Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Empat Arahan Presiden Jokowi dalam Konsolidasi Nasional Bawaslu

Empat Arahan Presiden Jokowi dalam Konsolidasi Nasional Bawaslu

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 17 Des 2022
  • visibility 248
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Sabtu  17  Desember  2022

Empat Arahan Presiden Jokowi dalam Konsolidasi Nasional Bawaslu

 

Presiden Joko Widodo menekankan sedikitnya empat arahan saat menyampaikan sambutan pada acara Konsolidasi Nasional Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Sabtu, 17 Desember 2022. Foto: BPMI Setpres/Rusman

 

 

Arahan pertama, Presiden meminta agar Bawaslu memetakan segera potensi masalah dan berbagai kemungkinan terjadinya pelanggaran.

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Presiden Joko Widodo menekankan sedikitnya empat arahan saat menyampaikan sambutan pada acara Konsolidasi Nasional Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Sabtu, 17 Desember 2022. Arahan pertama, Presiden meminta agar Bawaslu memetakan segera potensi masalah dan berbagai kemungkinan terjadinya pelanggaran.

“Harus dipetakan. Pusat memetakan, provinsi memetakan, Bawaslu di kabupaten/kota memetakan, Bawaslu di kecamatan memetakan, semuanya akan lebih memudahkan. Perhatikan satu per satu setiap kemungkinan, jangan sampai ada yang terlewat. Lakukan perencanaan yang matang, siapkan langkah pencegahan, siapkan langkah-langkah mitigasi, siapkan langkah-langkah antisipasi. Jangan sampai ada kejadian kita baru pontang-panting,” ujar Presiden.

Arahan kedua, Presiden meminta agar Bawaslu fokus pada upaya-upaya pencegahan. Presiden menegaskan bahwa Bawaslu jangan hanya bekerja saat terjadi pelanggaran, serta pasif menunggu pengaduan. Menurutnya, Bawaslu harus sejak dini mencegah terjadinya gesekan yang bisa menimbulkan benturan-benturan sosial. “Gesekan sekecil apapun segera selesaikan saat itu juga, jangan tunggu membesar,” imbuhnya.

Lebih jauh, Presiden berharap Bawaslu tidak hanya berhenti pada level pengawasan teknis pelaksanaan tahapan pemilu. Menurutnya, Bawaslu juga harus punya indeks kerawanan pemilu. Presiden juga merespons baik rencana Ketua Bawaslu Rahmat Bagja yang akan meningkatkan pengawasan terkait pemilu di media sosial (medsos) karena menurutnya medsos kerap menjadi ajang menyebarkan isu atau memanas-manasi masyarakat.

“Saya setuju sekali tadi Pak Ketua Bawaslu menyampaikan itu. Di dalam dunia nyata enggak ada apa-apa, ini dari mana kok ribut isu ini, medsos pasti enggak ada yang lain,” lanjutnya.

Kepala Negara juga menekankan bahwa salah satu faktor kerawanan pada pemilu dan pilkada itu adalah soal politik identitas, politik SARA, dan hoaks. Untuk itu, Presiden mengingatkan agar Bawaslu berhati-hati mengenai hal tersebut dan harus segera memperingatkan pihak yang melakukan pelanggaran tersebut.

“Kita tidak bisa bersantai-santai dengan politik identitas, politisasi agama, politik SARA, jangan berikan ruang apapun kepada ini, ini sangat berbahaya sekali. Ini bisa menjadi peluang pihak lain untuk memecah belah keutuhan negara kita, keutuhan kita sebagai sebuah bangsa,” tegasnya.

Arahan ketiga, Presiden meminta Bawaslu bekerja cepat, responsif, dan selalu berada dalam koridor hukum. Bawaslu juga diminta agar merespons dan menyelesaikan pengaduan dengan cepat, menindak dan menyelesaikan berbagai pelanggaran dengan tegas, memegang teguh integritas, dan melakukannya secara adil dan tidak memihak.

“Bawaslu harus tegas dalam menegakkan aturan, tidak boleh ragu, tapi juga jangan sampai Bawaslu malah menjadi badan pembuat was-was pemilu yang membuat was-was masyarakat untuk memilih peserta pemilu untuk bersosialisasi. Artinya apa? ingar bingar pemilu tetap harus terasa sebagai bagian dalam kita berdemokrasi. Ini penting sekali, harus ingar bingar pemilunya. Jangan sampai kita mengadakan pemilu senyap, kelihatan enggak ada apa-apa, ya enggak benar juga. Menurut saya, kuncinya aturan main harus jelas dan disosialisasikan,” paparnya.

Arahan keempat, Presiden mendorong agar Bawaslu melibatkan partisipasi masyarakat seluas-luasnya. Presiden juga meminta agar Bawaslu menggencarkan pendidikan politik, literasi, dan partisipasi masyarakat untuk menjaga pemilu yang berintegritas dan berkualitas.

“Partisipasi masyarakat ini akan mempermudah tugas Bawaslu. Partisipasi masyarakat ini salah satunya penting dalam mengatasi praktik politik uang, ini hati-hati banyak kejadian mengenai ini. Politik uang itu sudah menjadi penyakit di setiap pemilu, pasti ada … Libatkan masyarakat untuk memperkecil peluang terjadinya politik uang karena jika ini dibiarkan berlama-lama ini akan merusak demokrasi kita, demokrasi Indonesia,” pungkasnya.

(BPMI Setpres)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan Joger

    • calendar_month Kamis, 21 Sep 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Bali, Jumat 22 September 2023 Renungan  Joger  

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Rabu, 10 Apr 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Bali,  Kamis  11  April  2024 Renungan  Joger

    • calendar_month Selasa, 12 Jan 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  12  Januari  2021   Walikota Rai Mantra Serahkan Pin Penghargaan Orange Ekonomi Award Tahun 2020   Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra saat menyerahkan Pin Penghargaan Orange Ekonomi Award di Denpasar, Selasa (12/1/2021).   BALI,  indonesiaexpose.co.id  –  Komitmen Pemkot Denpasar dalam mendukung terciptanya orange ekonomi terus dimaksimalkan. Sebagai upaya untuk mendukung hal tersebut, […]

  • Update, Pasien Sembuh Bertambah 17 Orang, Kasus Positif Bertambah 15 Orang

    Update, Pasien Sembuh Bertambah 17 Orang, Kasus Positif Bertambah 15 Orang

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  16 September  2020   Update, Pasien Sembuh Bertambah 17 Orang, Kasus Positif Bertambah 15 Orang     Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai     BALI,  INDEX  –  Perkembangab kasus Covid-19 di Kota Denpasar kembali menunjukan tren membaik. Pada Rabu (16/9/2020) penambahan pasien sembuh melampaui penambahan […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  09  Pebruari  2025 Renungan  Joger

  • Gubenur  Bali  hadiri Pernikahan Putra I Dewa Nyoman Rai, Sejumlah Pejabat Pemprov dan DPRD ikut hadir

    Gubenur  Bali  hadiri Pernikahan Putra I Dewa Nyoman Rai, Sejumlah Pejabat Pemprov dan DPRD ikut hadir

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle 080
    • visibility 793
    • 0Komentar

    Gianyar, Sabtu  04  April  2026 Gubenur  Bali  hadiri Pernikahan Putra I Dewa Nyoman Rai, Sejumlah Pejabat Pemprov dan DPRD ikut hadir   Gubenur Bali Wayan Koster hadiri resepsi  pernikahan putra I Dewa Nyoman Rai ,S.H., M.H wakil komisi I DPRD Bali Dewa Komang Derdy Antoni dengan pasangannya  Ni Putu Anisha Faltenbacher  bertempat di UC Silver […]

expand_less