Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » DPRD Bali Sambut Tawaran Kolaborasi India, Mahasiswa Bali Bisa Belajar Ayurveda Langsung di Negeri Asal

DPRD Bali Sambut Tawaran Kolaborasi India, Mahasiswa Bali Bisa Belajar Ayurveda Langsung di Negeri Asal

  • account_circle 002
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 347
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Kamis  04  Juni  2026

DPRD Bali Sambut Tawaran Kolaborasi India, Mahasiswa Bali Bisa Belajar Ayurveda Langsung di Negeri Asal

 

Ketua Fraksi Demokrat NasDem DPRD Bali, Dr. Somvir dampingi Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya (Dewa Jack) menerima kunjungan CEO Patanjali Ayurved India, Acharya Balkrishna di Ruang Ketua DPRD Bali, Kamis (4/6/2026).

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  — Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya atau yang akrab disapa Dewa Jack didampingi Ketua Fraksi Demokrat Nasdem DPRD Bali Dapil Buleleng, Dr. Somvir menerima CEO Patanjali Ayurved, Acharya Balkrishna di Ruang Ketua DPRD Provinsi Bali, Denpasar, Kamis, 4 Juni 2026.

Acharya Balkrishna juga Direktur Pelaksana dari perusahaan konglomerat India’s Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) asal India, Patanjali Ayurved. Ia ikut mendirikan perusahaan tersebut bersama guru yoga ternama Baba Ramdev pada tahun 2006.

Pertemuan yang berlangsung di ruang Ketua DPRD Bali itu turut dihadiri Anggota DPRD Bali Dapil Buleleng, Dr. Somvir, yang selama ini aktif membangun jejaring kerja sama antara Bali dan India, khususnya di bidang kesehatan tradisional, pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia.

Dalam dialog yang berlangsung hangat tersebut, Acharya Balkrishna menyampaikan ketertarikannya terhadap kekayaan tanaman obat tradisional Bali atau yang dikenal dengan Usadha Bali. Menurutnya, Bali memiliki potensi besar karena masih menyimpan berbagai jenis tanaman herbal yang tumbuh dalam lingkungan relatif alami dan belum banyak terpapar polusi.

“Bali memiliki kekayaan tanaman obat yang luar biasa. Kami melihat banyak potensi yang dapat dikembangkan bersama untuk kepentingan kesehatan masyarakat dan pengembangan industri herbal berbasis kearifan lokal,” ujar Acharya Balkrishna.

Tokoh yang juga dikenal sebagai ahli Ayurveda dan Rektor Universitas Patanjali itu memperkenalkan berbagai produk herbal yang telah dikembangkan oleh Patanjali Ayurved. Saat ini, perusahaan tersebut tercatat memproduksi lebih dari dua ribu jenis produk berbasis herbal dan kesehatan yang dipasarkan ke berbagai wilayah di India maupun mancanegara.

Selain menjajaki kerja sama di sektor herbal, Acharya Balkrishna juga menawarkan peluang kolaborasi pendidikan. Ia menyatakan kesiapan pihaknya menerima mahasiswa asal Bali untuk mengikuti program pembelajaran, penelitian, maupun pertukaran pelajar di India.

“Kami membuka peluang pertukaran pelajar dan kerja sama akademik. Mahasiswa dari Bali dapat belajar langsung mengenai Ayurveda, tanaman obat, hingga pengembangan industri herbal modern,” katanya.

Tak hanya itu, Patanjali Ayurved juga menyatakan kesiapannya mengirim tenaga ahli ke Bali untuk memberikan pelatihan dan edukasi terkait budidaya tanaman organik, pengolahan herbal, serta pengembangan produk kesehatan berbasis bahan alam.

Menurut Acharya, pusat aktivitas Patanjali yang berdiri di kawasan dekat Sungai Gangga memiliki fasilitas penelitian dan pengembangan yang sangat luas, dengan area mencapai sekitar seribu hektar yang didedikasikan untuk pendidikan, penelitian, pertanian organik, dan industri herbal.

Sementara itu, Anggota DPRD Bali Komisi I Dr. Somvir menilai pertemuan tersebut menjadi langkah awal yang sangat strategis dalam membangun sinergi antara Bali dan India. Menurutnya, kedua wilayah memiliki kesamaan nilai budaya serta tradisi pengobatan berbasis alam yang telah berkembang selama berabad-abad.

Dr. Somvir menjelaskan bahwa Ayurveda di India dan Usadha Bali sesungguhnya memiliki banyak titik temu, terutama dalam pendekatan kesehatan yang menempatkan keseimbangan tubuh, pikiran, dan lingkungan sebagai fondasi utama.

“Bali memiliki warisan Usadha yang sangat kaya. Di sisi lain, India memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan Ayurveda secara ilmiah dan industri. Jika keduanya dipertemukan, akan lahir kolaborasi yang sangat bermanfaat bagi dunia kesehatan, pendidikan, maupun ekonomi masyarakat,” ujar Dr. Somvir yang juga Ketua Fraksi Nasdem dan Demokrat DPRD Bali.

Ia juga menilai Bali memiliki peluang besar untuk menjadi pusat pengembangan herbal tropis berbasis kearifan lokal yang terintegrasi dengan riset modern. Karena itu, kerja sama dengan Patanjali Ayurved dinilai dapat membuka akses terhadap teknologi, penelitian, hingga pasar internasional.

Menurut Dr. Somvir, pertukaran mahasiswa dan tenaga ahli menjadi bagian penting dari kerja sama yang sedang dijajaki. Generasi muda Bali, kata dia, perlu mendapatkan kesempatan belajar langsung mengenai pengelolaan tanaman obat, riset kesehatan tradisional, hingga pengembangan industri herbal yang telah berhasil diterapkan di India.

“Ini bukan sekadar kerja sama bisnis. Yang lebih penting adalah transfer ilmu pengetahuan, pertukaran pengalaman, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia. Bali memiliki potensi besar dan perlu didukung dengan jaringan internasional yang kuat,” tegasnya.

Di sisi lain, Ketua DPRD Bali I Dewa Made “Jack” Mahayadnya menyambut positif kunjungan tersebut. Ia mengapresiasi pencapaian Patanjali Ayurved yang mampu berkembang dari sebuah inisiatif perseorangan hingga menjadi perusahaan besar yang dikenal luas di India.

Menurut Dewa Jack, gagasan kerja sama yang ditawarkan memiliki tujuan yang baik dan sejalan dengan upaya pelestarian serta pengembangan potensi lokal Bali.

“Saya menyampaikan terima kasih atas kunjungan ini. Tentu kami akan mempelajari lebih lanjut berbagai peluang kerja sama yang ditawarkan dan berdiskusi bersama pihak-pihak terkait, termasuk Pak Somvir,” ujarnya.

Dewa Jack menegaskan DPRD Bali pada prinsipnya mendukung setiap bentuk kerja sama yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat Bali, khususnya dalam pengembangan pendidikan, kesehatan tradisional, pelestarian tanaman herbal, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Pertemuan tersebut menjadi sinyal awal terbukanya peluang kolaborasi strategis antara Bali dan India. Jika terealisasi, kerja sama ini tidak hanya berpotensi memperkuat pelestarian warisan Usadha Bali, tetapi juga membuka akses yang lebih luas bagi generasi muda Bali untuk terhubung dengan jaringan pendidikan dan penelitian herbal bertaraf internasional.

(080)

  • Penulis: 002
  • Editor: Siregar
  • Sumber: tim Index

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Senin, 2 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 02 Agustus. 2021   Wawali Arya Wibawa Serahkan Bantuan Pangan Kuatkan Dapur Umum Yadnya   Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menyerahkan bantuan pangan kepada Dapur Umum Yadnya di Kelurahan Pedungan pada Senin (2/8/2021)   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Setelah sebelumnya memberikan bantuan di Dapur Umum Gotong Royong Kota Denpasar Jaba Paon, […]

  • Perubahan Era Digital, SMK TI Bali Global luncurkan Logo Baru

    Perubahan Era Digital, SMK TI Bali Global luncurkan Logo Baru

    • calendar_month Jumat, 21 Jan 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Denpasar,  Jumat 21 Januari 2022   Perubahan Era Digital, SMK TI Bali Global luncurkan Logo Baru   acara peluncuran logo baru SMK TI Bali Global bertempat di di Aula ITB STIKOM Bali, Jumat (21/1/2022)pagi.     Bali, indonesiaexpose.co.id – SMK TI Bali Global yang bernaung di bawah Yayasan Widya Dharma Shanti melakukan rebranding lago sebagai langkah […]

  • XL Axiata Gandeng Solace  Terapkan Real-time Data Flow untuk Maksimalkan Aplikasi MyXL

    XL Axiata Gandeng Solace Terapkan Real-time Data Flow untuk Maksimalkan Aplikasi MyXL

    • calendar_month Minggu, 15 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 502
    • 0Komentar

    Jakarta, Minggu  15  November  2020   XL Axiata Gandeng Solace Terapkan Real-time Data Flow untuk Maksimalkan Aplikasi MyXL     JAKARTA,  INDEX  –  PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) menggandeng perusahaan teknologi terkemuka Solace, guna memaksimalkan aplikasi MyXL sebagai bagian dari pelaksanaan program transformasi digital. Melalui aplikasi MyXL, XL Axiata ingin meningkatkan interaksi yang lebih […]

  • Jaya Negara Hadiri Pengukuhan Bendesa dan Prajaru Adat Kepaon Periode 2022 – 2027

    Jaya Negara Hadiri Pengukuhan Bendesa dan Prajaru Adat Kepaon Periode 2022 – 2027

    • calendar_month Selasa, 14 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  14  Juni  2022   Jaya Negara Hadiri Pengukuhan Bendesa dan Prajaru Adat Kepaon Periode 2022 – 2027     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Wali Kota Denpasar, IGN. Jaya Negara  hadir menyaksikan pengukuhan Bendesa dan Prajuru Desa Adat Kepaon masa bakti 2022-2027, Selasa (14/6) bertempat di Wantilan Pura Desa Adat setempat. Sebelum dilakukan pengukuhan  dilaksanakan […]

  • 29 Tahun Adira Finance Hadir Untuk Indonesia  Mewarnai Keberagaman Bersama Seluruh Ekosistem-nya

    29 Tahun Adira Finance Hadir Untuk Indonesia Mewarnai Keberagaman Bersama Seluruh Ekosistem-nya

    • calendar_month Minggu, 17 Nov 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Jakarta, Minggu  17  November  2019   29 Tahun Adira Finance Hadir Untuk Indonesia Mewarnai Keberagaman Bersama Seluruh Ekosistem-nya   Acara Konferensi Pers Hut Adira Ke-29 di Pullman Hotel Thamrin   JAKARTA,  INDEX  – Memasuki usia ke-29 tahun pada 13 November 2019, salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira […]

  • IGN Alit Kesuma Kelakan DPR RI : Tanah Rakyat Dipakai PLN , Ganti Rugi Belum Dibayar

    IGN Alit Kesuma Kelakan DPR RI : Tanah Rakyat Dipakai PLN , Ganti Rugi Belum Dibayar

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle 080
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  07  Mei  2026 IGN Alit Kesuma Kelakan DPR RI : Tanah Rakyat Dipakai PLN , Ganti Rugi Belum Dibayar   Anggota Komisi VI DPR RI, I Gusti Ngurah (Alit) Kesuma Kelakan (tengah), melakukan kunjungan langsung ke PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali pada Rabu (6/5/2026).   Bali,  indonesiaexpose.co.id  —  Kasus belum dibayarnya ganti […]

expand_less