Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Otoritas Jasa Keuangan(OJK) dorong Industri Asuransi terapkan Teknologi Digital raih pasar segmen Milenial

Otoritas Jasa Keuangan(OJK) dorong Industri Asuransi terapkan Teknologi Digital raih pasar segmen Milenial

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 26 Sep 2019
  • visibility 292
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nusa Dua, Kamis  26  September  2019

 

Otoritas Jasa Keuangan(OJK) dorong Industri Asuransi terapkan Teknologi Digital raih pasar segmen Milenial

Kepala Departemen Pengawasan Industri Keuangan Non-Bank Otoritas Jasa Keuangan (IKNB 2A OJK), Ahmad Nasrullah (tengah) di acara prescoference acara Seminar Digital & Risk Management in Insurance (DRiM) 2019 bertempat di di Nusa Dua,Bali, kamis (26/9/2019).(Foto/indonesiaexpose.co.id/080)

 

BALI,  INDEX  –   Guna mendorong para anggotanya menerapkan teknologi digital, AAJI kembali menyelenggarakan Seminar Digital & Risk Management in Insurance (DRiM) 2019. Dibuka oleh Kepala Departemen Pengawasan Industri Keuangan Non-Bank Otoritas Jasa Keuangan (IKNB 2A OJK) Ahmad Nasrullah, didampingi oleh Ketua AAJI, Budi Tampubolon dan Ketua Panitia DRiM 2019, Wiroyo Karsono.

Kegiatan kali ini tetap memilih pulau Bali dan dilaksanakan sejak tanggal 25-27 September 2019 di The Westin Hotel, Nusa Dua Bali.Seminar DRiM, merupakan salah satu program kerja AAJI dalam meningkatkan penetrasi dan inklusi keuangan bagi masyarakat Indonesia.

“Melalui kegiatan DRIM 2019, kami berharap industri asuransi dapat menyiapkan strategi yang tepat guna meningkatkan penetrasi asuransi jiwa di Indonesia”, kata Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon disela-sela kegiatan di Nusa Dua,Bali, kamis (26/9/2019).

Budi menjelaskan, besarnya potensi pasar industri asuransi di Indonesia ini harus segera digarap. Beragam kemudahan teknologi saat ini  diyakini dapat mendorong percepatan penetrasi pasar khususnya anak-anak milenial.

” Penetrasi asuransi jiwa di tanah air yang terbilang masih cukup rendah, sementara penetrasi penggunaan internet di Indonesia sangat tinggi merupakan suatu opportunity bagi industri asuransi jiwa,” ungkapnya.

Lanjutnya, transformasi digital adalah kunci penghubung untuk kedua hal tersebut.

Dalam mempersiapkan seminar DRIM 2019, AAJI bekerjasama dengan Nielsen, melakukan survei khusus terkait pandangan generasi milenial terhadap asuransi dan kebutuhan dimasa depan.

Dari hasil survey yang telah dilakukan, terlihat bahwa segmen milenial (usia 25-38 tahun) sudah memahami pentingnya asuransi dan paham bahwa mereka dapat membelinya melalui jalur distribusi digital (online).

Walaupun produk asuransi jiwa lebih dikenal dan diminati oleh segmen usia lebih tua (late Millennial (usia 30-38 tahun), namun terkait kesadaran berasuransi segmen usia muda atau dikenal dengan Gen Z (usia 17-24 tahun) sudah mulai aware akan pentingnya perlindungan asuransi.

Peran agen/financial advisor yang menawarkan informasi mengenai produk dan layanan asuransi jiwa masih menjadi jalur yang utama (dimana lebih dari 77% dari total premi baru dihasilkan dari jalur distribusi keagenan dan bancassurance), meski begitu penjualan jalur digital (digital insurance) sudah mulai terlihat (sekitar 0.01%) dari total premi baru Rp 54,57T (data Q2 2019 – AAJI).

Penetrasi penggunaan internet dan pengguna media sosial di Indonesia diharapkan dapat mendorong penetrasi pasar market asuransi di Indonesia. Dengan wilayah yang sangat luas dan ribuan pulau, komunikasi digital adalah kunci utama mendekatkan diri dengan segmen Milenial dan Gen Z tersebut.

Program-program marketing dari jalur digital ataupun media sosial khususnya bagi segmentasi Millennial dan Gen Z kedepannya diharapkan dapat mempengaruhi dan memberikan andil besar dalam penetrasi asuransi jiwa.

Hasil survey yang dilakukan oleh AAJI ini akan dibahas secara rinci pada seminar ini. Bagaimana trend kebutuhan milenial terhadap asuransi jiwa, cara mereka bertransaksi dan pemahaman tentang asuransi.

Dalam sambutannya Ketua Panitia DRIM 2019, Wiroyo Karsono menambahkan, teknologi menyebabkan jarak semakin tipis, sehingga dalam hal ini perlu tindakan nyata oleh industri atau pelaku industri asuransi untuk semakin cepat dan tepat memenuhi kebutuhan nasabah dan memberikan layanan terbaik.

“AAJI melihat, generasi millennial sudah memiliki inisiatif dan minat untuk melindungi masa depan keuangannya, hal ini tentu harus disikapi juga oleh industri asuransi, bagaimana selanjutnya industri asuransi menentukan investasi perusahaan dibidang teknologi digital, guna meraih pasar dari kalangan milenial tersebut,” tuturnya.

Wiroyo menjelaskan, dengan tema “Capturing Potentials Among Digital Millennials”, hampir 500 peserta akan mendapat perspektif, perihal pentingnya transformasi disemua lini bisnis untuk memanfaatkan digitalisasi, sehingga dapat menentukan design produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar sesuai target pasar yang ingin diraih.

 

 

Rangkaian Seminar DRiM 2019 akan menghadirkan pembicara dari pelaku industri asuransi & digital serta beragam profesional terkait teknologi dan digital, antara lain:

Prof. Rhenald Kasali – Founder Rumah Perubahan;
Managing Director Nielsen Indonesia – Agus Nurudin;
President Director PT Blue Bird Tbk – Noni Sri Ayati Purnomo;
Executive Director Grab Indonesia – Ongki Kurniawan;
CEO RDS Group – Randy Chandra;
Co-Founder and CCO GoBear – Marnix Zwart;
Founder dan CEO Qoala – Harshet Lunani;
Co-Founder Tokopedia – Leontinus Alpha Edison;
Country Director of Google Cloud Indonesia – Megawaty Khie;
READI – Nicholas Yeo;
Director of Enterprise Payment OVO – Harianto Gunawan;
Managing Director, COO DBS Indonesia – Bimo Notowidigdo;
Regional Chief Risk Officer – Allianz Asia/Pacific – Joerg Biebel;
Chief Transformation Officer PT Prudential Life Assurance – Premraj Thuraisingam;
Chief Strategy Officer AIA Singapore – Chiew Ai Chin.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimistis, digitalisasi dalam industri keuangan baik perbankan dan non perbankan, dalam hal ini khususnya di industri asuransi akan mendorong peningkatan akses keuangan dan literasi di masyarakat.

“Pengembangan dan pemanfaatan teknologi informasi dalam industri jasa keuangan termasuk asuransi akan memberi nilai tambah, dalam aktivitas bisnis kesehariannya,”kata Kepala Departemen Pengawasan Industri Keuangan Non-Bank Otoritas Jasa Keuangan (IKNB 2A OJK), Ahmad Nasrullah  usai membuka acara “DRIM 2019” di Nusa Dua,Bali, Kamis (26/9/2019).

Untuk itu, industri asuransi juga harus menyesuaikan dan mengoptimalisasi aktivitas bisnisnya, dengan memanfaatkan perkembangan teknologi saat ini, dimana, semakin dekatnya masyarakat kita terhadap pemanfaatan teknologi digitalisasi dan informasi.

Rusdi menambahkan, industri asuransi harus dapat memanfaatkan momentum perkembangan teknologi digital bidang keuangan saat ini. Berkolaborasi untuk mendorong penetrasi pasar penting dilakukan saat ini, sehingga layanan, inovasi produk dapat semakin maju dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

” Diharapkan melalui kegiatan seminar DRiM 2019 ini para anggota AAJI dapat semakin yakin untuk mengaplikasikan teknologi digital dalam strategi perusahaan, sehingga penetrasi asuransi jiwa di Indonesia akan semakin cepat dan tepat sesuai dengan target marketnya,” tutu Rusdi.

(080)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wawali Arya Wibawa Ikut Meramaikan Festival Layangan Bali di Pantai Mertasari, Sanur.

    Wawali Arya Wibawa Ikut Meramaikan Festival Layangan Bali di Pantai Mertasari, Sanur.

    • calendar_month Minggu, 31 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Denpasar , Minggu  31  Juli  2022   Wawali Arya Wibawa Ikut Meramaikan Festival Layangan Bali di Pantai Mertasari, Sanur.   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Festival Layangan Bali Tahun 2022 diprakarsai oleh Komunitas Seni layangan Bali digelar di area Pantai Mertasari Sanur. Festival Layang layang ini dilaksanakan selama 2 hari dimulai 30 Juli hingga 31 Juli 2022. Di […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Selasa, 26 Des 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu   27  Desember  2023 Renungan  Joger

  • Bupati Tabanan Dukung Gotong-Royong Ngaben Masal Desa Adat Ole

    Bupati Tabanan Dukung Gotong-Royong Ngaben Masal Desa Adat Ole

    • calendar_month Senin, 21 Mar 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Tabanan, Selasa  22  Maret  2022   Bupati Tabanan Dukung Gotong-Royong Ngaben Masal Desa Adat Ole     Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Berikan dukungan langsung gotong-royong masyarakat yang saling berkesinambungan khususnya dalam kegiatan keagamaan Pitra Yadnya, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya., S.E., M.M, beserta jajaran, menghadiri serta memberikan apresiasi terhadap uleman Karya Atiwa-tiwa / Ngaben […]

  • Ny Putri Koster: Sejahterakan Perajin dengan Manfaatkan Kain Tenun Asli

    Ny Putri Koster: Sejahterakan Perajin dengan Manfaatkan Kain Tenun Asli

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  12  Januari  2020   Ny Putri Koster: Sejahterakan Perajin dengan Manfaatkan Kain Tenun Asli   BALI, INDEX – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Bali Ny Putri Suastini Koster meminta semua pihak khususnya Komunitas Cinta Kain Bali (KCKB) untuk berperan aktif dalam upaya melestarikan dan mengembangkan kain tenun Bali.   Ny Putri Koster […]

  • Dorong Digitalisasi Industri Manufaktur, XL Axiata Kenalkan Solusi Smart Manufacture

    Dorong Digitalisasi Industri Manufaktur, XL Axiata Kenalkan Solusi Smart Manufacture

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 423
    • 0Komentar

    Jakarta, Jumat  03  Mei  2024 Dorong Digitalisasi Industri Manufaktur, XL Axiata Kenalkan Solusi Smart Manufacture     XL Axiata Smart Manufacture merupakan solusi IoT untuk mendigitalisasikan aset seperti mesin, sensor, PLC, robot, dan motor dari industri manufaktur dimana data-data yang dihasilkan dapat ditangkap, dikirim, divisualisasikan dan dianalisis lebih lanjut melalui suatu dashboard. Solusi digital ini […]

  • Atasi Kendala Pemasaran, Gubernur Luncurkan Program Pasar Gotong Royong Krama Bali

    Atasi Kendala Pemasaran, Gubernur Luncurkan Program Pasar Gotong Royong Krama Bali

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu 22  Juli  2020   Atasi Kendala Pemasaran, Gubernur Luncurkan Program Pasar Gotong Royong Krama Bali     BALI,  INDEX  – Guna mengatasi kendala pemasaran yang dihadapi petani, nelayan, perajin dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di tengah pandemi Covid-19, Gubernur Bali meluncurkan Program Pasar Gorong Royong Krama Bali (PGRKB) yang tertuang […]

expand_less