Kamis  30   Maret  2023 Gubernur  Bali Koster  : Pasarkan  Arak Bali ke Washington, D.C dan New York, Amerika Serikat dari tanggal 14 – 16 Maret 2023   Diplomasi ‘Arak Bali’ yang dilakukan Gubernur Bali Wayan Koster selama di Washington, D.C dan New York, Amerika Serikat dari tanggal 14 – 16 Maret 2023.(foto/ist)   Jakarta, […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Rabu, 20 Okt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  21  Oktober  2021   Renungan  JOGER  

  • Ratusam Siswa ikuti WISH Festival 2019 

    Ratusam Siswa ikuti WISH Festival 2019 

    • calendar_month Minggu, 6 Okt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu 06 Oktober 2019     Ratusam Siswa ikuti WISH Festival 2019   Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijayaa saat membuka WISH Festival 2019 di Institut Seni Indonesia Sabtu, (5/10/2019) BALI, INDEX – Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra secara resmi membuka WISH (World Indonesia Scholarship) Festival 2019 di Institut Seni Indonesia Sabtu, (5/10/2019). Acara […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Bali, Jumat  03  Mei 2024 Renungan  Joger

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 4 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  05  November  2020   Renungan  JOGER  

expand_less