Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Tengah » Disnakertrans Jateng Klarifikasi Soal PHK Buruh

Disnakertrans Jateng Klarifikasi Soal PHK Buruh

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 5 Sep 2024
  • visibility 295
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Semarang,  Kamis  05 September 2024

 Disnakertrans Jateng Klarifikasi Soal PHK Buruh

 

(Foto/ist)

 

Jawa  Tengah,  indonesiaexpose.co.id   – Data riil jumlah pekerja yang diberhentikan sepanjang 2024 di Jawa Tengah sebanyak 9.133 orang. Jumlah itu jauh lebih sedikit ketimbang data yang disampaikan Komisi IX DPR RI, saat melakukan melakukan kunjungan spesifik ke Jawa Tengah terkait kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) buruh, yang dikatakan mencapai 13.700 orang.

Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jateng Ahmad Aziz. Menurutnya, data riil tersebut berasal dari aplikasi SIGAP PHI, yang menginformasikan terkait kasus PHK di 35 kabupaten/ kota di Jawa Tengah.

Melalui siaran tertulisnya di jelaskan, apllikasi tersebut meng-update perusahaan yang melakukan PHK, di masing-masing daerah. Di situ termaktub jumlah PHK, bahkan kasus yang masih melakukan mediasi.

Rincian data hingga Agustus 2024, sejumlah 6.844 orang terkonfirmasi di berhentikan atau PHK. Sementara 2.289 orang dirumahkan, sehingga totalnya mencapai 9.133 orang.

“Kunjungan DPR-RI Komisi IX (membahas) terkait banyaknya PHK, ada info Jateng terbanyak dibanding provinsi lain. Akhirnya ini bisa mengklarifikasi, mengonfirmasi, bahwa jateng tak sebanyak yang diberitakan,” ujar Aziz, seusai pertemuan, di Ruang Rapat Disnakertrans Jateng, Kamis (5/9/2024).

Meski demikian, dia tak menampik adanya kasus PHK yang terjadi di Jateng, terutama, dari sektor Tekstil dan Produk Tekstil (TPT). Banyak faktor yang melatarbelakangi hal tersebut. Di antaranya, faktor geopolitik perang Rusia-Ukraina, resesi ekonomi negara tujuan ekspor, kenaikan harga barang baku, penurunan order hingga membanjirnya produk impor TPT.

Aziz memastikan, upaya mitigasi telah dilakukan, terutama penyelesaian terkait pesangon dan hak jaminan sosial pekerja. Menurutnya, PHK adalah hal terakhir yang dapat ditempuh, karena masih bisa dilakukan mediasi hingga persetujuan bersama.

Di sisi lain, Aziz menyebut Jawa Tengah masih menjadi primadona penanaman investasi. Hal itu diindikasikan dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) tercatat 0,94 juta jiwa atau 4,39 persen, di bawah Jabar, Banten dan Jakarta.

Menurut datanya, banyak perusahaan yang merelokasi dan berinvestasi ke Jateng. Seperti, calon pabrik alas kaki di Pekalongan yang membutuhkan 18 ribu orang pekerja dan pabrik sepatu di KITB Batang, yang berkapasitas 15 ribu orang pekerja.

“Djarum juga menginvestasikan pabrik di enam kabupaten, KEK Kendal membutuhkan 10 ribu lebih pekerja. Kesempatan kerja masih terbuka luas di Jateng,” tuturnya.

Selain itu, Pemprov Jateng juga memaksimalkan pendidikan vokasi. Ini diindikasikan dengan alokasi APBD untuk perbaikan dan penambahan fasilitas Balai Latihan Kerja (BLK) milik Provinsi Jawa Tengah.

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menyoroti tentang pembayaran jaminan sosial pekerja. Dari klarifikasi lapangan, banyak hal yang menyebabkan jaminan sosial tidak didapat pekerja, di antaranya oknum perusahaan nakal yang tidak membayar premi karena masalah keuangan.

“Situasi ekonomi faktor geopolitik sedang susah, permintaan ekspor turun sehingga perusahaan melakukan efisiensi. Karena itu 13.700 (orang buruh di Jateng yang di-PHK) harus dijamin haknya. Perusahaan tidak boleh mengingkari pesangon, jaminan sosial dan jaminan kehilangan pekerjaan. Sebab dari angka itu hanya 9.700 yang JKP,” terang Edy Wuryanto.

Terkait perbedaan data jumlah PHK di Jateng, Edy menyebut hal itu harus didalami lebih lanjut.

“Data dari Kemenaker RI (13.700 orang buruh PHK) kan data umum. Kalau data dari dinas 9.700 (orang buruh PHK) itu data fluktuasi riil. Perbedaan data harus diklarifikasi, tadi data dari (serikat) buruh juga 9.700 (orang), tentu masing masing pihak harus telusur ulang, mungkin ada yang tak terdata atau tidak lapor,” urainya.

Pada kunjungan tersebut, rombongan dipimpin Ketua Komisi IX DPR-RI Kurniasih Mufida. Turut hadir Staf Ahli Menaker Bidang Sosial, Budaya, Politik dan Kebijakan Publik Ismail Pakaya dan Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Roswita Nilakurnia.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanda di Mulainya Bali Era Baru : Gubenur Koster Dukung Penuh Kinerja Pansus TRAP DPRD Bali

    Tanda di Mulainya Bali Era Baru : Gubenur Koster Dukung Penuh Kinerja Pansus TRAP DPRD Bali

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  22 Oktober 2025 Tanda di Mulainya Bali Era Baru : Gubenur Koster Dukung Penuh Kinerja Pansus TRAP DPRD Bali   Ketua Pansus TRAP DPRD Bali Dr.(C) I Made Supartha, S.H.,M.H.,   Bali,  indonesiaexpose.co.id   –  Gubernur Bali, I Wayan Koster, Dalam Rapat Paripurna ke 8 Pemerintah Provinsi Bali, menyatakan dukungan penuh terhadap kinerja Panitia […]

  • index

    index

    • calendar_month Senin, 12 Jun 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Mangupura, Senin  12  Juni  2023

  • Gencar Gelar Operasi Pasar, Komitmen Pemkot Denpasar Kendalikan Inflasi

    Gencar Gelar Operasi Pasar, Komitmen Pemkot Denpasar Kendalikan Inflasi

    • calendar_month Selasa, 29 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  29  November  2022 Gencar Gelar Operasi Pasar, Komitmen Pemkot Denpasar Kendalikan Inflasi   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Pemerintah Kota Denpasar tak henti-hentinya berupaya dalam menekan laju inflasi. Salah satunya adalah dengan rutin menggelar operasi pasar yang turut melibatkan UMKM setempat. Salah satunya dengan menggelar operasi pasar yang kali ini dilaksanakan di Balai Banjar Kertha […]

  • Puspa Negara  DPRD  Badung  Beri Sinyal Apresiasi Penjaga Adat

    Puspa Negara  DPRD  Badung  Beri Sinyal Apresiasi Penjaga Adat

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Badung, Kamis 15 Mei 2025 Puspa Negara  DPRD  Badung  Beri Sinyal Apresiasi Penjaga Adat   Puspa Negara Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  ‘Pacalang ‘melaksanakan tugas dalam bidang keamanan, ketentraman, dan ketertiban masyarakat dalam Wewidangan Desa Adat,” jelas Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Desa Adat di Bali. DPRD  Badung […]

    • calendar_month Jumat, 24 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Jakarta, Jumat 24 Juni 2022    

  • Kementerian Perhubungan Gelar Simulasi Penanganan Bomb Threat di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali

    Kementerian Perhubungan Gelar Simulasi Penanganan Bomb Threat di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali

    • calendar_month Rabu, 1 Mei 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Mangupura, Rabu  02  Mei 2019   Kementerian Perhubungan Gelar Simulasi Penanganan Bomb Threat di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali   BALI,  INDEX   – Bandar udara selaku obyek vital nasional, membutuhkan personel yang selalu siap siaga dalam mengantisipasi segala jenis ancaman. Salah satu jenis ancaman yang acapkali dialamatkan terhadap bandar udara adalah ancaman […]

expand_less