Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Sudaji Peace Trail Fun Run 2026 : Lari di Sawah, Damai di Bumi

Sudaji Peace Trail Fun Run 2026 : Lari di Sawah, Damai di Bumi

  • account_circle 112
  • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
  • visibility 761
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Rabu 09  September  2026

Sudaji Peace Trail Fun Run 2026 : Lari di Sawah, Damai di Bumi

 

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  —  Sebuah gerakan berbasis lingkungan, budaya, spiritualitas, dan pemberdayaan masyarakat desa akan lahir dari Desa Wisata Sudaji, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Bali. Gerakan tersebut dikemas melalui “Sudaji Peace Trail Fun Run 2026”, yang mengusung tema “Lari di Sawah, Damai di Bumi: Ritual 1.000 Langkah untuk Ibu Pertiwi.”

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 20 September 2026 itu bukan sekadar agenda olahraga atau fun run. Panitia menyebutnya sebagai sebuah gerakan sosial yang mengajak masyarakat, generasi muda, pelari dari berbagai daerah, hingga peserta internasional untuk kembali menyadari hubungan manusia dengan alam, budaya, dan tanah yang menjadi sumber kehidupan.

Ketua Pokdarwis Desa Sudaji, Ketut Susana Zanzan, mengatakan gerakan tersebut lahir dari perenungan terhadap berbagai persoalan yang tengah dihadapi masyarakat, mulai dari kerusakan hutan dan sumber air, kondisi petani yang menghadapi penggunaan bahan kimia, hingga semakin jauhnya generasi muda dari alam dan budaya.

Menurutnya, terdapat tiga “luka” yang ingin disembuhkan melalui gerakan tersebut, yakni luka hutan, luka petani, dan luka anak muda.

“Obatnya sebenarnya ada di kaki kita. Ada di tindakan kita semua,” ujarnya saat konferensi pers dan press gathering Sudaji Peace Trail Fun Run 2026 di Denpasar, Rabu (9/9/2026).

Melalui konsep tersebut, peserta tidak hanya diajak berlari sejauh 6 kilometer, tetapi menjalani perjalanan yang sarat makna. Lari diposisikan sebagai simbol perjalanan untuk menyembuhkan hubungan manusia dengan alam sekaligus membangun kesadaran bersama.

Target awal kegiatan ini sebanyak 500 pelari dari berbagai latar belakang suku, agama, daerah, hingga negara. Konsepnya dibuat terbuka dan tanpa sekat, dengan melibatkan masyarakat lokal, peserta nasional, maupun internasional.

Yang menarik, setiap kilometer perjalanan juga akan memiliki aksi ekologis. Panitia menargetkan penanaman 500 pohon sebagai bagian dari pesan pelestarian lingkungan dan bentuk nyata kepedulian terhadap Ibu Pertiwi.

“500 pelari, 500 pohon, dan satu pesan,” tegas Susana.

Pesan itu adalah membangun kehidupan yang lebih selaras dengan alam, mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia, serta mengembalikan kesadaran masyarakat bahwa keberlanjutan lingkungan harus dimulai dari desa.

Lari, Doa, Budaya dan Alam

Sudaji Peace Trail Fun Run juga dirancang dengan memadukan tiga dimensi kehidupan masyarakat Bali, yakni hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam.

Pada aspek spiritual, peserta akan diajak memulai kegiatan dengan doa serta ritual sebagai bentuk penghormatan kepada alam dan Ibu Pertiwi.

Pada aspek sosial, para peserta akan berlari bersama tanpa membedakan latar belakang. Sedangkan pada aspek lingkungan, gerakan penanaman pohon menjadi salah satu aksi konkret yang menyertai kegiatan tersebut.

Budaya Bali juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Panitia menyiapkan gamelan, tari, mantra, taburan bunga, serta kesenian tradisional yang akan mengiringi jalannya kegiatan.

“Lari tanpa budaya itu hampa,” kata Susana.

Konsep tersebut sekaligus menjadi upaya melibatkan generasi muda Desa Sudaji agar tidak tercerabut dari akar budaya dan lingkungan di tengah derasnya perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup.

Dorong Pertanian Sehat dan Ekonomi Desa

Gerakan ini juga diarahkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat melalui pengembangan pasar tani tanpa racun, pemberdayaan UMKM, serta pemasaran produk pertanian lokal.

Salah satu yang didorong adalah pengembangan beras lokal yang telah mulai dikemas dan dikelola masyarakat melalui kelembagaan ekonomi desa. Panitia berharap langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi Desa Sudaji menuju desa yang lebih mandiri dan berorientasi pada pertanian organik.

Koordinator Media dan Publikasi, Nyoman Merta, menambahkan bahwa gerakan tersebut tidak hanya berbicara tentang olahraga, tetapi juga menyatukan isu pelestarian alam, spiritualitas, budaya, dan pengembangan pariwisata pedesaan.

Ia menyebut kegiatan ini diharapkan dapat membangkitkan kembali kecintaan masyarakat terhadap alam sekaligus membuka ruang bagi pengembangan pariwisata berbasis desa.

Dari Sudaji untuk Bali dan Dunia

Sudaji Peace Trail Fun Run 2026 juga dirancang sebagai langkah awal gerakan jangka panjang.

Jika tahap pertama dimulai dari Desa Sudaji, ke depan gerakan tersebut ditargetkan berkembang hingga melibatkan desa-desa lain di Kecamatan Sawan. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan menjadi model yang dapat direplikasi oleh desa lainnya.

Susana bahkan memperkenalkan gagasan “DEVI” atau Desa Virus, sebuah konsep yang dimaknai sebagai penyebaran gagasan positif dari desa kepada desa lain melalui kekuatan digital.

Menurutnya, desa wisata dan desa digital harus berjalan bersama sehingga melahirkan gerakan baru yang mampu menyebarkan visi pembangunan dari masyarakat desa sendiri.

“Desa harus memiliki vision of us. Visinya bukan siapa-siapa lagi, tetapi visi anak desa itu sendiri,” ujarnya.

Gerakan tersebut mendapat dukungan dari sejumlah unsur masyarakat Desa Sudaji, di antaranya Pokdarwis Desa Sudaji, LPHD, HKTI, serta unsur pengembangan desa wisata, yang bergerak bersama dalam satu semangat.

“Kami Tidak Punya Banyak Uang, Tapi Punya Tanah, Semangat dan Mimpi”

Pesan yang ingin disampaikan melalui Sudaji Peace Trail Fun Run 2026 juga tidak berhenti di tingkat lokal.

Untuk Bali, panitia menyerukan agar masyarakat mulai menyembuhkan desa dari desa itu sendiri.

Untuk Nusantara, pesannya adalah mengubah pola hidup yang merusak lingkungan menjadi kehidupan yang lebih bersahabat dengan alam.

Sementara kepada masyarakat internasional, Sudaji mengundang dunia untuk datang dan melihat bagaimana sebuah desa kecil berusaha memberikan contoh besar melalui tindakan nyata.

“Kami tidak punya uang banyak. Tapi kami punya tanah, punya semangat, dan punya mimpi,” kata Susana.

Sementara itu, Dr.Ir. Nyoman Merta menegaskan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi pariwisata pedesaan sekaligus membangun kesadaran baru tentang pentingnya menjaga lingkungan dan budaya.

Menurutnya, pesan yang dibawa Sudaji Peace Trail Fun Run bukan sekadar pesan untuk peserta yang hadir, tetapi sebuah pesan yang diharapkan dapat menjangkau masyarakat lebih luas, bahkan dunia internasional.

Dengan demikian, 20 September 2026 bukan hanya menjadi tanggal penyelenggaraan sebuah lomba lari. Hari itu ditargetkan menjadi awal dari sebuah gerakan: 500 pelari, 500 pohon, dan satu pesan perdamaian untuk bumi.

“Lari kita adalah doa. Tanam kita adalah janji. Setiap langkah adalah kesadaran. Dan kesadaran adalah kekuatan dari dalam diri,” tutup  Ketua Pokdarwis Desa Sudaji, Ketut Susana Zanzan.

(112)

  • Penulis: 112
  • Editor: putri
  • Sumber: tim Index

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rai Mantra Serahkan KIA Terintegrasi Si Darling di SDN 2 Sesetan, edukasi Siswa dan Masyarakat Peduli Lingkungan

    Rai Mantra Serahkan KIA Terintegrasi Si Darling di SDN 2 Sesetan, edukasi Siswa dan Masyarakat Peduli Lingkungan

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa 13  Agustus  2019   Rai Mantra Serahkan KIA Terintegrasi Si Darling di SDN 2 Sesetan, edukasi Siswa dan Masyarakat Peduli Lingkungan   Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra saat menyerahkan KIA di SDN 2 Sesetan, Denpasar, Senin (12/8).   BALI, INDEX  –  Komitmen Pemerintah Kota Denpasar dalam mewujudkan masyarakat yang tertib administrasi kependudukan […]

  • Bupati Berdialog Dengan Tokoh Masyarakat Kerobokan Kelod Cari Solusi Terbaik Uji Coba Rekayasa Arus Lalin

    Bupati Berdialog Dengan Tokoh Masyarakat Kerobokan Kelod Cari Solusi Terbaik Uji Coba Rekayasa Arus Lalin

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle 110
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Mangupura, Senin  26  Januari  2026 Bupati Berdialog Dengan Tokoh Masyarakat Kerobokan Kelod Cari Solusi Terbaik Uji Coba Rekayasa Arus Lalin   Foto : Bupati Berdialog Dengan Tokoh Masyarakat Kerobokan Kelod Cari Solusi Terbaik Uji Coba Rekayasa Arus Lalin   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa membuka ruang dialog dengan tokoh masyarakat Kerobokan […]

  • Program Pembangunan Pemkot Denpasar di Tahun 2024,Realisasikan Puskesmas di Eks TPS Jalan Gunung Agung, Peningkatan Infrastruktur Jalan Kota Jadi Prioritas

    Program Pembangunan Pemkot Denpasar di Tahun 2024,Realisasikan Puskesmas di Eks TPS Jalan Gunung Agung, Peningkatan Infrastruktur Jalan Kota Jadi Prioritas

    • calendar_month Jumat, 19 Jan 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  19   Januari 2024 Program Pembangunan Pemkot Denpasar di Tahun 2024,Realisasikan Puskesmas di Eks TPS Jalan Gunung Agung, Peningkatan Infrastruktur Jalan Kota Jadi Prioritas   Kadis PUPR Kota Denpasar, AA Ngurah Bagus Airawata   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akan melaksanakan pembangunan strategis di Tahun […]

  • Penutupan Sidang Paripurna DPRD Kota Denpasar, Seluruh Fraksi Setujui Dua Ranperda Ditetapkan Menjadi Perda

    Penutupan Sidang Paripurna DPRD Kota Denpasar, Seluruh Fraksi Setujui Dua Ranperda Ditetapkan Menjadi Perda

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 255
    • 0Komentar

      Denpasar, Senin 01  April  2019   Penutupan Sidang Paripurna DPRD Kota Denpasar, Seluruh Fraksi Setujui Dua Ranperda Ditetapkan Menjadi Perda   Ket foto :Penyerahan pandangan akhir fraksi oleh perwakilan fraksi kepada Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede disaksikan Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara saat […]

    • calendar_month Jumat, 3 Feb 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Bangli, Jumat  03  Januari  2023   Sedana Arta Bupati  Kab.Bangli  Hadiri Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas Serentak di Desa Pengiangan Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Dalam rangka mengurangi konflik pertanahan dan konflik sengketa batas, Menteri ATR/ Kepala BPN RI melaksanakan acara Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (GEMAPATAS) secara serentak di 33 Provinsi se-indonesia, yang secara virtual diwakili […]

  • Kementerian PANRB Gandeng BRI dan BEI Perkaya Literasi Keuangan Pegawai

    Kementerian PANRB Gandeng BRI dan BEI Perkaya Literasi Keuangan Pegawai

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Jakarta, Minggu  16  Pebruari  2025 Kementerian PANRB Gandeng BRI dan BEI Perkaya Literasi Keuangan Pegawai   (foto/hms) Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menggandeng Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk memperkaya literasi keuangan para pegawai. Literasi keuangan merupakan salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki oleh […]

expand_less