Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » PT Pegadaian Wilayah VII Denpasar Bali siapkan Outlet layanan untuk Modal Usaha dengan Gadai Sertifikat Tanah

PT Pegadaian Wilayah VII Denpasar Bali siapkan Outlet layanan untuk Modal Usaha dengan Gadai Sertifikat Tanah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 10 Des 2019
  • visibility 501
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Selasa 10 Desember 2019

PT Pegadaian Wilayah VII Denpasar Bali siapkan Outlet layanan untuk Modal Usaha dengan Gadai Sertifikat Tanah

Senior Manager , I.G.A.Ketut Sri Agustinus bertempat di kantor PT.Pegadaian Kanwil VII Renon,Denpasar,Bali, Selasa (10/12/2019).

 

BALI, INDEX – Sekarang masyarakat di Bali sudah bisa menggadai sertifikat tanah yang dimiliki ke semua outlet PT. Pegadaian (Persero) untuk mendapatkan modal usaha.Gadai sertifikat tanah ini merupakan bagian dari salah satu produk PT Pegadaian (Persero) dimaksudkan memberikan pilihan/ alternatif kepada customer dan juga menangkap peluang yang ada

Gadai Sertifikat Tanah merupakan produk yang diterbitkan oleh PT. Pegadaian (Persero) berdasarkan ketentuan dari Kementrian Agraria & Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (BPN) , dalam mendukung Program Nasional pemerintah untuk melegalisasi hak masyarakat atas tanah yang dimiliki.

Di Pegadaian Syariah, produk gadai sertifikat tanah disebut Rahn Tasjily.

” Ketentuan yang berlaku saat ini di Pegadaian Wilayah VII Denpasar dan Pegadaian Syariah untuk masyarakat yang mengajukan kredit dengan jaminan sertifikat tanah sudah berupa Sertifikat Hak Milik (SHM) dengan nama pemilik sertifikat sesuai nama pihak yang mengajukan pinjaman, memiliki Kartu Keluarga (KK) dan KTP,” kata Senior Manager , I.G.A.Ketut Sri Agustinus kepada indonesiaexpose.co.id saat ditemui di kantor PT.Pegadaian Kanwil VII Renon,Denpasar,Bali, Selasa (10/12/2019).

Menurut Ayu , keuntungan dari gadai sertifikat tanah di Pegadaian adalah keamanan dalam menyimpan sertifikat tanah, mendapatkan modal hingga Rp 200 juta untuk mengembangkan usaha yang sudah ada maupun untuk membuat usaha baru di atas lahan yang sertifikatnya sedang digadai, serta sistem yang diberlakukan adalah bagi hasil.

” Kriteria tanah bersertifikat yang bisa digadai di Pegadaian meliputi tanah produktif berupa tanah dengan bangunan permanen atau semi permanen di atasnya yang sudah dijadikan tempat usaha untuk bisnis barang dan jasa semisal gudang, toko, tempat praktik bidan, kantor jasa notaris, ruko, perkantoran, dan lainnya,” jelasnya.

Bisa juga tanah non produktif yang akan digarap menjadi lahan produktif, semisal untuk usaha pertanian dan perikanan.

Mekanisme pengajuan gadai sertifikat tanah yang berlaku di Pegadaian Area Denpasar dan Pegadaian Syariah adalah sama. Setiap SHM yang diajukan oleh nasabah wajib terlebih dahulu dilakukan checklist (pengecekan) oleh Pegadaian bersama notaris ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) guna memastikan keabsahan sertifikat.

Biaya checklist di BPN sebesar Rp 50.000 ,- disiapkan oleh pihak nasabah.

Setelah nantinya SHM dinyatakan asli oleh BPN, maka nasabah wajib memasang titik koordinat di dalam aplikasi Geography Index Maps (GIM) dengan biaya Rp 50.000,- di kantor BPN.

Tahap berikutnya adalah Pegadaian melakukan survey lokasi ke tanah milik nasabah , untuk menaksir harga tanah berdasarkan NJOP dan nilai bangunan yang sudah berdiri di atasnya, guna menentukan besarnya modal usaha yang bisa diberikan oleh Pegadaian maupun Pegadaian Syariah kepada nasabah.

Setelah semua proses selesai dilakukan maka pihak nasabah akan dihubungi oleh Pegadaian untuk melakukan proses pencairan dana di depan notaris.

Untuk kategori tanah yang di atasnya berdiri bangunan setengah jadi, maka pihak Pegadaian melakukan taksiran hanya pada harga tanah.

Jika masyarakat di Bali ingin membuat legalitas tanahnya menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM) , maka perlu menyiapkan berkas untuk diproses oleh pihak BPN, berupa Surat Keterangan Lurah atau Desa , Surat Pelepasan atau Surat Jual Beli , PBB , KK , KTP , Surat Pernyataan Penguasaan Fisik Tanah , dan Surat Pernyataan Pemasangan Tanda Batas.

Gadai Sertifikat Tanah atau Rahn Tasjily merupakan terobosan baru dari Pegadaian Wilayah VII Denpasar, Bali dan Pegadaian Syariah untuk membantu masyarakat di Bali agar memiliki legalitas atas tanah yang dimiliki, sekaligus menjadi mitra usaha yang aman untuk meningkatkan penghasilan masyarakat di Bali. Ini sesuai dengan motto Pegadaian, Mengatasi Masalah Tanpa Masalah.

(Adv)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Selasa, 14 Mar 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Bali, Rabu 15 Maret 2023 Renungan JOGER  

  • Pansus TRAP DPRD Bali Kaget: Dinas Kehutanan Tak Kuasai Data Hutan

    Pansus TRAP DPRD Bali Kaget: Dinas Kehutanan Tak Kuasai Data Hutan

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa 23  September  2025 Pansus TRAP DPRD Bali Kaget: Dinas Kehutanan Tak Kuasai Data Hutan     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Suasana rapat kerja Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan DPRD Bali mendadak memanas. Pansus kaget setelah mendengar penjelasan Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali yang mengaku tidak mengetahui secara detail kawasan hutan negara […]

    • calendar_month Sabtu, 5 Mar 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Bangli, Minggu 06 Maret 2022   Gubernur Bali, Wayan Koster Kebut Capaian 30 Persen Vaksinasi Booster Guna Mendukung Kedatangan Wisman Tanpa Karantina       Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Kapolda Bali, Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra meninjau pelaksanaan vaksinasi booster di 3 Kabupaten, seperti Kabupaten Klungkung yang berlangsung di Gedung […]

  • indonesiaexpose.co.id

    indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Sabtu, 6 Jan 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Jakarta, Sabtu  06  Januari  2024

  • Dewa  Rai  Desak  APBD 2027 Bela  Rakyat

    Dewa  Rai  Desak  APBD 2027 Bela  Rakyat

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 02  November  2026 Dewa  Rai  Desak  APBD 2027 Bela  Rakyat     Bali,  indonesiaexpose.co.id  — Pembahasan APBD Bali 2027 memanas dengan sejumlah usulan prioritas untuk kepentingan masyarakat. Wakil Ketua Komisi I DPRD Bali, I Dewa Nyoman Rai, mendesak lima sektor menjadi perhatian serius pemerintah. Mulai dari kebudayaan, penambahan SMA, rumah layak huni bagi […]

  • Perum Perindo  Berharap menjadi “Bulog” Sektor Perikanan di Indonesia

    Perum Perindo  Berharap menjadi “Bulog” Sektor Perikanan di Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Jakarta , Minggu  09  Pebruari  2020   Perum Perindo  Berharap menjadi “Bulog” Sektor Perikanan di Indonesia (Foto/ist)   JAKARTA,  INDEX  –  Perum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) berharap bisa menjadi “bulog” sektor perikanan. Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama Perum Perindo Farida Mokodompit. Pasalnya, Perum Perindo harus menjaga stabilitas harga, sekaligus menyerap ikan dari hasil produksi para nelayan. […]

expand_less