Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Tengah » Disnakertrans Jateng Klarifikasi Soal PHK Buruh

Disnakertrans Jateng Klarifikasi Soal PHK Buruh

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 5 Sep 2024
  • visibility 177
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Semarang,  Kamis  05 September 2024

 Disnakertrans Jateng Klarifikasi Soal PHK Buruh

 

(Foto/ist)

 

Jawa  Tengah,  indonesiaexpose.co.id   – Data riil jumlah pekerja yang diberhentikan sepanjang 2024 di Jawa Tengah sebanyak 9.133 orang. Jumlah itu jauh lebih sedikit ketimbang data yang disampaikan Komisi IX DPR RI, saat melakukan melakukan kunjungan spesifik ke Jawa Tengah terkait kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) buruh, yang dikatakan mencapai 13.700 orang.

Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jateng Ahmad Aziz. Menurutnya, data riil tersebut berasal dari aplikasi SIGAP PHI, yang menginformasikan terkait kasus PHK di 35 kabupaten/ kota di Jawa Tengah.

Melalui siaran tertulisnya di jelaskan, apllikasi tersebut meng-update perusahaan yang melakukan PHK, di masing-masing daerah. Di situ termaktub jumlah PHK, bahkan kasus yang masih melakukan mediasi.

Rincian data hingga Agustus 2024, sejumlah 6.844 orang terkonfirmasi di berhentikan atau PHK. Sementara 2.289 orang dirumahkan, sehingga totalnya mencapai 9.133 orang.

“Kunjungan DPR-RI Komisi IX (membahas) terkait banyaknya PHK, ada info Jateng terbanyak dibanding provinsi lain. Akhirnya ini bisa mengklarifikasi, mengonfirmasi, bahwa jateng tak sebanyak yang diberitakan,” ujar Aziz, seusai pertemuan, di Ruang Rapat Disnakertrans Jateng, Kamis (5/9/2024).

Meski demikian, dia tak menampik adanya kasus PHK yang terjadi di Jateng, terutama, dari sektor Tekstil dan Produk Tekstil (TPT). Banyak faktor yang melatarbelakangi hal tersebut. Di antaranya, faktor geopolitik perang Rusia-Ukraina, resesi ekonomi negara tujuan ekspor, kenaikan harga barang baku, penurunan order hingga membanjirnya produk impor TPT.

Aziz memastikan, upaya mitigasi telah dilakukan, terutama penyelesaian terkait pesangon dan hak jaminan sosial pekerja. Menurutnya, PHK adalah hal terakhir yang dapat ditempuh, karena masih bisa dilakukan mediasi hingga persetujuan bersama.

Di sisi lain, Aziz menyebut Jawa Tengah masih menjadi primadona penanaman investasi. Hal itu diindikasikan dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) tercatat 0,94 juta jiwa atau 4,39 persen, di bawah Jabar, Banten dan Jakarta.

Menurut datanya, banyak perusahaan yang merelokasi dan berinvestasi ke Jateng. Seperti, calon pabrik alas kaki di Pekalongan yang membutuhkan 18 ribu orang pekerja dan pabrik sepatu di KITB Batang, yang berkapasitas 15 ribu orang pekerja.

“Djarum juga menginvestasikan pabrik di enam kabupaten, KEK Kendal membutuhkan 10 ribu lebih pekerja. Kesempatan kerja masih terbuka luas di Jateng,” tuturnya.

Selain itu, Pemprov Jateng juga memaksimalkan pendidikan vokasi. Ini diindikasikan dengan alokasi APBD untuk perbaikan dan penambahan fasilitas Balai Latihan Kerja (BLK) milik Provinsi Jawa Tengah.

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menyoroti tentang pembayaran jaminan sosial pekerja. Dari klarifikasi lapangan, banyak hal yang menyebabkan jaminan sosial tidak didapat pekerja, di antaranya oknum perusahaan nakal yang tidak membayar premi karena masalah keuangan.

“Situasi ekonomi faktor geopolitik sedang susah, permintaan ekspor turun sehingga perusahaan melakukan efisiensi. Karena itu 13.700 (orang buruh di Jateng yang di-PHK) harus dijamin haknya. Perusahaan tidak boleh mengingkari pesangon, jaminan sosial dan jaminan kehilangan pekerjaan. Sebab dari angka itu hanya 9.700 yang JKP,” terang Edy Wuryanto.

Terkait perbedaan data jumlah PHK di Jateng, Edy menyebut hal itu harus didalami lebih lanjut.

“Data dari Kemenaker RI (13.700 orang buruh PHK) kan data umum. Kalau data dari dinas 9.700 (orang buruh PHK) itu data fluktuasi riil. Perbedaan data harus diklarifikasi, tadi data dari (serikat) buruh juga 9.700 (orang), tentu masing masing pihak harus telusur ulang, mungkin ada yang tak terdata atau tidak lapor,” urainya.

Pada kunjungan tersebut, rombongan dipimpin Ketua Komisi IX DPR-RI Kurniasih Mufida. Turut hadir Staf Ahli Menaker Bidang Sosial, Budaya, Politik dan Kebijakan Publik Ismail Pakaya dan Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Roswita Nilakurnia.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muspida Jakarta Timur, Gelar  “Operasi Ketupat Jaya 2019”

    Muspida Jakarta Timur, Gelar  “Operasi Ketupat Jaya 2019”

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Jakarta,  Jumat  31  Mei  2019   Muspida Jakarta Timur, Gelar  “Operasi Ketupat Jaya 2019” Bertempat di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur. (28/5), Apel gelar pasukan “Operasi Ketupat Jaya 2019” wilayah Jakarta Timur  dihadiri pejabat daerah, Kepolisian, TNI, dan Dishub wilayah Jakarta Timur.   JAKARTA,  INDEX  –  Dalam rangka pengamanan perayaan hari Raya Idhul Fitri 1440 H  Kapolres […]

    • calendar_month Selasa, 6 Des 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Tabanan , Selasa 06  Desember 2022 Wujud Sradha Bhakti Kepada Masyarakat, Bupati Sanjaya Hadiri Karya Ngenteg Linggih Krama Bendesa Manik Mas Subamia   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Cerminan komitmen dan dukungan pemerintah terhadap krama atau masyarakat, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, senantiasa hadir dalam kegiatan pembangunan yang dilakukan masyarakat sebagai wujud penghormatan. […]

    • calendar_month Senin, 23 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 23 Mei 2022

  • Mudik Bareng 2022 XL Axiata Fasilitasi 660 Mitra Penjualan Pulang Kampung

    Mudik Bareng 2022 XL Axiata Fasilitasi 660 Mitra Penjualan Pulang Kampung

    • calendar_month Rabu, 27 Apr 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Jakarta,  Kamis  28   April 2022.   Mudik Bareng 2022 XL Axiata Fasilitasi 660 Mitra Penjualan Pulang Kampung   Program ini sebagai salah satu wujud apresiasi kami bagi para mitra penjualan produk layanan XL Axiata yang telah ikut membangun keberhasilan XL Axiata. Program mudik bareng diharapkan ini akan semakin meningkatkan hubungan dan kerjasama yang baik dengan para […]

  • Tim Gabungan Pemkot Gencarkan Sosialisasi Prokes Sasar Desa/Kelurahan Dengan Kasus Tinggi

    Tim Gabungan Pemkot Gencarkan Sosialisasi Prokes Sasar Desa/Kelurahan Dengan Kasus Tinggi

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  20  Okrober  2020   Tim Gabungan Pemkot Gencarkan Sosialisasi Prokes Sasar Desa/Kelurahan Dengan Kasus Tinggi Sosialisasi dan Edukasi menggunakan Mobil Calling di Wilayah Kelurahan Panjer, Selasa (20/10/2020).   BALI, INDEX  –  Sebagai upaya menekan terjadinya penularan kasus yang tidak terkendali, berbagai upaya turut dimaksimalkan GTPP Covid-19 Kota Denpasar. Kali ini, bersama Tim Gabungan […]

  • Distrik  Navigasi  Tipe  A Kelas  II  Tanjung  Emas  

    Distrik  Navigasi  Tipe  A Kelas  II  Tanjung  Emas  

    • calendar_month Sabtu, 6 Apr 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Jawa  Tengah,  Sabtu  06  April  2024 Distrik  Navigasi  Tipe  A Kelas  II  Tanjung  Emas  

expand_less