Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Implementasi  Ecotourism  menuju  Pariwisata  Berkualitas  dan  Berkelanjutan 

Implementasi  Ecotourism  menuju  Pariwisata  Berkualitas  dan  Berkelanjutan 

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 12 Mei 2023
  • visibility 245
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Jumat 12 Mei 2023

Implementasi  Ecotourism  menuju  Pariwisata  Berkualitas  dan  Berkelanjutan

 

Bali, indonesiaexpose.co.id –  Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali berkolaborasi dengan Bank Indonesia Institute (BINS) menyelenggarakan seminar yang bertajuk “Suryaloka (Survei Bicara dan Laporan Perekonomian Bali Terkini) dan Seminar Implementasi Ecotourism di Indonesia”. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperingati World Book and Copyright Day pada 11 Mei 2023 di Ruang Tirta Gangga, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Bali, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, pemerintah daerah, perbankan, asosiasi, praktisi pariwisata, akademisi, perpustakaan, media massa, dan mahasiswa. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 250 peserta offline dan lebih dari 500 peserta online.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho menyampaikan bahwa sektor pariwisata memegang peranan besar bagi perekonomian Bali. Oleh karena itu, pemulihan ekonomi pascapandemi menjadi momentum yang tepat bagi Provinsi Bali untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonominya. Kebijakan pemulihan sektor pariwisata di Bali melalui pelonggaran izin tinggal dapat berdampak terhadap jumlah wisatawan yang berlebihan. Fenomena tersebut diperparah dengan pelanggaran yang dilakukan wisatawan. Apabila tidak ditangani dengan baik, maka eksistensi lingkungan dan budaya Bali dapat terancam. Oleh sebab itu, sektor pariwisata perlu dikelola dengan baik agar eksistensi lingkungan dan budaya Bali tetap lestari.

Trisno menambahkan, isu ecotourism sudah selayaknya mendapat perhatian lebih dari pemangku kebijakan dan pelaku usaha pariwisata di Bali. Bank Indonesia bersama Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, terus berupaya mendorong berbagai kebijakan untuk mempercepat pemulihan ekonomi Bali dan program transformasi ekonomi Bali menuju Bali Era Baru yang tangguh, hijau dan sejahtera.

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati berkesempatan untuk memberikan closing statement pada Seminar Literasi Ecotourism Dalam Rangka Memperingati Hari World Book and Copyright Day Tahun 2023, yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia, bertempat di Graha Tirta Gangga, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, pada Kamis (11/5/2023).

Dalam clossing statementnya Wagub Cok Ace menyampaikan bahwa dalam membahas isu ecotourism maka didalamnya akan terdapat sustainable tourism dan political tourism. Namun jika berbicara tentang pariwisata berkelanjutan khususnya Bali, maka harus didefinisikan secara khusus sesuai dengan karakter yang dimiliki Bali sendiri.

“Bali tidak sama dengan negara-negara lainnya seperti Singapore, karena mereka menjaga keberlanjutannya dengan cara pembaharuan teknologi, sedangkan Bali sendiri memiliki karakter yang unik, dimana Bali memiliki definisi sendiri terkait Pariwisata yang berkelanjutan,” ujar Wagub Cok Ace.

Untuk itu, Wagub Cok Ace mendefinisikan pariwisata yang berkelanjutan di Bali harus dilihat dari berbagai aspek, salah satunya adalah tidak mendegradasikan Sumber Daya Bali, Sumber Daya Manusia dan Alam Bali, ini bukan berarti Bali anti perubahan, karena Bali tidak bisa berdiri tanpa teori perubahan, namun dengan adanya perubahan, maka intisari dari pariwisata berkelanjutan harus dipertahankan.

Wagub Cok Ace mengatakan bahwa visi pembangunan Bali, yaitu Nangun Sat Kerthi Loka Bali digali dari salah satu teks kesusasteraan, yakni Purana Bali. “Dalam teks ini dinyatakan bahwa seorang pemimpin dan rakyatnya harus mampu mewujudkan Sad Kertih atau ‘enam sumber kesejahteraan’. Keenam sumber kesejahteraan dimaksud terdiri atas Atma Kertih, Jana Kertih, Jagat Kertih, Wana Kertih, Samudera Kertih, dan Danu Kertih. Keenam aspek ini sesungguhnya merupakan implementasi nyata Tri Hita Karana dalam konteks pembangunan dengan mengedepankan aspek religius, sosial budaya, dan lingkungan secara holistik,” jelas Wagub Cok Ace.

Lebih lanjut dikatakannya, Sad Kertih sebagai kebijaksanaan leluhur Bali merupakan modal sosial budaya dalam pembangunan Bali berkelanjutan. Nangun Sat Kertih Loka Bali mencerminkan seluruh aspek humanisme masyarakat Bali dalam mewujudkan harmoni kehidupan melalui pengembangan kesadaran teologi, humanistis, dan ekologis sebagai satu kesatuan yang utuh.

Di samping itu, tokoh Puri Ubud ini juga mengatakan bahwa masyarakat Bali dari dulu hingga sekarang selalu menjaga hubungan yang harmonis dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam lingkungan, atau Tri Hita Karana.

“Tri Hita Karana merupakan kristalisasi ajaran Hinduisme dan kearifan lokal Bali yang kemudian ditransformasikan menjadi basis kebudayaan Bali. Nilai kebajikan ini menegaskan pandangan holisme masyarakat Bali dalam memahami realitas dunia dan kehidupan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Guru Besar ISI Denpasar ini juga mengatakan bahwa pembangunan yang hanya berorientasi pada kemajuan material tentu tidak sejalan dengan kebijaksanaan timur yang mengedepankan kesimbangan material dan spiritual. Selain itu, pembangunan yang berorientasi material juga berpotensi menciptakan kondisi disharmoni pada berbagai aspek kehidupan.

“Oleh karena itu, transformasi kebudayaan dalam pembangunan harus terus dilakukan dapat merajut serat budaya dan tata nilai baru yang selaras dengan harapan serta tujuan ideal masyarakat. Fenomena ini menjadi momentum refleksivitas untuk melihat kembali pembangunan pada dunia-dunia Timur dengan kebijaksanaan kulturalnya masing-masing,” jelasnya.

Dengan kekuatan kultural ini, ia berpendapat bahwa masyarakat di Dunia Timur akan mampu mengikuti kecenderungan gerak pembangunan global yang mengarah pada Sustainable Development Goals (SDGs). Perubahan mendasar dalam paradigma SDGs adalah prinsip ‘tidak seorang pun yang ditinggalkan’, yakni kesetaraan antarnegara dan antar-warga negara yang mencakup empat pilar pembangunan, yakni (1) pembangunan manusia, (2) pembangunan ekonomi, (3) pembangunan lingkungan hidup; dan (4) tata kelola pemerintahan.

“Artinya, eksemplar wacana ini menyajikan ruang bagi rekontekstualisasi dan revitalisasi kultur lokal sebagai modal dasar pembangunan. Pada hakikatnya, Nangun Sad Kertih Loka Bali juga dilandasi prinsip pembangunan holistik dan berkelanjutan sebagaimana empat pilar SDGs tersebut,” ucapnya.

Untuk kedepannya, pariwisata berkelanjutan perlu dilakukan sesuai dengan penataan berdasarkan karakteristik wilayahnya. Bukan semata-mata meng-copy paste pengembangan pariwisata yang sudah ada di Bali Selatan. Semisal wilayah Bali Timur yang cocok dengan ista dewatanya adalah pengembangan spiritual tourism atau bersifat religi/ keagamaan. Untuk wilayah Bali Barat yang dikuasai oleh kemahakuasaan Dewa Baruna. Secara etimologis letak wilayah barat sangat sesuai untuk mengembangkan perikanan.

Dalam acara yang dihadiri oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho, juga menghadirkan 4 Narasumber yang sebelumnya telah memaparkan materi, narasumber tersebut diantaranya: Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali G.A Diah, Mantan Duta Besar RI Tantowi Yahya, Founder Eco Tourism Bali Suzy Hutomo, dan Akademisi I Nyoman Sunarta.

(Adv)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Kamis, 14 Jan 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Kamis  14  Januari  2021

  • Tekan Inflasi Jelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, Sekda IB Alit Wiradana Buka Festival Bazar Pangan Yowana Desa Adat Sanur

    Tekan Inflasi Jelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, Sekda IB Alit Wiradana Buka Festival Bazar Pangan Yowana Desa Adat Sanur

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  15  November  2025 Tekan Inflasi Jelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, Sekda IB Alit Wiradana Buka Festival Bazar Pangan Yowana Desa Adat Sanur   Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana saat membuka Festival Bazar Pangan yang dilaksanakan di Jalan Danau Beratan, Desa Sanur Kaja, Sabtu (15/11/2025).   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemerintah […]

  • Terkait WNA Ber KTP Denpasar, Disdukcapil Sebut Ada Indikasi Pemalsuan Dokumen.

    Terkait WNA Ber KTP Denpasar, Disdukcapil Sebut Ada Indikasi Pemalsuan Dokumen.

    • calendar_month Jumat, 10 Mar 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  11  Maret  2023 Terkait WNA Ber KTP Denpasar, Disdukcapil Sebut Ada Indikasi Pemalsuan Dokumen.   Kadis Dukcapil Kota Denpasar, Dewa Gde Juli Artabrata   ” Disdukcapil sudah blokir dokumen WNA ber KTP Denpasar sejak bulan Februari 2023″   Bali,  Index  –   Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar angkat bicara terkait adanya kasus Warga […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Bali, Jumat  18  Oktober  2024 Renungan  Joger

  • DPRD Bali Bahas Raperda  Bale Kertha Adhyaksa

    DPRD Bali Bahas Raperda  Bale Kertha Adhyaksa

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis 08  Agustus  2025 DPRD Bali Bahas Raperda  Bale Kertha Adhyaksa   DPRD Bali dan Kajati Bali  mulai bahas Raperda Bale Kertha Adhyaksa Desa Adat di Bali, di ruang rapat Gabungan, Lt. III Kantor DPRD Provinsi Bali, Renon, Kamis (07/8/2025).   Bali, indonesiaexpose.co.id – Gubernur Bali Wayan Koster mendukung upaya DPRD Bali mempercepat pembahasan Rancangan […]

  • Capai  75% Target  Investasi, Kura  Kura  Bali  Fokus  Pada  Pembangunan Berdampak  Jangka  Panjang

    Capai  75% Target  Investasi, Kura  Kura  Bali  Fokus  Pada  Pembangunan Berdampak  Jangka  Panjang

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 397
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa 17  Desember  2024 Capai  75% Target  Investasi, Kura  Kura  Bali  Fokus  Pada  Pembangunan Berdampak  Jangka  Panjang   Zakki Hakim, Kepala Komunikasi PT Bali Turtle Island Development (BTID), Master Developer dari Kura Kura Bali ,di Denpasar-Bali, Selasa (17/12/2024).   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Kura Kura Bali dengan bangga mengumumkan pencapaiannya sebagai salah satu dari delapan […]

expand_less