Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Empat Arahan Presiden Jokowi dalam Konsolidasi Nasional Bawaslu

Empat Arahan Presiden Jokowi dalam Konsolidasi Nasional Bawaslu

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 17 Des 2022
  • visibility 172
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Sabtu  17  Desember  2022

Empat Arahan Presiden Jokowi dalam Konsolidasi Nasional Bawaslu

 

Presiden Joko Widodo menekankan sedikitnya empat arahan saat menyampaikan sambutan pada acara Konsolidasi Nasional Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Sabtu, 17 Desember 2022. Foto: BPMI Setpres/Rusman

 

 

Arahan pertama, Presiden meminta agar Bawaslu memetakan segera potensi masalah dan berbagai kemungkinan terjadinya pelanggaran.

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Presiden Joko Widodo menekankan sedikitnya empat arahan saat menyampaikan sambutan pada acara Konsolidasi Nasional Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Sabtu, 17 Desember 2022. Arahan pertama, Presiden meminta agar Bawaslu memetakan segera potensi masalah dan berbagai kemungkinan terjadinya pelanggaran.

“Harus dipetakan. Pusat memetakan, provinsi memetakan, Bawaslu di kabupaten/kota memetakan, Bawaslu di kecamatan memetakan, semuanya akan lebih memudahkan. Perhatikan satu per satu setiap kemungkinan, jangan sampai ada yang terlewat. Lakukan perencanaan yang matang, siapkan langkah pencegahan, siapkan langkah-langkah mitigasi, siapkan langkah-langkah antisipasi. Jangan sampai ada kejadian kita baru pontang-panting,” ujar Presiden.

Arahan kedua, Presiden meminta agar Bawaslu fokus pada upaya-upaya pencegahan. Presiden menegaskan bahwa Bawaslu jangan hanya bekerja saat terjadi pelanggaran, serta pasif menunggu pengaduan. Menurutnya, Bawaslu harus sejak dini mencegah terjadinya gesekan yang bisa menimbulkan benturan-benturan sosial. “Gesekan sekecil apapun segera selesaikan saat itu juga, jangan tunggu membesar,” imbuhnya.

Lebih jauh, Presiden berharap Bawaslu tidak hanya berhenti pada level pengawasan teknis pelaksanaan tahapan pemilu. Menurutnya, Bawaslu juga harus punya indeks kerawanan pemilu. Presiden juga merespons baik rencana Ketua Bawaslu Rahmat Bagja yang akan meningkatkan pengawasan terkait pemilu di media sosial (medsos) karena menurutnya medsos kerap menjadi ajang menyebarkan isu atau memanas-manasi masyarakat.

“Saya setuju sekali tadi Pak Ketua Bawaslu menyampaikan itu. Di dalam dunia nyata enggak ada apa-apa, ini dari mana kok ribut isu ini, medsos pasti enggak ada yang lain,” lanjutnya.

Kepala Negara juga menekankan bahwa salah satu faktor kerawanan pada pemilu dan pilkada itu adalah soal politik identitas, politik SARA, dan hoaks. Untuk itu, Presiden mengingatkan agar Bawaslu berhati-hati mengenai hal tersebut dan harus segera memperingatkan pihak yang melakukan pelanggaran tersebut.

“Kita tidak bisa bersantai-santai dengan politik identitas, politisasi agama, politik SARA, jangan berikan ruang apapun kepada ini, ini sangat berbahaya sekali. Ini bisa menjadi peluang pihak lain untuk memecah belah keutuhan negara kita, keutuhan kita sebagai sebuah bangsa,” tegasnya.

Arahan ketiga, Presiden meminta Bawaslu bekerja cepat, responsif, dan selalu berada dalam koridor hukum. Bawaslu juga diminta agar merespons dan menyelesaikan pengaduan dengan cepat, menindak dan menyelesaikan berbagai pelanggaran dengan tegas, memegang teguh integritas, dan melakukannya secara adil dan tidak memihak.

“Bawaslu harus tegas dalam menegakkan aturan, tidak boleh ragu, tapi juga jangan sampai Bawaslu malah menjadi badan pembuat was-was pemilu yang membuat was-was masyarakat untuk memilih peserta pemilu untuk bersosialisasi. Artinya apa? ingar bingar pemilu tetap harus terasa sebagai bagian dalam kita berdemokrasi. Ini penting sekali, harus ingar bingar pemilunya. Jangan sampai kita mengadakan pemilu senyap, kelihatan enggak ada apa-apa, ya enggak benar juga. Menurut saya, kuncinya aturan main harus jelas dan disosialisasikan,” paparnya.

Arahan keempat, Presiden mendorong agar Bawaslu melibatkan partisipasi masyarakat seluas-luasnya. Presiden juga meminta agar Bawaslu menggencarkan pendidikan politik, literasi, dan partisipasi masyarakat untuk menjaga pemilu yang berintegritas dan berkualitas.

“Partisipasi masyarakat ini akan mempermudah tugas Bawaslu. Partisipasi masyarakat ini salah satunya penting dalam mengatasi praktik politik uang, ini hati-hati banyak kejadian mengenai ini. Politik uang itu sudah menjadi penyakit di setiap pemilu, pasti ada … Libatkan masyarakat untuk memperkecil peluang terjadinya politik uang karena jika ini dibiarkan berlama-lama ini akan merusak demokrasi kita, demokrasi Indonesia,” pungkasnya.

(BPMI Setpres)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung kebijakan Gubernur Bali : PHRI Bali tandatangangi Kerjasama Penggunaan Produk Pertanian Bali  (Perumda Bali)

    Dukung kebijakan Gubernur Bali : PHRI Bali tandatangangi Kerjasama Penggunaan Produk Pertanian Bali  (Perumda Bali)

    • calendar_month Rabu, 28 Jun 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  28  Juni  2023 Dukung kebijakan Gubernur Bali : PHRI Bali tandatangangi Kerjasama Penggunaan Produk Pertanian Bali  (Perumda Bali)   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Bertempat di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Perwakilan Bali ,Renon ,Denpasar, pada Selasa 27 Juni 2023  di laksanakan penandatangan kerjasama PHRI menggunakan produk pertanian Bali (Perumda Bali), Peresmian Pusat Investasi Kerthi Bali […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Selasa, 18 Jan 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Bali, Rabu 19 Januari 2022   Renungan  JOGER  

  • Polda Jabar Tahun 2019 Selamatkan Uang Negara Sebesar 36 Miliar

    Polda Jabar Tahun 2019 Selamatkan Uang Negara Sebesar 36 Miliar

    • calendar_month Senin, 30 Des 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Bandung,  Senin  30  Desember  2019   Polda Jabar Tahun 2019 Selamatkan Uang Negara Sebesar 36 Miliar   Kapolda Jabar Irjen Pol Drs Rudy Sufahriadi didampingi Karo Ops dan Kabid Humas menggelar konfrensi pers akhir tahun 2019 di Mapolda Jabar, Senin pagi (30/12/2019) (Foto : Bid Humas/indonesiaexpose.co.id)   Jawa Barat,INDEX – Para penegak hukum fokus untuk […]

  • Kurangi Penggunaan Kantong Plastik, Disperindag Denpasar Sosialisasi Ke Pasar Pasar Rakyat.

    Kurangi Penggunaan Kantong Plastik, Disperindag Denpasar Sosialisasi Ke Pasar Pasar Rakyat.

    • calendar_month Selasa, 10 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa 10 April 2022   Kurangi Penggunaan Kantong Plastik, Disperindag Denpasar Sosialisasi Ke Pasar Pasar Rakyat.     Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Disperindag Kota Denpasar sosialisasikan Peraturan Gubenur dan Perwali terkait Pengurangan dan Pembatasan Sampah Plastik Sekali Pakai dan sosialisasi sistem Transaksi Pembayaran Digital kepada para pedagang pasar rakyat di Wantilan Pura Dalem Desa Adat […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Minggu, 3 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Bali, Senin 04 Juli 2022   Renungan  JOGER  

  • indonesiaexpose.co.id

    indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Selasa, 26 Des 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Semarang,  Rabu  27  Desember  2023

expand_less