Bupati Adi Arnawa : Krisis Air Badung Selatan Harus Segera Dituntaskan
- account_circle 110
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 36
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Mangupura, Sabtu 28 Agustus 2026.
Bupati Adi Arnawa : Krisis Air Badung Selatan Harus Segera Dituntaskan

Bali, indonesiaexpose.co.id — Persoalan ketersediaan air bersih di wilayah Badung Selatan kembali menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Badung. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan, kebutuhan air merupakan persoalan mendasar yang tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.
Pesan tegas itu disampaikan Bupati Adi Arnawa saat menggelar rapat terbatas bersama jajaran Direksi Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait pada 26 Agustus 2026.
Dalam rapat tersebut, satu persoalan menjadi fokus utama: bagaimana memastikan masyarakat Badung Selatan tidak terus menunggu solusi atas kebutuhan air bersih.
“Air adalah kebutuhan dasar. Tidak boleh ada masyarakat yang terlalu lama menunggu solusi,” tegas Bupati Badung Adi Arnawa.
Menurut Adi Arnawa, persoalan air di Badung Selatan tidak cukup hanya dibahas melalui rapat dan perencanaan di atas kertas. Pemerintah daerah harus bergerak cepat dengan langkah nyata, konkret, dan terukur.
Rapat terbatas tersebut menjadi sinyal bahwa Pemkab Badung kini memberikan perhatian khusus terhadap persoalan distribusi dan pemenuhan kebutuhan air masyarakat, terutama di kawasan Badung Selatan yang terus mengalami perkembangan pesat.
Pertumbuhan penduduk, pembangunan permukiman hingga pesatnya perkembangan sektor pariwisata membuat kebutuhan air bersih di kawasan tersebut terus meningkat.
Karena itu, Bupati Adi Arnawa meminta jajaran Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung bersama OPD terkait untuk mempercepat langkah penyelesaian persoalan.
Tidak boleh lagi ada masyarakat yang terlalu lama berada dalam ketidakpastian.
Bupati menegaskan, kebutuhan air masyarakat harus menjadi prioritas utama. Pemerintah, menurutnya, memiliki kewajiban memastikan pelayanan dasar benar-benar dirasakan masyarakat.
“Kami fokus membahas persoalan air di Badung Selatan. Saya tegaskan, permasalahan ini harus segera dituntaskan dengan langkah yang konkret dan terukur, agar kebutuhan air masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Adi Arnawa.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi tekanan bagi seluruh jajaran yang bertanggung jawab terhadap pelayanan air bersih di Kabupaten Badung.
Sebab, di tengah pesatnya pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Badung, persoalan kebutuhan dasar masyarakat tidak boleh tertinggal.
Pembangunan besar harus berjalan seiring dengan terpenuhinya kebutuhan dasar rakyat.
Kini publik menunggu langkah konkret pascarapat terbatas tersebut. Seberapa cepat solusi akan direalisasikan, dan bagaimana pemerintah memastikan distribusi air dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan, akan menjadi ukuran keseriusan Pemkab Badung dalam menjawab persoalan di lapangan.
(110)
- Penulis: 110
- Editor: putri
- Sumber: IG
