Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Ida Bhatara Turun Tangan?  Bawa Pesan Keras untuk Investor Perusak Alam Bali

Ida Bhatara Turun Tangan?  Bawa Pesan Keras untuk Investor Perusak Alam Bali

  • account_circle 080
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 294
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Kamis  04 Juni  2026

Ida Bhatara Turun Tangan?  Bawa Pesan Keras untuk Investor Perusak Alam Bali

 

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  — Suasana audiensi Forum Pemerhati Pembangunan Bali (FOR HATI Bali) dengan Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali, Rabu (3/6/2026), mendadak berubah menjadi peristiwa yang mengundang perhatian publik.

Di tengah jalannya audiensi yang membahas berbagai persoalan tata ruang dan pembangunan di Bali, seorang mahasiswi Universitas Pendidikan Nasional (UNDIKNAS), Putu Alya Vina Lestari, semester IV Jurusan Ekonomi dan Bisnis Internasional, tiba-tiba penerima pesan semesta.

Peristiwa tersebut terjadi setelah tokoh masyarakat Bali, Jro Gde Sudibya, melantunkan Tembang Sutasoma. Dalam kondisi tidak sadar, Alya terlihat memeluk Jro Gde Sudibya seolah menyampaikan pesan agar seluruh elemen masyarakat tetap mengawal tata ruang Bali dan menjaga kesucian alam Pulau Dewata dari berbagai bentuk kerusakan.

Menurut sejumlah pemerhati spiritual Bali yang hadir, peristiwa itu diyakini sebagai bentuk penyampaian pesan leluhur mengenai kondisi Bali yang semakin tertekan oleh pembangunan yang mengabaikan keseimbangan alam dan nilai-nilai kearifan lokal.

Pesan yang muncul dalam peristiwa tersebut menegaskan bahwa tidak boleh ada pihak yang mencari keuntungan dengan merusak alam Bali. Dalam filosofi Bali, gunung merupakan sumber kesucian, laut menjadi tempat penyucian dan pelepasan segala kekotoran, sementara daratan adalah ruang kehidupan yang harus dijaga keseimbangannya.

Pesan spiritual itu juga mengingatkan bahwa pelanggaran terhadap tatanan alam dapat membawa berbagai konsekuensi, mulai dari berkurangnya sumber pangan, menurunnya kualitas kehidupan, hingga rusaknya hubungan sosial di tengah masyarakat.

Kejadian di ruang audiensi DPRD Bali tersebut langsung menjadi perhatian peserta rapat. Banyak yang menilai kejadian itu sebagai simbol kuat bahwa persoalan tata ruang Bali bukan hanya menyangkut aspek hukum dan pembangunan, tetapi juga menyentuh dimensi spiritual yang selama ini menjadi fondasi kehidupan masyarakat Bali.

Usai peristiwa tersebut, Putu Alya Vina Lestari mengaku menyadari apa yang terjadi pada dirinya. dia sadar sepenuhnya, hanya susah mengungkapkan sehingga yang keluar teriakan dan tangis

Ia menyebut pengalaman yang dialaminya sebagai  penerima pesan semesta yang memiliki makna mendalam terkait pentingnya menjaga alam dan kesucian Bali.

Peristiwa langka di Gedung DPRD Bali ini pun memunculkan berbagai tafsir. Namun satu pesan yang dianggap mengemuka adalah seruan agar pembangunan di Bali tetap berpijak pada keseimbangan antara investasi, kelestarian lingkungan, adat, budaya, dan nilai-nilai spiritual yang diwariskan para leluhur.

“Di tengah polemik tata ruang dan derasnya arus investasi, peristiwa kerauhan dalam audiensi Pansus TRAP DPRD Bali menjadi pengingat bahwa Bali tidak hanya dibangun dengan beton dan modal, tetapi juga berdiri di atas warisan spiritual, adat, dan kesucian alam yang dijaga turun-temurun.”

Sebelumya Gubernur Bali terpilih Periode 2025-2030, Dr. Wayan Koster, menegaskan bahwa tindakan merusak alam Bali akan membawa kutukan sebagaimana diamanatkan dalam Lontar Bhisama Batur Kalawasan. Hal ini disampaikan dalam seminar bertajuk “Bali Mau Dibawa Kemana” .yang digelar Paiketan Krama Bali di Kampus IPB Internasional Denpasar, Jumat (11/1/2025).

Koster menjelaskan bahwa filosofi tersebut menjadi dasar dari visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yang bertujuan menjaga harmoni antara manusia, alam, dan budaya. Ia menekankan konsep Sad Kerthi sebagai pedoman pembangunan, yang mencakup enam elemen, seperti Atma Kerthi, Segara Kerthi, Danu Kerthi, Wana Kerthi, Jana Kerthi, dan Jagat Kerthi.

“Ingatlah pesanku, wahai anak-anakku sekalian, di kemudian hari jagalah kelestarian gunung dan laut. Gunung adalah sumber kesucian, laut tempat menghilangkan kekotoran, di tengah daratan melaksanakan kehidupan. Kalau melanggar, akan terkena kutukan, kekurangan pangan, umur pendek, dan kerusakan hubungan sosial,” ujar Wayan Koster, mengutip arti isi lontar Bhisama Batur Kalawasan.

Ia memastikan bahwa pesan leluhur ini akan terus menjadi landasan kebijakan pemerintahannya. “Jika kita menjaga alam, alam akan menjaga kita. Jika kita melanggar, kutukan itu nyata. Bali harus dibangun dengan menghormati warisan leluhur,” tandas Koster.

(080)

  • Penulis: 080
  • Editor: Siregar
  • Sumber: tim Index

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolri Pimpin Korps Raport 46 Pati Polri

    Kapolri Pimpin Korps Raport 46 Pati Polri

    • calendar_month Jumat, 4 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Jakarta, Sabtu  5  Desember  2020   Kapolri Pimpin Korps Raport 46 Pati Polri Kapolri Jenderal ldham Azis pimpin korps raport 46 Pati Polri di Rupatama Mabes Polri, Jumat (4/12/2020) JAKARTA,INDEX- Kapolri Jenderal Idham Azis memimpin acara Korps Raport atau kenaikan pangkat bagi 46 perwira tinggi (Pati) Polri di Ruang Pertemuan Utama, Mabes Polri, pada Jumat […]

  • Kapolri Pastikan Dukung Program Pembangunan Infrastruktur Teknologi Informasi Komunikasi

    Kapolri Pastikan Dukung Program Pembangunan Infrastruktur Teknologi Informasi Komunikasi

    • calendar_month Selasa, 4 Mei 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa 4 Mei 2021   Kapolri Pastikan Dukung Program Pembangunan Infrastruktur Teknologi Informasi Komunikasi     Jakarta, indonesiaexpose.co.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan dukungan terkait dengan pembangunan infrastruktur Teknologi Informasi Komunikasi (TIK), dalam rangka mewujudkan cita-cita program pemerintah untuk penguatan ruang digital di seluruh Indonesia. Hal itu disampaikan Sigit saat menerima kunjungan […]

  • Pegadaian Resmikan The Gade Creative Lounge di Universitas Udayana, Dorong Literasi Keuangan dan Ekonomi Kreatif Bali

    Pegadaian Resmikan The Gade Creative Lounge di Universitas Udayana, Dorong Literasi Keuangan dan Ekonomi Kreatif Bali

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Badung, Kamis  29  Januari  2026 Pegadaian Resmikan The Gade Creative Lounge di Universitas Udayana, Dorong Literasi Keuangan dan Ekonomi Kreatif Bali   Pegadaian Kanwil VII Denpasar meresmikan TGCL kerjasama dengan UNUD, Kamis (29/1/2026), di Gedung Perpustakaan UNUD, Kampus Jimbaran, Badung, Bali.   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – PT Pegadaian Kanwil VII Denpasar kembali menegaskan perannya sebagai lokomotif […]

    • calendar_month Rabu, 20 Jan 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Rabu  20  Januari  2021  

    • calendar_month Jumat, 3 Feb 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Bangli, Jumat  03  Januari  2023   Sedana Arta Bupati  Kab.Bangli  Hadiri Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas Serentak di Desa Pengiangan Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Dalam rangka mengurangi konflik pertanahan dan konflik sengketa batas, Menteri ATR/ Kepala BPN RI melaksanakan acara Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (GEMAPATAS) secara serentak di 33 Provinsi se-indonesia, yang secara virtual diwakili […]

  • Pemkot Denpasar Gandeng Pertuni Gelar Utsawa Dharma Gita Untuk Penyandang Disabilitas

    Pemkot Denpasar Gandeng Pertuni Gelar Utsawa Dharma Gita Untuk Penyandang Disabilitas

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis 20  Pebruari  2025 Pemkot Denpasar Gandeng Pertuni Gelar Utsawa Dharma Gita Untuk Penyandang Disabilitas   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemkot Denpasar melalui Dinas Sosial Kota Denpasar berkolaborasi dengan Persatuan Tunanetra Indosesia (Pertuni) Kota Denpasar menggelar Utsawa Dharma Gita Penyandang Disabilitas, di Gedung Wanita Santi Graha, Denpasar, Kamis (20/2/2025). Acara dibuka langsung Staf Ahli Bidang […]

expand_less