Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Sekehe Teruna Se-Desa Adat Denpasar Tolak Penggunaan “Sound System” Pengarakan Ogoh-Ogoh

Sekehe Teruna Se-Desa Adat Denpasar Tolak Penggunaan “Sound System” Pengarakan Ogoh-Ogoh

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
  • visibility 202
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu  15  Maret  2025

Sekehe Teruna Se-Desa Adat Denpasar Tolak Penggunaan “Sound System” Pengarakan Ogoh-Ogoh

 

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan menghadiri rapat koordinasi yang dipimpin oleh Bendesa Adat Denpasar, Anak Agung Ngurah Alit Wirakesuma, pada Sabtu (15/3/2025) di Wantilan Pura Dalem Kahyangan Badung, Desa Adat Denpasar.

Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Sekehe Teruna se-Desa Adat Denpasar menolak penggunaan sound system dalam pengarakan Ogoh-ogoh pada Hari Suci Nyepi Caka 1947. Keputusan ini diambil dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Bendesa Adat Denpasar, Anak Agung Ngurah Alit Wirakesuma, pada Sabtu (15/3) di Wantilan Pura Dalem Kahyangan Badung, Desa Adat Denpasar.

Hadir dalam kesempatan tersebut, DPD RI Perwakilan Bali, Dr. Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Danramil 1611-07/Denbar, Danramil 1611-01/Dentim, dari Polresta Denpasar, Kapolsek Denpasar Utara dan Denpasar Barat. Hadir pula pimpinan OPD terkait Pemkot Denpasar, dan tokoh masyarakat setempat.

DPD RI Dapil Bali, Dr. Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra mendukung pelaksanaan Perda No. 9 Tahun 2024 tentang pelestarian Ogoh-ogoh di Kota Denpasar. Sebagai anggota Komite III DPD RI, Rai Mantra menekankan bahwa perda tersebut bertujuan untuk melestarikan dan menjaga nilai-nilai tradisi serta ritual, khususnya dalam rangkaian peringatan Hari Suci Nyepi, termasuk Pengerupukan dan tradisi ogoh-ogoh.

Rai Mantra juga menyoroti pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan dalam pelaksanaan Pengerupukan, terutama terkait penggunaan sound system yang berpotensi menggeser makna budaya dan dapat mengganggu ketertiban umum. “Kami mengajak semua pihak, termasuk desa adat, perbekel, lurah, serta yowana, untuk menjaga esensi perayaan Nyepi,” ujar Rai Mantra.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mengapresiasi komitmen Sekehe Teruna se-Desa Adat Denpasar dalam menolak penggunaan sound system pada perayaan Pengerupukan.

“Kami juga mengapresiasi Sekehe Teruna yang telah berpartisipasi dalam Kesanga Festival dan mendukung pelaksanaan Pengerupukan sebagai bagian dari tradisi spiritual,” ujar Jaya Negara.

Jaya Negara menambahkan bahwa Pemkot Denpasar telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk mendukung jalannya Pengerupukan, termasuk penyediaan gamelan bagi Sekaa Teruna yang tidak memiliki pengiring sendiri.

“Kami telah siapkan dua set baleganjur di kawasan Patung Catur Muka untuk mengiringi ogoh-ogoh yang tidak memiliki pengiring sendiri, fasilitas kesehatan untuk situasi darurat, penyediaan toilet di fasilitas Kantor Walikota, hingga pembagian 2.000 nasi jinggo gratis,” jelasnya.

Jaya Negara menegaskan bahwa Pemkot Denpasar mendukung penuh kegiatan ini sebagai bagian dari ritual dan tradisi di desa adat. Jaya Negara juga menekankan bahwa Pengerupukan memiliki nilai spiritual yang tidak selayaknya diiringi dengan sound system. Walikota Jaya Negara juga mengucapkan Rahajeng Rahina Suci Nyepi Tahun Baru Caka 1947 kepada seluruh masyarakat Denpasar.

Sementara Bendesa Adat Denpasar, Anak Agung Ngurah Alit Wirakesuma, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengambil langkah-langkah dalam mengatur pengarakan ogoh-ogoh guna menjaga ketertiban dan kelestarian budaya. Dengan adanya registrasi terhadap 87 Sekaa Teruna serta koordinasi dengan komunitas dan banjar setempat, diharapkan pengarakan ogoh-ogoh dapat berlangsung lebih teratur dan sesuai dengan Perwali serta Perda Kota Denpasar Nomor 9 Tahun 2024 tentang pelestarian Ogoh-ogoh.

“Kami juga melakukan upaya untuk meminimalisir keamanan dan ketertiban ogoh-ogoh ke kawasan Catur Muka, yang telah mendapatkan dukungan dari ribuan pecalang, kepolisian, TNI, hingga Satpol PP dalam pengamanan, yang tentu akan sangat membantu kelancaran acara,” ujarnya.

Lebih lanjut, Anak Agung Ngurah Alit Wirakesuma menegaskan bahwa dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan sidak terhadap penggunaan sound system sebagai langkah menjaga esensi budaya ogoh-ogoh agar tetap berlandaskan tradisi. Alit Wirakesuma mendorong penggunaan gamelan, kulkul, atau alat musik tradisional lainnya sebagai pengiring ogoh-ogoh.

“Adanya peningkatan dana Rp 20 juta dari Pemkot Denpasar untuk penguatan kreativitas ogoh-ogoh juga menunjukkan komitmen dalam mendukung kebudayaan lokal. Dengan kolaborasi antara desa adat, pemerintah, dan aparat keamanan, diharapkan pengarakan ogoh-ogoh bisa menjadi perayaan yang aman, tertib, dan tetap mencerminkan nilai-nilai budaya Bali,” tutupnya.

(112)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Minggu, 27 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Bali,  Senin  28  November 2022 Renungan  JOGER

  • Ny. Sagung Antari Jaya Negara Serahkan Bantuan Voucher Belanja Kepada Kader PKK Se Kota Denpasar

    Ny. Sagung Antari Jaya Negara Serahkan Bantuan Voucher Belanja Kepada Kader PKK Se Kota Denpasar

    • calendar_month Minggu, 13 Mar 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  13 Maret  2022   Ny. Sagung Antari Jaya Negara Serahkan Bantuan Voucher Belanja Kepada Kader PKK Se Kota Denpasar   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK yang ke 50 tahun 2022, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara di dampingi Istri Wakil Walikota Denpasar Ny. Ayu […]

  • Rai Mantra Hadiri Launching Buku ‘Jejak Awal Hindu di Indonesia’ Karya Alm. Prof. Dr. IB Mantra

    Rai Mantra Hadiri Launching Buku ‘Jejak Awal Hindu di Indonesia’ Karya Alm. Prof. Dr. IB Mantra

    • calendar_month Selasa, 29 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  29  Desember  2020   Rai Mantra Hadiri Launching Buku ‘Jejak Awal Hindu di Indonesia’ Karya Alm. Prof. Dr. IB Mantra   Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra sekaligus perwakilan keluarga saat menerima buku dari hasil desiminasi desertasi Alm. Pro. Dr. IB Mantra yang berjudul Jejak Awal Hindu di Indonesia di Pendopo Hotel Inna […]

  • Pemkab Tabanan Dan Forkopimda Siap Sukseskan Vaksinasi Usia 6-11 Tahun

    Pemkab Tabanan Dan Forkopimda Siap Sukseskan Vaksinasi Usia 6-11 Tahun

    • calendar_month Selasa, 14 Des 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Tabanan, Rabu 15 Desember 2021   Pemkab Tabanan Dan Forkopimda Siap Sukseskan Vaksinasi Usia 6-11 Tahun     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Sebagai langkah penting dalam menekan kenaikan kasus penularan Covid-19 di kalangan anak sekolah, terutama menjelang Nataru (Hari Raya Natal dan Tahun Baru), Kick 0ff vaksinasi serentak untuk anak usia 6-11 tahun resmi dibuka oleh […]

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  17  Juli  2020

  • Koramil 01/Jatinegara Jakarta Timur Gelar Apel Bersama Muspika Wujudkan Situasi Aman Kondusif

    Koramil 01/Jatinegara Jakarta Timur Gelar Apel Bersama Muspika Wujudkan Situasi Aman Kondusif

    • calendar_month Minggu, 25 Apr 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Jakarta, Minggu  25  April  2021   Koramil 01/Jatinegara Jakarta Timur Gelar Apel Bersama Muspika Wujudkan Situasi Aman Kondusif   (Foto/ist)   Jakarta, indonesiaexpose.co.id – Danramil 01/Jatinegara Mayor Czi Jarmadi bersama Babinsa dan Muspika menggelar apel gabungan operasi cipkon (cipta kondusif) dan kegiatan Penerapan PPKM, di Jln. Prumpung tengah RT.08/05 Kelurahan Cipinang besar Utara, Sabtu (24/04/2021), […]

expand_less