Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Implementasi  Ecotourism  menuju  Pariwisata  Berkualitas  dan  Berkelanjutan 

Implementasi  Ecotourism  menuju  Pariwisata  Berkualitas  dan  Berkelanjutan 

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 12 Mei 2023
  • visibility 279
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Jumat 12 Mei 2023

Implementasi  Ecotourism  menuju  Pariwisata  Berkualitas  dan  Berkelanjutan

 

Bali, indonesiaexpose.co.id –  Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali berkolaborasi dengan Bank Indonesia Institute (BINS) menyelenggarakan seminar yang bertajuk “Suryaloka (Survei Bicara dan Laporan Perekonomian Bali Terkini) dan Seminar Implementasi Ecotourism di Indonesia”. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperingati World Book and Copyright Day pada 11 Mei 2023 di Ruang Tirta Gangga, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Bali, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, pemerintah daerah, perbankan, asosiasi, praktisi pariwisata, akademisi, perpustakaan, media massa, dan mahasiswa. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 250 peserta offline dan lebih dari 500 peserta online.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho menyampaikan bahwa sektor pariwisata memegang peranan besar bagi perekonomian Bali. Oleh karena itu, pemulihan ekonomi pascapandemi menjadi momentum yang tepat bagi Provinsi Bali untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonominya. Kebijakan pemulihan sektor pariwisata di Bali melalui pelonggaran izin tinggal dapat berdampak terhadap jumlah wisatawan yang berlebihan. Fenomena tersebut diperparah dengan pelanggaran yang dilakukan wisatawan. Apabila tidak ditangani dengan baik, maka eksistensi lingkungan dan budaya Bali dapat terancam. Oleh sebab itu, sektor pariwisata perlu dikelola dengan baik agar eksistensi lingkungan dan budaya Bali tetap lestari.

Trisno menambahkan, isu ecotourism sudah selayaknya mendapat perhatian lebih dari pemangku kebijakan dan pelaku usaha pariwisata di Bali. Bank Indonesia bersama Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, terus berupaya mendorong berbagai kebijakan untuk mempercepat pemulihan ekonomi Bali dan program transformasi ekonomi Bali menuju Bali Era Baru yang tangguh, hijau dan sejahtera.

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati berkesempatan untuk memberikan closing statement pada Seminar Literasi Ecotourism Dalam Rangka Memperingati Hari World Book and Copyright Day Tahun 2023, yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia, bertempat di Graha Tirta Gangga, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, pada Kamis (11/5/2023).

Dalam clossing statementnya Wagub Cok Ace menyampaikan bahwa dalam membahas isu ecotourism maka didalamnya akan terdapat sustainable tourism dan political tourism. Namun jika berbicara tentang pariwisata berkelanjutan khususnya Bali, maka harus didefinisikan secara khusus sesuai dengan karakter yang dimiliki Bali sendiri.

“Bali tidak sama dengan negara-negara lainnya seperti Singapore, karena mereka menjaga keberlanjutannya dengan cara pembaharuan teknologi, sedangkan Bali sendiri memiliki karakter yang unik, dimana Bali memiliki definisi sendiri terkait Pariwisata yang berkelanjutan,” ujar Wagub Cok Ace.

Untuk itu, Wagub Cok Ace mendefinisikan pariwisata yang berkelanjutan di Bali harus dilihat dari berbagai aspek, salah satunya adalah tidak mendegradasikan Sumber Daya Bali, Sumber Daya Manusia dan Alam Bali, ini bukan berarti Bali anti perubahan, karena Bali tidak bisa berdiri tanpa teori perubahan, namun dengan adanya perubahan, maka intisari dari pariwisata berkelanjutan harus dipertahankan.

Wagub Cok Ace mengatakan bahwa visi pembangunan Bali, yaitu Nangun Sat Kerthi Loka Bali digali dari salah satu teks kesusasteraan, yakni Purana Bali. “Dalam teks ini dinyatakan bahwa seorang pemimpin dan rakyatnya harus mampu mewujudkan Sad Kertih atau ‘enam sumber kesejahteraan’. Keenam sumber kesejahteraan dimaksud terdiri atas Atma Kertih, Jana Kertih, Jagat Kertih, Wana Kertih, Samudera Kertih, dan Danu Kertih. Keenam aspek ini sesungguhnya merupakan implementasi nyata Tri Hita Karana dalam konteks pembangunan dengan mengedepankan aspek religius, sosial budaya, dan lingkungan secara holistik,” jelas Wagub Cok Ace.

Lebih lanjut dikatakannya, Sad Kertih sebagai kebijaksanaan leluhur Bali merupakan modal sosial budaya dalam pembangunan Bali berkelanjutan. Nangun Sat Kertih Loka Bali mencerminkan seluruh aspek humanisme masyarakat Bali dalam mewujudkan harmoni kehidupan melalui pengembangan kesadaran teologi, humanistis, dan ekologis sebagai satu kesatuan yang utuh.

Di samping itu, tokoh Puri Ubud ini juga mengatakan bahwa masyarakat Bali dari dulu hingga sekarang selalu menjaga hubungan yang harmonis dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam lingkungan, atau Tri Hita Karana.

“Tri Hita Karana merupakan kristalisasi ajaran Hinduisme dan kearifan lokal Bali yang kemudian ditransformasikan menjadi basis kebudayaan Bali. Nilai kebajikan ini menegaskan pandangan holisme masyarakat Bali dalam memahami realitas dunia dan kehidupan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Guru Besar ISI Denpasar ini juga mengatakan bahwa pembangunan yang hanya berorientasi pada kemajuan material tentu tidak sejalan dengan kebijaksanaan timur yang mengedepankan kesimbangan material dan spiritual. Selain itu, pembangunan yang berorientasi material juga berpotensi menciptakan kondisi disharmoni pada berbagai aspek kehidupan.

“Oleh karena itu, transformasi kebudayaan dalam pembangunan harus terus dilakukan dapat merajut serat budaya dan tata nilai baru yang selaras dengan harapan serta tujuan ideal masyarakat. Fenomena ini menjadi momentum refleksivitas untuk melihat kembali pembangunan pada dunia-dunia Timur dengan kebijaksanaan kulturalnya masing-masing,” jelasnya.

Dengan kekuatan kultural ini, ia berpendapat bahwa masyarakat di Dunia Timur akan mampu mengikuti kecenderungan gerak pembangunan global yang mengarah pada Sustainable Development Goals (SDGs). Perubahan mendasar dalam paradigma SDGs adalah prinsip ‘tidak seorang pun yang ditinggalkan’, yakni kesetaraan antarnegara dan antar-warga negara yang mencakup empat pilar pembangunan, yakni (1) pembangunan manusia, (2) pembangunan ekonomi, (3) pembangunan lingkungan hidup; dan (4) tata kelola pemerintahan.

“Artinya, eksemplar wacana ini menyajikan ruang bagi rekontekstualisasi dan revitalisasi kultur lokal sebagai modal dasar pembangunan. Pada hakikatnya, Nangun Sad Kertih Loka Bali juga dilandasi prinsip pembangunan holistik dan berkelanjutan sebagaimana empat pilar SDGs tersebut,” ucapnya.

Untuk kedepannya, pariwisata berkelanjutan perlu dilakukan sesuai dengan penataan berdasarkan karakteristik wilayahnya. Bukan semata-mata meng-copy paste pengembangan pariwisata yang sudah ada di Bali Selatan. Semisal wilayah Bali Timur yang cocok dengan ista dewatanya adalah pengembangan spiritual tourism atau bersifat religi/ keagamaan. Untuk wilayah Bali Barat yang dikuasai oleh kemahakuasaan Dewa Baruna. Secara etimologis letak wilayah barat sangat sesuai untuk mengembangkan perikanan.

Dalam acara yang dihadiri oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho, juga menghadirkan 4 Narasumber yang sebelumnya telah memaparkan materi, narasumber tersebut diantaranya: Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali G.A Diah, Mantan Duta Besar RI Tantowi Yahya, Founder Eco Tourism Bali Suzy Hutomo, dan Akademisi I Nyoman Sunarta.

(Adv)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Denpasar Rangking I Tepra Tingkat Propinsi Bali. Sekda Rai Iswara Pimpin Rakor Tepra Via Teleconference

    Denpasar Rangking I Tepra Tingkat Propinsi Bali. Sekda Rai Iswara Pimpin Rakor Tepra Via Teleconference

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  29  Juni  2020   Denpasar Rangking I Tepra Tingkat Propinsi Bali. Sekda Rai Iswara Pimpin Rakor Tepra Via Teleconference     BALI, INDEX – Ditengah pandemi Covid 19 ini Pemkot Denpasar tetap berkomitmen dalam melakukan pengawasan dan pelaporan realisasi anggaran, buktinya Denpasar berturut turut sejak 2019 dan Sampai Bulan Mei 2020 berhasil meraih […]

  • Tingkatkan Kemampuan Personel dan Satuan, Pangdam IX/Udayana Buka Latihan Pam VVIP

    Tingkatkan Kemampuan Personel dan Satuan, Pangdam IX/Udayana Buka Latihan Pam VVIP

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  10  Juli  2019   Tingkatkan Kemampuan Personel dan Satuan, Pangdam IX/Udayana Buka Latihan Pam VVIP BALI,  INDEX  – Latihan Pengamanan VVIP sangat penting dilaksanakan mengingat wilayah Kodam IX/Udayana khususnya Provinsi Bali sering dijadikan sebagai tempat diselenggarakannya even-even berskala Nasional maupun Internasional yang dihadiri baik oleh Kepala Negara, Kepala Pemerintahan maupun Tamu Negara setingkat […]

  • 23 Investor Pelopor di Tahun 2023 Telah Groundbreaking di IKN, Total Nilai Estimasi Investasi RP41 Triliun

    23 Investor Pelopor di Tahun 2023 Telah Groundbreaking di IKN, Total Nilai Estimasi Investasi RP41 Triliun

    • calendar_month Sabtu, 30 Des 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Nusantara, Minggu  31  Desember  2023 23 Investor Pelopor di Tahun 2023 Telah Groundbreaking di IKN, Total Nilai Estimasi Investasi RP41 Triliun   Kalimantan  Timur,  indonesiaexpose.co.id   – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus mencatatkan peningkatan realisasi peminatan investasi. Pada tahun 2023, sebanyak 23 investor pelopor dari dalam negeri telah melaksanakan groundbreaking di Nusantara dengan investasi non-APBN […]

  • Peninjauan NJOP PBB-P2 2027, Denpasar Kedepankan Akurasi dan Keadilan

    Peninjauan NJOP PBB-P2 2027, Denpasar Kedepankan Akurasi dan Keadilan

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle 112
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  22  Oktober  2026 Peninjauan NJOP PBB-P2 2027, Denpasar Kedepankan Akurasi dan Keadilan Rapat pembahasan Peninjauan NJOP PBB-P2 2027 yang dipimpin Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, dengan pemaparan dari Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar, I Nyoman Denny Widya didampingi lengkap bersama Sekretaris Badan, Kepala Bidang, dan Kepala Upt, Kamis (22/10/2026), […]

  • Libur Nataru 2025–2026 : Wisatawan ke Bali Meningkat, Isu Penurunan Kunjungan Tidak Benar

    Libur Nataru 2025–2026 : Wisatawan ke Bali Meningkat, Isu Penurunan Kunjungan Tidak Benar

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Badung , Rabu  24  Desember  2025 Libur Nataru 2025–2026 : Wisatawan ke Bali Meningkat, Isu Penurunan Kunjungan Tidak Benar   Kunjungan wisatawan Ke Bali, Rabu (24/12/2025).   Bali,  indonesiaexpose.co.id  —  Bandara International I Gusti Ngurah Rai tetap Ramai Selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025–2026) Isu yang beredar di media sosial mengenai penurunan jumlah […]

  • Petahana Mahayastra Nyoblos di TPS 1 Melinggih Bersama Keluarga

    Petahana Mahayastra Nyoblos di TPS 1 Melinggih Bersama Keluarga

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Gianyar,  Rabu  27  November  2024 Petahana Mahayastra Nyoblos di TPS 1 Melinggih Bersama Keluarga     Bali, indonesiaexpose.co.id –  Dalam rangka mendukung pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 dalam memilih Gubenur dan wakil gubenur Bali, serta Bupati dan Wakil Bupati untuk lima tahun kedepan. Petahana calon Bupati Gianyar, I Made Agus Mahayastra bersama keluarga menggunakan hak pilihnya dalam  […]

expand_less