Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Empat Arahan Presiden Jokowi dalam Konsolidasi Nasional Bawaslu

Empat Arahan Presiden Jokowi dalam Konsolidasi Nasional Bawaslu

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 17 Des 2022
  • visibility 209
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Sabtu  17  Desember  2022

Empat Arahan Presiden Jokowi dalam Konsolidasi Nasional Bawaslu

 

Presiden Joko Widodo menekankan sedikitnya empat arahan saat menyampaikan sambutan pada acara Konsolidasi Nasional Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Sabtu, 17 Desember 2022. Foto: BPMI Setpres/Rusman

 

 

Arahan pertama, Presiden meminta agar Bawaslu memetakan segera potensi masalah dan berbagai kemungkinan terjadinya pelanggaran.

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Presiden Joko Widodo menekankan sedikitnya empat arahan saat menyampaikan sambutan pada acara Konsolidasi Nasional Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Sabtu, 17 Desember 2022. Arahan pertama, Presiden meminta agar Bawaslu memetakan segera potensi masalah dan berbagai kemungkinan terjadinya pelanggaran.

“Harus dipetakan. Pusat memetakan, provinsi memetakan, Bawaslu di kabupaten/kota memetakan, Bawaslu di kecamatan memetakan, semuanya akan lebih memudahkan. Perhatikan satu per satu setiap kemungkinan, jangan sampai ada yang terlewat. Lakukan perencanaan yang matang, siapkan langkah pencegahan, siapkan langkah-langkah mitigasi, siapkan langkah-langkah antisipasi. Jangan sampai ada kejadian kita baru pontang-panting,” ujar Presiden.

Arahan kedua, Presiden meminta agar Bawaslu fokus pada upaya-upaya pencegahan. Presiden menegaskan bahwa Bawaslu jangan hanya bekerja saat terjadi pelanggaran, serta pasif menunggu pengaduan. Menurutnya, Bawaslu harus sejak dini mencegah terjadinya gesekan yang bisa menimbulkan benturan-benturan sosial. “Gesekan sekecil apapun segera selesaikan saat itu juga, jangan tunggu membesar,” imbuhnya.

Lebih jauh, Presiden berharap Bawaslu tidak hanya berhenti pada level pengawasan teknis pelaksanaan tahapan pemilu. Menurutnya, Bawaslu juga harus punya indeks kerawanan pemilu. Presiden juga merespons baik rencana Ketua Bawaslu Rahmat Bagja yang akan meningkatkan pengawasan terkait pemilu di media sosial (medsos) karena menurutnya medsos kerap menjadi ajang menyebarkan isu atau memanas-manasi masyarakat.

“Saya setuju sekali tadi Pak Ketua Bawaslu menyampaikan itu. Di dalam dunia nyata enggak ada apa-apa, ini dari mana kok ribut isu ini, medsos pasti enggak ada yang lain,” lanjutnya.

Kepala Negara juga menekankan bahwa salah satu faktor kerawanan pada pemilu dan pilkada itu adalah soal politik identitas, politik SARA, dan hoaks. Untuk itu, Presiden mengingatkan agar Bawaslu berhati-hati mengenai hal tersebut dan harus segera memperingatkan pihak yang melakukan pelanggaran tersebut.

“Kita tidak bisa bersantai-santai dengan politik identitas, politisasi agama, politik SARA, jangan berikan ruang apapun kepada ini, ini sangat berbahaya sekali. Ini bisa menjadi peluang pihak lain untuk memecah belah keutuhan negara kita, keutuhan kita sebagai sebuah bangsa,” tegasnya.

Arahan ketiga, Presiden meminta Bawaslu bekerja cepat, responsif, dan selalu berada dalam koridor hukum. Bawaslu juga diminta agar merespons dan menyelesaikan pengaduan dengan cepat, menindak dan menyelesaikan berbagai pelanggaran dengan tegas, memegang teguh integritas, dan melakukannya secara adil dan tidak memihak.

“Bawaslu harus tegas dalam menegakkan aturan, tidak boleh ragu, tapi juga jangan sampai Bawaslu malah menjadi badan pembuat was-was pemilu yang membuat was-was masyarakat untuk memilih peserta pemilu untuk bersosialisasi. Artinya apa? ingar bingar pemilu tetap harus terasa sebagai bagian dalam kita berdemokrasi. Ini penting sekali, harus ingar bingar pemilunya. Jangan sampai kita mengadakan pemilu senyap, kelihatan enggak ada apa-apa, ya enggak benar juga. Menurut saya, kuncinya aturan main harus jelas dan disosialisasikan,” paparnya.

Arahan keempat, Presiden mendorong agar Bawaslu melibatkan partisipasi masyarakat seluas-luasnya. Presiden juga meminta agar Bawaslu menggencarkan pendidikan politik, literasi, dan partisipasi masyarakat untuk menjaga pemilu yang berintegritas dan berkualitas.

“Partisipasi masyarakat ini akan mempermudah tugas Bawaslu. Partisipasi masyarakat ini salah satunya penting dalam mengatasi praktik politik uang, ini hati-hati banyak kejadian mengenai ini. Politik uang itu sudah menjadi penyakit di setiap pemilu, pasti ada … Libatkan masyarakat untuk memperkecil peluang terjadinya politik uang karena jika ini dibiarkan berlama-lama ini akan merusak demokrasi kita, demokrasi Indonesia,” pungkasnya.

(BPMI Setpres)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadiri Puncak HUT ke-28 PMI Kota Denpasar,Wawali Arya Wibawa : Bersinergi Bersama Semua Pihak Berikan Pelayanan Sosial Kemanusiaan.

    Hadiri Puncak HUT ke-28 PMI Kota Denpasar,Wawali Arya Wibawa : Bersinergi Bersama Semua Pihak Berikan Pelayanan Sosial Kemanusiaan.

    • calendar_month Jumat, 28 Jun 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Denpasar,  Jumat  28  Juni 2024 Hadiri Puncak HUT ke-28 PMI Kota Denpasar,Wawali Arya Wibawa : Bersinergi Bersama Semua Pihak Berikan Pelayanan Sosial Kemanusiaan.    Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa yang juga selaku Ketua PMI Kota Denpasar saat menghadiri dan menyerahkan hadiah serangkaian Puncak HUT ke-28 Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Denpasar di Kawasan […]

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  02  September  2021   Yayasan Bina Ilmu Bali Serahkan Bantuan di Dapur Umum Diterima Jaya Negara, Ajak Kolaborasi melalui Konsep “Menyama Braya”     Bali, indonesiaexpose.co.id  –  Bantuan dari berbagai pihak terus mengalir dalam semangat berbagi di masa pandemi Covid-19 di Kota Denpasar. Pimpinan Yayasan Bina Ilmu Bali Mr You Hojong menyerahkan bantuan […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Bali,  Kamis  21  November 2019   Renungan  JOGER  

  • Walikota Jaya Negara Dampingi Mendikdasmen Tinjau Program Revitalisasi di SDN 6 Sumerta

    Walikota Jaya Negara Dampingi Mendikdasmen Tinjau Program Revitalisasi di SDN 6 Sumerta

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle 112
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  07  Mei  2026 Walikota Jaya Negara Dampingi Mendikdasmen Tinjau Program Revitalisasi di SDN 6 Sumerta    Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara saat mendampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., beserta jajaran dalam melakukan kunjungan kerja peninjauan langsung pada program revitalisasi sekolah di SDN 6 Sumerta, Denpasar Timur, […]

  • Purnama Sasih Kesanga, Bupati Tabanan Sembahyang Bersama di Pura Luhur Batukau

    Purnama Sasih Kesanga, Bupati Tabanan Sembahyang Bersama di Pura Luhur Batukau

    • calendar_month Rabu, 28 Feb 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Tabanan, Rabu  28  Februari  2024 Purnama Sasih Kesanga, Bupati Tabanan Sembahyang Bersama di Pura Luhur Batukau   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Wujud cihna bhakti Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam pelestarian agama dan budaya serta menjaga kekompakan antarjajaran, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya melaksanakan rangkaian persembahyangan bersama dalam rangka rahina Purnama Kesanga di Pura Luhur Batukau, Desa […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Bali, Kamis 20  Pebruari  2025 Renungan  Joger  

expand_less