Luwir Wiana Apresiasi Ground Breaking JLS Badung: Bukti Nyata Komitmen Pemkab Badung atasi Kemacetan
- account_circle 110
- calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
- visibility 215
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Mangupura, Kamis 30 Juli 2026
Luwir Wiana Apresiasi Ground Breaking JLS Badung: Bukti Nyata Komitmen Pemkab Badung atasi Kemacetan

Bali, indonesiaexpose.co.id — Sekretaris Komisi II DPRD Badung dari Fraksi PDI Perjuangan, I Wayan Luwir Wiana mengapresiasi, langkah strategis Pemerintah Kabupaten Badung yang memulai Ground Breaking Pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS) serta Shortcut Berawa–Umalas–Kedampang–Teuku Umar Barat. Prosesi tersebut berlangsung di lokasi Proyek Pembangunan JLS Segmen 4 (Labuan Sait–Pedati) dan pembangunan Jalan Trase Pura Pembangunan Kulat–Labuan Sait, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Senin (27/07/2026).
Menurut Luwir, dimulainya proyek tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Badung dalam menjawab persoalan klasik yang selama ini dihadapi masyarakat, khususnya kemacetan di kawasan pariwisata.
“Pembangunan ini bukan sekadar membangun jalan baru, tetapi membangun konektivitas, membuka akses, mengurangi kemacetan, sekaligus memperkuat daya saing pariwisata dan perekonomian Kabupaten Badung,” tegas Luwir.
Ia menilai pembangunan infrastruktur merupakan fondasi utama bagi kemajuan sektor pariwisata. Tanpa dukungan infrastruktur yang memadai, pertumbuhan pariwisata akan sulit berkembang secara optimal.
“Pariwisata tidak akan berkembang maksimal tanpa infrastruktur yang memadai. Jalan harus lancar, kemacetan harus terurai, pengelolaan sampah harus semakin baik, dan kebutuhan air bersih harus terjamin. Karena itu, kami di Komisi II DPRD Badung akan terus mengawal dan mendorong agar pembangunan di Badung Selatan maupun wilayah lainnya benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjaga daya saing pariwisata Badung,” ujarnya.
Luwir berharap pembangunan Jalan Lingkar Selatan dan shortcut baru tersebut dapat mempercepat mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi barang dan jasa, mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan wisata, sekaligus menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah. Ia juga menegaskan Komisi II DPRD Badung akan terus mengawal pelaksanaan proyek agar berjalan tepat waktu, berkualitas, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta Senin (27/07/2026), melaksanakan Ground Breaking Pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS) dan Shortcut Berawa–Umalas–Kedampang–Teuku Umar Barat yang berlangsung di Lokasi Proyek Pembangunan JLS Segmen 4 (Labuan Sait -Pedati), dan Pembangunan Jalan Trase Pura Pembangunan Kulat – Labuan Sait, Desa Pecatu, Kuta Selatan.
Pembangunan ini bukan sekadar membangun jalan baru, tetapi membangun konektivitas, membuka akses, mengurangi kemacetan, serta memperkuat daya saing pariwisata dan perekonomian Kabupaten Badung.
Proyek raksasa ini digadang-gadang menjadi salah satu pembangunan infrastruktur jalan terbesar dalam sejarah Kabupaten Badung. Nilai investasinya mencapai lebih dari Rp2,9 triliun, yang dibiayai melalui kombinasi pinjaman PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar Rp2,4 triliun dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Badung sebesar Rp511 miliar.
Turut hadir dalam acara tersebut Gubernur Bali Wayan Koster, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta , Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, Wakil Ketua II DPRD Badung I Made Wijaya, Wakil Ketua III DPRD Badung I Made Sunarta, Ketua Komisi II DPRD Badung I Made Sada, serta sejumlah anggota DPRD Badung.
(110)
- Penulis: 110
- Editor: putri
- Sumber: tim Index
