Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » I Dewa Nyoman Rai, S.H.,M.H : Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali Jangan  Di  Seremoni,  Pembangunan  Wajib  Berpihak  Pada  Masa  Depan  Bali

I Dewa Nyoman Rai, S.H.,M.H : Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali Jangan  Di  Seremoni,  Pembangunan  Wajib  Berpihak  Pada  Masa  Depan  Bali

  • account_circle 080
  • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
  • visibility 390
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mangupura, Sabtu  15  Agustus 2026

I Dewa Nyoman Rai, S.H.,M.H : Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali Jangan  Di  Seremoni,  Pembangunan  Wajib  Berpihak  Pada  Masa  Depan  Bali

 

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  — Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali yang diperingati pada 14 Agustus 2026 menjadi momentum untuk kembali mempertanyakan arah pembangunan Bali.

Bali tidak boleh hanya dipandang sebagai mesin pariwisata dan sumber pertumbuhan ekonomi. Bali adalah tanah kehidupan, ruang budaya dan spiritual yang kesucian serta kelestariannya wajib dijaga.

Sekretaris PANSUS TRAP DPRD Bali I Dewa Nyoman Rai, S.H.,M.H  menegaskan, Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali yang mengusung semangat “Suci Lascarya Nusa Wijaya” harus dimaknai sebagai ketulusan dan keikhlasan dalam mewujudkan kejayaan Bali.

Menurutnya, momentum Hari Jadi Bali sekaligus rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak boleh terjebak menjadi agenda seremonial tahunan.

“Jangan sampai Hari Jadi Bali hanya menjadi seremoni. Ini harus menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen kita menjaga Bali,” tegas  I Dewa Nyoman Rai, S.H.,M.H yang juga Wakil Komisi I DPRD Bali dari fraksi PDIP Bali ini.

Ia mengingatkan seluruh pemangku kepentingan agar setiap kebijakan pembangunan tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi jangka pendek.

Kepentingan Bali dan Indonesia dalam jangka panjang harus menjadi pijakan utama.

Artinya, pembangunan harus berjalan dengan prinsip kehati-hatian: ekonomi boleh tumbuh, infrastruktur boleh berkembang, pariwisata boleh maju, tetapi jangan sampai mengorbankan lingkungan, budaya, kesucian Bali dan ruang hidup masyarakat.

Pesan Somvir menjadi semakin relevan di tengah derasnya investasi dan pembangunan di Bali.

Pertanyaannya kini sederhana: Bali sedang dibangun untuk siapa?

Hari Jadi ke-68 Bali seharusnya menjadi titik balik untuk memastikan pembangunan tidak justru menggerus identitas dan masa depan Bali.

“Suci Lascarya Nusa Wijaya” bukan sekadar slogan. Jika benar ingin mewujudkan kejayaan Bali, maka kebijakan pembangunan harus benar-benar berpihak pada keberlanjutan Bali dan kepentingan generasi mendatang.

(080)

 

 

  • Penulis: 080
  • Editor: putri
  • Sumber: tim Index

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Perlu Lebih Kuat dan MA Serius Bersihkan Institusi Peradilan di 2025

    KPK Perlu Lebih Kuat dan MA Serius Bersihkan Institusi Peradilan di 2025

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Jakarta, Senin  27  Januari  2025 KPK Perlu Lebih Kuat dan MA Serius Bersihkan Institusi Peradilan di 2025   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id   – Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir menyebut tahun 2024 merupakan tonggak penting dalam perjalanan penegakan hukum di Indonesia dengan menghadapi tantangan utama dalam membangun keadilan yang transparan dan inklusif, sekaligus beradaptasi dengan perubahan zaman. […]

  • Konsisten Terapkan Keberlanjutan dalam Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, PLN Terima Kunjungan Tim Penilai Bali CSR Award 2022

    Konsisten Terapkan Keberlanjutan dalam Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, PLN Terima Kunjungan Tim Penilai Bali CSR Award 2022

    • calendar_month Selasa, 29 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  29 November 2022 Konsisten Terapkan Keberlanjutan dalam Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, PLN Terima Kunjungan Tim Penilai Bali CSR Award 2022   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – PT PLN (Persero) menerima kunjungan dari tim penilai Bali CSR Award tahun 2022. Kunjungan ini dimaksudkan untuk melaksanakan penilaian terhadap program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  10  Mei 2020   Renungan  JOGER  

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 16 Okt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  17  Oktober  2021 Renungan  JOGER  

  • Poltekpar Medan Turut Aktif Wujudkan Ekosistem Libur Nataru yang Aman dan Nyaman

    Poltekpar Medan Turut Aktif Wujudkan Ekosistem Libur Nataru yang Aman dan Nyaman

    • calendar_month Sabtu, 28 Des 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Medan, Sabtu  28  Desember  2024 Poltekpar Medan Turut Aktif Wujudkan Ekosistem Libur Nataru yang Aman dan Nyaman   Sumatera Utara,  indonesiaexpose.co.id   – Kementerian Pariwisata melalui unit pelaksana teknis Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Medan berpartisipasi aktif dalam mendukung terciptanya ekosistem dan momen libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi masyarakat. […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Senin, 2 Okt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Bali,  Selasa  03   Oktober 2023 Renungan  Joger  

expand_less