Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Menkopolhukam dan Menkumham Temui Eks MAHID di Belanda Bahas Kewarganegaraan dan Repatriasi

Menkopolhukam dan Menkumham Temui Eks MAHID di Belanda Bahas Kewarganegaraan dan Repatriasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 27 Agt 2023
  • visibility 307
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Minggu 28 Agustus 2023

Menkopolhukam dan Menkumham Temui Eks MAHID di Belanda Bahas Kewarganegaraan dan Repatriasi

 

(Foto/ist)

 

Amsterdam, indonesiaexpose.co.id   – Menteri Koordinator Bidang Polhukam, Mahfud MD dan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly temui eks Mahasiswa Ikatan Dinas (MAHID) di Belanda. Mereka berdialog terkait persoalan pelanggaran HAM yang terjadi di masa lalu serta kebijakan keimigrasian, kewarganengaraan dan Repatriasi.

Dalam pertemuan tersebut, Mahfud menjelaskan bahwa saat ini pemerintah telah mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2023 tentang Pelaksanaan Rekomendasi Penyelesaian Non-Yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia Yang Berat.

“Berdasarkan Inpres Nomor 2 Tahun 2023, para korban yang telah diverifikasi dapat berkunjung ke Indonesia dengan lebih mudah. Para korban diberikan kemudahan dalam mendapatkan layanan keimigrasian untuk berkunjung ke Indonesia,” ujar Mahfud  melalui siaran tertulisnya, di Gedung Pertemuan De Schakel, Amsterdam, Belanda  Minggu (27/08/2023) waktu setempat.

Sejalan dengan Inpres tersebut, Yasonna Laoly menjelaskan bahwa Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) baru saja menerbitkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No M.HH-05.GR.01.01 Tahun 2023 tentang Layanan Keimigrasian Bagi Korban Peristiwa Pelanggaran Hak Asasi Manusia Yang Berat pada 11 Agustus 2023 lalu.

Menurut Yasonna, berdasarkan beleid yang ada, para korban yang telah diverifikasi dapat repatriasi atau berkunjung ke Indonesia dengan lebih mudah dalam mendapatkan layanan keimigrasian untuk berkunjung ke Indonesia. Artinya, dengan aturan yang sudah ada, eks MAHID dan para korban pelanggaran pelanggaran HAM berat di masa lalu yang berada di luar negeri bisa mendapatkan layanan pengurusan visa, izin tinggal, dan izin masuk kembali secara gratis.

“Bahwa berdasarkan aturan yang ada, para korban pelanggaran HAM berat yang berada di luar negeri bisa mendapatkan layanan gratis untuk mengurus visa, izin tinggal dan izin masuk kembali.”

“Dikenakan tarif 0 (nol) Rupiah,” tegas Yasonna yang juga didampingi Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Andap Budhi Revianto.

Untuk mendapatkannya, eks MAHID harus mengajukan permohonan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) ditempat eks MAHID menetap. Selanjutnya, KBRI akan memproses dengan meneruskan permohonan ke Pemerintah Pusat.

Permohonan visa bagi eks MAHID diberikan oleh Menteri Hukum dan HAM atau Pejabat Imigrasi yang ditunjuk setelah mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan.

Sebagai wujud konkrit, untuk pertama kalinya Kemenkumham mengeluarkan visa izin masuk kembali kepada salah seorang eks MAHID atas nama Sri Budiarti. Secara simbolis, dokumem tersebut diserahkan Yasonna kepada Sri Budiarti saat pertemuan dengan eks MAHID.

Mayoritas eks MAHID di Belanda saat ini sudah tidak berkewarganegaraan Indonesia. Dan sebagian besar dari mereka bukan merupakan mahasiswa Indonesia yang sejak awal belajar dan ditugaskan di Belanda, melainkan perantauan eks MAHID dari negara lain. Sekitar 50 orang eks MAHID hadir langsung dalam pertemuan tersebut. Selain eks MAHID Belanda, perwakilan eks MAHID/eksil dari Moskow, Beijing dan Bulgaria juga hadir secara langsung. Sementara puluhan lainnya mengikuti secara online.

Kepada mereka, Yasonna menjelaskan jika ingin kembali menjadi warga negara Indonesia, proses pengajuan pewarganegaraannya dapat dilakukan saat eks MAHID berada di Indonesia.

“Untuk mendapatkan status kewarganegaraan Indonesia kembali, saudara dapat memprosesnya saat berada di Indonesia,” ujar Yasonna.

Hadir juga dalam pertemuan tersebut adalah Perwakilan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Tim Penyelesaian Non-Yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia Yang Berat Masa Lalu (PPHAM), Stafsus Menkumham bidang Hubungan Luar Negeri, Direktur Izin Tinggal Imigrasi dan Direktur dari Ditjen.

(017)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesiaexpose.co.id

    Indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Jakarta, Jumat 28 November 2025  

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 02  Oktober  2020

  • Penyaluran Bantuan untuk Sekolah Terdampak Banjir di Bali, MDMC Gandeng Adira Finance Syariah dan Lazismu

    Penyaluran Bantuan untuk Sekolah Terdampak Banjir di Bali, MDMC Gandeng Adira Finance Syariah dan Lazismu

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  23  September  2025 Penyaluran Bantuan untuk Sekolah Terdampak Banjir di Bali, MDMC Gandeng Adira Finance Syariah dan Lazismu   MDMC) Wilayah Bali bersama Adira Finance Syariah dan Lazismu menyalurkan bantuan kepada TK.Tridatu  yang terkena dampak banjir, Selasa (23/9/2025).   Bali , indonesiaexpose.co.id  – Aksi nyata solidaritas kembali ditunjukkan untuk membantu dunia pendidikan yang […]

  • Perumdam Tirta Tarum

    Perumdam Tirta Tarum

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle 002
    • visibility 406
    • 0Komentar

    Jawa Barat, Selasa  26  Mei  2026 Perumdam Tirta Tarum  

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  29  Januari  2020   Renungan  JOGER  

  • Dewa  Rai  Desak  APBD 2027 Bela  Rakyat

    Dewa  Rai  Desak  APBD 2027 Bela  Rakyat

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 02  November  2026 Dewa  Rai  Desak  APBD 2027 Bela  Rakyat     Bali,  indonesiaexpose.co.id  — Pembahasan APBD Bali 2027 memanas dengan sejumlah usulan prioritas untuk kepentingan masyarakat. Wakil Ketua Komisi I DPRD Bali, I Dewa Nyoman Rai, mendesak lima sektor menjadi perhatian serius pemerintah. Mulai dari kebudayaan, penambahan SMA, rumah layak huni bagi […]

expand_less